NovelToon NovelToon
Aku Bukan Perusak ( Membawa Benih Kakak Ipar )

Aku Bukan Perusak ( Membawa Benih Kakak Ipar )

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Single Mom / Penyelamat
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: R-kha

Mengandung benih calon kakak ipar membuat Rahma terusir dari rumah nya sendiri meski Rahma sudah menjelaskan kenapa semua itu terjadi tapi ibu dan kakaknya lebih percaya pada calon kakak iparnya.

Sebenarnya apa yang terjadi sampai Rahma harus mengandung benih calon kakak iparnya ?

Apa mungkin Rahma dan calon kakak iparnya memang saling mencintai sampai sampai Rahma tega merusak kebahagiaan kakaknya sendiri ataukah ada sebab lain sampai hal itu bisa terjadi ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takut

Satu bulan sudah Rahma tinggal di rumah Kahfi dan Caca dan sejauh yang Rahma perhatikan jika Kahfi memang laki-laki baik yang penuh rasa tanggung jawab pada Caca putri satu satunya itu dan Kahfi juga sangat menghormati dan menghargai keberadaan Rahma yang sejujurnya cukup membantu dirinya tanpa di minta.

" Rahma, maaf jika pertanyaan yang akan saya tanyakan sedikit sensitif tapi bagaimana pun kamu pastilah putri dari ayah mu dan keluarga mu pasti sangat mengkhawatirkan mu " ucap Kahfi hati hati saat Rahma sedang menyiapkan makan malam untuk mereka sedangkan Caca masih asik melihat film kartun kesukaannya.

" saya memang masih memiliki ayah dan juga ibu serta kakak tiri tapi mungkin bagi mereka saya sudah bukan lagi bagian dari keluarga mereka " ucap Rahma yang mencoba bersikap tegar saat mengatakan semua itu tapi bisa Kahfi rasakan getaran suara dari setiap ucapan yang Rahma katakan.

" kenapa bisa seperti itu ?"

" apa ada masalah besar sampai sampai keluarga mu bersikap seperti itu ?" tanya Kahfi penasaran.

" ceritanya sangat panjang tapi satu hal yang pasti jika saya tidak seperti yang mereka tuduhkan dan disini saya korban dari tipu muslihat seseorang yang saya yakini memiliki tujuan lain tapi saya tak tau apa itu " ucap Rahma sedih.

" maaf jika pertanyaan saya membuat kamu kembali mengenang rasa sakit yang keluarga mu tinggalkan " ucap Kahfi merasa tak enak.

" tidak "

" emmggg "

" huekkk "

" hueekkkk "

Rahma tak bisa melanjutkan ucapannya karena perutnya yang tiba tiba saja merasa mual dan itu sangat tidak bisa tertahankan hingga membuat Rahma berlari ke kamar mandi yang berada tak jauh dari ruang makan.

Kahfi memperhatikan apa yang terjadi pada Rahma dan Kahfi juga bisa melihat perubahan tubuh yang Rahma alami selama berada di rumah ini meski perubahan itu tak terlalu banyak.

" tidak tidak, Rahma wanita baik baik dan jika sampai yang aku pikirkan itu benar, pasti ada alasan nya" ucap Kahfi yang mencoba menepis pikiran buruknya tentang Rahma saat ini.

" ayah dimana Tante Rahma ?" tanya Caca yang kini sudah duduk di samping ayahnya.

" Tante Rahma sepertinya sedang kurang sehat, jadi Caca jangan banyak mengganggu Tante Rahma ya "

" dan satu lagi malam ini Caca bobonya sama ayah aja ya " ucap Kahfi yang membuat Rahma bingung saat mendengar ucapan Kahfi.

" kenapa Caca tidur sama bapak ?" tanya Rahma yang sudah jauh lebih baik tapi wajahnya masih terlihat pucat.

" wajah mu terlihat pucat dan kamu juga baru saja muntah muntah jadi sebaiknya kamu istirahat biar malam ini Caca tidur sama saya " ucap Kahfi lagi.

" saya baik baik saja pak " ucap Rahma yang ingin terlihat sehat dan kuat tapi tubuh Rahma tiba tiba saja terhuyung ke belakang dan dengan sigap Kahfi menahan tubuh Rahma agar tidak jatuh tersungkur ke belakang.

" Rahma " teriak Kahfi yang berhasil menahan tubuh Rahma dan langsung mengarahkan Rahma untuk duduk di kursi yang tadi dirinya tempati.

" Tante kenapa ?" tanya Caca sambil mendekat menghampiri Rahma yang masih memejamkan matanya.

" kepala saya tiba tiba saja pusing " ucap Rahma sambil memijat lembut pelipisnya.

" sebaiknya kamu istirahat di dalam" ucap Kahfi sambil berdiri, tak ingin banyak berdebat Rahma pun bangkit dari duduknya tapi lagi lagi tubuhnya goyah hingga membuat Kahfi dengan sigap menggendong Rahma menuju kamar Caca.

" maaf " ucap Kahfi sambil menggendong Rahma menuju kamar Caca sedangkan Rahma hanya bisa mengangguk menahan malu saat jarak wajahnya dengan wajah Kahfi tidak terlalu jauh.

 Kahfi menurunkan tubuh Rahma dengan sangat hati hati dan lagi lagi wajah mereka berada begitu dekat membuat keduanya menjadi gugup tapi tak lama Kahfi sadar begitu juga dengan Rahma yang langsung saling memalingkan pandangannya.

" terima kasih pak " ucap Rahma saat tubuh Kahfi sudah kembali tegap.

" istirahatlah malam ini dan jika sampai besok kondisi mu belum stabil kita akan ke rumah sakit karena bagaimanapun kamu tinggal bersama dengan ku dan itu artinya kamu juga tanggung jawabku " ucap Kahfi yang tak ingin terjadi hal buruk pada Rahma nantinya.

Kahfi pun langsung keluar dari kamar Caca menuju ruang makan karena Caca dan dirinya memang belum makan malam sedangkan Rahma mencoba memejamkan matanya tapi pikirannya kembali berkecamuk teringat apa yang terjadi pada dirinya satu bulan yang lalu.

" tunggu, tanggal berapa sekarang ?" tanya Rahma saat pikiran buruknya tiba tiba saja mengingat apa yang terjadi pada dirinya dan Aslan malam itu.

" tanggal 15 September " ucap Rahma sambil mengingat kapan terakhir dirinya datang bulan.

Degg

Rahma mematung saat menyadari jika bulan ini dirinya tidak datang bulan tapi Rahma mencoba meyakinkan diri jika ini hanya terlambat bukan seperti yang iya pikirkan saat ini.

" tidak tidak Rahma, jangan berpikir yang tidak tidak "

" kamu tidak mungkin hamil "

" kamu masih suci dan tak terjadi apapun malam itu " ucap Rahma meyakinkan dirinya jika yang iya pikirkan itu salah.

Tapi semakin Rahma pikirkan bayangan tentang apa yang terjadi malam itu dan apa yang iya lihat di sprei hotel membuat hatinya semakin takut jika sampai apa yang iya khawatirkan benar terjadi.

" bagaimana jika aku memang benar benar hamil ?"

" apa yang akan aku katakan pada pak Kahfi dan juga Caca ?" tanya Rahma yang sangat takut jika Kahfi berpikiran buruk pada dirinya.

Berbeda dengan yang terjadi di rumah pak Candra dimana sejak kepergian Rahma, pak Candra sering sakit sakitan tapi terlepas dari semua itu Aslan dan Via sudah melangsungkan pernikahan mereka tepat tiga hari setelah Rahma pergi dari rumah itu.

" yah, sampai kapan ayah terus memikirkan anak egois itu ?" ucap Bu Hana yang tau jika sakit yang suaminya alami karena beban pikiran.

" sampai ayah bisa mendengar kabar tentang Rahma " ucap pak Candra sedih.

" jika memang Rahma sedikit saja memikirkan ayah, dia bisa saja menghubungi ayah !"

" tapi lihat apa yang anak itu lakukan ?"

" dia bahkan tak memikirkan ayah sama sekali, jadi untuk apa ayah memikirkan anak itu !" ucap Bu Hana yang selalu kesal setiap membahas tentang Rahma.

" kamu sudah mengusirnya tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi !" ucap pak Candra yang sejujurnya percaya jika Rahma tak akan mungkin sejahat itu untuk menghancurkan rencana pernikahan kakak nya sendiri.

" dia memang harus di usir dari rumah ini !"

" sudah cukup kita memberinya tempat tinggal selama ini !"

" sekarang dia sudah dewasa !"

" bahkan dia rela menyerahkan harga dirinya pada laki laki tanpa ikatan pernikahan jadi untuk apa kita memberinya tempat tinggal ?"

" benarkah ?"

" jika seperti itu, menantu kita juga bukan laki laki baik baik yang bahkan sanggup tidur dengan dua wanita sekaligus !"

" ayah, Aslan tidak melakukan hal itu !"

" Rahma lah yang sudah menjebak Aslan jadi

Aslan tak salah dalam hal itu !" bela Via yang tak sengaja mendengar ucapan ayahnya saat masuk ke kamar kedua orang tuanya.

" apa kamu yakin ?" tanya pak Candra sambil menatap ke arah putri sulungnya.

✍🏻✍🏻✍🏻 apa mungkin saat ini Rahma sedang mengandung anak Aslan ? dan bagaimana reaksi Kahfi saat tau Rahma hamil di luar nikah ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘😘😘

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!