“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidak sakit
Tabib Gu terus menundukkan, dia tak berani melihat sekitar. Di hadapannya ada Wang Xiufei dan Wewey yang sedang berbincang, bahkan Wang Xiufei sesekali menyuruh tabib Gu untuk menyuapi buah anggur untuknya.
“Wewey, besok aku akan pergi ke kekaisaran. Siapkan semua keperluan ku. Dan……. Apa kau punya rekomendasi laki-laki tampan lain? Yang bisa aku ajak ke sana?” Bisik Wang Xiufei pada Wewey.
“Yang mulia, sebenarnya saya tadi mendengar jika tuan Jang akan pergi ke kekaisaran untuk urusan bisnis. Dia seorang pembisnis yang sangat kaya raya, menurut rumor dia memilih wajah yang tampan dan sedikit….. gatal pada wanita cantik. Entah itu hanya rumor atau….”
“Di mana dia sekarang? Aku ingin bertemu dengannya.” Senang Wang Xiufei penuh harap. Namun, Wewey justru melirik tabib Gu yang hanya diam di sana.
“Tabib Gu, kau boleh pulang. Terimakasih untuk hari ini, kau cukup hebat.” Senyum Wang Xiufei dengan menyelipkan sebuah kantung berisi koin emas, tabib Gu menolak namun Wang Xiufei tak senang.
Hingga akhirnya, dia menerimanya dengan tak senang.
Setelah berpisah dengan tabib Gu, Wewey dan Wang Xiufei mencari tempat keberangkatan tuan Jing.
“Kau tahu, tuan Jing menyewa 10 wanita bordil di sana. Hahah, dia sangat hebat!”
Wewey dan Wang Xiufei terdiam dan saling pandang, Wewey menggelengkan kepalanya.
“Yang mulia, dia gila perempuan. Bagaimana jika dia menularkan penyakit pada Anda?” Khawatir Wewey.
“Tidak, dia tidak pernah menyentuh wanita manapun. Itu hanya alasan agar dia tidak selalu di ganggu oleh orang tuanya….”
Wang Xiufei tersenyum lebar, ternyata pemilik asli sedang membantunya. Apakah dia sudah pasrah dengan tingkah Wang Xiufei? Atau, dia senang karena pertengkaran nya tadi dengan Raja Ji Yun, yang jelas dia sangat senang.
“Ayo!” Ajak Wang Xiufei pada Wewey.
Mereka masuk kedalam rumah Bordir dan melihat banyak sekali wanita berpakaian terbuka, ternyata tidak hanya di dunia modern saja wanita penghibur itu ada, memang sudah dari sana nya ada.
“Di mana ruangan tuan Jang?” Tanya Wewey pada pelayan dengan sedikit berbisik, tangannya menyodorkan beberapa butir koin emas.
“Ah itu, ruangannya di sana.” Tunjuknya ke arah atas.
“Baik.”
Wewey mengangguk pada Wang Xiufei, mereka segera bergegas kesana. Tanpa menunggu basa basi, mereka segera masuk.
Pertama kali yang mereka lihat adalah sosok laki-laki yang duduk di atas kursi panjang dengan mata yang terpejam, wanita di sekelilingnya sibuk menari dan memainkan alat musik. Tidak ada yang mendekatinya satu orang pun, namun ada sosok wanita yang terlihat terbaring di pojok dengan luka mengerikan di lehernya.
“Tuan Jang.” Sapa Wang Xiufei, dia mendekatinya dengan santai. Para wanita menatapnya ketakutan, dan benar saja sebuah pedang hampir mengenai jantungnya. Untungnya, Wang Xiufei bergerak dengan cepat untuk menghindar.
“Masih kurang.” Senyum Wang Xiufei meskipun memakai masker, bisa mereka lihat jika dia tersenyum dan mengejek.
Memang benar kata Wewey, tuan Jang sangat tampan. Dia memiliki tubuh yang sedikit gelap namun itu justru semakin menambah keseksian nya.
“Siapa kau?” Tanya Tuan Jang.
Wewey menyuruh para wanita yang ada di sana keluar, Wewey juga ikut keluar meskipun khawatir.
“Aku? Coba tebak?” Tanyanya dengan tenang, dia berputar putar, menari dengan santai dan tenang namun terlihat indah. Sorot matanya sangat indah, dan hal itu membuat Tuan Jang terpesona untuk beberapa saat.
Namun, beberapa detik kemudian Wang Xiufei menarik pedang Tuan Jang dan kembali menari, kali ini tidak terlihat lembut dan halus, melainkan tegas dan tajam.
Dan saat berada di putaran terakhir, Tuan Jang menghampirinya dan melepaskan cadar yang dia pakai.
Wajah cantik itu terasa tak nyata, Wang Xiufei tersenyum dan berpura-pura jatuh hingga menimpa tubuh Tuan Jang.
“Kau? Yang mulia Ratu Wang!” Tegasnya setelah sadar, dia segera bangkit dan menatap Wang Xiuran yang tidur menyamping dengan kepala yang tertahan sebelah tangan.
Sangat cantik!
“Tuan Jang, kemarilah. Aku ingin sekali menciummu.” Senyum Wang Xiufei, perkataan nya sukses membuat Tuan Jang shock setengah mati. Setahu dia, Ratu Wang sangat elegan, lembut dan sopan. Tapi sekarang?
Melihatnya diam membisu, membuat Wang Xiufei menarik tangannya hingga tuan Jang menimpa nya dan bibir mereka bersentuhan. Wang Xiufei tersenyum puas, tapi tidak dengan Tuan Jang.
Saat hendak melepaskan ciuman tersebut, Raja Jang tak bisa berkutik karena Wang Xiufei menahan tengkuknya dengan melingkarkan kedua tangannya di leher.
Terlebih, dia merasakan bibir Wang Xiufei yang manis dan lembut. Untuk beberapa saat dia membiarkan nya saja, namun makin lama dia juga terpancing dan terbawa suasana hingga akhirnya dia membalasnya.
Ciumannya begitu panas, Wang Xiufei awalnya terkejut namun akhirnya dia senang.
“Aroma uang.” Batinnya dalam hati.
Tangan Tuan Jang menyentuh lehernya dan hal tersebut membuat Wang Xiufei hilang akal, tangannya sangat kekar dan berotot. Berbeda dengan tabib Gu yang halus dan lembut, lalu Jenderal Chen yang kasar.
Ciuman Tuan Jang menurut ke lehernya, dia mencium dalam-dalam aroma tubuh Wang Xiufei yang membuatnya mabuk dan hilang akal. Tangannya hendak menyentuh bagian dada Wang Xiufei tapi segera dia ambil alih dengan merubah posisi.
Dari atas, Xiufei bisa melihat dengan jelas wajah tampan tuan Jang yang begitu seksi. Wajahnya merah gelap, bibir nya nampak bengkak.
Xiufei yang semula duduk di atas perut, kini menurunkan kembali dudukannya hingga berada di atas milik Tuan Jang yang langsung memejamkan matanya.
Dia sangat puas!
Dengan perlahan, Wang Xiufei menciumi lehernya dan kembali membuat tanda kepemilikan disana, dia nampak senang sekali.
Ciumannya semakin turun ke arah perut, suara nafas berat dari tuan Jang begitu jelas. Xiufei tersenyum, jarinya mulai turun dan menyentuh sesuatu yang berdiri di balik kain.
“Cukup sampai disini, aku menunggumu di gerbang perbatasan besok.” Ucap Xiufei yang pergi begitu saja setelah membuat tuan Jang tak berdaya seperti ini.
“Ratu Wang!” Geram tuan Jang, dia bangkit dengan kesal. Sesuatu dalam dirinya belum di puaskan, tapi wanita itu sudah pergi begitu saja.
Tanpa menunggu lama, dia segera bangkit dan mencari sosok Wang Xiufei. Dia melihat Wang Xiufei sedang berbincang dengan pelayannya. Tanpa menunggu lama, Wang Xiufei di tarik kedalam ruangan.
Disana, Wewey terlihat kaget. Tidak hanya dia, tapi Xiufei juga sama. Tapi, hal tersebut langsung hilang setelah Tuan Jang mencium nya dengan rakus dan menempelkan tubuhnya tanpa jarak.
Xiufei tahu apa keinginan laki-laki di depannya, namun detik berikutnya pakaian atas Xiufei di tarik secara paksa.
“Anda yang menyalakan api, maka anda juga yang harus memadamkan nya.” Seringai tuan Jang, belum sempat Xiufei mencerna, tindakan Tuan Jang selanjutnya membuatnya mengerang pelan.
Dadanya di pegang dengan begitu puas, taka hanya di pegang tapi di permainkan dengan begitu ganasnya. Itu tidak sakit, malah sebaliknya.