NovelToon NovelToon
AMBISI SANG SELIR

AMBISI SANG SELIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Uswatun Kh@

Chunxia tak pernah merasakan kehangatan keluarga sejak kecil. Kematian semua anggota keluarga mengubah hidupnya. Kini, ia hidup hanya untuk balas dendam. Ia berlatih dan berlatih hingga dewasa. Chunxia kecil mengubah namanya menjadi Zhen Yi, bahkan, ia rela bekerja di rumah bordir demi memuluskan rencananya.

Hingga saat ia menjadi Selir seorang Raja yang dikenal kejam dan tak punya rasa belas kasih. Ia harus berpura-pura menjadi wanita yang lemah lembut dan penurut, namun yang tak mereka sadari Zhen Yi memiliki rencana yang besar. Demi sebuah ambisi yang besar ia rela memanipulasi orang-orang yang begitu tulus padanya.

Putra Mahkota yang terpikat dengan kecantikannya bahkan sampai rela merebutnya dari sang Kaisar. Akhirnya perlahan kokohnya kerajaan goyah.

Mampukah Zhen Yi melancarkan aksi balas dendamnya? Atau justru, ia akan terjebak dalam permainan balas dendamnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uswatun Kh@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05. AMSALIR

Matahari siang itu terasa membakar ubun-ubun. Tepat di luar sana, langit membiru tanpa awan, menyebarkan hawa panas ke jalan yang berdebu.

Namun, suasana di dalam kamar itu terasa sangat kontras.

Sinar matahari hanya menyusup melalui celah yang membuat kamar itu terlihat terang dan hangat. Pria dengan tubuh tinggi tegap itu menurunkan tubuh Zhen Yi di atas kasur dengan sangat hati-hati.

Zhen Yi dengan perlahan melepas kedua tangan yang melingkar di lehernya.

"Maafkan saya Tuan. Saya selalu merepotkan Anda," kata Zhen Yi lirih, suaranya melemah.

"Tidak perlu sungkan. Panggil saja aku Zihan," sahutnya dengan nada rendah. "Kau tak perlu begitu formal denganku. Lalu siapa namamu Nona?"

Zhen Yi membungkuk sedikit, seolah memperlihatkan rasa hormatnya. "Tuan bisa memanggil saya dengan Zhen Yi."

"Oh iya, saya hampir lupa," Zhen Yi teringat sesuatu. "Dali ambilkan mantel tuan Zihan. Saya hampir lupa untuk mengembalikannya."

"Baik Nona."

Dali bergegas menuju arah lemari dan mengambil mantel berbulu milik Zihan. Ia kembali dan menyerahkannya pada Zhen Yi.

Zhen Yi mengambilnya dan mengulurkan ke arah Zihan. "Ini mantel Anda, Tuan Zihan. Saya sungguh berterimakasih karena Anda begitu baik pada wanita hina ini."

Zihan mengambilnya. Namun, bukannya ia kenakan justru dengan lembut Zihan menyampirkan pada pundak Zhen Yi.

"Kau tidak perlu mengembalikan padaku. Ini untukmu saja, lagi pula kau lebih memerlukannya," ujarnya dengan suara rendah dan lembut.

Perhatian itu membuat Zhen Yi terharu. Matanya berkaca-kaca. "Tidak Tuan Zihan. Ini terlalu berharga untuk wanita seperti saya. Saya tidak pantas mengenakannya."

Zihan mendekap kedua pundaknya dengan erat. Sorot matanya begitu dalam, ia berjongkok di hadapan Zhen Yi.

"Kau tidak boleh berkata seperti itu. Semua wanita itu berharga. Mungkin memang nasib mereka berbeda, jadi terimalah anggap saja ini sebagai hadiah karena nyanyianmu yang begitu merdu tempo hari."

Lelaki dengan tubuh tegap itu kembali berdiri. "Aku harus pergi. Jagalah dirimu. Kita pasti ketemu lagi."

Zihan segera melangkah meninggalkan kamar Zhen Yi. Senyum mengembang di bibirnya.

Saat derap langkahnya mulai menjauh Zhen Yi bangkit dari ranjang. Sorot matanya yang semula rapuh dan lemah kini berubah dengan kilatan tajam.

Sudut bibirnya terangkat, ia melangkah mendekati jendela. Menatap ke arah Zihan yang tengah menuruni anak tangga.

"Kena kau, Pangeran. Sangat mudah, aku pastikan kalian akan merasakan sakit berkali-kali lipat. Aku akan pastikan itu," gumamnya.

"Nona, Anda sangat pandai bersandiwara. Saya saja hampir percaya kalau Nona benar-benar lemah," sahut Dali saat mendekat ke arahnya.

Dengan senyum puas Zhen Yi bersandar pada bingkai jendela. "Semua harus berjalan dengan sempurna Dali. Bagaimana pun kita sudah menunggunya cukup lama. Tinggal satu langkah lagi rencana kita akan tercapai."

Dali mengangguk mantap.

Udara siang itu terasa begitu pengap. Ruangan luas itu seakan menyempit saat dendam dalam diri Zhen Yi bergejolak.

Namun, di sisi lain Zihan merasakan sebaliknya. Hatinya yang lama mati kini mulai tumbuh kembali.

Dengan senyum samar yang sengaja ia sembunyikan terlihat begitu jelas di mata Pengawalnya.

"Pangeran! Anda baik-baik saja kan?" tanya Liang. Ia sesekali melirik ke arah tuannya.

Kali ini tebakannya tak akan meleset. Pangeran yang di kenalnya dingin dan kaku itu kini lagi kasmaran.

Bahkan Liang dibuat terheran-heran saat Zihan terus tersenyum sambil mengusap-usap kedua tangannya.

"Kalau orang jatuh cinta emangnya kayak gitu ya? Aku takut pangeran malah dikira orang gila," bisiknya, suaranya sangat pelan hanya untuk didengar dirinya sendiri.

Takut Zihan menyadari dirinya yang tengah memikirkan tentangnya, Liang segera menyusul langkah Zihan yang semakin menjauh.

Di dalam istana. Di taman Kekaisaran, terlihat Kaisar dan kedua istrinya duduk bersama.

Para pelayan sibuk menuangkan teh ke cangkir mereka.

"Kemana Putra Mahkota? Aku memintanya untuk datang dirapat pagi ini. Tapi dia ... tidak bisa di andalkan!" seru Kaisar, nadanya terlihat begitu kecewa.

Wang Mo-yuan begitu kesal. Pasalnya putranya itu tak pernah sependapat dengannya.

Dia yang dikenal ambisius bahkan tidak segan menghabisi siapa saja yang menentang namun, Wang Zihan yang selalu mengikuti keinginannya kini justru sering menolak.

Wang Zihan. Anak dari permaisuri Zi Wei, ia di kenal pendiam dan tak banyak menuntut. Tapi, Wang Zihan lebih di kenal berhati dingin.

Bertahun-tahun lamanya. Ia sudah menjadi anjing pemburu bagi Kaisar. Melenyapkan siapa pun yang berani menentang kekuasaan sang ayah. Dan saat pedangnya menebas leher musuh, tak ada sedikit pun keraguan, itulah mengapa semua orang lebih mengenalnya dengan sebutan Anjing pemburu.

Permaisuri Zi Wei terlihat panik. Ia mempererat genggaman tangannya di cangkir teh yang sedang ia nikmati. "Yang Mulia Kaisar, mohon Anda bersabar. Mungkin Putra Mahkota butuh waktu untuk menjalankan semua rencana Anda."

Zi Wei meletakkan cangkir gelasnya dengan anggun tak bersuara. Namun, sorot matanya menatap jauh ke depan memikirkan Wang Zihan yang sering meninggalkan istana.

"Apa kau yakin, kalau Putra Mahkota itu butuh waktu. Soalnya belakangan aku lihat ada yang aneh dengannya," sahut Selir Ling-Xian.

Matanya menelisik ke arah Permaisuri Zi Wei. Sudut bibirnya terangkat seolah menemukan celah untuk membuat Permaisuri panik.

Walaupun mereka sama-sama istri dari sang Kaisar, namun hubungan mereka tak pernah harmonis.

"Apa maksutmu Selir, Ling Xian?" tanya Sang Kaisar, matanya membelalak.

1
Karin Efendhy
visualnya ga muncul
⛧ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Luo Yi⧗⃟: masak sih kak.. tapi di pembaca lain muncul loh
total 1 replies
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
berhasil zhen yi
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
makin seru
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
wow tapi kok zhen yi mau aja sih layani kaisar n pangeran
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
zhen yi bergerak dengan penuh perhitungan
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
masuk perangkap pangeran
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
zhen yi bermain cantik dan halus🤣
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
duh dali semoga tepat waktu ya
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
visualnya pas thor💕🌸
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
wah ada nama aq di sebut thor, mumpuni🤣
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
jahe merah+kayu manis memang bikin anget tubuh
༺⬙⃟⛅เภє๓🫠
sebenernya Zhen yii punya dendam apa 🤔
Ar_15❄
baru awal lhoo ya....
Ar_15❄
klo mau ada misi jgn pake perasaan deh...
takutnya kacau nnti
Ar_15❄
lhooo kog acting....
mancing sesuatu yaaa
Ar_15❄
baru ini baca genre fantim....
gass aja balas dendam nya💪💪💪
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦•§͜¢•ʝєηνу⒋ⷨ͢⚤Ꮶ͢ᮉ᳟🦢
hmm mulai nih, pangeran mulai jatuh cinta dan Zhen yi mulai memainan rencana balas dendam nya🤭 tapi takut nya nanti Zhen yi kejebak sama permainan nya sendiri 🤣
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦•§͜¢•ʝєηνу⒋ⷨ͢⚤Ꮶ͢ᮉ᳟🦢
benar" macam tengok dracin 😭😭

sorry ya keskip bab 3, karna iklan nya tuh😭 maaf aja dah lama ga baca di novel 🙂‍↕️🙏
⛧ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Luo Yi⧗⃟: iyaa kak
total 1 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
iya makanya kmu hrus hati2
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦༄⃞⃟⚡OLENG.comKᵝ⃟ᴸ
good job Zhen Yi. target langsung masuk perangkap 😝🤣🏃🏃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!