Xu Ming adalah pemuda biasa dari Bumi yang sangat menggemari novel dan komik kultivasi. Suatu hari, keinginannya untuk menjadi tokoh utama benar-benar terkabul. Ia tiba-tiba terbangun di Dunia Tianxuan dan memperoleh Sistem Pembimbing Kultivasi. Namun, alih-alih menjalani petualangan besar, ia justru dipaksa berlatih pedang, berkebun, memasak, melukis, memainkan qin, menulis kaligrafi, hingga melakukan berbagai pekerjaan sederhana selama sepuluh tahun.
Saat Xu Ming mengira perjalanan sebagai seorang kultivator baru akan dimulai, sistem justru menghilang setelah menyatakan bahwa tutorial telah selesai.
Menganggap dirinya masih seorang mortal yang lemah, Xu Ming memilih tinggal di Desa Qinghe dan menjalani hidup tenang. Tanpa ia sadari, seluruh latihan itu telah membuatnya melampaui semua tingkatan kultivasi. Sementara Xu Ming terus meragukan kekuatannya, seluruh dunia justru memanggilnya Senior, menganggapnya sebagai pertapa agung yang menyembunyikan identitas.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34 — Rahasia Akar Spiritual
Malam menyelimuti Desa Qinghe.
Bulan bersinar terang di atas langit.
Suara jangkrik terdengar dari luar rumah kayu Xu Ming.
Setelah selesai makan malam dan memastikan Xiao Hei sudah tidur di halaman...
Xu Ming kembali duduk di meja.
Di depannya terdapat beberapa buku yang ia bawa dari Kota Qingyun.
Buku-buku tentang dunia kultivasi.
Sejak kembali ke desa...
Ada satu hal yang terus membuat Xu Ming penasaran.
Dunia tempat ia tinggal sekarang.
Selama ini ia hanya menjalani kehidupan seperti orang biasa.
Menanam.
Berdagang.
Membuat kerajinan.
Namun setelah mengetahui lebih banyak tentang kultivator...
Ia mulai ingin memahami dunia ini.
"Kalau dipikir-pikir..."
"Sepuluh tahun aku di sini, tapi aku masih tidak tahu banyak tentang tempat ini."
Xu Ming tersenyum kecil.
Ia membuka buku pertama.
Buku itu menjelaskan tentang tingkatan kultivasi.
Pemurnian Tubuh.
Tahap awal bagi manusia yang ingin melampaui batas tubuh biasa.
Pembangunan Fondasi.
Membentuk dasar kultivasi dan mulai menyerap energi spiritual.
Inti Emas.
Membentuk inti kekuatan di dalam tubuh.
Jiwa Baru.
Jiwa kultivator mengalami perubahan besar.
Transformasi Roh.
Dan masih banyak tingkat yang lebih tinggi.
Xu Ming membaca dengan serius.
"Oh..."
"Jadi seperti ini cara orang-orang menjadi kuat."
Ia mengambil buku lain.
Di sana tertulis sesuatu yang membuatnya berhenti.
Akar Spiritual.
Xu Ming membaca penjelasannya.
"Untuk menjadi seorang kultivator..."
"Manusia harus memiliki akar spiritual."
"Akar spiritual menentukan kemampuan seseorang menyerap energi spiritual dari langit dan bumi."
Xu Ming mengerutkan dahi.
"Akar spiritual..."
Ia mengulang kata itu.
Selama ini...
Xu Ming tidak pernah memikirkan hal tersebut.
Setelah datang ke dunia ini, ia memang pernah penasaran tentang kultivasi.
Namun sistem yang dulu bersamanya memberinya berbagai tugas.
Belajar.
Berlatih.
Membuat berbagai hal.
Sampai akhirnya...
Sistem itu pergi.
Meninggalkan berbagai kemampuan yang sudah ia kuasai.
Tetapi tidak pernah ada penjelasan tentang akar spiritual.
Xu Ming melihat tangannya sendiri.
"Kalau begitu..."
"Apakah aku memiliki akar spiritual?"
Pertanyaan itu membuatnya berpikir.
Ia tidak pernah melakukan tes akar spiritual.
Ia tidak pernah mencoba menyerap energi spiritual.
Bahkan selama ini...
Ia selalu menganggap dirinya manusia biasa.
"Kalau tidak punya..."
"Berarti aku memang tidak bisa menjadi kultivator."
Xu Ming berkata pelan.
Namun ia tidak merasa kecewa.
Baginya...
Kehidupan sekarang sudah cukup.
Ia memiliki rumah.
Kebun.
Xiao Hei.
Dan bisa melakukan hal yang ia sukai.
Tetapi rasa penasaran tetap muncul.
"Menarik juga."
"Suatu hari mungkin aku harus mencoba melihat apakah aku memiliki akar spiritual atau tidak."
Xu Ming menutup buku.
Ia tidak tahu...
Bahwa jawaban dari pertanyaan itu jauh lebih rumit dari yang ia bayangkan.
Di tempat yang tidak diketahui...
Para kultivator biasa menganggap akar spiritual sebagai sesuatu yang sangat penting.
Seseorang tanpa akar spiritual tidak mungkin memasuki jalan kultivasi.
Seseorang dengan akar spiritual tinggi dianggap jenius.
Namun mereka tidak tahu...
Ada beberapa keberadaan di dunia ini yang tidak membutuhkan akar spiritual biasa.
Kembali di rumah Xu Ming.
Ia mengambil satu batu roh tingkat rendah yang tersisa dari Kota Qingyun.
"Benda ini katanya mengandung energi."
Ia meletakkannya di tangan.
Mencoba merasakannya.
Namun beberapa saat kemudian...
Xu Ming menggeleng.
"Tidak ada reaksi."
Ia tertawa kecil.
"Mungkin memang aku tidak punya bakat."
Lalu ia meletakkan batu roh itu kembali.
Tanpa menyadari...
Batu roh di tangannya tadi telah kehilangan seluruh energinya.
Jika seorang kultivator melihat kejadian itu...
Mereka pasti akan terkejut.
Karena batu roh yang biasanya membutuhkan waktu lama untuk digunakan...
Baru saja habis dalam beberapa detik.
Namun Xu Ming tidak mengetahui hal itu.
Ia hanya berpikir...
"Sepertinya aku memang bukan seorang kultivator."
Setelah itu...
Ia mematikan lampu.
Dan pergi tidur.
Sementara di luar rumah...
Pohon persik tua bergoyang perlahan tertiup angin.
Seolah langit sendiri sedang menyembunyikan sebuah rahasia.
Bersambung...