NovelToon NovelToon
Hukuman Penjara Pengantin Pengganti Sang Mafia

Hukuman Penjara Pengantin Pengganti Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Mafia / Balas Dendam
Popularitas:30.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Adam Lorenzo Maxnore, bos mafia paling kejam di Asia Tenggara, kehilangan calon istrinya tepat pada hari pernikahan mereka akibat kecelakaan tragis. Giana Bianca Conti, wanita yang berada di mobil penabrak, dituduh sebagai pelaku, padahal kakak angkatnya, Amerda, adalah orang yang sebenarnya mengemudi dan melarikan diri.

Terjebak dalam amarah Adam, Gia harus menanggung kebencian pria yang menganggapnya sebagai pembunuh calon istrinya. Sementara itu, Amerda justru mengambil kesempatan untuk menggantikan Gia menikah dengan Ricardo Dominic demi menyelamatkan kehormatan keluarga.

Mampukah Gia membuktikan dirinya tidak bersalah? Dan apa yang akan terjadi ketika Adam mengetahui bahwa wanita yang dibencinya ternyata hanyalah korban pengkhianatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7

Gia baru saja berusaha bangkit ketika Adam mendorongnya kembali ke kasur dan menindih tubuhnya.

"Jangan! Tuan Adam, lepaskan aku!" Gia meronta panik, berusaha mendorong bahu pria itu.

"Aku mohon, jangan lakukan ini!"

Namun, Adam mengabaikan permohonannya. Ia menahan Gia dan memaksakan kedekatan yang tidak diinginkan wanita itu. Gia memalingkan wajah, berusaha menghindari sentuhannya. Air mata mengalir deras membasahi pipinya. Dia terus memohon, tetapi Adam seolah sengaja menulikan telinganya terhadap setiap kata yang keluar dari mulut wanita itu.

Adam mencengkeram pergelangan tangan Gia, menahannya di atas kasur. Ketika wanita itu berusaha melepaskan diri, tangan Adam beralih mencengkeram lehernya, membuat Gia semakin panik.

"Tuan Adam, lepaskan!" Gia berteriak dengan suara bergetar.

Adam tidak menghiraukan permohonannya. Ia memaksakan ciuman kepada Gia, sementara wanita itu terus memalingkan wajah dan berusaha menjauh. Tangis serta teriakannya memenuhi kamar, tetapi amarah Adam membuatnya seolah tidak mampu mendengar penderitaan yang sedang ia timbulkan.

Gia meronta sekuat tenaga.

Adam mengeluarkan miliknya dari balik celananya. Gerakan mendadak itu membuat Gia tersentak hebat.

"Ah! Tuan Adam!"

Mata Gia membelalak. Tubuhnya langsung membungsung ke atas, wajahnya pucat pasi ketika merasakan benda tumpul itu menusuk dirinya.

"Jangan! Tolong, jangan sakiti aku!" pintanya dengan suara gemetar.

Adam menatapnya tajam, tanpa ada rasa belas kasihan, air mata mengalir begitu saja, rasa sakit yang Gia rasakan tak bisa Gia jelaskan lagi, kedua tangannya mencengkram kuat sprei bewarna cream itu, dari bibir Adam terus terucap nama Veronika, yang membuat Gia semakin merasakan sakit.

Jeritan Gia memenuhi kamar yang tertutup rapat. Tubuhnya gemetar, sementara air matanya terus mengalir. Rasa sakit dan ketakutan bercampur menjadi satu, membuatnya kesulitan memahami bagaimana malam yang seharusnya menjadi awal kehidupan baru justru berubah menjadi mimpi buruk.

"Tuan Adam, tolong ... aku mohon, berhenti!"

Gia terus memohon, tetapi Adam masih dikuasai amarah dan kedukaannya. Ia tidak mau mendengarkan penjelasan wanita itu, bahkan ketika ketakutan Gia terlihat jelas di matanya.

"Tuan Adam, aku mohon ... biarkan aku pergi," pintanya lirih.

Adam tidak menjawab. Ia membalikkan tubuh Gia dengan kasar, membuat wanita itu tersentak dan berusaha menjauh.

Kemudian, Adam meraih sebuah benda dari atas nakas. Sebuah ikat pinggang kulit.

Gia menatap benda itu dengan kebingungan. Ia bahkan tidak menyadari sejak kapan benda tersebut berada di sana. Namun, ketika melihat ekspresi Adam yang dingin, firasat buruk segera menyergapnya.

"Agrh!" teriak Gia, saat tali pinggang kulit itu menempel panas di kulit punggung nya yang putih mulus.

"Akh!" teriaknya lagi saat pukulan kedua, kedua tangan mencengkram sprei, suara Gia tak lagi keluar dan tertahan oleh rasa sakit yang di alaminya. Adam membuat tali pinggang itu dan lalu kembali memasukan miliknya ke dalam tubuh Gia. Tidak ada lagi penolakan tetapi hanya ada tubuh kaku Gia yang menahan rasa sakit, kedua mata terbuka lebar, air mata terus mengalir.

"Aaah!" desahan panjang itu terdengar dari bibir Adam yang terdengar sangat puas, apa lagi saat Adam menatap wanita itu begitu pasrah.

Adam perlahan menjauh dari tubuh Gia, kemudian duduk di sisi ranjang. Wajahnya masih dingin, seolah tidak ada sesuatu pun yang terjadi beberapa saat lalu.

Dia meraih sebungkus rokok dari atas nakas, mengeluarkan sebatang, lalu menyalakannya. Asap tipis mengepul ketika ia mengisapnya perlahan, membiarkan pandangannya menerawang ke arah jendela yang masih diguyur hujan. Beberapa saat kemudian, Adam melirik ke samping.

Gia masih terbaring diam. Wanita itu meringkuk dengan tubuh yang terbuka. Rambutnya berantakan, wajahnya pucat, dan air mata masih membasahi pipinya.

"Kau harus ingat, ini hasil dari perbuatanmu." Setelah mengatakan itu, Adam bangkit dari tempat duduknya, lalu meraih baju tidur yang terlampir di sisi ranjang.

1
nyonya
semangat kk outhor,saya nungguin terus
Nia nurhayati
semoga secepatnya kebusukan si amerda kebongkar
Ass Yfa
itu ank selibgkuhan suamimu Maudi
⍥⃝⃝꩗ᴜᥱ֟፝ᥱɴ_𝔅𝔢𝔢𖹭.ᐟ🐝
Bener bener geram. Kenapa Adam gak mengungkapkan hubungan apa amerda dgn sardam ?? Biar sekalian hancur aja semua. Jgn cuma gia aja yg hancur hidupnya
Aisyah Alfatih: belum dapat hasil tes DNA, setelah ini sbar ya kak..mau ngetik nggak bisa tangan lagi sakit 😩🙏
total 1 replies
Jelita S
pergi z Gia sama ibunya dti rumah itu
molly almor he
mbulettt
Aisyah Alfatih: Orang gila 🐶
total 1 replies
Oma Gavin
bikin saja sadam kena serangan jantung atau stroke itu karma nya yg selalu membela amerda anak kesayangan nya semoga adam bisa jadi PM biar amerda tau rasa dipenjara
Naufal Affiq
harus nya memang begitu ibu maudi terhadap amerda,dia sudah kelewatan batas jadi manusia
merry
harus adam jgn tglin gia disarang ular tar hbs tu gia ap sadam belain ank ya pdhll sstss cm ank angkt kn blm tau klo amerda ank kandung dgn cwe msa lalu ya,, hrs y maudi juga cari tau knp laki y lbh milih ank angkat pyn kuasa pyn uang srh ajj org cari tau lhh jgn diem ajj gt,, kshn gia gk salh laki y jg di embat sm ank angkt,,
merry
mati lah kau gia di pukulin Bpk mu yg jahaman itu,,, nnt kt adam bukn cari kmu slhin kmu bhkn ud kmu bela msh ajj mrh mrh,, harus nya adam bongkor jg klo amerda ank y sadam dgn kekasih y dgn bgtu maudi gk bkln dikibulin trs menerus,,
Ana Martino
membosankan
Desy Nchie
jangan buat karakter gia bodoh gtu dong kk plisss
Ass Yfa
Gia...kamu nggk dianggp ayahmi..harusnya biarin Sadam mampus...sebel aku
dyah EkaPratiwi
kapan diungkapnya kalau amerda anak kandung sadam
Muft Smoker
apa ini Gia????
ap Dy punya rencana sendri???
nyonya
gpp pisah dulu toh adam juga awalnya jahat nyiksa gia jadi adam sama sadam sama aja
Ariany Sudjana
bodoh kamu gia, kamu lebih membela Sadam daripada Adam? kamu cari mati gia
Ni'mah azzahrah Zahrah
bawa gia adam, kau akan menyesal bila gia sampai mati di tangan sadam
sri hastuti
Gia ,kok ya bodoohh banget sih, sdh spt itu msh dibela, km tu bukan anaknya sadam yg spt iblis itu 😡😡😡
Al Fatih
Apa-apaan ini gia,, koq gitu sih sikapnya....,, mengecewakan...
Qta semua membelanya,, mendukung nya...,, eh malah dia yg nawarin diri utk bertahan d rumahnya Sadam. Kecuali kalo dirimu kuat,, d jahatin bisa balas,, d pukul bisa balas memukul,, bisa mu hanya menangis saja...,, Qta perempuan memang makhluk lemah....,, tapi jangan melemahkan dirimu kayak gitu juga Gia. Kau berharap ayahmu Sadam akan terharu....,, hingga akhirnya menyayangimu....,, seperti berharap salju turun d tengah hutan yang terbakar....,, mustahil.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!