NovelToon NovelToon
Titipan Mata Arwah

Titipan Mata Arwah

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Horor / Tamat
Popularitas:132k
Nilai: 5
Nama Author: RN

kisah horor mendebarkan yang penuh dengan pemicu Adrenalin. Kisah ini menceritakan balas dendam seorang arwah gentayangan bernama Hapsari lewat tubuh Dira manusia yang baru dikenalnya tapi memiliki kemampuan melihat arwah.

Perjanjian antara Dira dan Hapsari mendekatkan Dira pada Dika mantan Hapsari selagi masih hidup.

Rasa cinta yang dimiliki Hapsari ternyata masih tidak bisa merelakan Dika ada di samping wanita lain.

Keinginan Hapsari adalah membalas dendam atas kematian nya dan mencari tahu siapa pembunuhnya dan itu semua harus Dira temukan.

Bagaimana petualangan Dira dalam mencari pembunuh Hapsari dan mengapa saa kot bersentuhan dengan Dika semua arwah tidak bisa Dira lihat ada apa dengan Dika.

JANGAN MEMBACA SENDIRIAN Di SAAT MALAM!!

UP JUM'AT INSYA ALLAH

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masuknya Arwah Hapsari Ke Tubuh Dira

Dira berdiri bersandar di dinding nafasnya turun naik dengan sangat cepat teror hari ini yang didapat dari arwah Hapsari membuatnya benar-benar merasa kewalahan dan juga lelah.

"Oke gue udah capek, Lu sepertinya bukan tipe arwah yang gampang nyerah. Sekarang terserah Lu mau apa? dan Gue harus berbuat apa? supaya Lu nggak neror Gue terus!" Dira Berkata sambil mengatur nafasnya dia berjalan keranjang untuk merebahkan tubuhnya yang lelah.

"Bantu aku temukan jasadku, mereka mengubur jasadku dengan tidak layak. Setelah itu cari tahu siapa yang membunuhku dan mengapa mereka membunuhku dengan begitu aku akan merasa tenang." arwah Hapsari berkata tapi tatapan matanya kosong dan jauh melihat hal itu membuat Dira merinding.

"Lalu bagaimana aku bisa menemukan jasad mu? Aku sendiri baru sehari sekolah di tempat itu?" ucap Dira bingung bagaimana mungkin dia bisa menemukan jasad arwah Hapsari, sementara dia baru 1 hari sekolah di situ.

"Besok di sekolah pinjamkan tubuhmu, aku akan menuntun tubuhmu sampai ke tempat dimana jasaku dikuburkan," jawab Hapsari dengan mata mulai mengalirkan darah terlihat sekali wajah pias putih itu terbalut duka.

"Baiklah kalau begitu, sekarang, Cepatlah hilang dari pandanganku. Aku tidak nyaman melihat keberadaan." Dira berkata sambil membuang pandangannya ke arah lain tanpa mau melihat Hapsari yang sedang menangis.

"Aku tahu kamu orang yang bisa dipercaya, aku pegang janjimu," kalimat terakhir Hapsari sebelum dia Pergi Hilang.

"Diraa!" teriak mamanya dari luar kamar Dira

srek srek srek

Suara langkah Dira membuka pintu kamarnya dengan malas.

"Ada apa Ma," suara Dira dengan sangat lemah dan wajahnya masih pucat.

"Astagfirullah Sayang! muka kamu udah kaya hantu aja deh! Muka kamu pucat amat? Apa kamu habis lihat hantu?" tanya Lina sang mama yang tahu sekali kalau dalam kondisi seperti ini biasanya Dira habis melihat penampakan.

Dira tidak menjawab, Dia hanya mengangguk lemah.

"Kamu nggak pakai softlens ya sayang, makanya kamu bisa melihat arwah" Lina mengusap bahu Dira.

Lina menebak dan tebakannya kali ini benar karena dia tahu kalau mata kiri Dira tidak memakai soflen hitam, Dira pasti bisa melihat arwah Di mana-mana.

"Percuma Mam, kali ini walaupun Dira pakai softlens juga Dira masih bisa melihat arwah itu pakai mata kanan Dira." ucap Dira lirik.

"Lho! kok bisa gitu Sayang? Emang sekarang matamu dua-duanya bisa melihat arwah?" Mama Lina terlihat bingung sekaligus kaget.

Dira tidak menjawab Dia hanya mengangguk lemah.

"Terus apa hantu itu juga mengganggumu sayang?" tanya Lina semakin penasaran sekaligus cemas.

"Iya mam dan sepertinya Dira nggak bisa menghindar dari arwah itu karena Dira sudah menyanggupi untuk membantu arwah itu." Dira berucap antara sesal dan juga tertekan.

"Kalau begitu kita cari orang pintar saja sayang untuk mengusir arwah itu." usul Lina.

"Nggak usah mam, karena arwah itu berjanji tidak akan mengganggu Dira lagi kalau Dira mau membantunya," jawab Dira dengan nada pasrah.

"Kasihan sekali anak mama, semoga saja kamu bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya sayang dan hantu itu tidak mengganggu lagi." ucap Lina sambil memeluknya dan mengusap pundaknya

***

Pagi ini seperti biasa Dira diantar oleh Lina. Dira berhati-hati saat jalan akibat hujan semalam banyak genangan air di jalan yang menuju gerbang sekolah.

Saat Dira sedang berjalan memasuki gerbang sekolah tiba-tiba.

Splashhh...(suara cipratan air)

"Aaaaaa!" teriak Dira saat air terciprat di sebagian baju dan sepatunya hingga membuatnya basah.

"Wooiii!" teriak Dira kesal kepada si pengendara motor sport warna hitam.

teriakan Dira membuat motor itu berhenti cewek yang membonceng di belakangnya pun menoleh ke arah Dira sambil membuka kaca penutup helmnya.

"Selena." bisik Dira saat tahu cewek yang dibonceng adalah Selena pacar Dika dan sudah pasti pengendara motor itu adalah Dika.

"Kenapa dia lagi! Ck, masih pagi udah kena sial aja ama Joker." gerutu Dira kesal sambil mengibaskan rok dan bajunya yang basah oleh cipratan air lumpur.

"Aduh! Maaf ya, kami nggak sengaja," suara Selena tiba-tiba mengagetkan Dira.

Dira menoleh menatap Selena yang terlihat menyesal dari raut wajahnya dan hal ini membuat Dira menyunggingkan senyum tipisnya

"Nggak apa-apa namanya juga nggak sengaja," Dira menjawab santai tapi begitu melihat Dika menoleh kebelakang kesel juga rasanya.

"Joker gak ada otak, udah tau ada air main trabas aja, huh." batin Dira.

"Ya udah kalau gitu. Sekali lagi maaf ya." Selena mengucapkan kata maaf dengan begitu tulus.

Selena balik berjalan menghampiri motor Dika yang masih menunggunya dan merekapun berboncengan menuju tempat parkir.

"Sekarang waktunya kamu harus penuhi janjimu untuk membantuku," suara arwah Hapsari tiba-tiba yang sudah berdiri di sampingnya membuat seketika Dira terlonjak kaget.

"Astaghfirullah, Lo tuh bener-bener hantu ya?Setiap kali nongol bikin Gue jantungan aja," ngomel Dira sambil berjalan memasuki halaman sekolah.

Nisa dan Sasha yang duduk menunggu Dira di bangku taman pinggir jalan menuju gedung sekolah saling memandang heran melihat Dira berbicara seorang diri sambil berjalan.

"Lu perhatiin deh Sha, sohib baru kita kayak orang gila ya ngomong sendiri." celetuk Nisa sambil matanya memperhatikan Dira yang masih berbicara sendiri seperti sedang mengobrol dengan seseorang.

Sasha yang sedang menikmati sandwich sarapannya ikut memperhatikan Dira "Mungkin dia lagi ngobrol sama teman arwahnya," sahut Sasha asal bicara tapi membuat Nisa memandang ke arahnya dan menepuk pundaknya.

Plak

"Aauuww! sakit tau Nis," jerit Sasha sambil mengusap pundaknya.

"Hehehe sorry, tapi Gue akui Lo emang smartfrencare. Kuy!" ajak Nisa sambil menarik tangan Sasha untuk mengejar Dira.

"HOII!!" Nisa dan Sasa menepuk pundak Vira bersamaan membuat Dira membelalakkan matanya terkejut sambil memegangi dadanya.

"ANJ-" teriak Dira tertahan sambil membekap mulutnya.

"Wkwkwk! Guk guk mau keluar ya?" ledek Nisa menunjuk wajah Dira Sambil tertawa terbahak.

"Ngapain sih kalian pagi-pagi udah ngagetin orang aja, kuker." jawab Dira dengan wajah cemberut.

"Hai cantik! Emang enggak nyadar ya. Kalau situ lagi jalan sambil ngomong sendiri udah kayak orang gila aja." Nisa menjawab sambil memasang wajah mengejeknya.

"Masa sih? OMG!" Dira menyahut sambil menutup mukanya dengan Kedua telapak tangannya.

"Lo lagi curcol ma arwah Hapsari ya?" tebak Nisa to the point.

"Iya. Dia lagi ada di sebelah kiri Gue." jawab datar Dira tapi membuat Sasha langsung teriak dan beralih tempat memeluk Nisa.

"Aaaa! pagi-pagi belum sarapan, Please deh jangan bahas horor dulu. Di! Kenapa nggak bilang dari tadi klo di sebelah sini dekat Gua ada hantu! Jahat Lu udah tahu Gue penakut juga." Sasha merajuk sambil menekuk wajahnya dan bergegas meninggalkan kedua sahabatnya.

"Sekarang waktu nya aku masuk ke dalam tubuhmu." suara arwah Hapsari jelas di telinga Dira hingga membuat bulu kuduk nya berdiri.

Belum sempat Dira mengatakan sepatah kata pun tiba-tiba dia sudah sudah ingat apa apa lagi karena tubuhnya sudah dimasuki arwah Hapsari

Hapsari berjalan ke arah Perpustakaan.

"Dira! Lu mau ke mana?" teriak Nisa tapi tak dihiraukan oleh arwah Hapsari dia terus berjalan menuju perpustakaan dan hal ini membuat menjadi penasaran lalu mengikuti Dira.

TEEETTTTT

Bel sekolah berbunyi tanda jam pelajaran sekolahakan segera dimulai, Nisa bingung antara masuk kedalam kelas atau mengikuti langkah Dira.

👻👻👻👻👻👻👻👻👻👻👻👻👻👻👻👻

Apa yang akan terjadi selanjutnya Apakah arwah Hapsari yang ada di dalam tubuh Dira bisa menunjukkan Di mana tempat jasadnya dikuburkan

ikuti episode berikutnya titipan mata arwah

Terima kasih untuk semua like vote dan juga gift-nya serta komennya 🙏🙏

1
Zainuri Zaira
knp setan sllu ditolong..percaya amat ama setan..setan sllu menyesatkan
Zainuri Zaira
hantu emng tk kenang budi udh di tlng mlh mau di bunuh dsar setan terkutuk
Zainuri Zaira
tpi kerumah sakit ngk nyimak bcax yh
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
semoga dengan keterbatasan nya Dira yang skrg Dika tuh masih suka sama dia dan mau berteman dengan nya walaupun skrg Dira tuh sudah tak sempurna lagi ???
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
keputusan yang sangat sulit untuk Dika buat pergi dan tinggal di kota lain,
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
kira² ke mana ya perginya mereka
RN
Alhamdulillah setelah 3 tahun tamat juga 😁
thanks buat reader setia 🙏🥰
kumbang jantan
apa dika mau bawa dira ke kuburan Hapsari untuk minta izin?
kumbang jantan
perihal Hapsari semuanya sudah selesai lalu apa yang akan dilakukan dika selanjutnya
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
selamat tinggal Hapsari semoga kau tak mengganggu mereka lagi
kumbang jantan
pasti sulit jadi Hapsari
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
untung gercep tuh Dika menyelamatkan nyawa kalau tidak kan bisa terancam
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
yakin kah itu permintaan dia yg terakhir udh GT gak akan ganggu Dira lagi
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
JD bnrn Dika mau ngejauhin Dira karena Hapsari trs mengganggu nya.
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
akan kah selanjutnya Dira JD korban Hapsari setelah Dika dan Dira berdekatan
kumbang jantan
sepertinya dia ga akan mau menjauh dari dia dan berusaha melindungi nya yang membuat Hapsari semakin marah
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
akhirnya pak Mamat kena jebakan Betmen 🤣
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
ayo lah hans bantuin mereka biar pak Mamat ke tangkep
✰͜͡v᭄HIATUS𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
rupanya ada musuh baru lagi nih sehabis Selena dan Leo mati
kumbang jantan
ribet banget masalahnya kalau gini masalahnya ga akan selesai dengan cepat, kalian hati-hati aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!