NovelToon NovelToon
Gadis Berjari Enam

Gadis Berjari Enam

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Reinkarnasi / Penyesalan Suami
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: adawiya

Nara mengira kehidupan barunya setelah transmigrasi akan berjalan indah. Nyatanya, dia malah terlempar ke masa kuno dan menjadi anak sulung dari keluarga miskin yang dibenci semua orang karena cacat fisik.

Pemilik tubuh yang asli mati tragis karena memotong jari keenamnya demi mencari keadilan. Kini, dengan jiwa modern yang mengisi tubuh tersebut, Nara bersumpah tidak akan membiarkan ibu dan adiknya diinjak-injak lagi.

bertahun-tahun kemudian "haaaaa mencapai puncak kekuasaan dengan enam jari emang berat"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adawiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 melawan

Nara menatap Yan Shong dengan senyuman sinis. "Apa kamu merasa pantas jadi ayah buat siapa pun? Mau menenggelamkan aku? Sekarang juga belum telat."

"Kamu menantangku, dasar anak sialan!" Yan Shong tidak menyangka Nara bakal berani melawan.

Sambil mendelik marah, dia melangkah lebar ke sudut kamar, menyambar balok kayu penumbuk, lalu mengayunkannya langsung ke arah Nara.

Yan Ning berteriak panik melihat hal itu. Nyonya Mu yang berdiri di belakang Nara bergerak cepat, menarik tubuh putrinya agar berlindung di belakang punggungnya.

Balok kayu yang tebal itu menghantam telak tubuh Nyonya Mu hingga wanita itu mengeluarkan erangan pelan menahan sakit.

Wajah Nara langsung berubah tegang melihat ibunya terluka. Sambil menggigit bibir, dia menarik dan mendorong ibunya ke atas ranjang kayu agar terhindar dari hantaman kedua Yan Shong.

Nara kini berdiri tegak pasang badan di depan ranjang. Sorot matanya terlihat sangat dingin dan menusuk.

"Pukul saja! Sekalian pukul kami bertiga sampai mati! Ayo, Yan Shong, ayunkan kayumu ke arahku!" tantang Nara dengan suara lantang.

Dia menunjuk kepalanya sendiri tanpa rasa takut. "Hantam kepalaku sampai pecah dan darahnya keluar banyak! Ayo, cepat hantam!"

"Kakak!"

"Ara!"

Yan Ning dan Nyonya Mu berteriak bersamaan. Wajah mereka berdua pucat pasi melihat Nara berdiri begitu dekat di depan Yan Shong yang sedang murka.

Yan Shong terpaku menatap putri sulungnya itu. Sorot mata Nara yang begitu tajam dan dingin mendadak membuat nyalinya ciut hingga terpaksa mundur selangkah.

Anak ini kelihatan sangat nekat, seperti orang yang sama sekali tidak takut mati. Apa benar ini putrinya yang dulu penakut dan selalu menundukkan kepala?

Rasa takut sempat melintas di hati Yan Shong, tapi ego besarnya sebagai kepala keluarga langsung mengalahkan akal sehat. Sikap menantang dari Nara justru memicu kemarahannya sampai ke puncak.

"Kamu pikir aku tidak berani?!" bentak Yan Shong sambil kembali mengangkat tongkat kayu itu tinggi-tinggi.

"Jangan!" Nyonya Mu langsung melompat dari ranjang dan memeluk kaki Yan Shong sambil menangis memohon. "Suamiku, dia ini anakmu sendiri. Tolong jangan pukul dia lagi. Kalau mau memukul, pukul saja aku!"

"Pukul aku saja sampai mati! Jangan berani-berani sentuh kakakku!" Yan Ning ikut maju sambil mengepalkan tangan kecilnya, menatap tajam sang ayah.

Melihat ibu dan adiknya pasang badan di depannya, hidung Nara mendadak terasa perih karena haru.

"Ara, cepat minta maaf sama ayahmu! Cepat!" seru Nyonya Mu panik dari bawah lantai.

Meminta maaf? Pria kejam ini sama sekali tidak pantas mendapatkannya! Nara tersenyum sinis.

"Bu, biarkan saja dia memukul kita. Kalau kita bertiga mati, semua penderitaan ini justru selesai. Lagipula, dia mana pernah menganggap kita manusia," sahut Nara dingin.

Nara tidak akan sudi menundukkan kepala pada pria ini. Sekali dia mengalah, pria itu pasti akan makin semena-mena di kemudian hari.

"Ara..." Nyonya Mu menangis sedih mendengar ucapan putrinya.

Yan Shong makin gelap mata karena merasa harga dirinya diinjak-injak. Dia mendorong Nyonya Mu hingga terjerembap lalu meraung, "Hari ini bakal kuhabisi kamu, anak pembawa sial!"

Nara tetap bergeming tanpa niat untuk menghindar sedikit pun. Tepat saat balok kayu di tangan Yan Shong mau mengayun jatuh, sebuah suara perempuan mendadak terdengar dari arah pintu.

"Kak, dipanggil Bapak ke depan." Kain penutup pintu tersingkap, dan seorang gadis remaja masuk dengan wajah cemberut.

Dia melirik dingin ke seisi kamar yang berantakan itu. "Cepat, Bapak sudah menunggu dari tadi."

"Urusan kita belum selesai," ancam Yan Shong sambil melempar tongkat kayunya ke lantai hingga menimbulkan suara berdentum.

Dia memberikan tatapan tajam terakhir ke arah Nara sebelum akhirnya melangkah pergi dari kamar.

Gadis remaja yang baru masuk tadi menatap Nara dari atas sampai bawah dengan senyuman mengejek. "Baru tahu aku, ternyata Ara sekarang sudah jago melawan ya."

Nara membalas dengan nada datar dan acuh tak acuh, "Terima kasih pujiannya, Bibi Ling."

Yan Ling mendengus kesal mendengarnya. Dia langsung berbalik dan pergi keluar sambil menghentakkan kakinya.

Begitu keadaan kamar kembali sepi, Nyonya Mu langsung menghambur memeluk Nara sambil menangis histeris. Dia memukul pelan bahu Nara dengan perasaan campur aduk.

"Kenapa kamu nekat sekali melawan ayahmu? Kamu sengaja mau bikin Ibu mati ketakutan, ya?" ucap Nyonya Mu di sela tangisnya.

Yan Ning juga mendekat, menarik ujung baju Nara sambil sesenggukan menahan sisa rasa takutnya.

Nara cuma bisa diam menerima pelukan dan tangisan dari ibu serta adiknya. Dia menggigit bibir rapat-rapat, sadar kalau masalah di dalam keluarga ini ternyata jauh lebih rumit dan parah dari yang dia bayangkan sebelumnya.

1
Andira Rahmawati
hadir thor..👍
Ntaaa___
Jangan lupa mampir ya ka💪😇😍
Ntaaa___
Jangan lupa mampir ya ka💪😇
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
maaf kak aku skip ya
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
aduh... makin kesini makin kesana
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
tahap ini masih belum apa-apa ya 🤔
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
saran kak jangan terlalu lembek ya pemeran utama nya🤭
Puji Pangestuti: iya PU nya lembek bnr dah,yg jahat malah yg berkuasa😎
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
masih nyimak aku kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!