NovelToon NovelToon
For Justice

For Justice

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Transformasi Hewan Peliharaan
Popularitas:106
Nilai: 5
Nama Author: Michael Jack

Kisah seorang ilmuan gila yang melawan pemerintah dunia yang dzalim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Michael Jack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vickery vs Leo

Setelah berada di langit Laut Hitam, Jack dan Vickery akhirnya mengambil keputusan yang berat.

Angin laut berhembus sangat kencang ketika mereka terbang menggunakan jetpack di atas perairan luas itu. Di belakang mereka, beberapa pesawat tempur W.D.A masih mengejar tanpa henti.

Jack melihat radar kecil di pergelangan tangannya.

“Mereka semakin dekat,” ucap Jack dengan tenang.

Vickery menoleh ke belakang. Beberapa titik hitam terlihat semakin membesar di langit.

“Sial… jumlah mereka semakin banyak.”

Jack kemudian berhenti di udara.

“Vickery.”

“Ada apa?”

“Kita harus berpencar.”

Vickery langsung menolak.

“Tidak. Itu terlalu berbahaya.”

Jack menggeleng pelan.

“Jika kita terus bersama, mereka akan mengejar kita berdua.”

Ia menunjuk arah barat.

“Kau kembali saja ke Jerman.”

Vickery terdiam sejenak.

“Lalu kau?”

Jack tersenyum tipis.

“Aku akan menahan mereka.”

“Brengsek… kau pikir aku akan meninggalkanmu sendirian?”

Jack menatapnya dengan serius.

“Ini bukan soal keberanian.”

“Ini soal strategi.”

Pesawat tempur musuh semakin mendekat.

“Kita tidak punya waktu untuk berdebat,” lanjut Jack.

Vickery menggertakkan giginya.

Namun akhirnya ia menghela napas panjang.

“Baiklah.”

“Tapi kau harus hidup.”

Jack tertawa kecil.

“Aku sudah mati berkali-kali. Tenang saja.”

Akhirnya mereka berpisah di udara.

Vickery terbang menuju arah barat kembali ke wilayah Jerman.

Sementara Jack menukik turun menuju daratan di dekat perbatasan Rusia dan Asia Barat.

Ia mendarat di sebuah hutan yang tidak jauh dari pesisir Laut Hitam.

Tidak lama kemudian, pasukan W.D.A mulai berdatangan.

Helikopter dan kendaraan militer mengepung wilayah itu dari segala arah.

Jack berdiri sendirian di tengah hutan.

“Baiklah…”

Ia mengangkat senjatanya.

“Kalian semua maju sini!!!”

Pasukan W.D.A langsung menyerang.

TATATATATAT!!!

Peluru beterbangan dari segala arah.

Jack membalas dengan tembakan brutal.

BANG! BANG! BANG!

Beberapa prajurit langsung jatuh bersimbah darah.

Jack bergerak cepat dari satu pohon ke pohon lain sambil terus menembak.

Puluhan prajurit W.D.A tumbang dalam waktu singkat.

Namun jumlah mereka terus bertambah.

Tiba-tiba sebuah suara keras terdengar dari arah laut.

“Kalian semua mundur!!!”

Jack langsung mengenali suara itu.

Dari arah pantai, seseorang berjalan mendekat.

Zirah besi tebal menutupi seluruh tubuhnya.

Di tangannya terdapat kapak besar yang terpasang pada tongkat panjang.

Itu adalah Leo.

“Kalian tidak akan sanggup mengalahkannya,” ucap Leo kepada pasukannya.

“Dia hanya milikku.”

Jack menatapnya dengan santai.

“Wah… penampilan baru.”

Ia menyeringai.

“Apakah anda ingin pergi ke karnaval?”

Wajah Leo langsung berubah marah.

“Brengsek! Apa maksudmu?!”

Jack mengangkat bahu.

“Apakah telinga anda tersumbat?”

Leo menggertakkan giginya.

“KU BUNUH KAU!!!”

Leo langsung meloncat tinggi sambil mengangkat kapaknya.

Jack menghindar dengan cepat.

BOOOM!!!

Kapak Leo menghantam tanah dan membuat getaran kuat dalam radius beberapa meter.

Tanah retak dan debu beterbangan.

Jack langsung membalas dengan menembak Leo.

BANG! BANG! BANG!

Namun peluru-peluru itu memantul dari zirah besinya.

Leo menyeret kapaknya di tanah sambil berlari ke arah Jack.

Dengan satu ayunan cepat, ia menebas kaki Jack dan menendangnya.

Jack terpental beberapa meter.

Namun tubuhnya segera pulih karena regenerasi cepat.

Jack berdiri kembali.

Ia langsung menyerbu Leo dengan pedangnya.

Leo juga menyerang dengan kapaknya.

CLANG!!!

Benturan senjata mereka menggetarkan udara.

Jack melompat dan menghindari ayunan kapak berikutnya.

Dalam satu gerakan cepat, ia menebas wajah Leo.

Darah muncrat.

“Aaaaaa!!!”

Mata kiri Leo buta.

Leo meraung marah.

Tubuhnya mulai berubah.

Bulu singa tumbuh di seluruh tubuhnya.

Wajahnya berubah menjadi singa buas.

Ia melesat dengan kecepatan luar biasa.

BUUUK!!!

Pukulannya menghantam Jack dengan keras hingga tubuh Jack terpental jauh dan menabrak pohon.

Sebelum Jack sempat berdiri, Leo sudah tiba di depannya.

Ia mengangkat Jack dan melemparkannya ke udara.

Leo meloncat dan menjatuhkannya kembali ke tanah.

BOOOM!!!

Leo menyerang Jack secara brutal.

Pukulan demi pukulan menghujani tubuh Jack.

Jack hanya mampu bertahan.

Saat pertarungan itu berlangsung, tiba-tiba terdengar auman beruang dari dalam hutan.

Disusul dengan teriakan para prajurit W.D.A.

Dari arah pepohonan, seseorang berlari dengan sangat cepat.

Itu adalah Vickery.

Ia melesat dan menghantam Leo dengan pukulan keras.

BUUUK!!!

Leo terpental jauh dan pingsan sejenak.

Vickery segera mendekati Jack.

“Jack, kau tidak apa-apa?”

Jack mengangguk.

“Tidak apa-apa. Terima kasih telah menolong saya.”

Vickery berdiri.

“Kau lanjutkan perjalananmu.”

“Aku yang akan menghadapi dia.”

Jack terlihat ragu.

“Tapi… bagaimana dengan anda?”

Vickery tersenyum.

“Tenang saja.”

“Rio dan Pio sedang menahan pasukan W.D.A di tempat lain.”

Jack akhirnya mengangguk.

“Baiklah. Saya pergi.”

Sebelum pergi ia berkata,

“Setelah selesai, lebih baik anda semua kembali ke Jerman.”

“Saya yakin setelah ini pemerintah dunia tidak akan tinggal diam.”

Jack kemudian pergi meninggalkan tempat itu.

Namun ketika Vickery hendak kembali—

Leo tiba-tiba bangkit dan menyerangnya.

Vickery menghindar dan menendangnya.

Leo tersenyum.

“Panglima Big Bear… mantan prajurit W.D.A.”

“Aku ingin mencoba kekuatanmu.”

Leo menyerang dengan kapaknya.

Vickery menangkis dengan tangan robotnya.

BOOOOM!!!

Benturan itu mengguncang tanah dan membuat retakan besar.

Getarannya terasa hingga ke tempat Rio dan Pio bertarung.

Rio terdiam.

“Dahsyat sekali…”

Pio menoleh.

“Kau juga merasakannya?”

Rio mengangguk.

“Kita harus segera menyelesaikan ini.”

Sementara itu duel Vickery dan Leo semakin sengit.

Vickery membenturkan kepala Leo ke tanah hingga kepalanya tertanam.

Namun Leo bangkit kembali.

Tubuhnya memerah.

Asap keluar dari tubuhnya.

Ia memasuki tahap akhir manusia hibrida.

Tubuhnya berubah hampir sepenuhnya menjadi singa.

Leo menyerang dan memukul Vickery sangat keras.

Vickery terpental jauh menghantam beberapa pohon.

Namun Vickery juga mulai berubah.

Bulu beruang tumbuh di seluruh tubuhnya.

Ototnya membesar.

Ia memasuki tahap akhir manusia hibrida beruang.

Leo mencoba mengakhiri pertarungan dengan kapaknya.

Namun Vickery menangkap serangan itu.

Dengan amarah besar ia mencakar tubuh Leo hingga zirah besinya hancur.

Kemudian ia menggenggam Leo dengan tangan besinya dan melemparkannya jauh.

Leo terpental hingga ke tepi pantai Laut Hitam.

Keduanya kembali saling menyerang.

Pertarungan mereka seperti dua predator raksasa yang saling memburu.

Leo memang lebih cepat.

Namun serangannya tidak mampu melukai Vickery secara serius.

Sebaliknya, setiap serangan Vickery memberikan luka berat pada Leo.

Leo akhirnya menyerang secara membabi-buta.

Cakarannya berhasil melukai dada Vickery dengan serius.

Hal itu membuat Vickery semakin marah.

Dengan kekuatan penuh, Vickery menangkap Leo dan menenggelamkannya ke dalam Laut Hitam.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!