NovelToon NovelToon
Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:106.2k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Pria yang selama ini mereka remehkan adalah Dewa Perang yang mampu menghancurkan kerajaan dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Dunia seolah berhenti berputar. Para tamu elit yang tadinya mengejek Clarissa kini mendadak pucat pasi. Mereka menyadari satu hal: selama ini mereka telah menginjak-injak orang yang bahkan ditakuti oleh Jenderal tertinggi negara.

​Bram Sanjaya gemetar hebat. Dia berusaha turun dari panggung dan melarikan diri, namun Devan menatapnya tajam.

​"Tunggu dulu, Tuan Bram," suara Devan terdengar santai namun menusuk ke jantung. "Anda tadi sedang berbicara tentang 'dukungan politik', bukan? Kenapa sekarang Anda terlihat seperti maling yang tertangkap basah?"

​Devan melangkah mendekat, auranya memancar dominan, membuat para ajudan Jenderal Subiakto pun ikut siaga.

​"Anda ingin menghancurkan kami dengan fitnah birokrasi? Silakan dicoba," tantang Devan. "Tapi jangan menyesal jika besok pagi, seluruh izin usaha Keluarga Sanjaya dicabut karena temuan penyelundupan senjata di Pelabuhan Utara yang datanya kini sudah ada di meja Jenderal Subiakto."

​Mendengar kata 'penyelundupan senjata', Bram Sanjaya terduduk lemas di lantai marmer. Para tamu undangan segera menjauh dari Keluarga Sanjaya seperti melihat wabah penyakit. Reputasi mereka hancur seketika di hadapan seluruh elit kota.

​Clarissa berdiri di sisi Devan, merasakan sensasi kemenangan yang luar biasa. Ia menatap suaminya dengan tatapan yang memuja.

​Acara perayaan yang seharusnya menjadi ajang perundungan bagi Clarissa, berubah menjadi malam penobatan kekuasaannya yang mutlak. Di mata para tamu, Clarissa bukan lagi sekadar CEO muda, dia adalah istri dari pria yang memiliki kendali atas segalanya.

​Setelah keributan mereda dan Keluarga Sanjaya diusir oleh keamanan hotel, suasana kembali tenang. Devan dan Clarissa berjalan menuju balkon lantai atas yang menghadap ke pemandangan kota.

​"Kamu benar-benar gila, Devan," bisik Clarissa, tertawa kecil. Ia bersandar di dada Devan, menatap lampu-lampu kota. "Membawa Jenderal ke pesta ulang tahun perusahaan? Itu langkah yang sangat berlebihan."

​Devan melingkarkan lengannya di pinggang Clarissa, menariknya lebih dekat. "Untuk istriku yang paling berharga, tidak ada kata berlebihan."

​Clarissa menoleh, wajahnya sangat dekat dengan Devan. Rasa lelah, ketakutan, dan egonya telah hilang sepenuhnya. Yang tersisa hanyalah rasa cinta yang mendalam. Ia menjinjit, mendekatkan wajahnya, dan tanpa ragu mencium bibir Devan dengan lembut namun dalam.

​Itu bukan lagi ciuman kontrak. Itu adalah ciuman penyerahan diri.

Kehancuran reputasi di pesta tadi malam membuat Keluarga Sanjaya bak binatang yang terjepit. Di sebuah gudang bawah tanah yang jauh dari pusat kota, Bram Sanjaya, dengan wajah yang tidak terawat dan mata merah menahan amarah, menatap seorang pria asing berkulit gelap yang duduk di hadapannya.

Pria itu adalah Vindicator, pemimpin kelompok tentara bayaran Black Cobra cabang Asia Tenggara. Ia adalah profesional sejati yang tidak mengenal hukum, hanya mengenal bayaran.

"Devan bukan sekadar pengawal, Bram," suara Vindicator terdengar berat dengan aksen asing yang kental. "Dia adalah legenda yang tidak boleh disinggung. Tapi... selama uangnya cukup, kami bisa membungkam legenda itu selamanya."

Bram meletakkan sebuah koper logam di atas meja. "Ini adalah seluruh aset terakhir milik keluarga Sanjaya. Ambil semuanya. Aku tidak ingin dia mati dengan cepat. Aku ingin dia melihat kerajaannya dan istrinya hancur berkeping-keping sebelum dia menghembuskan napas terakhir."

Vindicator menyeringai, menampilkan barisan gigi yang tampak menakutkan. "Kesepakatan diterima."

Kediaman Utama Clarissa

Sementara itu, di dalam rumah, suasana terasa tenang namun intens. Clarissa sedang berdiri di depan cermin besar di ruang ganti. Ia baru saja menyelesaikan sesi latihan pernapasan teknik Naga Kuno yang diajarkan Devan semalam.

1
Musa Lamovic
maw komen bab yg pendek eh sdh ada yg nulis tuh
kiyoe: hehehe awalan merintis kak maaf
total 1 replies
Tiara Bella
aku mampir Thor salam kenal 😍😍
kiyoe: salam kenal kembali kak Tiara Bella terimakasih sudah mampir hihi🤭
total 1 replies
Muezza UnU
good
Ria Gazali Dapson
siap² siska n riko , jdi ob🤣😄
Muezza UnU
salah musuh kakek🤣
Pa Muhsid
ada yang masih waras gak tuh selain devan n Clarisa
Raden
mantul devan, sikat💪
awesome moment
pengkhianat sll dri org terdekat bahkan mgk...(nampak) berjasa
awesome moment
sistem bekerja mutlak
awesome moment
wir2 menuai hasil tanaman kejahatannya
awesome moment
kekuatan fisik dan kekuatan finansial mmg senjata ampuh
awesome moment
pasukan wir2 tu saking meremehkan ato mmg kere c? masa senjatanya ketengan bgono
awesome moment
clarissa bukan perempuan menye2
kiyoe: bukan dong kak
total 1 replies
awesome moment
sll pulau cayman. d p c y?
awesome moment
clariss bisa tenang skrg. dia g sendiriian
awesome moment
/Drool//Drool//Drool/clarissa g salah pilih. dia dtg disaat yg tpt.
kiyoe: hehehe
total 1 replies
awesome moment
devan mmg jodoh clarissa kek nya. hebat lho clariss. punya energi yin murni. langka tuch
awesome moment
devan, tdtgn c
awesome moment
😄👍😄siska sm riko kena tonjokan beruntun
kiyoe: heheheh
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahaha koplak....merapal mantra kok di depan warung soto tauco🤣
kiyoe: hehe biar tambah enak soto nya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!