NovelToon NovelToon
Amanda Si Penjual Ikan

Amanda Si Penjual Ikan

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Novita Tory

Amanda anak sekolah yang ingin menggapai cita-cita, kisah anak kampung yang ingin sukses di tengah konflik keluarga.
Cerita ini di bumbui dengan kisah komedi. Yang penting dibaca dulu aja, super thanks🥰🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novita Tory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Enam

Amanda memotong ikan segar yang dibeli pelanggan.

mengumpulkan isi perutnya ke dalam ember yang sudah diberi kantongan plastik.

Lapaknya tidak terlalu banyak pembeli, karena pengunjung hari ini banyak langganan pedangang lama.

Amanda duduk istirahat setelah pembeli terakhir.

Orang banyak lewat melintasi gang pasar.

amanda menawarkan ikannya.

"Ikan murah, ikan segar, udang, ayam... " kata Amanda.

"Emak kok kesini" tanya Amanda.

"Nih, makan nasi bungkus" kata emak.

Di kresek ada air mineral sebotol dan nasi kuning dalam kotak makanan.

Amanda melepaskan sarung tangannya, mencuci tangan di kran air.

menyuap nasi makan siang dengan sendok, emak mengupas udang.

selesai makan, Amanda lagi yang duduk berjaga, Pace penjual daging sapi potong datang.

"Amanda kau capek kah tidak? " tanya Pace sambil lihat-lihat ikan tongkol.

Amanda tersenyum, "Tidak belum... " kata Amanda.

Perasaan kaya iklan apa ya?

Pace mengacungkan jempol, mengangkat satu ikan tongkol "bersihkan potong-potong" kata Pace.

Amanda langsung mengambil ikan tongkol yang besar pilihan Pace, menimbang, membersihkan perut memotong-motong memasukan kresek.

"120 ribu Pace... " kata Amanda.

Amanda diserahkan uang pas.

"Makasih Pace... " kata Amanda.

"Anakmu pintar usaha mpok" kata Pace dengan suaranya yang nge'bass.

"Alhamdulillah" kata Emak.

"Betul... Nak, Amanda rajin bantu orang tua, bule senang banget bu.. Kalo anak Bule ada kaya Amanda, wah.... bersyukur sekali..." kata Bule jawa lapak ikan di sebelah.

Amanda juga senang bantu emak, hanya punya emak di hidup Amanda kata Amanda dalam hati.

Lapak tutup jam 2 sore, ikan jualan amanda masih sisa 2 ekor tongkol, kemaren sisa satu kilo ikan gabus mati.

"Mak hari ini kita masak, bumbu masak merah ikan gabus aja yak? " kata Amanda.

"Iye... Ntar, mak ke sono beli bumbu" kata emak.

"Amanda balik dulu bawa ikannya ya? " tanya Amanda.

"Iye neng... " emak nyapu lapak nguras air bak biar bersih besok bisa di pakai lagi.

Amanda pulang bawa motor bututnya.

Di jalan ketemu teman sekolah, semuanya pada necis mau malam mingguan.

Amanda dekil, mandi aja belum.

Di depan gang, ada anak-anak ngumpul main tiktok-an.

Amanda lewat dengan badan bau amis.

Amanda parkirin motor di depan rumah.

Cuacanya mendung.

Mungkin karena Amanda belum mandi bau asem pikir Amanda, si Nora senyum depan rumah ngelihat Amanda.

Sepertinya nungguin tamunya datang.

Amanda mandi, nyuci baju, jemur pakaian di dalam rumah takut hujan, nggak lama emak datang pake sepeda listrik.

"Nih, bumbunya" kata emak.

Nyerahin kresek isinya bumbu masak merah.

Amanda sudah pakai baby doll warna hitam.

Emak bau anyir, langsung bebersih mandi.

Emak juga bilas celemek dan sarung tangan.

Emak jemur di luar, supaya baunya nggak tambah amis kalau di dapur.

Amanda selesai masak makan malam, masak merah ikan gabus, oseng kacang panjang.

Emak ngulek sambal terasi.

Emak bejek-bejek belimbing wuluh 2 biji sambil nyanyi.

"Neng, yuk makan" kata emak, memanggil Amanda yang nyatet pemasukan sama pengeluaran hari ini di kamar.

Amanda menyibakkan gorden.

"Mak, belum balik modal" kata Amanda.

"Ya sabar... Makan dulu.. " kata emak.

Duduk dengan kaki sebelah diatas, mengang piring dari seng bunga-bunga sekali terbang melayang bisa benjol kepala.

Amanda ngangguk.

Selesai makan.

Cuci piring, sisa lauk belum habis masukin dalam kulkas supaya besok bisa dipanasin.

"Mak' kayaknya kita kebanyakan saingan kalau di pasar, sepi peminat. Gimana kalo jualan online? " kata Amanda.

"Baru juga dua hari jualan, lah' emang kalo kita nggak punya langganan pembeli, banyak sisa ikan...." kata emak santai.

"Tapi kan nggak mungkin mak' kita makan semua" kata Amanda cemberut.

"Di jemur aja.. " kata Emak.

Ada-ada aja idenya, sekarang musim penghujan siapa nungguin tuh dendeng.

"Yah... Rugi dong mak..." kata Amanda.

" Besok kita coba ya... " kata Amanda lagi.

Emaknya angguk-angguk daripada geleng-geleng kan nggak ngerti maunya Amanda apa besok.

Grup kelas udah rame bahas berangkat study tour.

Amanda malas ikut, emak sudah keburu bayar.

Kepalanya tambah pusing.

**

Pagi-pagi Amanda sudah siap jaga lapak.

Ada tripod Amanda pasang, sama lampunya juga biar terang, HP udah on.

Amanda live di tiktok dengan nama Amanda si Tukang Ikan.

Semalaman Amanda mikir teknik pemasaran.

Mumpung masih sepi, Amanda mulai ngomong sendiri.

Belum ada pelanggan datang.

"Hai gua amanda, jualan ikan di pasar nih...

ikannya boleh minta di bersihin, boleh keep dulu tinggal ambil, kalo mau ikan segarnya diantar kerumah pakai kurir...

Amanda baru kelas 11 bantuin jualan buat biaya sekolah" kata Amanda ngomong di live.

"Ada udang, ada ayam juga semuanya pada seger.. Yuk kakak-kakak mampir ya ke lapak Amanda, harganya ada di list yang amanda sudah cantumkan di komentar... " kata Amanda lagi.

Emak datang bawa kresekan.

"Ngapain?" tanya emak nengok siaran langsung.

Ada pembeli, amanda layanin, sambil nengok ke live.

Awalnya ada satu yang komen, pesan 2 kilo ikan peda, ada yang kasih gift liat Amanda motong ikan.

Berdatangan lagi yang lain minta keep sampai datang ke lapak.

Total penjualan dari tiktok 10 orang.

Jam 11 jualan Amanda sudah habis nggak ada sisa.

"Makasih ya kakak-kakak buat hari ini, jualan Amanda habis....besok pagi jualan lagi... Besok emak yang jualan" kata Amanda.

**

Amanda pulang senang banget, ikan habis terjual malah tadi bantuin juga jualin buat lapak yang lain yang ikannya belum habis.

"Neng, besok gimana? " tanya emak datang ke kamar Amanda, Amanda lagi setrika baju sama ngerjain tugas sekolah.

"HP emak mana? " tanya Amanda.

Emak nyerahin HPnya ke Amanda.

"Nih, pake akun Manda dulu.. tinggal pencet live, emak ngomong aja promosi'in kaya manda tadi" kalo ada yang mesen ikan emak langsung bersihin, kalo yang ambil pake kurir kena biaya kurir aja" kata Amanda.

"Iya besok emak coba dah, wajah emak jadi artis tiktok" kata emak.

Amanda senang semangat emak.

**

Di sekolah, jam istirahat Amanda nemuin ibu guru.

"Bu, Amanda nggak bisa ikut... Beneran bu, amanda harus kerja buat biayain sekolah" kata Amanda.

Ibu gurunya juga sudah tau bapaknya nggak pulang-pulang.

"Nggak bisa Amanda, ibu sudah booking hotel dan lain-lainnya dari uang itu jadi ya harus ikut, kalau kamu ngotot nggak berangkat uang kamu nggak bisa ibu balikin" kata Ibu guru.

Amanda menunduk lesu keluar dari kantor guru.

Masuk ke kelas, teman cewek-cewek amanda pada ngumpul di pojokan liatin Amanda ketawa-ketawa.

Amanda semprotin badan pake parfum mini yang di beli di supermarket tempo hari.

"Heh! Ngapain di mari, keluar yuk" kata Rizal mengajak Amanda keluar.

Amanda berdiri ngekor Rizal aja di belakang.

"Lo, ikut ke bandung? " tanya Amanda.

"Kagak tau, belum bayar" kata Rizal.

"Parfum lo nyengat banget? " kata Rizal sambil megang hidung.

"Wangi kan... ?" kata Amanda.

"Wangi sih wangi, ketiup angin bikin mabok" kata Rizal nepuk-nepuk kepala.

Wangi salah, asem salah hidup gua kata Amanda dalam hati.

"Jangan tersinggung prennnn... " kata Rizal nabok-nabokin belakang Amanda.

"Nggak, gua mending dibilang terlalu wangi daripada bau amis" kata Amanda.

"Eh, lo mandi parfum apa? " tanya Rizal.

"Iya berendam gua pake parfum" kata Amanda.

Amanda nengok ke atas pohon mangga, bunganya banyak.

"Gua tau nih pikiran elo... Pasti mau ngerujak mangga ya..." kata Rizal.

"Secara gue penghuninya.... " jawab Amanda.

"Zal, gimana kalo elo ganti gua ke Bandung, emak gua tuh udah transfer ke ibu guru. Lo tinggal bayar ke gua aja" kata Amanda dapat ide cemerlang setelah lihat pohon mangga yang berbunga.

"Ya elah... Nih, gua mulu yang jadi korban" kata Rizal, geleng-geleng nggak habis pikir Amanda selalu jadiin sasaran.

"Bukan korban zal.. Bantuin teman, gimana sih... " kata Amanda.

Rizal geleng-geleng kepala.

"Ntar siang, gua tanyain nyak gua dulu" kata Rizal.

"Nah gitu dong, cakep deh temen gua" kata Amanda menyenggol Rizal dengan bahunya.

"Noh... Ali ngeliatin kesini" kata Rizal.

reflek Amanda mendorong Rizal pakai tangan.

Eh, Rizal malah jatuh ke bawah nyungsep.

"Rizaaaaalll" teriak Amanda.

Rizal masuk UKS lecet-lecet jatuh di dorong Amanda.

"Lemah banget sih zal... Maaf ye..." kata Amanda.

"Lemah-lemah! gua jatuh dari lima anak tangga kebawah tau! " kata Rizal setengah teriak.

"Ya..maaf nggak sengaja zal....

Yang penting kan masih idup, bisa ngomel" kata Amanda cekikikan sambil merasa bersalah.

Rizal meringis sikutnya sakit.

"Eh, tangan lo tuh tangan kuli, nyenggol nggak kira-kira" kata Rizal keceplosan.

Air muka Amanda berubah waktu di bilang kuli.

"Eh... Maaf... Maksud gua... " kata Rizal.

Nyaknya rizal tiba-tiba datang.

"Lo, ngapain di mari zal! " kata Nyak Rizal.

Padahal guru udah jelasin di depan tetap ditanyain.

Mana di tepokin di tempat yang sakit.

"sakit nyak... " kata Rizal cemberut melihat Nyaknya.

"Eh.. Eh... Eh.. " kata Amanda ngeliatin.

Udah sakit malah di tepok-tepok.

"Eh, ada lo manda! " kata Enyak Rizal.

"I....iya ncing... " kata Amanda takut di pukul juga.

"Kita pulang... " kata Nyak Rizal megang tangan Rizal satunya, sambil bawa tas gede, kayaknya banyak duitnya pikir Amanda soalnya nggak lepas-lepas dari tadi.

"Maaf cing... Amanda yang salah.. " kata Amanda menunduk.

"Anak cakep, anak manis, Rizal gangguin elo ya...? Amanda pasti nggak salah, ni anak aja sukanya usil emang" kata Nyak Rizal, ngelus-elus tangan Amanda.

Muka Rizal berubah melototin Amanda.

" Ta...tapi... " Kata Amanda.

Belum sempat Amanda ngomong banyak, Rizal dibawa keluar sama Nyak-nya, kakinya masih pincang-pincang.

Pak Irwan guru BK, sama perawat di UKS sampai bingung mau jelasin apa orang tuanyanya Rizal udah ilang.

"Amanda balik ke kelas" kata Pak Irwan.

Amanda mengangguk.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!