Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..
Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menuju Ke Kota
Happy Reading
❤❤❤❤❤❤
" Ini hadiah lo... Selamat Lo juara balapan hari ini... " Ucap Anton, Panitia penyelenggara balapan itu.
" Hmm.. Makasih. " Jawab Cantika datar.
" Waaahhh... Selamat ya Lady... Lo emang hebat.. " Ucap Gea.
Gea dan yang lain nya kalau sedang di arena sirkuit balap pasti manggil Cantika dengan panggilan "Lady"... Itu permintaan Cantika agar orang-orang di sana tak mengenali jati diri nya.
Cantika hanya tersenyum saja, lalu dia memberikan kartu hitam yang berisikan uang seratus juta, uang hadiah balapan.
" Lo pindahin ini ke nomor rekening gue... Pindahin semua nya.. " Ucap Cantika.
" Baik Lady. " Jawab Boyke menerima kartu itu.
Setelah itu, Lady memberikan kunci motor pada Boyke. " Simpan di garasi lagi, lo rawat motor ini... Mungkin gue gak bakalan balapan lagi. " Ujar Cantika.
" Kenapa? " Tanya Boyke.
" Gue mau pindah ke kota... Di sana gue gak kenal siapa pun.. Jadi gue mau jadi gadis biasa saja. " Jawab Cantika.
' Padahal gue udah ngomong sama abang gue, jika lo mau menemui nya maka dia akan bantu lo ikut balapan di sirkuit yang ada di sana. " Ujar Boyke.
" Lihat nanti saja.. " Jawab Cantika. " Untuk saat ini lo rawat aja dulu motor gue, kalau gue butuh nanti gue hubungi lo. " Lanjut Cantika. " Guys, gue balik dulu ya... Ini udah malam banget, besok pagi-pagi gue harus berangkat ke kota sama Ibu. " Ucap Cantika.
" Iya Tika... Lo hati-hati di sana ya... Kalau ada apa-apa kabarin gue. " Ucap Gea.
" Gampang itu. " Jawab Cantika. " Yuk Han, antar balik gue. " Ucap Cantika.
" Hmm. " Jawab Hanna. " Guys, gue duluan ya. "Ucap Hanna, mereka pun hanya mengangguk saja.
Hanna melaju kan motor nya meninggalkan arena balap, setelah Hanna dan Cantika pulang maka Gea dan Maira juga ikut pulang. Sementara Boyke membawa motor milik Cantika ke markas nya lagi.
*******
Cantika memasuki kamar nya, dia mengganti pakaian milik nya dan memasukkan nya kembali ke dalam koper.
" Hufttt sangat melelahkan sekali.. " Gumam Cantika merebahkan diri nya di atas tempat tidur.
" Kalau di pikir-pikir gue ikut balapan uang nya udah banyak di akun bank gue.. Dan lagi pula, perusahaan gue kan juga udah gede, kapan ya gue bisa jujur sama ibu kalau gue punya perusahaan sendiri.. " Gumam Cantika menatap langit-langit kamar nya.
" Kalau ibu tahu gue punya segala nya, gue yakin dia bakalan syok berat.. " Gumam nya lagi membayangkan gimana reaksi ibu nya.
" Dah lah mending sekarang tidur aja, dari pada mikir yang gak pasti. " Ujar Cantika yang mulai memejamkan kedua mata nya.
Keesokkan hari nya, Cantika sudah siap. Seperti biasa, dia bangun pagi-pagi sekali dan membantu Bu Sukma beres-beres rumah.
" Tika, semua sudah siap?? " Tanya Bu Sukma.
" Udah Bu. " Jawab Cantika.
" bentar lagi mobil jemputan datang, kita bisa langsung pergi. " Ucap Bu Sukma.
" Iya Bu. " Jawab Cantika lagi.
Tiiinn... Tiiiinnn.. Tiiinnn...
Mobil yang menjemput Bu Sukma dan Cantika sudah datang, dengan segera Bu Sukma dan Cantika pergi keluar rumah dengan membawa semua barang nya.
Sopir pun membantu Bu Sukma memasukkan semua barang nya ke dalam bagasi mobil. Cantika dan Bu Sukma masuk ke dalam mobil, lalu mobil itu melaju meninggalkan area perkampungan itu.
Sementara itu, di rumah Romi. Saat ini Pria itu sedang duduk termenung memikirkan Cantika.
" Apa kurang gue?? Kok Tika bisa nolak gue sih?! " Ucap Romi. " Apa Tika punya cowok yang di taksir ya... Maka nya dia tak tertarik sama gue. " Lanjut nya tampak berpikir. " Gak... Gue gak mau kalah dari cowok mana pun.. Pokok nya Cantika putri harus jadi milik gue. " Sambung Romi kesal.
Drrttt... Drrrtttttt... Drrrttttt..
Ponsel Romi berbunyi, dia mengambil ponsel nya berharap kalau yang menelpon nya itu adalah Cantika.
" Mita? " Gumam Romi saat melihat layar ponsel nya tertera nama gadis yang menjadi kekasih nya itu.
📞 " Hallo Mit. " Ucap Romi saat menjawab panggilan itu.
📞 " Ishh honey.. Kok gitu sih ngomong nya!! " Ucap Paramita merengek.
📞 " Ahhh, maaf Baby.. Aku lupa sekarang kan kamu pacar aku. " Ucap Romi yang lupa kalau dia sudah berpacaran dengan Paramita.
📞 " Jemput aku ya Honey!! Mobil aku di bengkel, baru nanti siang di anterin. " Ujar Paramita.
📞 " Baby... Apa kamu lupa kalau aku sekarang gak bisa masuk sekolah.. Semalam kan aku jatuh dari motor dan sekarang aku harus istirahat dulu. "Sahut Romi yang memang gak masuk sekolah.
📞 " Oh iya honey, aku lupa! Ya udah aku nanti naik taksi aja deh.. " Ucap Paramita. " Kamu cepat sembuh ya. Miss You Honey!! 😘😘 " Ucap Paramita lagi.
📞 " Miss you too baby. " Jawab Romi lalu mematikan panggilan nya.
Tutt..
" Huftt, kalau bukan bapak nya kepala sekolah di tempat gue sekolah, ogah gue terima si Mita yang anak manja itu.. Apa-apa gue harus bilang, harus ijin.. Lah di kira dia emak gue. " Gerutu Romi.
Tokk.. Tokk.. Tokk..
" Den ini bibi, di suruh Ibu ke ruang makan untuk sarapan. " Ucap pembantu yang ada di rumah Romi.
" Iya bi sebentar lagi. " Jawab Romi.
Pembantu itu pun pergi setelah mendengar jawaban dari anak majikan nya.
" Mending gue sarapan aja deh... Lalu nanti gue istirahat lagi. " Gumam Romi lalu melangkah keluar kamar.
*
*
Selama perjalan menuju Kota J, Cantika hanya diam menatap pemandangan sekeliling yang dia lewati.
" Tika, kalau kamu ngantuk tidur aja... Ini masih lama kok. " Ucap Bu Sukma.
" Iya Bu, nanti Kalau Tika ngantuk pasti Tika tidur. " Jawab Cantika.
Bu Sukma kembali menatap ke arah depan., sementara Cantika hanya fokus pada jalanan.
' Apa Tika akan kecewa kalau nanti aku jujur pada nya tentang keluarga kandung nya. ' Batin Bu Sukma tak tenang. ' Apapun nanti hasil nya aku akan tetap terima yang penting sekarang Tika harus bisa menemukan keluarga nya.. Dia gak boleh hidup menderita. ' Batin Bu Sukma lagi.
' Semalam aku mimpi lagi tentang jembatan itu, Jembatan yang menceritakan kisah seorang ibu menyimpan bayi nya di dalam kardus untuk menyelamatkan anak bayi itu. ' Batin Cantika.
' Apa itu bukan hanya sekedar mimpi?? Mimpi itu sangat nyata sekali, apa itu memang kejadian di masa lalu, tapi berkaitan dengan gue? ' Batin Cantika lagi.
Cantika sibuk dengan pikiran nya, dia tetap menatap jendela sementara Bu Sukma sudah tidur pulas.
Namun tiba-tiba pandangan Cantika tertuju pada sesuatu yang berada di luar.
' Tempat ini??? Kayak yang di mimpi?? ' Batin Cantika. ' Jembatan itu? Ya, itu Jembatan yang sama yang ada di mimpi... ' Batin Cantika lagi.
Mobil yang di tumpangi Cantika melewati jembatan itu, Cantika hanya menatap jembatan itu tanpa berkedip.
" BERHENTI!!! " Teriak Cantika membuat sangat sopir terkejut bukan main dan mengerem mendadak.
CKITTTT...
########
Happy Reading Guys. 🥰