NovelToon NovelToon
Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita

Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita

Status: tamat
Genre:Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.5
Nama Author: ainuncepenis

Di mula dari pertemuan Athar Pria berusaha 25 tahun seorang pengusaha kaya. Dengan gadis muda yang bernama Anna. Pertemuan yang tidak di inginkan yang mengakibatkan keduanya cekcok.

Di mana Athar pria dingin dan berwibawa itu harus menghadapi wanita bar-bar seperti Anna. Wanita biasa memilih pergi dari keluarganya karena permasalahan dengan sang ayah.

Athar sendiri juga pria yang memiliki masalah dengan saudara tirinya karena persaingan bisnis di dalam perusahaan. Athar sendiri adalah tunangan dari Aurelie yang mana anak pengusaha kaya yang juga tak lain adalah kakak dari Anna yang hidupnya berbeda.

Sampai di suatu seketika. Anna bekerja di perusahaan Athar dan tidak mengetahui Athar adalah pimpinannya. Karena ke-2 nya bertemu di awali dengan tidak baik yang alhasil juga masalah pribadi di bawa dalam dunia pekerjaan yang mana Athar harus menghadapi wanita bar-bar seperti Anna yang menimbulkan masalah dan hubungan Anna dan Aurelie juga bermasalah dengan konflik mengaju pada asmara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 ulah Anna.

Tidak lama akhirnya wawancara Anna selesai tidak tau apa lagi yang di tanyakan kepadanya. Tetapi Anna di suruh mengaftifkan handphone nya terus menerus agar bisa di hubungi jika berhasil lolos.

Tetapi Anna tampaknya tidak yakin bahwa dia akan di terima bekerja. Karena pertanyaan awal saja anak tidak bisa menjawab dengan cepat. Menurut senior-senior di kampusnya dulu yang melamar kerja dan mengikuti wawancara kerja. Jika pertanyaan pertama tidak bisa di jawab akan selesai tidak ada harapan lagi.

Hal itu sudah membuat Anna putus asa. Anna sudah tidak berharap apa-apa lagi.

Di mana sekarang Anna berdiri di balkon lantai 2 yang di beri pagar berwarna hitam dengan dengan ke-2 tangannya di letakkan di pagar tersebut. Sambil lidahnya menjilati es krim Wols coklat kesukaannya.

" Percuma capek-capek wawancara kalau tidak di terima juga. Lagian aku mana tau kalau perusaahan tempat ku melamar ini sebesar ini. Aku juga mana tau apa-apa tentang perusahaan. Aku bahkan baru mendengarnya.

" Lagian kamu sih Anna Bego banget, katanya mau kerja. Di tempat yang bagus biar ala-ala wanita karir. Tapi kamu malah tidak tau apa-apa. Apa salahnya coba kemarin di cek dulu, lakukan persiapan yang benar supaya apa yang di tanya kamu bisa jawab, padahal pertanyaannya simple. Tapi tidak bisa jawab Aneh," ucapnya menyadari bahwa dia bodoh dan jika gagal di terima perusahaan itu itu pasti memang karena ketidak seriusan nya.

Dia pun terus menikmati eskirimnya dengan dengan menghirup udara segar. Lagian dia juga tidak tau mau ngapain lagi setelah ini. Jadi di nikmati saja berlama-lama di perusahaan itu.

Tanpa Anna sadari ternyata Athar sedang ada di bawah tepat sejajar dengan Anna yang ada di atas. Athar sedang berdiri menghadap sekretarisnya Jennie di mana Jennie sekretarisnya Athar yang sudah bekerja lama dengan Athar.

Bahkan Jennie terlebih dahulu bekerja di perusahaan itu di bandingkan Athar dan Jennie ini sangat tegas. Wajahnya juga terlihat galak dan jutek. Jennie tidak kebanyakan seperti sekretaris yang lain yang seksi atau berpenampilan menor untuk menarik perhatian bosnya.

Jennie lebih casual dan simple, terkadang menggunakan rok sepan dengan bleazer senada terkadang menggunakan celana dan rambutnya selalu di kucir tinggi dan terkadang di kucir bawah. Penampilannya memang sangat simple.

" Apa wawancaranya beres?" tanya Athar sambil membuka-buka dokumen yang di berikan Jennie.

" Lancar, mereka semua sangat kompeten, juga sangat berprestasi dalam pendidikannya masing-masing," jawab Jennie.

" Bagus kalau begitu. Pastikan kalian memilih orang yang tepat dan tidak salah, apalagi sembarangan," ucap Athar memberi pesan.

" Baik, aku akan melakukannya," sahut Jennie mengangguk.

Jennie memang tidak memanggil tuan atau bapak pada Athar. Karena mereka sebaya dan terlebih lagi mereka adalah bestie, jadi tidak perlu panggilan formal.

Athar terus melihat dokumen itu dan di atas sana Anna terus menikmati eskirimnya sampai jilatan terakhir.

" Lolos tidak lolos yang penting aku sudah datang ketempat ini tepat waktu," ucap Anna melap mulutnya dengan punggung tangannya dan dengan sembarangan menjatuhkan bekas pelastik eskirimnya dan Anna tanpa bertanggung jawab pergi begitu saja.

Sangat sial, plastik eskrim itu harus jatuh ke bahu Athar, mengenai jas mahalnya dan membuat Athar kaget, bahkan masih ada bekas coklat yang meleleh. Begitu juga dengan Jennie sampai menutup mulutnya dengan tangannya dan matanya terbuka lebar melotot dengan apa yang ada di bahu Athar.

Dia juga melihat Athar tampak geram dengan tetesan bekas eskrim yang masih ada di pelastik nya.

" Sejak kapan ada anak-anak di sini," geram Athar menekan suaranya dengan ke-2 tangannya yang mengangkat dan bahkan dokumen yang di pegangnya terjatuh di bawah kakinya.

" Biar aku bereskan," sahut Jennie langsung mengambil tindakan dengan mengambil tisu dan mengambil plastik eskrim dan melap jas Athar.

" Argggghhh," geram Athar dengan merapatkan giginya langsung membuka jasnya dan memberikan pada Jennie.

" Kau urus semuanya," titah Athar dengan kesal dan langsung pergi. Jennie hanya mengangguk saja dia sudah tau Athar akan mempermasalah kan hal sekecil itu. Bukan kecil. Bagi Athar itu masalah yang sangat besar.

" Siapa yang makan sembarangan seperti ini," ucap Jennie geleng-geleng dan langsung melangkah mendekati tong sampah yang tidak jauh darinya dan membuang plastik eskrim dan tisu tersebut siapa yang memakan dan siapa yang membuangnya.

Setelah menikmati eskirimnya. Anna pun berada di dalam lift, sambil melihat ponselnya yang membaca pesan masuk.

^^^" Anna, kau tidak boleh lupa konser BTS Minggu depan. Hari ini pembukaan t untuk pembelian tiketnya," tulis pesan dari temannya bernama Sana sotoy.^^^

^^^" Tiket paling murah berapa?" tanya Anna.^^^

^^^" 3 juta 5 ratus paling pojok," jawab Sana.^^^

^^^" Nggak ada yang lebih murah?" tanya Anna.^^^

^^^" Ada. Tapi nonton di handphone, murah hanya modal kuato," balas sana dengan emote mengejek.😋^^^

^^^" Issssh," desis Anna kesal.^^^

" Sialan lo," balas Anna dengan emote marah.😡

Athar yang kesal dengan hal yang tidak terduga terjadi lagi terus mengoceh sambil berjalan dan tiba di depan lift dan menekan tombol lift.

" Kenapa ada saja yang terjadi. Aku tidak menabrak kucing. Aku hanya menyenggol gadis yang naik motor. Itu pun dia yang salah tetapi kenapa aku yang sial," gerutu Athar yang harinya benar-benar buruk.

Ting pintu lift terbuka sama-sama terbuka dengan Anna yang berada di dalam lift. Anna yang sibuk dengan ponselnya melihat siapa yang masuk kedalam lift.

Anna hanya melihat sebentar lalu mendengus kasar dan fokus kembali pada ponselnya. Yang ternyata di depan pintu lift Anna adalah Aurelia dan Aurelia pun langsung masuk.

Anna bergeser sedikit dan seakan tidak peduli dengan wanita cantik yang modis di sampingnya. Sementara Athar bersyukur saat di dalam lift tidak ada karyawan nya. Karena melihatnya berantakan menurunkan nilai harga dirinya. Dan untung saja Athar dan Anna tidak satu lift.

" Aku berharap tidak ada kesialan lagi," batin Athar penuh harapan. Dia merasa menabrak Anna seperti menabrak kucing akan sial. Makanya dia sangat was-was jika banyak kesialan yang terjadi.

Anna dan Aurelia terlihat diam di dalam lift. Seakan seolah-olah orang sangat asing. Karena Anna memang sangat cuek apa lagi dengan Aurelie kakaknya itu.

" Kamu ngapain ada di sini?" tanya Aurelie melihat Anna dengan ekor matanya.

" Aku tidak harus melapor pada mu aku sedang di mana dan sedang apa," sahut Anna ketus yang terus melihat ponselnya tanpa melihat Aurelie.

" Kamu melamar kerja?" tebak Aurelie dari dokument yang di pegang Anna. Seperti data habis wawancara.

" Bukan urusanmu," sahut Anna dengan jutek yang seakan tidak ingin menanggapi Aurelie.

Bersambung

1
Dyah Oktina
harus ikhlas ya.. maharani apa anggika nih 🤭😁😁
Dyah Oktina
typo...
Dyah Oktina
anna ada aja.. d mana saat orang lagi ngomongin athar...🤭
Dyah Oktina
typo
Dyah Oktina
typo..
Dyah Oktina
lisa atau jenie???
Dyah Oktina
typos dgn nama2 yg tidak pas d letakan
Dyah Oktina
typo...
Dyah Oktina
masalah kakaknya ..kali... juga bukan mahendra yg celaka...tp gibran
Dyah Oktina
apa papa nya mahendra yg nyuruh ngejauhin ya..jd saat akan menikah..jeane langsung pergi setelah d kasih cek... uhhh.. kasihan kamu.. 😢
Dyah Oktina
kapan nikahnya athar sama anna..dah nempel sana sini..kenapa ngak d halalin aja sih thor.. biar enak juga bacanya dgn pacaran halalnya
Dyah Oktina
kasih pengertian aurelia nya ...anna... kenpaa ngak membuka hati u derry yg selalu ada d sisi aurelia d saat2 dia terpuruk...iya...janfan berharap dgn yg tdk pasti
Dyah Oktina
kok gitu....ada apa denganmu jeannie???
Dyah Oktina
anna....emang ribet... 🤭..kamu uniq.. yg sabar ya athar...
Dyah Oktina
🤦🏻‍♀️😂😂😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
hahahaha.. kamu ngak tahu anjani.. kla athar sdh tahu siapa dirimu.. 🤭😁😁
Dyah Oktina
masa maharani ngak ngenal gestur sm suara anak tirinya yg sdh d asuh bertahun2
Dyah Oktina
anna ngomong gitu k papa,mama tiri & aurelia.. terus athar.. percaya juga.. kla iya kamu bodoh athar.. apa ngak mikir kemarin anna hampir mati
Dyah Oktina
wah...kayaknya aurelia ngak mungkin mau ngelepas kamu athar..apa lagi u anna.. hati3 aja..
Dyah Oktina
nambah orang ..kla ujung2nya pergi ke mana2 yg ada yg tahu juga percumah.. katanya kemarin d jaga sm 4 orang.. masa anna cuma belu jagung bakar yg jaraknya deket ..ngak ada yg tahu..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!