NovelToon NovelToon
Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Aluza, seorang Office girl cantik di Bandara, terjebak dalam kenangan Ivan mantan kekasihnya yang sudah lama meninggal.

Namun di hari pertama Aluza bekerja ia di pertemukan kembali dengan seorang pilot bernama Bara yang wajahnya sangat mirip sekali dengan Ivan

Tapi Bara yang mirip Ivan itu ternyata memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dia kasar, angkuh, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.

Aluza terjebak dalam dilema, apakah dia bisa melupakan Ivan dan jatuh cinta dengan Bara, atau justru Bara akan menjadi racun yang menghancurkan hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Bawah Pengawasan

Sepanjang perjalanan menuju apartemennya Bara masih berpikiran tentang kejadian sore tadi.

bahkan Bara berpikir apakah dia punya kembaran sehingga wajahnya dan wajah pria yang ada di layar ponsel wanita itu terlihat sama pikir nya sambil fokus menyetir.

Kemudian Bara membelokkan mobilnya di sebuah cafe di pinggir kota.Bara memutuskan untuk berhenti sejenak di cafe itu, mungkin untuk menghilangkan pikirannya tentang kejadian itu. Dia memesan secangkir kopi dan duduk di pojok, masih memikirkan tentang wanita itu dan wajah mirip yang ada di ponselnya. Apakah dia akan menemukan jawabannya?

*Dengar, kamu dan dia berbeda jauh!

Bara menghembus nafas kasar dan membuang semua semua apa yang ada di dalam pikiran nya. tapi kata-kata wanita yang tenga membandingkan dia dengan pria yang mirip dengan nya itu sangat menggangu pikiran nya.

“Ha..jelas jelas aku yang jauh lebih tampan dari pria yang ada di foto itu..”Bara berkata pada dirinya sendiri.

Sementara Aluza berada di sebuah kedai bakso yang tak jauh dari lokasi kontrakan nya. ia memesan bakso jumbo dengan isian daging cincang pedas.

 Aluza menikmati bakso pedasnya, suapan demi suapan, dia merasa sedikit lebih baik. Tapi, bayangan Bara masih menghantui pikirannya membuat nya berhenti menyuapkan suapan bakso ke 7 ke dalam mulutnya.

Aluza berhenti sejenak, sendok bakso masih di udara, mata kosong memandang ke depan. "Kenapa aku masih memikirkannya?" dia bertanya pada dirinya sendiri.“Halah jelas-jelas pria itu berbeda dari Ivan yang lemah lembut.. sedangkan sih Bara itu,Dia pria kasar!”Umpatnya tanpa ia sadari ia menjadi pusat perhatian semua orang.

 Aluza tersadar ketika mendengar suara tawa pelan di sekitarnya. Dia merasa wajahnya memerah ketika menyadari dia telah berbicara keras-keras. "Aduh, malu banget..." dia berbisik pada dirinya sendiri.

...****************...

Keesokan paginya Aluza kebagian shift pagi jam 4 subuh namun karena ia telat 5 menit

Dia hanya sempat membasuh wajah dan bergosok gigi, sebab tidak akan tidak ada waktu lagi.

Aluza bergegas keluar dari kontrakan, rambutnya masih kusut dan wajahnya terlihat lelah Tapi, dia tidak terlalu khawatir karena tempat kerjanya hanya satu menit dari kontrakan jika menggunakan sepeda.

Bara memeriksa jam tangannya, "Mana ob-nya? Sudah jam 4 pagi nih..." Dia mulai merasa sedikit tidak sabar, mengetuk-ngetuk kaki di lantai pesawat. Tiba-tiba, dia melihat sosok Aluza berlari kecil menuju pesawat, wajahnya masih terlihat lelah.

“Siaall. Wanita ini lagi!"Umpat Bara dalam hati.

“Omg..kenapa aku baru sadar jika tugas ku pagi ini adalah membersihkan pesawat yang akan di terbangkan oleh Bara..”Aluza juga berbicara di dalam hatinya.

Bara mengangkat alisnya, "Kamu? Kamu  terlambat 15 menit!" Dia berkata dengan nada yang sedikit kasar, melihat Aluza yang masih berusaha mengatur napas. Aluza hanya bisa mengangguk, tidak berani menatap Bara langsung.

Aluza mengangguk perlahan, masih mencoba mengatur napasnya. "Saya... saya minta maaf, Pak. tapi saya berjanji tidak akan terjadi lagi," dia menjawab dengan suara yang lembut, masih tidak berani menatap Bara.

Bara memandanginya dengan tajam melihat penampilan wanita itu yang terlihat berantakan, tapi ia tidak perduli.

“kejadian hari ini saya akan laporkan kamu pada Bu Sinta!”

“Jangan pak saya mohon..”

“Ah sudah lah cepat kamu bersihkan pesawat ini sampai bersih”Aluza mengangguk dengan cepat, lalu segera memulai pekerjaannya membersihkan bagian dalam pesawat.

Bara memandangnya sejenak, lalu berbalik dan mulai memeriksa bagian lain pesawat. "Pastikan semua tempat duduk dan toilet bersih," dia memerintahkan tanpa menoleh.

1
anggita
mampir ng👍like sana iklan☝aja. moga novelnya lancar.
Elzaluza2549: terima kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!