NovelToon NovelToon
Kurir Nyawa Jangan Buka Paketnya

Kurir Nyawa Jangan Buka Paketnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Horror Thriller-Horror
Popularitas:208
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

Penasaran dengan ceritanya langsung aja yuk kita baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6: SISA HIDUP DI DALAM BOTOL

BAB 6: SISA HIDUP DI DALAM BOTOL

Arga berlari keluar dari Menara Kaca dengan perasaan mual yang hebat. Bayangan suster malang yang dijadikan "bayaran" oleh Hendrawan terus berputar di kepalanya. Ia baru saja menjadi kaki tangan sebuah pembunuhan mistis.

"Sialan! Sialan!" Arga memukul stang motornya hingga tangannya memar.

Ia memacu motornya tanpa arah, hingga tanpa sadar ia kembali ke jembatan tua tempat ia menemukan Pasar Tengah Malam tadi. Di sana, di bawah lampu jalan yang remang, Baskara sudah menunggu sambil bersandar pada motor biru pudarnya.

"Kau terlihat seperti baru melihat iblis, Arga," ucap Baskara datar. Ia melemparkan sebotol air mineral ke arah Arga.

"Kenapa kau tidak bilang?" Arga mencengkeram jaket Baskara. "Kita bukan kurir biasa. Kita ini pembunuh! Paket-paket itu... itu nyawa manusia, kan?!"

Baskara melepaskan tangan Arga dengan tenang. Tidak ada emosi di matanya yang cekung. "Aku sudah bilang, Ar. Ini ritual. Orang-orang kaya itu membeli waktu, dan kita yang mengantarkannya. Kalau kau tidak mengantar, ibumu yang mati. Pilih mana?"

Arga terdiam. Pilihan itu seperti pisau bermata dua yang sama-sama menusuk jantungnya.

"Ikut aku," kata Baskara. "Kau perlu melihat ke mana perginya koin-koin emas yang kau dapatkan."

Baskara membawa Arga ke sebuah pemakaman tua di pinggiran kota. Di tengah pemakaman itu, terdapat sebuah pohon beringin raksasa yang dikelilingi oleh ribuan botol kaca kecil yang digantung di dahan-dahannya. Botol-botol itu berisi asap berwarna-warni yang bergerak gelisah.

"Ini adalah Gudang Jiwa," bisik Baskara. "Setiap kali kau menyelesaikan kiriman, kau mendapatkan satu koin emas. Koin itu sebenarnya adalah kunci untuk membuka satu botol di sini."

Arga melihat Baskara mengeluarkan sebuah koin emas dari sakunya—koin dengan angka '25' terukir di atasnya. Baskara menempelkan koin itu ke salah satu botol. Seketika, asap di dalam botol itu terhisap masuk ke dalam tubuh Baskara.

Wajah Baskara yang tadinya pucat pasi perlahan berubah menjadi sedikit lebih segar. Luka-luka di tangannya mengering.

"Kita tidak digaji dengan uang, Arga," Baskara menatap Arga dengan tatapan kosong. "Kita digaji dengan sisa umur. Setiap paket yang kau antar memberi kau waktu tambahan untuk tetap hidup di dunia ini. Tapi jika angka di tanganmu mencapai 30 dan kau gagal menyelesaikan paket terakhir... kau sendiri yang akan masuk ke dalam botol itu."

Arga mundur selangkah. "Jadi... jika aku menyelesaikan 30 paket, aku bebas?"

Baskara tertawa pahit. "Belum ada yang pernah benar-benar bebas. Karena di paket ke-30, kau akan diminta untuk mengantar sesuatu yang paling berharga dalam hidupmu. Itulah cara Layanan Pengiriman Sembilan mengikat kita selamanya."

Tiba-tiba, suhu di sekitar mereka turun drastis. Kabut hitam pekat mulai keluar dari celah-celah nisan. Dari kegelapan, muncul sosok pria tua berseragam hitam—pemilik gudang itu.

"Arga... Baskara... kenapa membuang waktu dengan mengobrol?" suara pria itu menggema, seolah datang dari bawah tanah.

Pria itu melemparkan sebuah tas kurir baru ke depan kaki Arga. Kali ini, tas itu mengeluarkan suara detak jantung yang sangat keras. DUG-DUG. DUG-DUG.

"Paket nomor 4," kata si pria tua. "Kali ini alamatnya bukan di gedung mewah atau rumah sakit."

Arga mengambil kertas alamatnya dengan tangan gemetar.

Alamat: [Alamat samar]

Penerima: [Identitas Penerima samar]

Catatan: [Petunjuk samar]

Arga menatap angka "3" di tangannya yang kini mulai berdenyut merah, tanda bahwa waktu untuk paket selanjutnya telah dimulai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!