NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Selama enam tahun, Kinara hidup sebagai istri dari Zergan Airlangga, seorang direktur sekaligus CEO muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta yang indah, melainkan hasil perjodohan dua keluarga besar.
Sejak awal, Kinara mencintai Zergan seorang diri. Ia bertahan dengan harapan bahwa suatu hari hati suaminya akan luluh. Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Bagi Zergan, hatinya telah terkubur bersama wanita yang pernah ia cintai dan telah meninggal dunia. Kehilangan itu mengubahnya menjadi pria yang dingin, acuh, dan tak pernah benar-benar melihat keberadaan Kinara sebagai istrinya.
Hingga sebuah kejadian tak terduga mengakhiri segalanya.
Saat membuka mata, Kinara mendapati dirinya kembali ke masa lalu saat usianya baru dua puluh tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Ia kembali ke waktu sebelum perjodohan itu terjadi, sebelum enam tahun penuh luka dan penantian.
Kali ini, Kinara bertekad mengubah takdirnya. Ia tidak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28

Di sebuah perumahan sederhana yang asri, sebuah rumah berlantai dua dengan cat putih yang mulai memudar menjadi saksi bisu kebahagiaan yang meluap-luap malam itu. Di dalam kamarnya di lantai atas, Haura sedang mondar-mandir dengan ponsel yang menempel erat di telinganya.

​"Apa?! Zergan, kamu serius?!" pekik Haura, matanya membelalak sempurna dengan binar kebahagiaan yang tak terbendung. Suaranya melengking tinggi, memecah kesunyian malam di kamarnya yang dipenuhi pernak-pernik lucu. "Oma... Oma Gayatri beneran ngerestuin hubungan kita?!"

​Dari seberang telepon, suara berat Zergan terdengar mengiyakan, meski terdengar sedikit datar. Namun bagi Haura, itu adalah berita paling luar biasa yang pernah ia dengar sepanjang hidupnya.

​"Ya ampun, aku seneng banget! Aku sampai mau nangis rasanya, Zergan!" Haura menutup mulutnya dengan tangan yang bergetar, air mata haru mulai mengenang di pelupuk matanya. "Semua perjuangan kita selama ini nggak sia-sia. Aku berjanji, aku akan segera menemui Oma secepatnya! Minggu depan, kan? Aku akan siapkan penampilanku yang paling sopan dan terbaik untuk ketemu Oma. Aku nggak akan ngecewain kamu ataupun Oma, Zergan. Terima kasih banyak ya, Sayang!"

​Setelah bertukar beberapa kata lagi dengan nada yang penuh bunga-bunga asmara dari sisi Haura, sambungan telepon itu akhirnya terputus. Haura langsung menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur, memeluk gulingnya erat-erat sambil memekik tertahan. Kebahagiaan malam itu terasa begitu sempurna baginya.

​Sementara itu, di dalam mobilnya yang masih terparkir di basement apartemen, Zergan perlahan menurunkan ponsel dari telinganya. Layar ponselnya menggelap, menyisakan keheningan yang mendadak terasa mencekam di dalam kabin mobil.

​Zergan menyandarkan punggungnya, lalu meletakkan satu tangannya di atas kemudi. Pria itu terdiam seribu bahasa. Sorot mata elangnya menatap kosong ke arah depan.

​"Ada apa dengan diriku...?" gumam Zergan lirih, suaranya terdengar parau.

​Ia menyentuh dadanya sendiri. Di sana, di balik kaus katun yang dikenakannya, jantungnya berdegup dengan ritme yang aneh. Ada perasaan tidak nyaman yang teramat sangat, sebuah rasa sesak yang perlahan merayap dan mengimpit hatinya.

​Secara logika, Zergan seharusnya melompat kegirangan. Restu Oma yang selama ini menjadi dinding pembatas paling tebal dan mustahil dalam hubungannya dengan Haura akhirnya runtuh. Haura sangat bahagia, dan impian mereka untuk bersatu sudah di depan mata. Tapi, kenapa hatinya tidak merasakan euforia yang sama? Kenapa ada rasa hampa dan bersalah yang mendalam?

​Bayangan wajah Kinara saat mengucapkan, "Setelah ini... jalani kehidupanmu dengan baik, Zergan," tiba-tiba berputar kembali di benaknya dengan sangat jelas. Tatapan mata Kinara yang berkaca-kaca namun penuh keikhlasan di bawah sorot lampu jalanan seolah mengunci warasnya. Zergan mencengkeram kemudi mobilnya kuat-kuat hingga buku-buku jarinya memutih, frustrasi dengan hatinya sendiri yang mendadak tidak sinkron dengan logikanya.

​Keesokan pagi harinya, suasana di kantor pusat Airlangga Group tampak sibuk seperti biasa. Di dalam ruang kerja wakil direktur yang luas dan elegan, Arsen Airlangga—kakak sepupu Zergan—sedang duduk di balik meja kerjanya sambil memeriksa laporan keuangan.

​Pintu ruangan diketuk, dan seorang sekretaris senior masuk dengan wajah yang tampak sedikit tegang. Ia membungkuk hormat sebelum meletakkan sebuah berkas memo internal dari kediaman utama Oma Gayatri.

​"Ada apa?" tanya Arsen, suaranya terdengar tenang namun dingin, khas seorang eksekutif muda yang penuh perhitungan.

​"Mohon maaf mengganggu, Pak Arsen. Ada kabar terbaru dari kediaman utama tadi malam. Nyonya Besar Gayatri telah mengeluarkan keputusan resmi untuk memberikan restu penuh pada hubungan Pak Zergan dengan gadis bernama Haura. Beliau bahkan menjadwalkan pertemuan resmi minggu depan," lapor sekretaris itu dengan detail.

​Klek.

​Pena mahal yang dipegang Arsen seketika berhenti menggores kertas. Arsen mendongak, matanya menyipit tajam menatap sekretarisnya. Ekspresi wajahnya yang semula tenang langsung mengeras, digantikan oleh rasa syok dan tidak percaya yang mendalam.

​"Oma... memberikan restu?" tanya Arsen, memastikan pendengarannya tidak salah. Suaranya merendah, sarat akan tekanan.

​"Benar, Pak. Kabarnya tadi malam Pak Zergan datang ke kediaman bersama seorang mahasiswi bernama Kinara, dan setelah pembicaraan pribadi dengan mahasiswi tersebut, Nyonya Besar langsung mengubah keputusannya," tambah sekretaris itu dengan sangat detail sebelum pamit undur diri dari ruangan.

​Setelah pintu tertutup, Arsen menyandarkan tubuhnya ke kursi kerja. Rahangnya mengatup rapat hingga urat-urat di lehernya menonjol. Kepalan tangannya menghantam permukaan meja kayu jati itu dengan keras.

​Bagaimana mungkin? Arsen tahu betul watak kaku Oma Gayatri yang sangat membenci Haura, dan ia sudah menyusun rencana matang untuk memanfaatkan penolakan Oma demi mendepak Zergan dari posisi penerus utama. Namun sekarang, dalam satu malam, segalanya hancur berantakan karena kehadiran seorang gadis bernama Kinara.

​Arsen mengambil ponselnya, menatap sebuah nama di layar dengan tatapan penuh kebencian dan kewaspadaan tingkat tinggi. "Kinara... siapa sebenarnya perempuan itu? Berani-beraninya dia mengacaukan bidak caturku," desis Arsen tajam, menyadari bahwa ada ancaman baru yang harus segera ia singkirkan sebelum rencananya yang lain ikut terbongkar.

1
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
wiii ternyata emang bakat leluhur
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
eeh, oma jangan2 dr masa depan juga ya yg balik ke masa lalu 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
inikah yg di namakan kalo jodoh ga akan kemana 🤣 kayaknya mau di ulang ribuan taun kalo jodohnya zergan nara ya gimana caranya semesta aja pokoknya mereka nikah 🤣
echa purin
👍
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ngakak juga sih kinara sebelum penculikan masih mahasiwa trus habis penculikan & opname 14 hr pulang2 jadi wanita karir sampe punya asisten 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
oalah anak dr gundik 😩
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah bukan kakak kandung? di beberapa bab sebelumnya di sebut sepupu, jd dia ini siape sih sodara kandung bukan sepupu juga enggak 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah kan aneh banget masa cuma selang 14hr dr kejadian penculikan tiba2 haura zergan sm kinara udah di timeline kerja wkwk padahal sebelum itu mereka masih mode di kampus bahkan masih jd mahasiwa, kocak kocak
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ini aku yg ga ngeh apa emang dia timeline nya aneh sih? perasaan kinara kembali ke masa lalu nya di masa kuliah kan? sebelum kejadian penculikan dan ketembak juga dia masih ceritanya mahasiswa kok sm si zergan kok cuma beda 14hr dia di rawat di rs udah kerja kantoran aja sih 😩
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
si zergan emang udah mulai ngantor? ga kuliah lagi dia?
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ini nama kakak nya kinara ganti juga ya dr davin (bab 5) ke david?
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
berarti si zergan juga balik dr masa depan ke masa lalu bawa ingatannya ya 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
perasaan arsen kakak kandung yg di bawa sama ayah nya kok jd sepupu 🤷🏻‍♀️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
trus si davin ga pernah ikut makan gt sama keluarga ini? apa davin ga tinggal serumah sama keluarga ini? di bab 5 ada tokoh davin kakak nya si kinara kan? 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kata aku mah gausah di pusingin kin, kalo di kehidupan kedua gini aku malah mikirnya mending mikirin diri sendiri aja wkwk zergan udah besar biar aja misal nanti si haura ternyata cuma manfaatin doang ya anggep aja itu karma yg zergan bayar buat 6 taun kalian nikah yg sia2 wkwk 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah gimana sih di bab 5 adeknya si kinara namanya keysha disini jd seila, nama sahabatnya kinara juga aneh dr sherly jd keysha, yg bikin nama gimana sih 🙈
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
tunggu deh perasaan Keysha itu nama adek nya kinara kan di penjelasan ttg keluarga kandung kinara di bab 5 🤔
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lah perasaan kemarin sahabat nya sherly kok ganti 😆
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Nah kan zergan jd ke recall memori2 sama kinara, tp kalo di pov zergan ini kilasan ingatan masa lalu apa masa depan?
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
lucu banget, si zergan ketemu sama kinara isteri dr masa lalu tp kayaknya di waktu yg ke ulang ini zergan bakalan suka sama kinara dengan cara berbeda hehe mungkin ga ya zergan juga bawa ingatan dia dr masa lalu trus ada recall2 memori dia sm kina 😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!