NovelToon NovelToon
Terbelenggu Cinta Berondong

Terbelenggu Cinta Berondong

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mahlina

Mau menyimpan bangkai serapat apa pun, pada akhirnya akan tercium juga.

Niat hati memberi kejutan untuk suami tercinta di tahun ke 2 pernikahan. Nyatanya aku, yang di beri kejutan yang menjadi awal runtuhnya kepercayaan dan hancurnya hati ku. Hingga perpisahan gak lagi bisa ku hindari. Dari pada hidup bersama pria yang sudah menghianati.

Di balik ruang kebesaran Joseph.

"Pelan pelan, sayang!"

"Gak bisa, mas! Aku udah gak sabar pengen piton kamu!"

"Kamu ini, selalu saja pandai memu4skan ku! Kamu agresif, inisiatif, aku suka itu!"

"Siapa dulu dong, Karin! Kekasih mu! Karena aku, kamu bisa berada di posisi ini! Ingat itu! Aku pahlawan mu, mas!"

"Dan sayangnya aku harus berkorban menikahi si Jenny. Wanita bodoh, manja, menyusahkan, dan gak bisa apa apa!" gerutu Joseph.

Ceklek.

"Je- Jenny, ka- kamu ngapain ke sini?"

Hingga aku di pertemukan kembali, dengan bocah yang mampu mengusik hidup ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahlina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

...🥀🥀🥀🥀...

Sebuah mobil berhenti tepat di depan Karin.

“Atas nama mbak Karin?” tanya seorang pria di belakang setir kemudi.

Karin kembali meradang, hidung nya kembang kempis, “Mbak mbak! Saya ini calon bos di gedung ini! Panggil saya ibu bos!”

Supir taksi meringis, sedikit memuji Karin, “Bu Karin yang cantik juga calon bu bos di gedung ini! Ayo segera masuk, sebelum kulit calon bu bos terbakar. Karena tersengat sinar matahari yang sedang terik terik nya!”

“Dasar penjilat ulung! Kamu yang akan saya rekrut jadi satpam. Setelah saya sah jadi istri dari bos di perusahaan ini!” cerocos Karin usai menoleh sekilas ke arah Boni, lalu masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi bagian penumpang.

Brugh.

Karin menutup pintu mobil dengan kasar.

Sementara di tempat lain.

Jenny sudah melewati gedung perusahaan 2 kali. Untuk memastikan minimarket yang di maksud Lia.

Dari dalam mobil, Jenny mengirim kan lokasi ia berada ke nomor ponsel Serli lewat ponsel Lia.

“Aku harus memasti kan Lia mengetahui keberadaan ponsel nya!” gumam Jenny, sebelum menghubungi kontak Serli dari ponsel nya sendiri.

^^^[ “Syukur lah, ibu masih menghubungi saya. Ibu baik baik aja kan?” ] beo Serli dengan hembusan nafas lega lewat sambungan telepon.^^^

Jenny menghirup nafasnya dalam, “Saya akan pecat kamu! Kalo kamu gak mau bantu saya, Ser! Kamu sudah menutupi semua keburukan bapak dari saya, Ser!”

^^^[ “Jangan pecat saya, bu! Maaf kalo saya gak bilang sama ibu perihal keburukan pak Joseph! Maaf bangat bu! Tapi bantuan apa yang bisa saya kasih ke ibu?” ]^^^

“Tadi saya udah kirim lokasi ke nomor kamu lewat ponsel Lia. Nanti kamu kasih tau Lia untuk ke lokasi itu ya! Kamu harus kerja sama bareng Lia buat kumpulin bukti perselingkuhan bapak dengan Karin! Bisa kan Ser?”

“Saya yang akan menjamin keselamatan kamu, Ser! Bisa kan bantu saya?” imbuh Jenny, seakan tau kerisauan Serli.

^^^[ “Saya mau bantu ibu. Tapi ibu benar bakal jamin keselamatan saya kan?” ]^^^

“Iya saya jamin! Saya akan sewa bodyguard untuk kamu dan Lia.”

^^^[ “Saya akan bantu ibu!” ]^^^

“Terima kasih banyak ya Ser!”

^^^[ “Sama sama bu! Tapi bu, ibu harus hati hati ya! Sewa bodyguard juga buat keselamatan ibu! Jangan sampai pak Joseph mau pun bu Karin mencelakai ibu.” ]^^^

“Iya, terima kasih sudah peduli pada saya.”

^^^[ “Ibu itu orang baik! Gak pantas di khianatin sama pak Joseph. Pak Joseph salah udah nyakitin wanita seperti ibu. Tuhan pasti punya cara tersendiri untuk menolong orang baik seperti ibu!” ]^^^

“Amin! Semoga kali ini Tuhan akan selalu melindungi saya! Sudah ya, Ser!” beo Jenny, sebelum memutus kan sambungan telepon nya.

Jenny turun dari mobil, melangkah masuk ke dalam minimarket. Ia mengambil sebungkus snack berukuran besar, dan sebuah minuman kemasan botol sebelum menuju kasir.

Di kasir Jenny harus mengantri, berdiri di depan seorang pria yang hendak melakukan pembayaran.

“Maaf mas, apa bisa pembayaran dengan cash?” tawar kasir wanita dengan ramah.

Alan menyodor kan kartu hitam nya pada kasir, sementara satu tangan nya menggaruk kepala nya yang gak gatal.

“Aduh, mbak! Saya belum ambil uang cash. Pake kartu aja kenapa! Saya cuma ada kartu ini!” desak Alan.

“Maaf, mas! Sinyal nya lagi buruk! Jadi gak bisa pembayaran pake kartu.”

Jenny menyembul kan kepala nya dari balik lengan Alan, pria yang berdiri di depan nya.

“Mbak! Biar tagihan nya nanti ke saya aja, mbak! Bisa kan? Saya ada cash kok!” seru Jenny.

Alan menoleh ke samping, tatapan nya berbinar senang mendapati Jenny.

“Dunia ini begitu sempit ya! Apa mbak cantik yang sengaja ikutin gua ya sampe sini? Sebegitu suka nya ya lu mbak sama gua?” cerocos Alan dengan penuh percaya diri.

Bersambung …

1
lina
waduh
lina
yah begitu lah pentingnya restu
lina
emng itu yg d arepin 🤣🤣🤣
lina
lama amat makan doang ampe 1 jam
lina
wah wah wah. enaknya d apain y 🤔
lina
🤔🤔 kalo mabok... suka dvluar nurul gitu sikapnya?
lina
kaga mabok. cuma minum dikit doang 🤣
lina
obsesi lah itu mah
lina
udah bulet nih. mau ngejer janda 🤣
lina
tul itu
lina
udh brpa kali pindah kerja bi? bneran di pecat gegara devi? lempar bae anak begitu mah
lina
pede gila u 🤣🤣
lina
keracunan iya 🤣🤣
lina
adem kan d liat nya
lina
pembantu ngelunjak lgi
lina
🤣🤣 tau bae nuari alasan
lina
klo siang, nmanya solat zuhur
lina
mimpi apa s neng? seneng bagt kayanya 🤣🤣
lina
situ waras? ko bisa punya anak dr wanita lain?
lina
dia bapak kndung u cok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!