NovelToon NovelToon
MENIKAHI MANTANKU

MENIKAHI MANTANKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Skyline Scribe

Satu Atap Bersama Mantan

Aira seorang gadis yang hobi berbelanja menggantungkan hidupnya pada pundi-pundi kekayaan keluarganya terpaksa menerima perjodohan demi menyelamatkan rekening banknya yang terancam diblokir papinya.

Namun di hari pernikahannya niatnya untuk kabur justru malah bertemu mantan pacarnya yang 8 tahun lalu mencampakkannya dengan alasan dingin.

Devan, cinta pertama Aira sekaligus mantan Aira yang sangat ia benci ternyata adalah calon suaminya.

Dua orang yang masih sama-sama sayang, tapi sangat gengsi dalam mengakui perasaannya.

Bagaimana kehidupan rumah tangga mereka kedepannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyline Scribe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 : Sleepover

Lampu hias gantung berdesain boho-chic di kamar apartemen Sandy memancarkan cahaya kekuningan yang hangat.

Suara pendingin udara berhembus halus, beradu dengan dentuman musik dari drama Korea populer yang sedang diputar di layar televisi.

Aira selonjoran di atas karpet, memeluk bantal berbentuk kucing.

Di depannya, meja sudah pusing duluan menampung berbagai macam 'amunisi' malam itu: dua kotak pizza ukuran family, satu mangkuk besar spicy tteokbokki yang masih berasap, kemasan chips, dan dua kaleng soju rasa buah.

"Ra, lu liat deh muka aktor utamanya," cetus Sandy sambil menunjuk layar TV pake potongan pizza. Mulutnya masih penuh makanan. "Gantengnya beneran nggak masuk akal. Muka glowing, rahang tegas, tatapannya itu lho... bisa bikin cewek sekecil gue langsung pasrah."

Aira meminum soju-nya, lalu terkekeh pelan. "Halah, bentar lagi juga karakter dia dibikin ketahuan punya skandal atau plot twist ternyata dia anak musuhnya si cewek. Drakor kan polanya gitu-gitu doang."

"Ya tapi kan tetep aja visualnya memanjakan mata, Aira!" Sandy melempar remahan chips ke arah Aira, yang langsung ditangkis Aira pake bantal. "Daripada lu mikirin drama rumah lu yang gila itu, mending lu cuci mata liat yang bening-bening begini."

Aira tertawa kecil. Momen sleepover di apartemen Sandy malam ini memang sengaja ia rencanakan buat melarikan diri sebentar dari 'penjara' rumahnya sendiri.

Sejak kejadian melihat Devan di restoran Italia kemarin malam, kepala Aira serasa mau pecah. Rumahnya yang makin mirip markas tentara karena persiapan pernikahan privat yang super ketat itu makin bikin otaknya pengen meledak.

Setelah puas menamatkan dua episode drakor sambil ngemil tanpa henti, obrolan mereka perlahan bergeser. Dari yang tadinya heboh mengomentari alur cerita drakor, mereka mulai masuk ke topik langganan: update barang branded terbaru.

Sandy menggeser duduknya mendekati Aira, menyodorkan layar ponselnya yang menampilkan laman Instagram resmi sebuah rumah mode ternama dari Paris.

"Ra, liat deh! Limited edition tote bag yang warna emerald green ini baru drop tadi sore!" mata Sandy berbinar-binar. "Gue liat beberapa influencer Singapura udah pada dapet pr package-nya. Cakep banget gila!"

Aira melirik layar ponsel Sandy . Naluri shopaholic-nya yang sempat mati suri mendadak terpicu lagi. Tangannya mengusap layar ponsel sahabatnya itu untuk melihat detail jahitan dan leather finish-nya.

"Gila, hardware-nya pake emas putih ya?" gumam Aira, matanya membesar. "Sumpah, ini cakep banget, Ra! Kalau gue pake ini dipaduin sama blazer hitam pas ngantor, pasti makin elegan banget."

Tapi detik berikutnya, bahu Aira merosot. Ia mengingat kenyataan pahit bahwa semua kartu kreditnya saat ini masih dalam status dibekukan oleh Papi Surya. Uang tunai di dompetnya pun cuma pas-pasan buat beli bensin dan bayar makan siang beberapa hari ke depan.

"Ah... percuma," desah Aira frustrasi, melempar tubuhnya telentang ke atas karpet. "Gue kan lagi mode miskin. Kartu gue mati semua. Mau beli tali tasnya doang aja gue gak bakal sanggup sekarang."

Sandy ikut merebahkan diri di sebelah Aira, menatap langit-langit kamar. "Yah... kan bulan depan lu nikah, Ra. Begitu lu bilang 'sah' di depan penghulu, keran uang lu kan langsung dibuka lagi sama Om Surya. Lu bisa borong tuh tas sama pabrik-pabriknya sekalian."

Aira langsung menoleh, menatap Sandy dengan pandangan tajam bercampur sinis. "Lu pikir gue beneran mau menjalani hidup sebagai istri dari cowok asing yang dipilihin Papi?"

Suasana kamar yang tadinya santai dan penuh tawa mendadak menghening. Suara dialog dari TV terkesan jadi backsound sayup-sayup semata.

1
Fazira
jangan tengkar/Sob//Sob/
Fazira
lanjut 💪
Fazira
🤣
Ael
seru👍
Reni Anjarwani
lanjut thor
Fazira
lanjut 💪
Ael
/Heart//Heart//Heart/
Reni Anjarwani
lanjut thor
Fazira
😍😍😍
Fazira
lanjut 💪
Fazira
semangat Kak 💪
Fazira
seru kak , lanjutkan 😍😍
zeylin
Wowwww baguss banget
Ael
🤭
Fazira
Ihh gemezz banget sih mereka 😍😍
Ael
next next 💪💪
nebula🌌
sukaaa
semangat thorr💪💪😍
Fazira
😍😍
Fazira
😍😍😍
Ael
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!