NovelToon NovelToon
Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Raja Tentara/Dewa Perang / Perjodohan
Popularitas:36.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

"Rin mau kemana? kenapa diam-diam membawa koper begitu?" Tanya Aga merasa curiga pada istrinya, mendadak istrinya pamit pergi, padahal dia baru saja pulang dari pasar. Arin diam saja dan tetap memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil. "Rin aku nanya sama kamu? Kalau mau pergi, aku antar" "Tidak perlu mas, di dalam masih ada tamu" "Tamu Istimewa" Imbuh Arin dalam hati. Arin menyerah. Sejak kecil dia sudah mengabdi di keluarga suaminya karena mereka telah di jodohkan sejak kecil. Arin kira pengorbanan dan kesabarannya akan membuat suaminya luluh, namun dia salah. Suaminya bahkan membawa wanita idamannya ke dalam rumah. Arin sudah tidak tahu apa yang ingin dia pertahankan di rumah ini, bahkan setelah satu tahun menikah, tak sekalipun dia di sentuh. "Tunggu aku sebentar, keluarkan kopermu. Masukkan ke mobil ku, aku akan mengantarmu" Pinta Aga, namun Arin sudah mati rasa, dia langsung meminta supir melajukan mobilnya.Arin tak memperdulikan Aga yang berteriak sambil berlari mengejarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

Masih POV Aga

Sore itu aku baru saja pulang, aku sibuk mengurusi kasus penyekapan wanita untuk di jual ke luar, mereka di iming-iming gaji besar tanpa syarat yang sulit, para korban langsung tergiur ikut, banyak sekali perempuan yang tim kami amankan. Namun pelaku utama masih buron, jadi aku agak sibuk, hingga banyak sekali telfon masuk meski aku sudah pulang.

Aku biasanya langsung mandi, tapi sepertinya mengerjai Arin sangat menyenangkan

Jadi aku sengaja menaruh telfon di nakas, agar dia bisa melihat Rahma menelfon.

Begitu urusan ku selesai, aku segera ke kamar. Aku bisa melihatnya habis menangis, dia pasti sudah melihat pesan sayang yang di kirimkan Rahma padaku. Meski tadi Rahma sempat menolak, namun. Aku merayunya hingga dia mau mengirimkan pesan mesra ke ponsel ku yang satunya.

Arin pasti tidak tahan melihat pesan itu, aku langsung pura-pura menelfon Rahma, aku keluar ke teras kamar ku, mengunci pintu agar dia merasa aku sedang bermesraan dengan Rahma. Padahal tadi Rahma hanya melakukan panggilan tidak terjawab.

Sesekali ku lirik Arin yang tengah menahan tangis.

"Terus menangis lah agar suatu saat nanti kamu tidak tahan dan meminta pergi"

Belum cukup di situ, aku kembali marah-marah padanya saat aku menemukan sebuah tes kehamilan di nakas. Aku pura-pura murka dan mengatakan kalau dia ingin mendekatiku, ingin menjebak ku seumur hidupnya. Padahal tadi siang ibu sudah mengirim gambar alat tes kehamilan itu padaku, tentu aku sudah bilang terima kasih pada ibu ku karena sudah sangat pengertian membelikan

Arin alat tes kehamilan.

Dia benar-benar menangis saat aku kembali mengatakan ke dia kalau hubungan kami hanya di atas kertas, selebihnya kami hidup masing-masing.

*****

"Kamu hari ini libur Ga, ajak istri kamu jalan-jalan"

Permintaan ibu sungguh membuat aku bete. Aku ingin istirahat, ingin menenangkan diri, tapi Ibu justru meminta ku pergi dengen Arin. Aku tidak bisa menolak titah ibunda jadi aku putuskan untuk pergi. Ibu meminta kami mengantar pesanan dulu, ke pasar swalayan lalu terserah kami.

Mendengar rentetan jadwal yang akan kami lakukan saja aku sudah malas. Tapi mendadak aku punya ide agar Arin marah padaku, aku yakin kali ini dia tidak akan tahan.

Kami berangkat, dia diam aku pun sama. Bahkan jika dia bicara aku tidak akan menjawab, begitu kue pesanan sudah di antar, kami langsung ke pasar swalayan. Aku hanya memarkirkan mobil, tidak mau ikut dia masuk.

"Masuk saja, aku ingin di sini"

"Iya mas"

Dia juga nampak diam saja, tapi raut wajahnya mulai terlibat sedih, jadi aku mulai senang.

Begitu dia masuk, aku langsung pergi begitu saja dari tempat itu. Biarkan saja dia belanja dan membawa banyak barang sendirian. Dengan begitu dia pasti tidak tahan dan ingin pergi dari sisiku.

Aku mengirim dia pesan jika aku pergi menemui seseorang, aku memintanya agar tidak pulang sebelum aku pulang. Biar dia bingung dengan barang belanjaannya, pulang nanti pasti dia tidak tahan dan ingin pergi.

Aku memutuskan pergi ke cafe menikmati hari liburku sendirian.

Setelah lama di cafe aku menatap jam di tangan, Aku memberi tahu Arin jika aku pulang duluan, aku tidak bisa menjemput.

Sampai di rumah, ibu menanyakan di mana Arin, aku bilang tadi mobilnya mogok, jadi aku minta naik angkutan umum saja.

"Istri kamu belanja banyak Ga, kog di biarin naik angkot sendirian?"

"Bagaimana lagi Bu? Aga juga mendadak dapat telfon dari markas, jadi Aga harus ke sana, tidak mungkin kan Aga bawa Arin ke sana dengan semua belanjaan nya?"

"Terus Arin kemana? Kog sampai sekarang belum pulang?"

"Aga tidak tahu, jalan-jalan dulu mungkin"

Aku langsung masuk ke kamar setelah ibu selesai mengintrogasi diri ku.

Aku tidak sabar menunggu Arin pulang, melihatnya marah-marah dan mengemasi bajunya.

Namun setelah sore hari, dia tak kunjung pulang. Saat ada yang mengetuk pintu, aku langsung mengintip, pasti itu Arin. Tapi ternyata bukan, dia adalah saudara ku dari keluarga Papa, namanya Dewa. Tumben dia ke sini? Ada urusan apa?

Karena aku tidak begitu dekat dengan keluarga Papa, jadi aku putuskan untuk kembali menutup pintu kamar dan tidur lagi menunggu Arin.

Karena begitu lama menunggu aku sampai tertidur, aku tidak tahu kapan Arin datang, tapi bukannya marah, dia justru berpakaian begitu seksi. Dia memakai baju lingerie wanita yang begitu menggoda.

Sebagai lelaki normal tentu saja darah ini berdesir hebat, aku bahkan menelan saliva ku sendiri saat dia berpenampilan seksi seperti itu. Ini sungguh di luar dugaan ku, aku tidak tahu kenapa dia melakukan ini, padahal aku sudah beberapa kali menolaknya. Dia ternyata begitu berani sekali.

Aku diam saat dia duduk di sebelah ku, dia mulai mengikis jarak di antara kami, aku sungguh ingin menerjangnya saat melihat belahan gunung kembarnya yang begitu menggoda. Paha mulusnya, Astaga! yang di bawah sana sangat tegak. Aku harus bagaimana?

Meski otak ini ingin sekali menghindar, tapi respon tubuh ku berkata lain, aku tidak marah dan hanya diam saja saat dia mulai berani menyentuh tanganku. Aku tidak tahu siapa yang mulai duluan, tapi sekarang kami sungguh sangat dekat, wajah kami hanya berjarak beberapa senti saja, aku bahkan bisa merasakan hembusan nafasnya yang memburu. Aku benar-benar tidak tahan, aku ingin melakukan nya malam ini, namun tiba-tiba Rahma menelfon ku. Aku segera beranjak pergi meninggalkannya sendiri.

"Jangan lakukan ini lagi!" Pintaku sebelum berlalu dari hadapannya.

Dia kembali menangis, bahkan kali ini sampai tengah malam. Aku sebenarnya tidak tega melihat wanita menangis seperti itu, tapi aku tidak mau lemah, aku harus membuat dia pergi.

Mungkin besok dia akan benar-benar pergi dari sini. itu akan sangat bagus. dengan begitu aku tidak akan teringat kejadian saat kecelakaan itu terjadi. Jujur setiap kali aku melihatnya aku selalu teringat saat papa meninggalkan kami. Aku tidak bisa hidup dengan dia dengan bayang-bayang kematian papa, jadi aku harus membuatnya segera pergi dari hidup ku.

Keesokan harinya, dia tetap melakukan semuanya, dia tetap memasak, bersih-bersih dan berangkat ke toko. Dia juga tidak bicara apapun pada ibu, itu makin membuat aku kesal. Aku harus mencari cara lain lagi agar dia tak tahan bersamaku.

Aku juga pergi ke markas seperti biasa.

"Ga pulang sebentar nak, Ibu jatuh"

aku mendapatkan telfon dari ibu saat haru masih siang, aku segera pulang, Aku sempat heran kenapa ibu menelfon ku? bukankah di sana ada Arin? Apa dia tidak di rumah? Lalu kemana dia?

Sampai rumah, aku langsung menghampiri ibu yang masih duduk di depan kamar mandi, aku menggendongnya dan membawanya ke ranjang.

"Ibu kenapa? Ibu baik-baik saja?" tanyaku hawatir.

"Kepala ibu tadi muter-muter nak, jadi ibu jatuh"

'Kenapa tidak telfon Arin? jadi ibu tidak perlu lama-lama di lantai"

"Dia sedang pergi nak, biarkan saja, tadi dia sudah pamit kog ke ibu"

"Memang dia kemana Bu?"

"Ke Dufan sama Nana"

Aku manggut-manggut mengerti, sepertinya aku bisa memanfaatkan keadaan ini untuk kembali memarahi Arin.

1
mama
blm bercerai udh nikah lgi km rin,kyk perempuan gatal ajj..gk suka btg sm peran arin..
sunaryati jarum
Jangan sampai gagal pernikahan Dewa dan Arin
sunaryati jarum
Penyesalan kamu terlambat Ga,kau membiarkankan kesalahpahaman berlarut, apalagi kau pernah memperkosa Arin dalam keadaan mabuk.Dan kamu langsung melupakannya.Lepaskan Arin agar bahagia,itu yang kau harapkan sejak awal pernikahan kan mengharap Arin segera pergi darimu
sunaryati jarum
Belum cerai kok mau nikah, memang pernah dengar jika suami bilang lepas atau cerai jatuhnya telah cerai,apalagi mereka sudah lebih tiga bulan tidak bersama
D_wiwied
Arin Arin.. jd org koq plin plan, awalnya aja gayanya ogah2 an ky ga antusias tp giliran ada si Aga lgs deh manas2 in pake acara panggil sayang segala ke Dewa, jd makin curiga ini pasti ada sesuatu yg msh disembunyikan🤔
Ibah Ibah: hampir ....
total 3 replies
falea sezi
gatel jg lu rin cerai dlu lahh jd janda jangan jd istri orang lu gatel ke bujang🤣
D_wiwied
dr sejak Arin menerima lamaran dewa setelah menerima pesan, ak dah curiga ini pasti ada andil dr mamanya dewa pasti... hmm ada rencana apa kamu bu, feeling ku bukan sesuatu yg baik sih
Ambo Nai: ternyata si arin perempuan murahan,kasihan anak yg gak di ketahui ayahnya.semoga pernikahannya batal.dewa bukannya cinta tapi obsesi.
total 1 replies
sunaryati jarum
Benar mulai cintai dirimu sendiri, sebaiknya kau bikin kue saja,itu kan keahlian kamu.Siapa tahu rezeki anakmu kau bisa punya toko kue
Lee Mba Young
semua orang mudah nemuin km krn km pergi nya cm di situ situ saja. cm kabur kabur an gk niat kabur beneran.
kl kabur beneran pasti kluar kota Naik bus ganti kapal pesiar pasti gk Ada yg nemuin. ntah Arin itu goblok apa tolol jd wanita. pdhl dah dewasa dah pernh kawin tp ttp oon.
niat kabur Dr awal pergi jauh ganti nmr jng hub orang rumah lagi. kemarin mncing hub mertua oalah alah. cewek plin plan.
D_wiwied
pengennya sih ga mau komen tp tanganku koq gatel ya 🤭
terus aja Rin keraskan hatimu buat dirimu sama ky si Aga yg suka menyimpan dendam jd kamu ga ada bedanya sama si Aga kan
heran koq bisa si Dewa tau2 nongol bawa bunga bawa cincin, ntar pas mereka lg pandang2 an ato pegangan tangan si Aga nongol tuh, lanjut lg salah pahamnya gitu aja terus ga kelar2
Ibah Ibah: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
YuWie
sulit buk2..dewa cintanya sdh mendarah daging, krn kehadiran arin begitu membekas dijiwanya.
sunaryati jarum
Ternyata Dewa sudah cinta sama Arin sejak SMP karena orang yang mau berteman dengan Dewa hanya Arin,dan Arin penolongnya sejak itu
Noveni Lawasti Munte
ahhhhh pantas dewa kecintaan bgt sama arin😥
Ambo Nai
bukan cinta tapi opsesi,karena kamu pernah di tolong mana ada orang bisa bercerai saat hamil
sunaryati jarum
Kamu memang juga sedikit salah Arin, meminta tolong Dewa terus- terusan padahal kamu tahu dia mencintai kamu.Selesaikan dulu hubungan kamu dengan Aga , Jangan lari dan sembunyi dari masalah.Emak juga geram pada Aga atas tindakannya padamu selama ini,apalagi tidak ingat telah memperkosamu. Kamu memang korban dari perjodohan dan kesalahpahaman Aga, yang keterlaluan.Emak percaya dan iba padamu tapi kamu jangan deket dengan pria dulu sebelum hubungan pernikahan kamu dan Aga jelas sudah bercerai.
Lee Mba Young
Arin itu gk bisa hidup mandiri, selalu butuh bantuan laki kaya Raya.
kl wanita mandiri pasti saat pertama kabur dah ganti nmer kabur baik bus yg jauh ntah kluar pulau bgitu.
tp ini mlh milih nyari laki lain pdhl status masih istri orang. gk jelas bnget. wanita murah.
Lee Mba Young
Kapok kau Rin. wanita gk jelas. niat kabur tu yg jauh mnghilang niat kabur mlh nyari laki lain.
kl merasa suami mu gk baik ya cerai sblm pergi ni mlh jd wanita murah meriah.
D_wiwied
nah gimana rasanya disalah pahami Rin pasti nyesek kan, lagian blm resmi cerai udah ky ulet kegatelan nempel si Dewa, selesaikan dulu urusanmu baru deh kamu mau deket sm siapa aja boleeeh.. kalo dah ky gini kan kamu sendiri yg malu dan pasti bakal sulit dpt restu dr bu Emi
sepertinya takdir tdk akan membawamu ke Dewa deh 🤭😆
Lee Mba Young: Arin pancen wanita bodoh kl kabur kabur yg jauh mlh deket ma laki lain blm cerai.
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
helehhhhhh kmarin2 udah dewa bilang biar dibantuin cetai tp sok2 belum siap giliran udah Hamidun mau2nya dinikahin ohhhh Arin Arin ga da cerdasnya JD perempuan
Lee Mba Young: Gk banget kn si Arin 🤣. Arin pingin 2 lelaki sekaligus.
mau pisah eman krn suami nya berpangkat, tp juga mau laki satu nya lagi krn yg ini kaya Dan Cinta ma Arin. 🤣. calon calon poliandri naudzubillah 🤣. wanita gk tau agama si Arin ini. cm bentukannya polos.
total 1 replies
YuWie
kan..mulai tanda2 dwwa bkn u kamu. apalagi kamu masih selalu memikirkan bu tina. yg jelaa2 ada bu tina ya pasti ada agar2 tho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!