NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Ke Tubuh Ratu Bodoh.

Reinkarnasi Ke Tubuh Ratu Bodoh.

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Cinta Istana/Kuno / Tamat
Popularitas:25.8k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Xan Yiran adalah polisi bagian kriminal, suatu ketika dia berhadapan dengan kelompok gengster. Apesnya Yiran tertembak oleh ketua gangster itu, kemudian dia terbangun di dunia yang berbeda, dunia zaman kerajaan. Yiran reinkarnasi ke tubuh ratu bodoh yang selalu di permainkan oleh orang orang yang ada di kerajaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mereka mencari masalah.

Pagi itu putri Xania sedang berjalan-jalan di taman istana, dia kedua saudarinya berjalan di salah satu taman dan bertemu dengan selir Ye-xui.

"Siapa mereka?" tanya selir Ye-xui yang sedang berada di taman.

"Mereka adalah putri dari kerajaan Qing." jawab An-an.

"Apa yang sedang mereka lakukan di tempat ini?" tanya selir Ye-xui kembali.

"Yang saya dengar, Yang mulia Ratu membiarkan mereka bertamu." jawab An-an.

Putri Xania dan kedua saudarinya menatap ke arah selir Ye-xui. "Siapa wanita itu?" tanya Putri Xania kepada pelayan.

"Dia adalah selir Ye-xui." jawab pelayan.

"Selir? Maksudnya?" putri Xania terkejut.

"Iya, dia adalah selir Ye-xui, selir mendiang Kaisar Xen-dong." jawab pelayan.

"Kok dia masih di sini? Bukankah kaisar kerajaan ini sudah meninggal?" tanya Putri Xania.

"Yang mulia Ratu meminta selir Ye-xui tetap tinggal di istana." jawab pelayan.

"Heh..., ternyata para istri Kaisar kerajaan ini tidak ada yang cantik. Wajah mereka sangat pas-pasan di bawah standar." ejek putri Xania yang kedua putri.

"Iya, aku kira wanita di kerajaan ini cantik. Nyatanya mereka standar kecantikannya biasa saja." jawab Putri Ran-er.

"Iya, ternyata wanita kerajaan ini wajahnya kampungan." lanjut Putri Ruan er.

"Berani sekali mereka menghina kita, aku akan menampar wajah mereka." ujar An-an kesal.

"Mulut mereka sangat busuk." kata selir Ye-xui.

An-an kemudian mendekati ketiga putri kerajaan Qing. "Tutup mulut kalian, beraninya kalian menghina para wanita di kerajaan Xangui!" Benyak An-an.

"Kenapa kalian harus marah? memang benar yang aku katakan, bukan? kalian wanita kerajaan ini wajahnya tidak ada yang cantik sama sekali, wajah kalian itu semua buruk rupa kok. Kalian tidak bisa dibandingkan dengan para wanita yang ada di kerajaan Qing, kami cantik menawan dan juga kami mempunyai pesona yang sangat luar biasa." kata Putri Ruan er.

"Benar sekali." lanjut Putri Ran-er.

Ketiga wanita dari kerajaan Qing benar-benar terus menghina para wanita yang ada di kerajaan Xangui.

"Tutup mulut kalian, beraninya kalian menghina kami!" bentak salah satu pelayan yang dari tadi sangat kesal mendengar perkataan ketiga putri kerajaan Qing.

"Jika kalian tidak bisa menutup mulut kalian, jangan salahkan jika mulut kalian yang busuk itu akan mendapatkan sebuah hadiah yang sangat menarik." ujar selir Ye-xui.

Dia kemudian berdiri, dia beranjak dari kursinya dan berjalan menuju ketiga putri kerajaan Qing. Ketiga putri kerajaan king menatap Yesus dan para pelayan dengan tatapan mata begitu jijik. satu tamparan diberikan oleh selir Yuri, Putri Xania langsung terdiam, mulutnya melongo sembari tangan kanannya menyentuh pipinya yang ditampar oleh selir Ye-xui.

"Beraninya kalian menampar saudaraku!" teriak Putri Ruan er, dia langsung mendorong tubuh selir Ye-xui.

"Kalian tidak punya sopan santun!" teriak Putri Ruan er yang kemudian menarik pakaian salah satu pelayan yang ada di tempat itu membantu mereka.

An-an memegang kedua tangan putri Ran-er. "Sudah dari tadi kami bersabar mendengar ocehan kalian itu, lihat aja bagaimana kami para wanita kerajaan Xangui akan memberi hukuman kepada kalian." ucap An-an.

Putri Xania pipinya ditampar oleh An-an, wajahnya tersenyum begitu lebar setelah dia menampar Putri Ruan er.

"Mulut kalian itu kotor, siapa bilang kalian itu cantik, wajah kalian itu memakai bedak yang sangat banyak, beda dengan kami para wanita kerajaan Xangui. Kami ini alami, kami tidak memakai topeng seperti kalian." jawab An-an dan para pelayan.

"Beraninya kalian menghina kami." terlihat Putri Xania yang marah, dia hendak menampar selir Ye-xui namun sayangnya dia tidak bisa melakukannya.

Ketiga putri kerajaan Qing tidak tahu kalau para pelayan yang ada di istana adalah wanita-wanita yang sudah dibekali dengan ilmu bela diri untuk menjaga diri mereka.

"Lihat saja apa yang akan kami lakukan, kami akan membuat kalian dihukum!" teriak Putri Xania yang kemudian pergi dari taman istana dengan pipi merah, begitu pula dengan kedua Putri yang lain.

Mereka pergi dari taman dengan wajah kesal luar biasa. "Salahkan saja mereka sendiri mereka punya mulut busuk banget." ucap Chang-yu yang kemudian kembali duduk bersama selir Ye-xui dan pelayan yang lain.

Putri Xania bersama kedua saudaranya kembali ke paviliun tamu, mulut mereka terus menggerutu dan mengumpat. "Apa yang terjadi? kenapa kalian marah-marah seperti itu?" tanya pangeran Bong guan.

"Kalian harus membela kami, berani sekali para pelayan itu menampar kami!!" teriak Putri Xania dengan suara yang begitu keras.

Pangeran Bong Guan dan pangeran Qun-rong menatap ketiga saudarinya tersebut, di pipi mereka memang ada bekas tamparan. "Ini tidak bisa dibiarkan, berani sekali mereka menampar saudari-saudari kita." kata pangeran Bong Guan yang kemudian membawa ketiga saudarinya untuk menemui orang-orang yang sudah menampar mereka.

Di taman istana di salah satu gazebo Ye-xui saat ini bersama dengan Chang-yu mereka berdua nampak bermain catur.

"Bagaimana jika mereka tiba-tiba datang dan memintaku dihukum, Ratu?" tanya selir Ye-xui.

"Memangnya kenapa? biarkan saja mereka kemari, para wanita sombong itu benar-benar tidak bisa diberi muka." jawab Chang-yu.

"Mereka kira ini tempat mereka, apa? berani sekali mereka memperlakukan kita seperti itu." kata Yura yang nampak menatap Chang-yu yang sedang bermain catur bersama dengan selir Ye-xui.

"Tapi aku sedikit lega karena aku bisa memukul salah satu Putri sombong itu." ujar An-an.

"Benarkah kamu menampar wajah salah satu wanita sombong itu?" tanya Yura tidak percaya.

"Kamu tidak tahu sih aku benar-benar sangat lega setelah memukul wajah wanita itu, dia itu benar-benar sangat sombong, dia bilang kalau wanita dari kerajaan Xangui adalah wanita jelek dan menjijikkan. Mereka bilang kalau wanita dari kerajaan Qing itu sangat cantik dan mempunyai pesona yang sangat luar biasa." jawab An-an.

"Busuk sekali mulut mereka, aku ingin sekali menampar mulut ketiga Putri itu." kesal Yura.

Sesaat kemudian Putri Xania bersama yang lain datang ke taman istana, pangeran Qun-rong nampak terkejut ketika di tempat itu juga ada Chang-yu. "Dia juga ada di sini." ucap pangeran Qun-rong ketika melihat Chang-yu juga berada di taman istana. Dia segera merapikan pakaiannya kemudian berjalan mendekat.

"Hormat kami Yang mulia Ratu." ucap pangeran Qun-Rong.

Chang-yu menoleh ke arah anak-anak kaisar kerajaan Qing. "Ada apa pangeran? kenapa kalian ke tempat ini? tanya Chang-yu yang berpura-pura tidak tahu. Dia masih melanjutkan bermain catur bersama dengan selir.

"Ratu kamu harus memberikan aku penjelasan, lihatlah bekas wanita tidak tahu diri ini berani menamparku!" teriak Putri Xania.

seketika Chang-yu menoleh menatap putri kerajaan Qing, sorot matanya begitu tajam. "Aku tidak pernah mengira kalau putri kerajaan Qing tidak mempunyai sopan santun sama sekali." ucap yang kemudian meletakkan bidak catur.

"Mohon ampun Yang mulia, ini karena saudari hamba kesal karena, dia dan kedua saudari hamba yang lain ditampar oleh bekas istri mending Kaisar dan para pelayan pangeran." ucap pangeran Qun-rong.

"Benar sekali Ratu, mereka berani sekali menampar para putri kerajaan Qing." lanjut pangeran Bong Guan.

"Begitukah?" tanya Chang-yu.

"Benar sekali, mereka itu para budak tapi mereka berani menamparku." jawab Putri dengan suara yang sangat keras.

*Bersambung*

1
Hariyanti
ceritanya menarik dan menyenangkan 😘😘😘
Siti Solikah
keren
Siti Solikah
bagus
Siti Solikah
jangan2 diracuni Chang yu
Siti Solikah
mampir baca thor
A.R
rasain kaisar bodoh🤣🤣
A.R
mantapp🤣🤣
Dewi Habibah
Bagus sekali ceritanya
Diah Susanti
sayap kiri thor, yang ngomong mentri sayap kanan
Murni Dewita
bagus
Murni Dewita
👣
Baek chanhun
thank thort, sudah membuat karya yg bagus 💪💪
Baek chanhun
penasaran, next thort 💪💪
Anita Rahayu
Kapan thor menteri dan antek antek culas ini di musnakan sampai ke akarnya😡😡😡😡😡😡
Baek chanhun
lanjutkan thor
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Baek chanhun
next thort💪💪
Zheyra
Selir xima sekalian di hukum.
Zheyra
kaisar di mutilasi aja, kesel.
Zheyra
Menteri Wang boled di sikut gak😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!