seorang gadis cantik berkulit putih berdiri menatap penampilan pada sebuah cermin...
Rambut di kepang dua, mengunakan kaca mata tebal, wajah nya natural tampa riasan make up tebal seperti gadis lainnya....
Bahkan baju yang di kenakannya kebesaran sehingga menutupi body aslinya....
" Satu hari sejuta impian, semangat Jasmine
kamu pasti bisa" gumam nya tersenyum manis
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RalenS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masih menjadi misteri
Valery Cafe...
"Kamu kenapa nay?" tanya Alan melihat naya sedari tadi mondar mandir membuat nya ikut pusing..
" Jasmine" ujarnya
Alan terdiam sejenak lalu melihat jam menunjukkan pukul 9:30, tidak biasanya Jasmine jam segini belum sampai
30 menit lagi cafe itu akan di buka...
"Coba kamu hubungi nay, jangan sampai terjadi sesuatu pada nya" ujar Alan
Naya menepuk dahinya karena cemas dia sampai lupa jika bisa menelfon langsung pada nomor ponsel Jasmine...
Naya mencoba menelfon tapi nomor Jasmine tidak aktif...
" Bagaimana?" tanya Alan
Naya menggelengkan kepalanya
"Tidak aktif, bagaimana jika terjadi sesuatu pada Jasmine
" Kita masuk dulu setelah bersih',kamu coba lagi menghubungi Jasmine, semoga saja nanti nomor nya sudah aktif " ucap Alan
Sementara Jasmine menatap penampilan nya pada cermin di kamarnya, penampilan nya sangat kacau, matanya sembab bahkan sisa air mata masih ada di pipinya....
" Huh kamu harus kuat Jasmine, jangan sedih kamu sudah terbiasa dengan kata kak dora, seharusnya kamu nggak boleh sedih dan lemah seperti ini"ucap nya pada diri sendiri
"Kak dora maafkan aku, karena sudah membuat kakak kehilangan banyak hal,tapi percayalah kak,aku sangat menyayangimu" tutur Jasmine...
" Mama, papa yang tenang ya disana aku janji akan tetap berada disisi kak dora, kecuali kak dora sendiri yang meminta aku pergi"tutur Jasmine
Jasmine menghapus airnya matanya lalu teringat jika hari ini tuan muda William akan ke cafe
" Kak Alan,Naya pasti sekarang mereka mencari ku,aku harus segera siap' ke cafe", ujar Jasmine bergegas menuju kamar mandi...
" Alan ,Naya kemana Jasmine?" tanya Valery yang baru tiba
" Ponsel Jasmine tidak aktif kak" ujar naya
" Apa Jasmine sakit " tanya Valery khawatir
Ting
Sebuah pesan masuk di ponsel valery, dari nomor yang sudah di ketahui siapa pemilik nya
" Tuan muda Laurenzo akan kemari jam 12:00 siang " tutur valery
Alan dan Naya saling memandang
" Lanjutkan pekerjaan kalian nanti biar aku saja yang menghubungi Jasmine " Tutur Valery
Disisi lain Jasmine berjalan menuju tangga dengan tergesa-gesa
Jasmine menghidupkan ponselnya dan melihat banyak pesan dan panggilan telfon dari naya, bahkan Valery pun mengirim pesan singkat...
" Halo jas kamu baik' saja?, ku harap kamu baik-baik saja oh ya jika kamu berhalangan atau bisa masuk hari ini,segera kabari aku ya karena jam 12 tuan muda Laurenzo William akan kemari " isi pesan Valery
" Halo kak, maaf baru memberi kabar aku akan segera berangkat ke cafe" jawab Jasmine setelah mengirimkan pesan pada Valery dan Naya....
Jasmine merasa cemas karena jalanan sangat macet...
" Bagaimana ini aku sudah telat, Tuhan semoga aku sampai di cafe sebelum tuan muda itu sampai" tutur Jasmine
12:00
Tepat jam 12:00 pintu cafe di buka dan masuklah seorang pria berjas dan sangat tampan, siapa lagi kalau bukan Laurenzo William...
" Astaga tuan muda itu kemari, bagaimana ini?" tanya Alan panik
" Nay .. Naya"panggil Alan
" Iyah kak ada ap?" ucapan nya terhenti saat melihat kedepan
" Dia sudah disini tapi Jasmine masih dalam perjalanan " ujar Naya panik
" Menunggu adalah sesuatu yang tidak di sukai tuan muda Laurenzo" ujar Alan tiba'
wajah Naya seketika pucat
" Kita dalam masalah besar saat ini" gumam Alan
Valery segera keluar dari ruangan nya dan melihat kedatangan Laurenzo
" Kalian jangan panik,aku akan mencoba mengulur waktu sampai Jasmine tiba" ujar Valery walaupun sedikit ragu...
" Siapkan saja makanan untuk tuan muda dan antarkan keruang khusus nya" titah Valery
" Baik kak" jawab keduanya....
Valery menghampiri Laurenzo
" Tuan muda selamat datang, mari saya antarkan ke ruangan anda" ujar Valery dengan sopan
" Jangan terlalu formal dengan ku valery" tegur Laurenzo
" Tapi tuan muda " ujar Valery
" Valery Anastasia" ujar Laurenzo dingin...
Valery terkekeh karena jika Laurenzo sudah menyebut nama Lengkap nya,itu artinya dia sangat tidak ingin di jahili....
" Ok okey Laurenzo aku minta maaf " ujar Valery tersenyum kecil....
" Kemana dia?" tanya Laurenzo setelah mereka sudah masuk dalam ruangan khusus nya....
" Masih di perjalanan, oh ya aku ingin tau kenapa kamu tiba-tiba minta Jasmine melayani kamu, apa kalian sudah saling mengenal sebelum nya?"tanya Valery kepo
" Lorenzo aku bertanya kenapa kamu diam saja" kesal Valery....
" Aku tidak mengenalnya tapi sebelum" ucap Laurenzo terhenti lalu menatap valery yang memasang wajah serius
" Sebelum apa?" tanya Valery semakin penasaran
" RAHASIA" UJAR Laurenzo terkekeh kecil melihat raut kesal di wajah Valery
" Dasar sepupu menyebalkan " ucap Valery...
Ya tak banyak yang tau jika Valery adalah sepupu dari Laurenzo William, mereka memiliki cerita sendiri yang tidak ingin semua orang tau ...
" Apa kamu jatuh cinta pada Jasmine?" tanya Valery tiba tiba
" Tidak " jawab Laurenzo singkat
" Apa yang sedang kamu rencanakan Laurenzo William?" tanya Valery menatap curiga
" Laurenzo aku tidak akan ikut campur soal percintaan kamu, tapi berbeda jika gadis itu Jasmine"ujar Valery serius
Laurenzo mengangkat satu alisnya , seakan bertanya kenapa?
" Dia gadis yang baik,aku sangat mengenalnya jika kamu berniat menyakiti nya maka aku tidak segan untuk melawan mu walaupun kita saudara" ujar Valery serius
Laurenzo tersenyum kecil melihat keberanian sepupu nya yang di kenal cukup bar bar....
" Semua wanita sama saja" jawab Laurenzo
" Tapi Jasmine berbeda" tegas Valery
" Aku akan pergi untuk memastikan jika Jasmine sudah sampai, ingat Laurenzo jangan coba-coba untuk menyakiti nya " ujar Valery sebelum pergi
Laurenzo hanya tersenyum, senyum yang sangat sulit di artikan....
" Jasmine" Pekik Naya melihat sahabatnya sudah datang
" Nay,kak Alan maaf aku telat " ujar Jasmine
Naya menatap Penuh selidik saat melihat mata Jasmine yang masih sembab
" Kamu habis nangis,kamu di apain Lagi sama kak dora?" tanya Naya
" Aku baik' saja nay" jawab Jasmine
" Jangan bohong jas,kita sudah lama kenal dan aku tau saat ini kamu berbohong" Naya ikut merasa sedih melihat Jasmine
Jasmine tidak ingin membuat naya ikut kepikiran dengan keadaan nya, tiba', Valery datang membuat Jasmine menghela nafas lega...
" Syukurlah kak Valery datang jadi aku tidak harus menjawab Pertanyaan naya, maaf nay aku hanya tidak ingin terus merepotkan kamu", gumam Jasmine dalam hatinya.....
" Jasmine kamu sudah sampai?" tanya Valery mendekati mereka
" Iyahh kak maaf aku telat" jawab Jasmine
" Kamu kenapa?mata kamu sembab?" tanya Valery
" Makanan tuan muda sudah siap " ujar Alan menghampiri mereka
" Kak Alan Kamu datang di saat yang tepat " ujar Jasmine dalam hatinya
" Oh baiklah kak aku siap' dulu setelah itu aku akan membawa kan makanan tuan muda" ucap Jasmine
"Jasmine" ucap Valery
" Aku baik' saja kak,hanya sedang rindu mama papa" jawab Jasmine berusaha menampilkan senyum terbaik nya....