NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Alana 2

Takdir Cinta Alana 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anisah Cute

******
Mencintai seseorang tanpa bertemu dengan nya, adalah bukti bahwa cinta itu bukan di depan mata, tapi di dalam hati. Itu yang terjadi dengan Alana, putri dari Aditya dan Davina.
Pertemuan tak sengaja Alana dengan sosok di media sosial membuat nya nyaman walau perbedaan usia mereka cukup jauh. Status tak menghalangi hubungan kedua nya.
Apa yang membuat Alana memilih pria yang tak pernah dia lihat? Konflik pun terjadi di antara Alana dan pria yang ada di sosial media tersebut. Hingga membuat Alana sering kali memblokir aplikasi hijau nya terkadang aplikasi hitam pun kena sasaran blokir Alana tapi selalu saja di buka kembali karena kedua saling Cinta.
Akan kah mereka bertemu dan bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. TCA 2

Saat di parkiran Saga, Ken, Bima dan Arga, serta Azril menunggu Alana dan Helen keluar dari kelas mereka, saat Riski muncul di belakang Riski ada Helen, Saga langsung bertanya ke Riski karena biasa nya Riski keluar bersama Alana.

"Mana Alana?" tanya Saga.

Semua menatap kearah Riski yang bingung harus menjawab apa saat semua abang Alana bertanya tentang Alana.

"Alana gak masuk kelas lagi bang setelah dia pergi ke kamar mandi. Ini tas Alan aku kasihkan ke Helen." tunjuk Riski saat Helen membawa tas Alana.

"Gak ada di kelas." ucap Ken kaget saat tau Alana tak ada di kelas nya.

Ken mencoba menghubungi ponsel. Alana dan suara nada dering itu terdengar ada di dalam tas Alana.

"Sial anak itu gak bawa ponsel nya selalu saja ceroboh." ucap Ken.

"Saga kita cari Alan ke sekeliling sekolah, jangan lupa cek ke kamar mandi, ingat jangan ada yang memberitahu bunda Vina kalau Alan gak ada di sekolah." ucap Azril.

Mereka semua berpencar mencari Alana di sekitar sekolah, Ken bersama dengan Bima mencari di setiap ruangan sekolah, Riski dan Arga mencari Alana di sekitar lorong sekolah. sedangkan Sagara dan Azril mencari di sekitar kamar mandi siswi perempuan, mereka membuka satu persatu pintu kamar mandi dan saat melihat satu pintu dengan tulisan rusak mereka mencoba mengetuk dari luar.

Tok tok

"Alan kamu ada di dalam apa tidak dek." panggil Saga.

"Kayak nya gak ada orang deh Ga." ucap Azril.

Saga mencoba memanggil lagi nama Alana dari luar karena dia penasaran Alan tak ada di sekolah.

Sedangkan Alana di yang baru menutup mata menggerakkan jarinya saat mendengar suara yang tak asing bagi nya.

"Abang...!" panggil Alan dengan suara yang tak bisa keluar.

"Ayo Saga kita cari di tempat lain." ajak Azril.

Alan yang mendengar suara Azril ingin pergi berusaha untuk bangun tapi dia sudah lemas, Alan mencari sesuatu agar bisa jadi kode jika dia ada di dalam. Saat Saga dan Azril akan keluar mereka tak sengaja mendengar suara benda jatuh.

Prank....!

Saga dan Azril kaget saat mendengar benda jatuh entah dari mana sumber suara itu mereka tak tahu. Keduanya saling pandang dengan tatapan heran.

"Kamu dengar sesuatu Zril?" tanya Saga.

"Iya kayak benda jatuh tapi dimana?" tanya Azril sambil menatap sekeliling kamar mandi yang pintu nya terbuka oleh mereka. tak lama Ken dan yang lain datang dan melihat Saga bersama Azril diam di depan pintu kamar mandi untuk keluar.

"Gimana bang Alan ada di dalam?" tanya Ken yang penasaran.

"Kita dengar suara benda jatuh Ken." jawab Saga.

"Jangan - jangan kamar mandi itu." ucap Saga dan Azril bersamaan dengan cemas.

Mereka berdua langsung kembali berlari menuju ke kamar mandi yang ada tulisan rusak, di ikuti oleh Ken dan juga yang lain nya.

"Abang yakin Alan ada di dalan?" tanya Ken saat melihat tulisan rusak di depan pintu.

"Yakin itu pasti kode dari Alan kita coba saja." jawab Azril.

Tok... Tok....

"Alan ini bang Saga dan Azril kasih tanda ke kita semua jika kamu ada di dalam dek." ucap Saga.

"Abang." ucap Alan pelan tak bisa keluar suaranya karena dia benar - benar hampir kehabisan udara untuk di hirup.

Alan melepas cincin yang di berikan ayah nya saat dia berulang tahun dan melemparnya kearah pintu.

Cring...!

Saga dan Azril yang mendengar suara sesuatu menggelinding langsung sadar dan mulai mendobrak pintu kamar mandi tersebut yang ternyata pintu itu tidak rusak dan hanya di kunci dari luar.

Brak...!

"Sial ini gak rusak bang ada yang jebak Alan dan kunciin dia di dalam." ucap Azril yang ikut menendang pintu.

"Kamu benar Zril." jawab Saga.

Saga, Azril dan Ken mencoba mendobrak pintu tersebut hingga beberapa kali baru lah pintu tersebut bisa di buka dan mereka terkejut saat melihat Alan terbaring lemas hampir tak sadarkan diri.

"Alan....!" teriak semua abang Alana dan Helen pun ikut masuk saat pintu sudah terbuka.

"Ya Allah kak Alan siapa yang sudah jahilin kakak." ucap Helen sambil dia meneteskan air mata.

Saga langsung mengendong Alan untuk di bawa keluar agar Alan bisa menghirup udara segar.

Arga yang melihat Alan hampir lemas juga akan keluar tapi kaki nya tak sengaja menginjak sesuatu.

"Ini kan cincin Alan dan gelang mirip...?" Arga mengerutkan dahi saat melihat gelang tersebut dan menyimpan nya di dalam saku celana.

Arga memberikan cincin milik Alan ke Helen agar dia menyimpan nya dan memberikan nya ke Alan saat Alana sudah sadar.

"Simpan cincin milik Alan nanti kasihkan dia saat dia sudah sadar, ayo keluar." ajak Arga ke arah Helen.

Helen langsung menyimpan cincin tersebut karena dia tau cincin itu beharga untuk Alana. Di luar Saga menepuk - nepuk pipi Alan tapi Alan tak sadar juga.

"Aku cari taksi dulu." ucap Bima.

Saga menggangguk dan menatap wajah pucat Alana. Saat taksi yang di berhentikan oleh Bima sudah ada Saga dan yang lain langsung membawa Alan kerumah sakit milik ayah Alan.

"Saga aku gak ikut ya, aku ada urusan." ucap Arga.

"Iya." jawab Saga.

"Abang Helen pulang saja ya mau kasih kabar ke bunda jika kak Alan pingsan." ucap Helen.

"Iya tapi jangan berlebihan, Riski tolong antar Helen ya." ucap Saga.

"Iya kalian hati - hati." jawab Riski.

Saat di dalam taksi Ken langsung menghubungi ayah nya Alana agar bisa memeriksa Alana saat Alana sudah ada di rumah sakit. Sedangkan Arga langsung pergi menemui seseorang yang dia curigai pemilik gelang tersebut.

Di tempat Adit saat dia sedang di ruang operasi dering ponsel nya berdering, tapi tak di jawab oleh pemilik ponsel, karena ponsel tersebut di ruang kerja sedangkan pemilik nya berada di ruang operasi.

"Gak di jawab bang." ucap Ken.

"Telpon mami saja Ken." ucap Bima.

"Iya kamu benar tante Vivian pasti ada." jawab Ken.

Taksi terus melaju dan Ken langsung menghubungi ibu dari Bima yang bekerja di rumah sakit milik keluarga suaminya. Tak lama panggilan di jawab oleh Vivian.

"Assalamualaikum Ken ada apa kamu telpon tante?" tanya Vivian saat dia bersiap untuk memeriksa pasien.

"Tante Alana pingsan tante kita sedang menuju kerumah sakit ayah Adit, tadi Ken telpon ayah Adit tapi gak di jawab oleh ayah Adit." ucap Ken.

"Apa, Alan pingsan, Adit lagi di ruang operasi biar tante yang periksa tante tunggu kalian di lobby." jawab Vivian.

Setelah sambungan terputus Vivian langsung keluar dari ruangan untuk menunggu kedatangan Saga dan yang lain membawa Alana kerumah sakit dia tak tahu apa penyebab Alana pingsan.

1
kalea rizuky
cepetan pergi kan moga dpet yg lebih tajir. lebih kaya dr Riski itu dan buat si Helen sepupu durjana makan itu Riski cwok kere
Anan Sah
Pintar banget Alan menyimpan semua rasa sakit nya sampai ga ada yang tau apa yang di rasakan sama Alan sehingga Alan memutuskan untuk pergi jauh dari keluarga...Semangat ya Alan...😍😍😍
Ani Rohayani
Alana terlalu pintar menyimpan rahasia alasan sebenarnya tentang kepergiannya ke Malaysia
Ani Rohayani
ya ampun Mahar kamu terlalu membesar besarkan masalah sampai akhirnya kamu sendiri terluka
Ani Rohayani
cinta pada pandangan pertama tuh saga😄
Ani Rohayani
ya ampun saga apa yang terjadi,kamu nabrak orang ya
Sahidah Sari
wih mantap nih Alana menang balapan sepeda,emng keren Alana!.
Riski kek nya suka sama Helen deh klu Alana tau orang yg dia suka justru ga suka sama dia gmn ya ,moga sikap Alana ga berubah ya klu tau
Sahidah Sari
Ken dan saga selalu menjadi pelindung bagi Alana dr siapa pun termasuk dr ayah nya sendiri,, mereka ga mau Alana knp2 padahal Adit hanya ingin Alana belajar bertanggung jawab atas apa yg dia perbuat.
Sahidah Sari
ya ampun Alana kelakuan nya bikin orang ngakak juga geleng geleng kepala tau, ada aja kelakuan nya buat pusing om nya ..
kalea rizuky
ambil aja Riski cwok miskin aja dihh Alana bisa dpet yg lebih
kalea rizuky
pergilah Alana yg jauh cari bahagia mu
Anan Sah
😍😍😍
SusiVikers
Ken kamu gak perlu khawatir ya, aku yakin Alana pasti baik² aja kok dia bisa jaga diri
doakan saja agar semuanya lancar ya
SusiVikers
sakit bgt ya pasti jadi Alana
apalagi Bagas emg langsung menjauh setelah pacaran sama Helen, lagian Helen juga apa-apaan sih kok kamu sampe segitunya sama Alana
toh Alana gak akan pernah rebut Bagas dari kamu ishhh ngeselin 😤😤
SusiVikers: lah iya haha
Bagas siapa coba ampun dah🤣🤣
total 2 replies
SusiVikers
aduh untung aja ya langsung banting stir kalo enggak bisa nabrak org tuh
tapi sayangnya kepala Alana malah jadi memar gitu ya
SusiVikers
alana kamu bner² pandai menutupi semua rasa sakit yg kamu rasakan
tapi mungkin ini pilihan kamu ya lan, semoga di Malaysia nanti kamu bisa jauh lebih bahagia ya Alana
Ratih Tyas
Alan pasti bisa jaga diri
Ratih Tyas
Mungkin Humaira jodoh Saga🤭
Ratih Tyas
Kok Helen jadi ngeselin ya
gak bisa jaga perasaan Alan malah pamer🙄
Estri Gunyani
Ken jangan kwatirkan Alan dia gadis yg pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!