Assalamualaikum teman - teman...
Sebelumnya maaf ini karya pertama ku jadi mungkin banyak kesalahan dari penulisannya 🙏
" Tidak ada zona aman dalam pernikahan . Justru banyak cobaan yang akan menghampiri setelah pernikahan "
Ya kalimat itu benar adanya dan sekarang saya mengalaminya saya menjadi korban kejahatan seksual dari pria yang tak ku kenal .
Yang membuat suamiku tak mau menerima keadaanku dan dengan mudah nya perpisahan menjadi jalan yang ia pilih dalam pernikahan kami .
"maaf aku tidak bisa mempertahankan semua ini,setiap teringat kejadian itu hatiku hancur dan tersakiti. maaf mungkin jodoh kita hanya sampai disini.
Kalimat menyakitkan itu meluncur bebas dari bibir manis suamiku dan dia melupakan bahwa disini saya pun korban , bukan kah CINTA yang tulus akan menerima kekurangan pasangannya.
Oh Tuhan cobaan ini sungguh berat ...
Ikuti terus cerita ini..
semoga kalian suka jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like ,komen dan jangan lupa juga vote nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MedianaNana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bag 5
" Gimana mba na , Pinangannya nak Fandi di terima tidak " tanya Pak Wahyu
Yaaa setelah 2 hari lalu Hana dinyatakan lulus dengan nilai yang tidak mengecewakan, .
Fandi langsung meminta izin kepada Pak Wahyu dan Bu Wina untuk meminang putrinya Hana ,dan setelah mendapat kan jawaban dari Hana dan restu orang tua Hana .
Fandi dan kedua orang tua Hana pun sepakat akan mengadakan lamaran secara resmi dengan menghadirkan orang tua Fandi yang datang dari kampung .
****
Tepat malam ini acara lamaran Hana dan Fandi pun di selenggarakan dengan sederhana dan kental akan kekeluargaannya .
Malam ini Hana menggunakan kebaya berwarna hijau tosca dan kain khas Jawa dengan bersanggul dan ber-make up natural menambah kesan manis sangat pas dan cocok untuk seorang Hana semakin menambah kecantikan dan kelembutan terpancar dari seorang hana si gadis sederhana.
******
Dengan di dampingi Kasih , Bapak dan Ibu serta sanak saudara Hana duduk .
Di Sederet kursi tepat depannya ada Fandi , kedua orangtuanya dan juga keluarganya .
" Iya Pak , Hana terima pinangan mas Fandi " Hana menjawab dengan menundukan kepalanya dan tersenyum malu .
" ALHAMDULILLAH " Semua orang yang menghadiri pun berseru senang dengan mengucapkan kalimat Hamdallah setelah mendengar jawaban dari Hana .
" Nah sekarang di pakaikan cincin nya Mas Fandi ke calon istrinya " kata pak RT setempat .
Setelah perbincangan mengenai hari pernikahan dan segala pernak pernik nya , dua keluarga itu pun mulai menikmati hidangan sederhana yang sudah di persiapkan oleh keluarga Hana.
Hana dan Kasih manikmati makanan nya berdua di meja dengan canda gurau ala mereka .
Karena Fandi dan Hana masih malu jika harus duduk berduan saja , jadi mereka makan dan duduk dengan masing - masing temannya , alhasil Fandi hanya bisa mencuri pandang ke arah calon istrinya di tengah tengah obrolan nya bersama Deni , Bayu dan juga sepupu Fandi .
" iiihkk aku gak nyangka sahabatku yang cantik ini sebentar lagi mau menikah… padahal ngomongin cowok aja gak pernah , eh tau - tau begitu kenal satu cowok langsung nikah" cerocos Kasih sambil berseru senang .
" Iih Kasih pelanin dikit suara kamu malu tau ,
ya kan aku juga ga tau bakalan secepat ini Kasih " ucap Hana memperingati sahabatnya yang heboh sendiri itu .
" Lagian kata Bapak kalau ada laki - laki baik yang siap berkomitmen dan secara terang terangan meminang anak gadisnya , yasudah mau cari apalagi daripada pacaran pacaran gitu Kas " lanjut Hana
" Iyalah kalo aku di lamar cowok kaya ka Fandi yang ganteng ,aku juga mau Han " Kasih mupeng
" Huss gak boleh Kasih , itu punya ku Kasih lagian kamu harus bersyukur punya kesempatan untuk kuliah " jawab Hana mengingat kan sahabatnya .
" Iya iya Hana , oh iya setelah menikah kamu langsung jadi ibu rumah tangga gak kepengin kerja gitu Han,,,,??" tanya Kasih .
" Aku dan Mas Fandi ( ya setelah hubungan nya serius Hana merubah panggilan nya menjadi MAS ke Fandi ) sudah sepakat sebelum aku hamil aku boleh kerja ko Kas.." jawab Hana sambil tersenyum manis.
" Ii so sweeet banget sii , udah ngomongin hamil hamil aja " Kasih menggoda Hana yang bersemu malu .
" Kasih kapan kamu mulai ke kota Jakarta ke rumah budhe kamu...?" tanya Hana.
" Lusa aku kesana Han buat survei dan daftar kuliah pokoknya prepare deh " jawab Kasih tak bersemangat .
" Di hari pernikahan ku kamu harus datang loh Kas, kalo gak aku marah loh " ancam Hana di ikuti muka yang di buat cemberut .
" Hahaha jangan gitu ih jelek tau , iya pasti datang gak hanya itu malam sebelum akad nikahmu aku bakalan nginep nemenin kamu ko , kita kan best friend " jawab Kasih
dan langsung menghampiridapat pelukan dari Hana sambil berbicara " best friend forever"
" Eehm " pelukan mereka terlepas karena ada suara orang yang berdeham.
" Eh Ibu (ya beliau calon mertua Hana yang bernama Bu Tuti)" Hana pun menyapa calon Ibu mertua nya dengan masih canggung .
" Boleh Ibu bicara dengan nak Hana" tanya Ibu Fandi ramah .
" Bisa Bu ,ni saya juga mau kesana, mari Bu " Kasih menjawab dan langsung berdiri dan berjalan menghampiri Deni .
Ibu Fandi memandang Hana dengan wajah teduh dan tersenyum hangat serta mengambil tangan Hana untuk di genggamnya.
" Terimakasih ya nak, sudah mau menerima anak ibu yang tidak seberapa itu, tapi Ibu bisa jamin bahwa dia sangat menyayangi mu nak " ucap Bu Tuti lembut sambil terus memandang calon mantu cantik nya .
" Iya Bu sama sama , tolong terima Hana sebagai anak ibu ya , tegur Hana apabila Hana ada salahnya Bu " ucap Hana sambil membalas genggaman tangan nya Bu Tuti .
" iya itu sudah pasti nak " dan mereka pun tersenyum dan berpelukan .
****
Di bagian para laki-laki
" Wah selamat ya bro , akhirnya setelah hampir 3 tahun penantian panjang lu sebentar lagi lu bakalan dapatin doi " kata Deni.
" Iya bro ,gua juga gak nyangka bakalan ada di titik ini secepat ini bro. " jawab Fandi penuh rasa syukur dan senang.
" Tapi ngomong - ngomong ya Fan gua penasaran, kenapa lu terkesan buru buru buat menikahi Hana Fan ,secara dia baru lulus sekolah men ..?" tanya Bayu penasaran .
" Iya bay sebenarnya gua ngerasa ketakutan kalo gua gak buru buru pinang Hana , gua takut setelah dia lulus dan kerja pasti di tempat kerjanya ada banyak yang naksir do'i bro , secara dia cantik men, makanya gua nikahin dia cepat - cepat gua takut kehilangan belahan jiwa gua bro (sambil memegang dada kirinya) " ucap Fandi terus terang.
" Anjir bucin parah ni orang" oceh Deni
Setelah pertemuan dan semua yang di bahas sudah di sepakati , rombongan keluarga Fandi pun pamit undur diri karena dirasa urusan nya sudah selesai dan karena waktu sudah malam .
*****
" Mampir di minimarket depan dulu yaa "
si laki - laki itu berbicara meminta ijin kepada perempuan yang di boncengin nya.
" iya ka ga apa apa " jawab si wanita .
" ciiitttt klek"
Suara motor berhenti dan di standarkan
" Mau ikut masuk gak ?" tanya laki - laki itu dengan tersenyum .
" gak kak Kasih tunggu di kursi itu aja ya "
Ya perempuan itu Kasih dan Bayu yang mengantar kan Kasih pulang , karena yang seharusnya mengantarkan ada urusan mendadak dia adalah Deni .
Setelah mendengar jawaban Kasih .Bayu pun tersenyum dan mengusap kepala Kasih dan berlalu masuk ke minimarket.
Berbeda dengan jantung kasih yang mendadak bergemuruh setelah mendapat kan perlakuan manis dari Bayu .
" Oh my God (sambil mendekap dadanya) kenapa dengan dada gue, kenapa mendadak dag Dig Dug begini apa gua kena serangan jantung yaaa ?" gumam kasih masih memegang dadanya .
*****
hayoooo kamu kenapa kasih ?
enjoy reading ya teman-teman semua , dan maaf masih banyak kesalahan 🙏
Baca yg kedua kali
Semangat thor