NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ceo

Transmigrasi Ceo

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bagus Dwi

Dikhianati hingga tewas di dunia modern, Anya, seorang CEO jenius ahli strategi investasi, bertransmigrasi ke tubuh Permaisuri Xian—seorang istri kaisar yang lemah, miskin, dan ditindas oleh para selir di istana belakang.
Namun, si licik salah memilih lawan. Jiwa yang baru ini tidak mengenal kata menyerah. Menggunakan ilmu ekonomi modern, Anya mengobrak-abrik Paviliun Logistik, menyikat habis menteri korup, dan membalikkan keadaan hingga para musuhnya gemetar ketakutan!
Di tengah aksi balas dendamnya yang badass, Kaisar Liang yang dingin dan berwibawa justru mulai mendekat, terpikat oleh kepakan sayap sang Ratu yang baru.
"Kau sangat menarik, Xian. Katakan padaku... apa yang sebenarnya terjadi padamu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bagus Dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 JERAT UNTUK KASIM SUN

Setelah konfrontasi yang menggetarkan di Istana Anggrek, Anya tidak membuang waktu sedikit pun untuk bersantai. Di dalam ruang kerja barunya di Paviliun Logistik Pusat yang kini telah dibersihkan total dari pengaruh kotor masa lalu, Anya duduk menghadap ke meja kayu besar yang dipenuhi oleh belasan gulungan dokumen baru. Di sampingnya, Kasim Wang berdiri dengan wajah penuh kekaguman, memandangi jemari lentik Anya yang bergerak sangat cepat memilah, memeriksa, dan menandai setiap laporan distribusi pasokan dengan tinta hitam dan merah.

​"Yang Mulia Permaisuri, Kasim Sun saat ini ditahan di dalam kamar pribadinya di bawah penjagaan ketat dua pengawal istana yang berhasil kita rekrut kembali," Kasim Wang melaporkan dengan nada suara yang penuh rasa hormat. "Namun, hamba khawatir klan keluarga Selir Agung Cui di dewan menteri luar akan segera mendengar berita ini dan menggunakan pengaruh politik mereka untuk menekan kita atau membebaskan Kasim Sun sebelum kita bisa menemukan bukti fisik dari gudang rahasianya di Distrik Barat."

​Anya tidak langsung mengangkat kepalanya dari dokumen yang sedang diperiksanya. Sudut bibirnya terangkat sedikit, membentuk sebuah senyuman tipis yang penuh dengan kepintaran strategis seorang CEO kawakan.

​"Biarkan saja mereka mencoba menekan kita, Wang. Semakin besar usaha yang mereka lakukan untuk menyelamatkan Kasim Sun, semakin dalam pula lubang kubur politik yang mereka gali untuk diri mereka sendiri," ucap Anya dengan nada suara yang sangat tenang dan penuh percaya diri. Dia meletakkan kuas tintanya perlahan, lalu menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi kayu yang nyaman. "Kasim Sun adalah tipe manusia yang sangat serakah namun pengecut di dalam hatinya. Orang seperti dia tidak akan pernah sudi menjadi martir atau mengorbankan nyawanya sendiri demi kesetiaan buta kepada Selir Agung Cui jika dia tahu bahwa dirinya sudah berada di ujung tanduk kematian."

​Anya mengambil sebuah surat perintah resmi berkepala burung Phoenix yang telah dicap dengan stempel lilin merah pribadinya, lalu menyerahkannya kepada Kasim Wang. "Bawa surat perintah ini dan temui Kasim Sun secara pribadi di dalam kamar tahanannya malam ini secara rahasia. Jangan gunakan kekerasan fisik atau penyiksaan sedikit pun. Cukup tunjukkan padanya lembar analisis akuntansi modern yang kubuat kemarin, dan katakan padanya kalimat ini dengan jelas: 'Permaisuri Xian tahu tentang kapal dagang rahasia milik keluarganya yang akan bersandar di Pelabuhan Selatan besok malam membawa barang-barang selundupan ilegal'."

​Kasim Wang tertegun mendengarnya, sepasang matanya melebar karena terkejut. "Yang Mulia... bagaimana Anda bisa tahu tentang kapal dagang rahasia klan Kasim Sun di Pelabuhan Selatan? Bahkan hamba yang telah bertahun-tahun di istana ini tidak pernah mendengar detail informasi tersebut."

​“Tentu saja karena aku mengingatnya dari memori kolektif Xian dan kemampuan analisis jaringan logistikku yang tajam,” batin Anya dalam hati, tentu saja tidak mungkin dia menceritakan tentang asal-usulnya dari dunia modern yang serba digital. Anya hanya tersenyum misterius tanpa memberikan penjelasan rinci.

​"Kau tidak perlu tahu dari mana aku mendapatkan informasi itu, Wang. Tugasmu hanya memastikan Kasim Sun memahami dengan sangat jelas bahwa seluruh jalan hidup, aset kekayaan, dan keselamatan nyawa garis keturunan keluarganya saat ini berada di dalam satu jentikan jariku," perintah Anya dengan sepasang mata yang berkilat tajam seperti sepasang mata elang malam. "Katakan padanya, jika dia mau menyerahkan seluruh buku catatan hitam asli yang berisi daftar nama menteri luar dan pejabat istana yang menerima aliran dana suap darinya selama lima tahun terakhir ini, aku berjanji akan mengampuni nyawanya dan membiarkannya pergi keluar dari ibu kota hidup-hidup bersama keluarganya sebagai orang biasa."

​Kasim Wang membungkuk dalam sembilan olun derajat, merasakan kekaguman yang semakin mendalam hingga ke lubuk hatinya yang paling dalam terhadap kecerdasan taktis luar biasa yang dimiliki oleh sang Permaisuri yang baru ini. Strategi ini bukan lagi sekadar urusan perebutan kekuasaan kecil di istana belakang, melainkan sebuah permainan catur politik tingkat tinggi yang siap meruntuhkan seluruh jaringan korupsi raksasa di dalam pemerintahan kekaisaran Han.

​Malam itu, di dalam kamar tahanannya yang gelap dan dingin, Kasim Sun duduk meringkuk di sudut ruangan dengan pakaian yang sudah kusut berantakan dan wajah yang dipenuhi oleh kecemasan yang amat sangat. Ketika Kasim Wang masuk dan menyampaikan pesan rahasia serta menunjukkan lembar analisis dari Anya, tubuh tambun kasim korup itu langsung lemas tak bertenaga seolah seluruh tulang di tubuhnya telah diloloskan keluar. Keringat dingin mengalir deras membasahi seluruh pakaiannya, dan bibirnya yang gemetar hebat tidak bisa mengeluarkan satu patah kata bantahan pun.

​Kasim Sun tahu secara instan bahwa permainannya telah berakhir secara total. Wanita yang berada di Istana Phoenix itu bukan lagi seorang permaisuri buangan yang bodoh dan tidak berdaya, melainkan sesosok monster politik berwujud dewi yang mengetahui setiap rahasia tergelap yang disembunyikannya rapat-rapat selama bertahun-tahun ini. Tanpa ada pilihan lain yang tersisa demi menyelamatkan nyawa pribadinya dari tiang gantungan eksekusi pengkhianatan negara, Kasim Sun dengan tangan yang gemetar hebat merangkak ke bawah tempat tidurnya, menggeser salah satu batu lantai yang longgar, dan mengeluarkan sebuah buku kecil bersampul kain sutra hitam pekat yang usang—sebuah buku catatan hitam yang berisi jerat kematian bagi seluruh sekutu politik Selir Agung Cui.

1
evi carolin
sat set libas semua ,basmi abis ampe keturunan dan nol ga punya harta jabatan dan gelar 😱
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
awal langsung panas... semangat
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩: suka kok tapi klo bisa Jangan terus sebut dunia ku... biar ngga bocor klo Permaisuri nya bukan asli kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!