“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bandit
Pesta pernikahan Xiufei dan kaisar terlihat mewah, para wanita mulai menarik perhatian kaisar. Tapi, tak ada satupun yang menarik. Bahkan, para selir terdahulu pun nampak marah melihat Xiufei yang resmi menjadi permaisuri dan berhasil menyingkirkan mereka semua.
Seperti sekarang ini, Hua Mei yang dulunya selir Hua, kini berjalan menghampiri Xiufei yang sedang berbincang dengan beberapa nona di sana.
“Ratu Wang, ahh maksud saya permaisuri…” sapa Hua Mei dengan enggan.
“Ya?” Balas Xiufei santai, dia melihat Jia Yue yang sebelumnya selir Jia tengah memasukan obat kedalam minumannya, meliat itu Xiufei tersenyum tipis.
“Apa kau senang menjadi permaisuri?” Tanya Hua Mei, dia sedikit menggerutu dalam hati karena wajah Xiufei yang begitu cantik.
“Menurutmu?” Balik tanya Xiufei santai.
“Aku dengar, kau memiliki hubungan gelap dengan pedagang Jang. Benarkan?” Seringainya, Xiufei terkekeh.
“Kenapa? Kau iri? Aku memang memiliki hubungan gelap dengan beberapa laki-laki tampan lainnya, itu karena aku cantik! Sedangkan kau? Satu saja malah di buah…..” balas Xiufei, Hua Mei mengepalkan tangannya, dia pikir Xiufei akan marah. Tapi justru dia malah menambahkan nya.
“Permaisuri, nampaknya kau bangga dengan hubungan gelapmu itu. Kasihan sekali yang mulia kaisar….” Cibir Jua Yue.
“Kasihan? Kenapa? Justru menurutku yang kasihan itu kalian, bahkan seorang kusir kuda pun kalian tiduri karena tak sabar nya untuk memuaskan diri.” Ucap Xiufei, Jia Yue melotot, dia menatap Xiufei marah. Dari mana Xiufei tahu?
“Sedangkan kau, kau sendiri memiliki hubungan gelap dengan ayah tirimu sendiri. Menjijikkan sekali…..” Bisik Xiufei pada Hua Mei, dia pucat seketika. Tubuhnya kaku, rahasia besarnya di ketahui oleh Xiufei.
“Jadi, siapa yang lebih memalukan?” Tanya Xiufei lagi, dia menyeringai dan pergi begitu saja meninggalkan mereka yang lemas seketika.
Awalnya mereka berniat untuk mengancam Xiufei, tapi keadaan justru terbalik.
Untung Xiufei, dia duduk santai di pojokan. Seorang laki-laki menghampirinya dan menundukkan kepalanya di hadapan Xiufei sebelum akhirnya duduk di hadapannya.
“Yang mulia.”
“Tuan Jang?” Kaget Xiufei, dia tersenyum kecil.
“Anda kejam sekali….” Gumamnya, Xiufei terkekeh.
“Benarkah?” Balik tanya Xiufei dengan santai.
“Anda tidak sadar? Bukankah anda sudah resmi menjadikan saya sebagai simpanan? Tapi kenapa anda menikah….” Heran Tuan Jang.
“Bagaimana ya…… Pertama, aku tidak bisa menolak titah kaisar yang menginginkan aku untuk menjadi permaisuri. Kedua, dia memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Ketiga, dia sangat kuat! Keempat, dia begitu kaya raya. Kelima, dia memiliki tubuh dan wajah yang sempurrrrrnnaaaaaaaaaaa. Jadi, tidak ada alasan untuk aku menolak.” Jelas Xiufei santai, dia meneguk tehnya dengan tenang.
“Lalu bagaimana dengan saya?” Tanyanya pelan.
“Apa kau tidak merasakan ancaman?” Tanya Xiufei berbisik pelan, Tuan Jang terdiam dengan menelan ludah. Dia melirik ke arah kaisar, laki-laki itu sedang menatapnya tajam dan dingin. Seakan-akan nyawanya ada di ujung tanduk sekarang.
Xiufei tertawa pelan, dia bangkit dan pergi begitu saja untuk menghampiri suaminya.
“Ehh suami?” Gumamnya, dia merasa geli sendiri saat mengucapkan nya.
“Senang bertemu dengannya?” Tanya kaisar, Xiufei tersenyum tipis.
“Cemburu?” Tanya Xiufei. Kaisar diam, namun dia mengecup pipi Xiufei di hadapan mereka semua.
“Tentu saja.”
“Ya, terserah kau saja.”
Para tamu yang hadir mulai berbisik, mereka tahu bahwa kaisar yang paling kecintaan pada Xiufei. Kaisar yang mereka tahu sangat seram dan dingin bahkan enggan bersentuhan dengan wanita tapi sekarang? Dia justru yang terus menempel pada Xiufei, pada sangat posesif terhadapnya.
Saat berdiam diri, Xiufei merasa pusing di kepalanya. Dia duduk sebentar, tangannya meraba denyut nadinya. Ekspresi wajahnya mendadak bingung, dia memeriksa nya berkali-kali.
Dan hasilnya tetap sama.
“Tiantian….” Bisik Xiufei.
“Ya? Ada yang mau kau bicarakan?” Tanya Kaisar.
Xiufei menggeleng, dia mendekati wajahnya ke telinga kaisar.
“Kayakanya, aku hamil.” Bisik Xiufei, kaisar melotot dan hendak mengatakan hal tersebut namun mulutnya segera di bungkam oleh Xiufei, dia tahu bahwa kaisar akan berteriak heboh.
Untungnya dia sudah antisipasi untuk membungkam mulutnya.
“Diam!” Kesal Xiufei.
“Maafkan aku….” Ucapnya pelan.
“Jangan terlalu berisik, kandungannya masih lemah. Sebaiknya orang-orang jangan dulu tahu, kecu—“ Uvapan Xiufei terhenti, dia meliat kaisar baru saja pergi berlari untuk bertemu dengan ayah dan ibunya, lalu sang nenek.
Mereka serentak menatap kearah Xiufei dan berlari untuk menghampirinya.
“Astaga……” Gumam Xiufei, nampaknya mereka semua memang satu jenis.
“Tiantian, malam ini kau jangan dulu membuat Xiufei kelelahan! Apa kau mendengarnya?!” Tegas permaisuri terdahulu.
“Ingat! Jika kau menyentuh Xiufei dan membuatnya kelelahan, jangan salahkan ayah jika besok ayah akan menghukum mu!” Tegas kaisar terdahulu.
“Nenek akan memantau mu, Tiantian.” Sinis sang nenek.
Entah kenapa, kaisar Tiantian merasa seperti seorang penjahat yang terus mereka tuduh, bahkan mereka juga berniat untuk memisahkan nya dengan Xiufei agar tidak tidur seranjang. Itu semua demi menjaga kondisi tubuh Xiufei agar tidak kelelahan.
“Aku tidak mau pisah ranjang denganmu, Xiufei.” Peluk kaisar pada Xiufei.
“Aku tahu.” Balas Xiufei, dia menepuk lembut pundak kaisar.
“Yang mulia, tuan Xi’an Zhu mencari anda.” Ucap Wewey, Xiufei mengangguk.
“Suruh dia masuk.” Balas Xiufei, Wewey segera pergi.
Xi’an Zhu masuk, dia menundukkan kepalanya. Ternyata, ada Xi’an Xu juga yang mengurus istananya.
“Yang mulia, ini laporan mengenai bisnis Anda. Dan semua hasilnya juga tertulis di sana.” Ucap Xi’an Zhu.
“Yang mulia, ini juga laporan mengenai istana Anda. Semuanya baik-baik saja….” Sambung Xi’an Xu yang menyerahkan laporan juga pada Xiufei.
“Terimakasih, bagaimana dengan bisnis baruku. Apa sudah di persiapkan?” Tanya Xiufei pada Xi’an Zhu.
“Sudah yang mulia, dan itu membutuhkan banyak biaya karena sudah menyebar ke berbagai kerajaan lain.” Jelas Xi’an Zhu.
“Aku akan mengambil banyak emas di brankas mu.” Senyum Xiufei pada kaisar.
“Ambil saja, semuanya milikmu.” Balas kaisar.
“Benarkah? Aku senang sekali mendengarnya…”Senang Xiufei, dia memeluk kaisar dan mengecup pipinya pelan.
“Sisanya yang kurang kau bisa mengambil di gudang harta milik suamiku.” Ucap Xiufei, mendengar kata suamiku dari mulut Xiufei, membuat kaisar senang.
“Ya, ambil semuanya!” Bangganya, Xiufei tertawa pelan. Suaminya memang sangat royal! Bahkan, gudang hartanya pun sekarang menjadi miliknya.
“Baik yang mulia.” Tunduk Xi’an Zhu, dia merasa heran pada kaisar, dulu dia bahkan begitu dingin saat berbicara, tapi sekarang? Perbedaannya sangat jauh sekali.
“Ah ya, yang mulia. Raja Ji Yun tidak datang ke pesta pernikahan Anda karena mereka di bajak oleh pemburu di hutan, konon katanya keadaan nya sekarang sedang sekarat.” Jelas Xi’an Xu.
“Di kepung bandit kah?” Tanya Xiufei, Xi’an Xu mengangguk.
“Benar yang mulia, mereka mencari jalan pintas agar cepat sampai ke istana dengan mudah. Tanpa mereka sadari, di hutang dekat pegunungan banyak bandit di sana.” Jelasnya.
“Biarlah, siapa tahu tidak modal. Orang-orang datang sebelum pernikahan di mulai, tapi dia… miskin sekali.” Ucap Xiufei, Xi’an Xu hanya diam. Bagaimana tidak miskin? Xiufei mengambil habis harta kerajaan Ji Yun, bahkan lahan pun mereka ambil.
jangan lupa tinggalkan jejak yaaaa