NovelToon NovelToon
Angkasa (Captain The Orion )

Angkasa (Captain The Orion )

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:673.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nurul Setya

Bias Fajar Angkasa
&
Marsya Nanda Pramudita

ORION

Berawal dari sebuah pertengkaran antara seorang ketua geng motor yang bernama Angkasa dengan seorang ratu wacana bernama Marsya. Membuat keduanya saling dekat.

Apakah dihati mereka akan hadir perasaan saling suka ataukah tidak?

Disini juga menceritakan kehidupan suatu club motor di SMA Respati yang benama ORION.

Dengan semboyan mereka yaitu :

Dimana bumi dipijak, disitu kami melangkah.


Jangan lupa vote, like, and komennya ya!

Ini adalah novel kedua yang aku buat.

Semoga kalian suka sama ceritaku ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Setya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Paham

...Ternyata si kapten diam-diam menghanyutkan nih....

...__________________________...

"Abuegile! Bibir lo merah banget bos. Abis ngisep darah lo?" Munggar mengamati lamat-lamat bibir Angkasa yang kemerah-merahan.

"Apa jangan-jangan lo pake gincunya si Maura ya?" tebak Dul ngaco.

"Astaghfirulloh Kapten! Lo mau nyerong?" Oji geleng-geleng kepala sembari menatap Angkasa.

"Diem!" bentak Angkasa tiba-tiba dan membuat teman-temannya terlonjak kaget.

"Santai kap! Jangan ngegas. Peace bro peace!" Munggar mengangkat tangannya ke udara membentuk tanda peace.

"Emang bibir lo kenapa Kap sampe merah-merah gitu. Kan keliatannya lo kek pake lipstik," kata Firda hati-hati. Takut kena sembrot Angkasa katanya.

"Apa jangan-jangan..." Dul menggantung ucapannya.

"Jangan-jangan apa Dul?" Ojan mulai kepo.

Dul menggebrak meja dengan keras sehingga membuat semua orang terlonjak kaget dan memberikan tatapan tajam ke arahnya.

"Ngapain lo nggebrak meja woy! Lo mau bikin anak Orion kena serangan jantung tiba-tiba, huh?" Munggar mulai mengomel. Sedangkan Dul menanggapi omelan Munggar dengan menunjukan cengiran tanpa dosanya.

"Oke, lanjut. Apa jangan-jangan si kapten..." Dul menggantung lagi ucapannya membuat teman-teman yang lain gregetan dipluskan dengan rasa kepo akan kelanjutan ucapan Dul.

"Lo gantung kata-kata lo lagi, gue gantung kebalik lo di pohon mangga depan!" ancam Munggar tak main-main.

"Oke gue serius. Apa jangan-jangan si Marsya sama si kapten abis.." Dul menyatukan telunjuk tangan kanannya dengan telunjuk tangan kirinya seperti orang yang sedang berciuman.

"Kalian pahamkan maksud ginian?"

"Maksud lo Kapten sama si Marsya abis itu?" tanya Asep yang langdung di balas dengan anggukan kepala oleh Dul.

"Astaghfirulloh, gak nyangka gue!" Asep geleng-geleng kepala sembari menatap Angkasa.

"Bener-bener di luar dugaan gue. Ternyata kapten kita udah main begituan ya kawan-kawan," Munggar turut serta.

Angkasa menaikkan satu alisnya menatap teman-temannya. "Maksudnya apa?"

Oji menghampiri Angkasa dan menepuk bahunya pelan. "Jangan pura-pura gak tau lah bos. Kita udah tau semuanya. Lo gak perlu nyembunyiin apa-apa sama kita. Ya kan guys?!"

"Yoi lah!"

"Asek asek!

"Yuhuuuu!"

Angkasa masih bingung dengan maksud teman-temannya. "Emang gue nyembunyiin apaan?"

Dul menghampiri Angkasa dan duduk di kursi sebelah cowok itu. "Udah lah bos gak usah di bahas. Tanpa lo kasih tau pun, kita udah tau semuanya."

"Bener tuh kap! Btw rasanya gimana?" tanya babang Firda kepo.

Angkasa mengerutkan dahinya. Cowok itu tampak berpikir. Apa mungkin teman-temannya sudah tahu tentang kejadian nasgor setan yang dibuat Marsya untuknya tadi pagi?

"Rasanya enak sih. Cuman pedes banget. Lo liat kan bibir gue sampe merah gini?" jawab Angkasa akhirnya.

Semua orang membelalakan matanya mendengar jawaban Angkasa.

"Gue bener-bener terkejud! Ternyata neng Marsya bisa seagresif itu yah?" Dul geleng-geleng kepala tak percaya.

Angkasa kembali mengerutkan dahinya. Apa hubungan memasak nasi goreng dengan agresif? Apa karena Marsya membuat nasi goreng dengan kepedasan yang luar biasa sampai teman-temannya mengatai Marsya agresif. Pikir Angkasa dalam hati.

"Nah tuh dia! Gue juga gak nyangka banget. Ternyata Marsya seberani itu," sahut Angkasa.

"Berarti tadi jadi yang pertama kali buat lo ya Kap?" tanya Munggar.

"Pertama kali? Apanya yang pertama kali? Gue kan udah sering setiap pagi atau kalo gue lagi mau aja," ujar Angkasa.

Maul membulatkan matanya tak percaya. "Gila lo bos! Lo udah berkali-kali?"

"Ternyata si kapten diam-diam menghanyutkan nih," celetuk Ojan.

"Lah emang kalian gak pernah?" tanya Angkasa dengan polosnya.

"Ya kagak pernah lah bos. Lagian siapa juga yang mau kayak gituan sama kita? Ya kan gaes?!" ujar Oji.

"Bener tuh!"

"Gue gak percaya. Mana ada kalian gak pernah," kata Angkasa tak percaya.

"Serius bos. Kita mana pernah kayak gituan," ujar Oji mewakili teman-temannya.

"Bener tuh. Lagian gak ada yang mau sama kita-kita."

"Apa hubungannya gak ada yang mau sama kalian?" tanya Angkasa bingung.

"Masa lo gak tau sih bos. Kita aja gak punya pacar, mana bisa kayak gituan."

"Emang harus sama pacar yah?" tanya Angkasa lagi.

"Ya iyalah. Kalo bukan sama pacar, mau sama siapa lagi?"

"Kan bisa minta sama nyokap."

"Gue minta sama nyokap, auto di penggal kepala gue sama bokap," kata Maul sembari memegangi lehernya.

"Lah emang minta sama nyokap gak boleh?"

"Kagak lah! Ya kali gue kayak gituan sama nyokap gue. Bisa dapet dosa lah keknya."

"Hah dosa?" Angkasa terheran-heran di buatnya.

"Iyalah. Emang lo pernah minta ke nyokap lo kap?" tanya Asep penasaran.

Angkasa menganggukan kepalanya. "Iya sering setiap pagi atau pas gue lagi pengen aja sih."

"Ya Alloh, sama nyokap lo minta juga? Ish ish ish. Tak patut, tak patut!" Dul geleng-geleng kepala.

"Ya kalo gue gak minta, gue minta sama siapa?" tanya Angkasa mulai frustasi dengan sikap teman-temannya.

"Minta sama si Marsya lagi lah! Gampang kan??" ujar Munggar remeh.

"Gak lagi lah. Nyesel gue, tuh cewek malah bikin gue kepedesan. Ini aja bibir gue masih merah."

"Hahaha. Gue kira lo bakal ketagihan. Ternyata bikin nyesel ya kap."

"Iya lah. Mungkin kalo gue minta lagi ke tuh cewek. Yang ada cabenya bakal di tambahin lagi dari 10 buah jadi 20 buah. Bisa sakit perut gue ntar."

"Hah? Kenapa lo bawa cabe segala? 10 buah jadi 20 buah? Maksudnya apaan?"

"Dasar bego lo pada. Tadi aja si Marsya ngasih gue sama cabe 10 biah. Otomasis kalo gue minta lagi, tuh cewek bakal nambahin jumlah cabenya jadi 20 buah mungkin," jelas Angkasa.

"Gue kok bingung yah?"

"Gue juga."

"2 in dah."

"Apa sangkut pautnya kayak gituan sama cabe?"

"Ya ada lah. Kalo gak pake cabe, ntar gada rasa pedesnya," kata Angkasa dengan nada frustasi. "Dan maksud lo kayak gituan apa?"

"Lah lo gak tau, lo habis ngapain sama si Marsya?"

"Tau lah."

"Lah terus ngapa tadi lo nanya?"

"Gue kan bingung kayak gituan apa maksudnya."

"Oke, dari pada bingung. Sekarang gue tanya sama lo. Lo habis ngapain sama si Marsya?"

"Makan lah."

"Makan?!" Angkasa menganggukkan kepala sebagai jawaban.

"Lo makan Marsya?"

"Bukan lah. Yakali gue makan dia. Gue tadi cuman makan yang tuh cewek kasih."

"Emang si Marsya ngasih lo apaan?"

"Katanya kalian udah tau?"

"Ya kita cuman mau pastiin aja."

"Pastiin apaan sih?"

"Itu.." Munggar menyatukan jari telunjuk kanannya dengan jadi telunjuk kiri.

"Itu maksudnya apaan? Gue kagak ngerti?" tanya Angkasa bingung. Tatapan matanya kini beralih pada Nauval yang sedari tadi diam. "Lo tau itu maksudnya apaan Val?"

Nauval menghela napasnya lantas menatap Angkasa. "Mereka ngira lo sama Marsya ciuman, Ka."

Angkasa membulatkan matanya tak percaya. Lalu beralih menatap teman-temannya.

"GUE GAK PERNAH CIUMAN SAMA MARSYA!" kata Angkasa lantang kepada teman-temannya.

"Lah lah lah. Tadi lo bilang lo abis begituan sama si Marsya."

Angkasa memijit pelipisnya. Pantas saja sedari tadi ia bingung dengan ucapan teman-temannya. Ternyata mereka salah paham.

"Gue kagak pernah bilang kayak gitu."

"Lah terus tuh bibir lo merah kenapa?"

Angkasa menghela napasnya. "Tadi gue makan nasi goreng."

"Nasi?" tanya Maul.

"Goreng?" sambung Asep.

"Nasi goreng pemerah bibir?" tanya Munggar akhirnya. "Mana ada?!" bantahnya.

Angkasa berdecak kesal. "Bukan nasi goreng pemerah bibir oon! Nasi goreng setan."

"Ih serem!" ujar Ajis lebay.

"Masih sereman muka lo kali dari pada setan!" cibir Ojan pada Ajis.

"Sobat laqnat dirimu Jan!" balas Ajis.

"Emang nasi goreng setan buatan Marsya ada setannya Kap?" tanya Maul penasan.

"Mungkin lah. Udah jangan di bahas udah basi. Lagian ini juga yang bikin kalian jadi salah paham kan. Dikira gue sama tuh cewek ciuman."

Teman-teman Angkasa saling pandang saru sama lain lalu menampakkan cengiran tanpa dosa mereka. " Ehehe. Maap lah bos."

Angkasa memutar bola matanya, malas.

"Tapi kap. Ekhem, ekhem. Kayaknya neng Marsya lagi simulasi jadi istrinya kapten lagi nih," ujar Munggar menggoda.

"So sweet. Udah latihan bikin sarapan aja buat casum," Dul ikut-ikutan.

"Casum apaan Dul?" tanya Oji polos.

"Lo emang polos apa pura-pura gak tau Ji?" Dul bertanya heran.

"Mungkin dua-duanya."

"Casum tuh. Calon suami. Gitu aja kagak tau lo ngab!"

"Hehehe."

Mereka semua pun langsung beranjak dari duduk mereka dan membubarkan diri. Karena bel masuk sekolah sudah berbunyi.

...√...

Bersambung...

Wajib kasjh vote, like, dan komen ya...

Maaf ya Author baru up lagi, soalnya kemaren-kemaren Author kabisan ide. Jadi ya, kemaren nyetop dulu updatenya. Mohon maaf yha.

1
MommyHill💖
/Smirk//Smirk/
Febby Harya Setyaningsih
aku nungguin
Febby Harya Setyaningsih
kak kok nggak ada lanjutannya
Adistya Permata Nia Putri
kapan up lagi Thor udah lama g dlanjut pdhal ceritanya bagus q suka banget
Lovelyy
keren
Ari Mulyati
angkasa jadi tengil yahhh skrg,,,,,
mulai ada konflik nih,,,, kaya nya bakalan ada baku hantam dan pengorbanan dan air mata nih hahahahahaha,,,
aku pembaca baru nih,,,, baru semalem nemu nya novel ini,,,,,
jadi aku bacanya marathon sampe skrg,,,,, semoga kedepannya ga bikin kecewa dengan menunggu up lama
Graciendells
nextt thorr
Girl_Official
mampir kak (love in my life) aku tunggu😊
aini:-}
up thorrr
aini:-}
up thorrr
Meida Atini
aduh duh kasian bang angkasa ngakak jdi nya saya
Mochi_04
boy ben EXO aja Thor buat angkasanya biar halunya tinggi dikit🙂
Mochi_04
gx ada yang cocok thor
Feby Afrianingsih
mbak author kaya nya lupa sandi akun novel toon nya kaya nya ini makannya Lama up nya
pembaca dalam hati
ngeri blm up haha ini udh bulan 10 eh mau ke bulan 11 dehh😂😂
Santai Dyah
lnjut
Santai Dyah
boom like untuk karya terbaikmu thor
Santai Dyah
lanjut thor salam kenal dari Kabut cinta
Harni
lama gk up² lgi
Rosita Sari Anggarini
kapan up lagi. mulai ada konflik.
konflik nya sedang aja jangan yg berat2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!