NovelToon NovelToon
Rich People In A Parallel World

Rich People In A Parallel World

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Romansa Fantasi / Time Travel / Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi
Popularitas:96.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Skyligh

Ali, seorang pemuda berusia 23 tahun, terjebak dalam kebuntuan hidup—menganggur dan bermimpi membangun bisnis, tetapi tak memiliki modal. Namun, segalanya berubah ketika tanpa sengaja ia membangkitkan kekuatan untuk menjelajahi dunia paralel. Di sana, ia menemukan teknologi canggih, harta tanpa batas, serta buku-buku seni bela diri yang dapat ia bawa kembali ke dunia nyata. Dengan kecerdasan dan tekadnya, Ali memanfaatkan semua yang ia peroleh untuk menaklukkan dunia. Uang, teknologi, dan keterampilan bertarung kini ada di tangannya. Inilah kisah seorang pemuda yang melangkah dari nol menuju kejayaan—mengubah takdir dan menapaki jalan menuju puncak dunia!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyligh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 JALAN JALAN

Malam di Jakarta

Setelah kembali ke kamarnya, Ali melemparkan tubuhnya ke atas tempat tidur. Saat matanya melirik ke jam dinding, ia terkejut.

"Hah? Udah jam setengah tujuh? Lama juga gue di sana," gumamnya.

Tubuhnya terasa lengket setelah seharian beraktivitas. Ia menghela napas, lalu bangkit.

"Lebih baik mandi dulu biar segar."

Setelah selesai mandi, waktu sudah menunjukkan pukul setengah delapan malam. Ali berjalan menuju balkon kamar hotel, membuka pintu kaca, dan membiarkan angin malam menerpa wajahnya. Ia merogoh saku celananya, tapi ekspresinya berubah seketika.

"Ya ampun, rokok gue habis!" serunya kesal.

Tak ada pilihan lain, ia harus turun ke bawah untuk membeli rokok.

 

Mencari Rokok dan Jalan-Jalan Malam

Ali keluar dari hotel dan melihat sekeliling. Matanya tertuju pada mini market di seberang jalan.

"Yaudah, beli di sana aja," katanya sambil menyeberang dengan hati-hati.

Setelah berhasil mendapatkan rokoknya, ia berdiri di depan mini market dan menyalakan sebatang. Saat menghisap asap pertama, pikirannya melayang.

"Sekalian jalan-jalan aja, mumpung masih malam."

Ia membuka aplikasi transportasi online dan mulai memesan ojol.

"Oke, sudah dipesan. Tinggal nunggu aja," gumamnya sambil kembali menghisap rokok dan memperhatikan lalu lintas Jakarta yang padat.

Mobil dan motor melintas tanpa henti. Lampu jalan berpendar di permukaan aspal yang sedikit basah.

"Banyak banget kendaraan, sampai susah nyebrangnya," pikirnya.

Tak lama, motor ojol yang ia pesan tiba di depannya.

"Atas nama Mas Ali?" tanya sang pengemudi.

Ali segera membuang puntung rokoknya dan berdiri.

"Iya, Bang. Saya yang pesan," jawabnya.

"Silakan naik, Mas. Mau ke mana?"

Ali berpikir sejenak, lalu berkata, "Bang, ada rekomendasi kafe bagus di Jakarta Selatan? Saya nggak terlalu hafal daerah sini."

Pengemudi ojol tersenyum. "Ada, Mas. Di daerah Mampang ada kafe enak. Mau saya antar ke sana?"

"Boleh, Bang. Gas aja," kata Ali sambil naik ke motor.

Motor melaju menembus malam Jakarta yang sibuk.

 

Kafe di Mampang

Setelah beberapa menit berkendara, ojol akhirnya berhenti di depan sebuah kafe yang cukup besar dengan lampu-lampu temaram menghiasi fasadnya. Suasana terlihat ramai, banyak pengunjung duduk di teras sambil mengobrol.

"Wah, ini kafenya? Lumayan besar juga ya, Bang," kata Ali sambil menatap bangunan itu.

Pengemudi ojol mengangguk. "Iya, Mas. Ini salah satu yang terkenal di Mampang."

Ali tersenyum kecil. "Oke deh. Berapa ongkosnya, Bang?"

"Tunggu sebentar, Mas. Saya cek dulu di aplikasinya," kata pengemudi ojol sambil membuka ponselnya.

Sambil menunggu, Ali melirik ke dalam kafe. Dari kaca besar di depan, ia bisa melihat pengunjung yang duduk dengan santai, beberapa sibuk dengan laptop, sementara yang lain mengobrol sambil menikmati minuman mereka.

"Kayaknya seru juga nih," pikirnya.

Tak lama, pengemudi ojol berbicara lagi. "Totalnya 50 ribu, Mas."

Ali segera mengeluarkan uang dan menyerahkannya. "Ini, Bang. Makasih ya."

"Siap, Mas. Hati-hati ya," ujar pengemudi ojol sebelum berlalu.

Ali melangkah masuk ke dalam kafe. Ia memilih meja di sudut, duduk, lalu mengambil menu. Seorang pelayan datang mendekatinya.

"Selamat malam, Kak. Mau pesan apa?"

Ali mengamati daftar menu sebentar, lalu menunjuk beberapa pilihan. "Saya pesan ini, ini, sama ini."

"Baik, Kak. Mohon ditunggu ya," kata sang pelayan sebelum pergi.

Sambil menunggu pesanannya, Ali menyalakan rokok dan menikmati suasana kafe yang nyaman.

Tak lama, seorang pelayan kembali dengan nampan berisi makanannya.

"Ini pesanannya, Kak. Silakan dinikmati," katanya dengan ramah.

"Makasih, Kak," ujar Ali sambil tersenyum.

Ali mulai menikmati makanannya, menikmati malam Jakarta yang terasa lebih hidup di tempat ini.

 

Perjalanan Kembali ke Hotel

Setelah puas bersantai, Ali melihat jam tangannya. Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam.

"Wah, udah jam 10! Gue harus balik ke hotel sekarang," katanya sambil buru-buru membuka aplikasi ojol dan memesan tumpangan.

Tak lama, motornya datang dan berhenti di depan kafe.

"Atas nama Mas Ali?" tanya pengemudi.

"Iya, Bang. Tolong antar saya ke Hotel The Westin," kata Ali sambil naik ke motor.

Motor melaju menyusuri jalanan Jakarta yang mulai sepi. Lampu-lampu jalan menciptakan bayangan panjang di aspal.

Namun, di tengah perjalanan, sesuatu menarik perhatian Ali.

Di sebuah jalanan gelap, sebuah mobil tampak berhenti di pinggir jalan. Tidak ada lampu hazard yang menyala, dan suasana di sekitar terlihat mencurigakan.

Ali mengernyit. "Kenapa mobil itu berhenti di situ?" pikirnya.

Ia mencoba memperhatikan lebih jelas. Sekilas, ia melihat sosok seseorang berdiri di samping mobil itu, tetapi wajahnya tidak terlihat jelas karena minimnya pencahayaan.

"Ada yang aneh…" gumam Ali dalam hati.

Pengemudi ojol melirik ke arah mobil itu juga.

"Kok kayaknya mencurigakan ya, Mas?" ujar pengemudi dengan nada hati-hati.

Ali menatap lurus ke depan.

"Iya, Bang. Gue juga ngerasa ada yang nggak beres."

Perjalanan malam yang awalnya biasa saja kini berubah menjadi sesuatu yang penuh misteri…

...terimakasih gais sudah membacanya...

...Silahkan like dan komen dan berikan dukungan ke author nya...

1
Hary
DONGOK...!!! PUNYA PELUANG JADI KUAT TIDAK DI MANFAATKAN...
BELEUNG BELENG....
Hary
BABI
Hary
BABI... TERLALU PENDEK u/ SATU BAB
Aulelie Aulelie
is the best kak ceriranya👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾
Blue
Jadi coba lebay amat, padahal udh bljr teknik beladiri tpi mental nya tempe amat
Aulelie Aulelie
emang gitu polisi di negara kanoha serba pulus klau kagak ada pulus gk di tagan tu masalah
Murdianto Murdoq
ditunggu cerita selanjutnya
Dhewa Shaied
ditunggu updatenya thor
Aditya Ramdhan22
mantap huu,wajib di lanjutkan sampai tamat thorr
skyligh: terimakasih sudah mensupport kami/Grimace/
total 1 replies
RidhoNaruto RidhoNaruto
👍
BEST VILLAIN IN THE WORLD
bagus bunuh. bantai semua keroco-keroco yang menggagu. jangan naif
BEST VILLAIN IN THE WORLD
apaan anj satu bab isinya cuma omong kosong doang.
skyligh
terimakasih sudah mensupport kami
Aditya Ramdhan22
mantap huu,lanjutkan
skyligh: di setiap komentar kamu, adalah sesuatu yang berharga bagi author, jadi terimakasih atas dukungannya
total 1 replies
Aditya Ramdhan22
wow mantap huu,lanjutkan hm
Fajar Fathur
lanjut update thor
Dean Adam
Akhirnya Update Author, Apakah Cuma Beberapa Chapter Doang
DPras
knp ga temen2 kampusnya aja atau teman2 1 kampung
DPras
thor carefour kan menyediakan segalanya kenapa nyari nya susah amat... kan tiap rak ada tulisan jenis2 produk... dan bs bertanya ke security... dan permata senayan CAREFOUR terdekat ada nya di Jl. Jend. Sudirman dan ITC Permata Hijau... di Melawai mah ga ada... 😁
DPras
the westin ke mampang kan deket thor... mahal amat smp 50rb... trus kenapa musti harus di hitung... kan di aplikasi sdh tertera ongkos nya... 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!