menceritakan tentang perjodohan seorang ceo dingin dengan gadis cantik anak tunggal di keluarga kaya raya, yaitu sahabat papanya sendiri. mampukah mereka menyatuhkan cinta mereka meskipun memiliki sifat yang sangat berbeda dari keduanya??
ini karya pertama ku,, 😊😊
maaf typo bertebaran guys
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fajra Ichi Ocha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7
Tidak ada yang istimewa di hari-hari selanjutnya, tidak ada yang saling mengabari baik Rya maupun Mahendra, semua pegelaran acara di atur oleh orang tua Rya dan juga Mahendra.
Rya yang sibuk dengan kuliahnya, dan Mahendra yang sibuk dengan kantornya seperti tak ada waktu untuk bersantai, terlebih lagi pernikahan ini tak di inginkan oleh keduanya, Rya yang memang sangat tak ingin, dan Mahendra yang mau hanya karena ingin membalas dendam pada Rya yang sudah berani mengejeknya.
Tak terasa hari yang tak di inginkan itu akan di laksanakan besok, Rya yang merengek ingin tetap pergi ke kampus namun tak di izinkan oleh mama Bianca.
"pokoknya Rya mau ke kampus titik" ucap dengan nada kesal kerena sedari tadi mama Bianca tak memberinya izin untuk ke kampus.
"Tidak bisa, seharusnya kamu itu dari 6 yang lalu sudah tidak boleh kemana-mana nak, kamu ngerti nggak sih, kamu itu mau nikah besok, nurut dikitlah Rya sama mama." ucap mama Bianca memberi pengertian.
"gak bisa gitu dong mah, lagian teman2 aku juga gak tau aku bakalan nikah besok." jawab Rya lagi.
Atas permintaan Rya, pernikahan mereka tidak ada yang boleh tau kecuali keluarga dekat mereka, orang Tua mengiyahkan permintaan itu mengingat Rya yang hanya memiliki 1 permintaan itu saja.
Mahendra? tentu saja dia sangat setuju, dia juga tak ingin orang-orang mengetahui bahwa dia telah menikah, dan dia sangatlah masa bodoh dengan kehidupan Rya.
"Sekali tidak tetap tidak, mama tidak mau mengulangi kata-kata mama lagi" ucap mama Bianca sebelum meninggalkan Rya yang nampak kesal karena perintah mamanya.
Rya segera menghubungi sahabatnya Risa ingin memberi tahu bahwa dia tidak bisa masuk karena ada urusan mendadak selama 2 hari.
setelah selesai memberi kabar kepada Risa, Rya langsung meletakan ponselnya dengan kesal di nakas karena tidak tau harus berbuat apa.
akhirnya dia memutuskan menghidupkan laptopnya dan melanjutkan kembali novel online buatannya yang belum selesai (seperti author ini yang jarang update🤣🤣)
***
Mahendra juga masih di kantor dengan tumpukan berkas yang harus ia tandatangani, sebagai CEO muda dia tergolong seorang yang berkerja keras, dia tidak pernah sekalipun membuat kesalahan pada pekerjaannya, dia adalah orang yang sangat telitih terlebih lagi tidak ada yang bisa di harapkan kecuali dirinya.
Tok tok tok (bunyi pintu ruangan Mahendra)
"Yahh masuk." jawab Mahendra
"Ada wanita yang bernama Audi mencari bapak." ucap Nindira asisten Mahendra segera setelah di persilahkan masuk oleh Mahendra.
"Mau apa lagi wanita licik itu" batin Mahendra
"Suruh dia masuk." jawab Mahendra pada sekertarisnya Nindira.
Setelah mendapat perintah dari Mahendra, Nindira segerah keluar ruangan Mahendra.
Tak berselang lama, muncullah seorang wanita yang memakai baju sangat seksi di dalam ruangan Mahendra.
"Sayang apakah kau tidak Merindukan ku?" ucap Audi yang langsung saja duduk di pangkuan Mahendra.
"Mau apa kau kemari?" ucap Mahendra dengan wajah dingin tanpa menatap wajah Audi yang sedang duduk di pangkuannya.
"Tentu saja ingin bertemu dengan kekasih ku." jawab Audi tanpa menghiraukan wajah dingin Mahendra.
"Aku tak pernah menjalin hubungan dengan mu, jadi aku bukanlah kekasih mu." ucap Mahendra yang masih dingin pada Audi
"Tapi kita sudah melakukannya, bukannya berarti kita adalah sepasang kekasih, tolong janganlah seperti ini" ucap Audi sambil memperlihatkan wajah sedihnya.
"Aku bukanlah pria bodoh yang bisa kau bodo-bodohi, aku bukan satu-satunya orang yang menyetuhmu, dan aku bukanlah orang pertama. kau sendiri yang melemparkan tubuhmu padaku, sebagai lelaki normal tentu saja aku akan menangkap pancingan mu." jawab Mahendra sambil tersenyum sinis.
"Tapi sekarang aku hamil, aku tidak pernah lagi melakukan dengan orang lain selain kamu, ini anak kamu Mahendra." ucap Audi sambil menangis dan segera mengeluarkan bukti tespek bahwa ia telah hami.
"Apa kau tega pada darah daging mu sendiri?" sambung Audi lagi.
Melihat apa yang di lakukan Audi, Mahendra langsung tertawa sambil menggelengkan kepalanya.
"Hamil?? itu tidak mungkin anak ku, aku sangat yakin itu, dan lagi pula aku tau apa-apa saja kegiatan yang kamu lakukan di luar sana, tidak ada yang tidak aku tau tentang kamu termasuk ayah dari anak itu." jawab Mahendra sambil menatap wajah Audi dan segera mengeluarkan amplop coklat yang berisi tentang kegiata Audi dan semua kebohongannya.
Audi membuka amplop itu dan mendapati foto-foto dia bersama dengan pacarnya, tak sampai di situ, Mahendra juga mengambil ponselnya dan memutar suara percakapan Audi dan pacarnya yang tanpa sepengetahuan Audi bahwa Mahendra telah menyadap ponsel miliknya.
Audi sangat syok dengan semuanya, dia tak habis pikir bagaimana bisa Mahendra mengetahui rencana busuknya untuk memoroti harta Mahendra lalu pergi dengan kekasih hatinya yang sebenarnya.
"Turun dari pangkuanku, dan pergi dari hadapan ku, sebelum aku berbuat sesuatu yang menggila, jangan pernah muncul di hadapan ku lagi, tentunya kau tau menghilangkan nyawa dari manusia yang sangat tidak penting seperti mu adalah sesuatu yang mudah untuk ku." ancam Mahendra yang membuat Audi tersadar dan langsung pergi dengan ketakutan katena ancaman Mahendra.
Mahendra hanya tersenyum sambil melihat kepergian Audi, ia bukanlah orang yang bisa di lawan, dengan otak mafianya tentu suatu yang membahayakan posisinya langsung terbaca olehnya, terlebih lagi Audi memiliki latar belakang keluarga yang telah jatuh miskin, dan ia mengetahui bahwa Audi adalah wanita licik. ia hanya memberi pelajaran pada Audi bahwa seorang Mahendra bukanlah orang yang bisa di sepelehkan.
**sekian BAB ini..... 😊😊😊
maafkan Typo guyysss 🙏🙏**