NovelToon NovelToon
MAHAR LIMA MILIAR DARI SUAMI PENGANGGURAN

MAHAR LIMA MILIAR DARI SUAMI PENGANGGURAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Cinta setelah menikah / Romansa pedesaan / Konglomerat berpura-pura miskin / CEO / Nikahmuda
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Prettyies

Selina Saraswati, dokter muda baru lulus, tiba-tiba dijodohkan dengan Raden Adipati Wijaya — pria tampan yang terkenal sebagai pengangguran abadi dan kerap ditolak banyak perempuan.

Semua orang bertanya-tanya mengapa Selina harus dijodohkan dengannya. Namun kejutan terbesar terjadi saat akad: Raden Adipati menyerahkan mahar lima miliar rupiah.

Dari mana pria pengangguran itu mendapatkan uang sebanyak itu?
Siapa sebenarnya Raden Adipati Wijaya — lelaki misterius yang tampak biasa, tapi menyimpan rahasia besar di balik senyum santainya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Prettyies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pindah kerumah suami

Setelah prosesi akad dan sungkeman selesai, rombongan keluarga kembali masuk ke dalam rumah. Musik gamelan masih terdengar di luar, tetapi suasana di ruang tamu jauh lebih tenang.

Selina hampir melangkah menuju kamarnya ketika suara Bejo menghentikannya.

“Sel… tunggu sebentar. Bapak mau ngomong.”

Selina menoleh dengan wajah lelah. “Iya, Pak? Ada apa? Aku capek banget… mau istirahat dulu.”

“Duduk sini, Nak.” Bejo menepuk kursi kosong di depannya.

Selina duduk dengan malas, merapikan kebayanya yang sudah mulai membuatnya sesak. “Ngobrol apa, Pak?”

Bejo menarik napas panjang. “Bapak minta… setelah ini kamu ikut suami kamu pulang ke rumahnya.”

Mata Selina langsung membesar. “Ikut dia pulang? Pak, aku mau tinggal di sini aja. Di rumah kita.”

Arya, kakaknya, ikut duduk di samping Bejo. “Sel, kamu sudah nikah. Namanya istri ya ikut suami.”

Sri mengangguk cepat. “Lagi pula, Adipati itu tinggal sendirian. Masa kamu di sini, dia di sana? Rumahnya siapa yang ngerawat?”

Selina gelisah. “Bu, Pak… itu kan bisa nanti. Hari ini aja aku capek—”

Tiba-tiba Adipati muncul di ambang pintu, sudah melepas beskapnya. “Pak, Bu, Arya… saya pamit pulang dulu ya.”

Bejo langsung berdiri. “Ajak istrimu sekalian, Dit. Mbak Tari sudah nyiapin koper isi baju-baju Selina.”

Selina menatap ayahnya tak percaya. “Pak?! Sekarang? Langsung ikut dia?”

“Iya,” jawab Bejo mantap. “Kamu ganti pakaian dulu, terus pulang sama suami. Besok kalian boleh balik lagi ke sini.”

Adipati mengangkat tangan menenangkan. “Kalau Selina belum mau… jangan dipaksa dulu, Pak.”

“Tetap harus ikut, Dit,” sahut Bejo. “Memang sudah kewajiban istri ikut suami.”

Sri memanggil seseorang dari dapur. “Mbak Tari! Bawa kopernya ke sini! Biar sekalian dibawa sama Mas Adipati!”

Tari muncul sambil menenteng koper besar. “Ini, Bu.”

Istri Arya tersenyum ramah. “Selamat ya, Dek Selina. Semoga sakinah, mawaddah, warahmah.”

Selina membalas dengan senyum lelah. “Makasih, Mbak…”

Ia berdiri, menyerah pada keadaan. “Aku ke kamar dulu. Mau ganti baju.”

MUA-nya langsung mengikuti. “Ayo, Mbak Selina. Biar saya bantu bukain kebayanya.”

Selina melangkah menuju kamarnya sambil menahan napas panjang.

Hari pertama menikah… dan aku sudah harus ikut tinggal sama pria yang bahkan belum benar-benar aku kenal.

Setelah selesai berganti pakaian, Selina keluar dari kamar dengan menggendong ranselnya.

“Pak, Bu… aku pamit dulu ya,” ucapnya pelan.

Sri langsung memeluknya. “Hati-hati, Nak. Ibu doakan rumah tangga kalian langgeng.”

Bejo mengangguk mantap. “Jadilah istri yang baik, Sel.”

Selina tersenyum lemah, lalu melangkah keluar rumah. Suara dangdut dari tenda hajatan memekakkan telinga—sesuatu yang benar-benar tidak ia sukai. Tanpa menoleh, ia melewatinya dan berjalan ke depan pagar.

Begitu keluar, ia langsung berhenti.

Sebuah mobil McLaren hitam mengilap terparkir manis di depan rumahnya.

Selina mengerutkan kening, celingak-celinguk mencari motor butut Adipati. “Lho… motor rongsok itu mana?”

Tiba-tiba klakson berbunyi pelan. “Tin—tin.”

Selina menoleh. Kaca jendela mobil itu menurun perlahan, menampakkan Adipati yang duduk di kursi pengemudi dengan santai, seolah mobil itu bukan barang mewah yang harganya bisa beli satu desa.

“Ayo masuk,” katanya datar.

Selina menunjuk mobilnya dengan jari gemetar. “T-tunggu… ini mobil siapa?”

“Mobil kita,” jawab Adipati santai. “Ayo, keburu macet sama orang angin kerbau.”

Selina membuka pintu dengan ragu, lalu duduk. Aroma kulit asli menyeruak.

“Kamu—” Selina menatap tajam. “Kamu jangan bilang ini hasil hutang bank? Mekar? Pelcit? Pinjol? Atau jangan-jangan Bapak ku gadaikan sertifikat rumah ku? Kalau kamu cuma mau pamer di depan orang kampung, terus kita terlilit hutang seumur hidup, aku bisa gila!”

Adipati terkekeh sambil menyalakan mesin. “Tenang, Bu Dokter. InsyaAllah halal.”

Mobil melaju keluar desa. Selina masih sibuk menatap interior mobil dengan curiga.

“Uang mahar sebanyak itu… lima miliar… itu kamu pinjam Bapak, ya?” Selina mencurigai. “Jangan-jangan ... "

Adipati mendengus tertawa. “Halah. Emang bapakmu punya uang sebanyak itu sampai aku manfaatkan? Nggak lah, Sel.”

“Ya siapa tahu! Bapakku tuh gampang luluh kalau urusan hutang budi!” Selina gelisah. “Aku nggak mau hidup dibangun dari hutang! Lebih baik. kita hidup sederhana aku mau kok. ”

Adipati melirik sebentar. “Sel, bayar kuliah kamu aja… Pak Bejo gak mampu.”

Selina terdiam. “Kuliahku…?”

“Iya. Kamu pikir kuliah kedokteran murah? Bapakmu dapet uang dari mana?” ia menatap ke depan. “Beliau bahkan sempat sakit-sakitan waktu kamu di kuliah empat tahun bolak balik rumah sakit. ”

Selina menelan ludah. “Masa sih kamu yang—”

“Udah. Nggak usah mikir jauh,” potong Adipati sambil tersenyum kecil. “Yang penting sekarang kamu sudah jadi istri ku.”

Selina menatap pria di sebelahnya dengan sejuta pertanyaan.

Mobil itu melaju ke arah ujung desa—menuju rumah Adipati yang sesungguhnya.

1
Ayu
lanjut kak
Ayu
seru
wagiyah baru
ditunggu kelanjutannya kak
wagiyah baru
seru
Scarlett Rose
lanjut kak🤭
Scarlett Rose
lanjut kak
Anonymous
lanjut heeh
Anonymous
lanjut thor🤭
Scarlett Rose
lanjut kak
Anonymous
lanjut
wagiyah baru
lanjut kak
wagiyah baru
lanjut
Scarlett Rose
seru
Scarlett Rose
lanjut kak
Anonymous
lanjut
Scarlett Rose
lanjut kak
Anonymous
lanjut thor
Ayu
lanjut kak
Ayu
lanjut kqk
Bambang
lanjt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!