😍 Bebas promo tapi sambil beri like ya 😍
Cerita ini menceritakan Tentang seorang gadis yang harus memperjuangkan kebahagiaannya setelah begitu banyak ujian dan cobaan yang datang bertubi-tubi .
Rania Febiola
Seorang anak yatim piatu yang menikah dengan saudara kembar kekasihnya yang sudah meninggal dunia
semoga suka karya Amatiran Mala yang jelek ini
jika ada salah kata kalimat tanda baca dan ejaan, mohon bimbingannya. Karena Mala cuma lulusan SD, jadi kurang Faham dengan segala hiruk pikuk penulisan
IG
indahmala129@gmail.com.
😘😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menyerah pada takdir
Mobil pun melaju dengan kencang menembus derasnya hujan kilat seakan menyertai sebuah kesedihan, Rania masih setia menatap rintik air hujan lewat kaca jendela mobil.
Walau Sebenarnya ada rasa takut, karena iya tidak ingin terlihat lemah didepan Arshel. Ia pun hanya bisa berdiam meskipun tangannya mengepal erat memegang ujung bajunya.
Mobil kini sudah memasuki pekarangan rumah Rania.
tanpa disuruh Rania pun bergegas kluar dari mobil dan langsung berpamitan pada bosnya itu.
"Trimakasih pak Arshel karna sudah mengantarkan saya sampai rumah." Ucap Rania.
Namun Arshel bukannya langsung pulang, malah ia ikut turun.
"Lo...lo...lo..looollooolooo pak, kok!! bapak malah ikut turun?. Kenapa nggak langsung pulang aja pak?" Tanya Rania.
"Apa kau akan tega membiarkan ku pulang saat hujan deras seperti ini. Aku sudah berbaik hati mengantarkanmu sampai rumah, apa kau juga tidak ingin memintaku untuk mampir atau sekedar untuk membuatkan ku minuman hangat teh atau kopi."
"Pelit sekali kau!!, Bahkan pada atasanmu sendiri." Ucap Arshel dengan ketus.
"Aduh ... salah lagi aku!. Bos rese ini sebenarnya ingin apa sih?. Bukannya pulang malah membuat seakan aku orang pelit. apa dia tidak melihat aku sudah gemeteran gini." Batin Rania.
"Ehem.. .. Maafkan saya pak, bukan maksud saya seperti itu. Lagipula Saya tidak punya kopi atau pun teh. Karena saya Saya lebih suka minum susu." Ucap Rania.
"Lalu?" Walaupun tidak ada kopi ataupun teh, apa kamu akan tega langsung mengusir ku pulang saat hujan seperti ini." Ucap Arshel yang sengaja ingin tinggal lebih lama agar ia bisa mengorek informasi dari Rania tentang saudara kembarnya Farhan.
"Oh maaf Pak." Maaf, Baiklah Mari Pak masuk. Maafkan saya yang kurang sopan." Ucap Rania. Ia pun langsung mengambil kunci rumah dan membuka pintunya, lalu mempersilahkan Arshel untuk masuk ke dalam.
Kemudian Rania pergi ke kamarnya untuk mandi dan berganti baju. Hari ini ia tidak jadi pergi ke panti dan itu semua gara-gara Arsel. Semua Rencananya hari ini kacau balau gara-gara bertemu dengan bos rese itu.
Iya pun tak lupa mengambil beberapa baju Farhan untuk diberikan kepada bosnya, agar Bosnya juga berganti baju karena tadi sempat kehujanan dan basah.
Setelah memberikan baju ganti untuk Arshel, Rania pun pergi ke dapur untuk menyiapkan makan siang untuk mereka.
Setelah berganti baju Arshel mencium bau harum masakan dari arah dapur." Ah sudah lama sekali aku tak pernah mencicipi masakan rumah sendiri. Eh bukan rumahku! Astaga aku lupa Ini rumah karyawanku. Apa yang sedang Gadis itu lakukan?. Apakah ia sedang memasak?" Ucap Arshel kemudian ia bergegas pergi ke dapur untuk melihat Rania.
Dan benar saja, ia melihat Rania sedang memasak dengan lihainya memainkan alat-alat dapur. Arshel merasa kagum Bagaimana mungkin Rania bisa ahli dalam memasak?. Bahkan harum masakannya pun sudah tercium oleh hidung Arshel, dan membuat perutnya meronta-ronta untuk segera diisi.
Karena biasanya gadis seusia Rania ataupun para gadis-gadis lainnya akan memilih untuk makan di restoran yang mahal ataupun bersenang-senang bersama teman-temannya.
"Mari Pak." Makanannya sudah siap Bapak makan terlebih dahulu setelah itu barulah pulang." Ucap Rania.
"Astaga Apa kau begitu bencinya denganku. Sampai-sampai dari tadi selalu mengusirkukau." Ucap Arshel.
"Bukan maksud saya begitu. Hoh... baiklah terserah bapak aja mari makan dulu." Ucap Rania dan mereka pun makan dengan tenang tanpa ada sepatah katapun.
Sesekali Arshel memuji masakan Rania yang ia anggap enak sekali walau hanya dalam hati.
Setelah selesai Arshel pun langsung menanyakan tentang Farhan. Asal dari mana dan bagaimana Farhan dan Rania bertemu?.
Dan Rania pun menceritakan semua tentang Farhan, dari awal pertemuan hingga saat Rania menyerah pada takdir. Kini mereka berdua diam dalam kebisuan. Arshel masih berpikir bahwa Farhan adalah saudara kembarnya yang dinyatakan tewas dalam kebakaran kecelakaan mobil dulu.
Soalnya sesusah itu nemu novel yang bagus dan rapi.
Sekalian aja mau kasih rekomen biar yang senasib kaya aku bisa menemukan kebahagiaan haha. Coba aja cari guys judul novelnya (Siapa) Aku Tanpamu, wajib search pakek tanda kurung yaa
bagaimana tidak. Sungguh sangat tragis 😭😭😭
ijin promot iya... singgah di novel pertama saya iya kakak kakak yv berjudul ditinggal nikah. tinggalkan like dan komennya iya kak...Bantu vote boleh iya... hehehe
makasih sebelumnya🙏
Semangat selalu Mala
Om Rudi ketinggalan nih
dikaryamu yang hebat
tetap semangat berkarya
salam hangat dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
dikaryamu yang hebat
tetap semangat berkarya
salam hangat dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"
Di tunggu up selanjutnya.. sehat-sehat ya jangan lupa bahagia 😘
I Miss you too ❤️
you are Always my bestie 💕