NovelToon NovelToon
Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan

Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Sistem
Popularitas:551
Nilai: 5
Nama Author: EsKobok

Charlotte tidak pernah meminta dilahirkan kembali sebagai mekanik kelas teri di zona perang paling mematikan. Namun, sebuah antarmuka Sistem yang dingin dan sarkastik muncul di pelupuk matanya, mengubah setiap tetes keringat dan darah menjadi poin statistik yang berharga.
​Masalahnya, sistem ini tidak didesain untuk menjadi pahlawan. Sistem Charlotte bekerja seperti algoritma pemangsa yang mengoptimalkan penderitaan demi keuntungan pribadi. Baginya, para "Pahlawan" terpilih hanyalah sumber daya pengalaman yang bisa diperas, dan kiamat yang mengancam dunia hanyalah sebuah fluktuasi data yang perlu dikelola.
​Dengan kunci inggris berlumuran oli dan logika mesin yang tanpa ampun, Charlotte mulai memanipulasi takdir. Jika dunia harus hancur, setidaknya ia harus memastikan bahwa dialah yang memegang kendali atas rongsokannya. Siapa sangka, menjadi dalang di balik layar ternyata jauh lebih menguntungkan daripada menyelamatkan dunia yang sudah rusak ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsKobok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35: PASAR KEPANIKAN

Udara di dalam ruang kendali utama Sektor 1 terasa sangat kering, membawa aroma logam terbakar dan ozon yang menyengat dari ribuan server yang bekerja di ambang batas. Charlotte duduk tegak di atas kursi besinya, jemari mekaniknya menari dengan kecepatan yang tidak manusiawi di atas permukaan hologram. Cahaya ungu dari monokel miliknya memantul di permukaan layar, menciptakan bayangan panjang yang tampak menari-nari di dinding beton yang dingin. Di luar sana, kegelapan malam menyelimuti markas, namun di dalam sini, perang baru saja dimulai dalam bentuk algoritma dan data.

Tiba-tiba, sebuah jendela notifikasi berwarna merah darah muncul tepat di tengah visinya, menelan semua data logistik yang sedang ia tinjau.

[MISI SISTEM BARU: PASAR KEPANIKAN.]

[TUJUAN: TINGKATKAN ANGKA KEMATIAN NPC DI MEDAN PERANG UNTUK MENCIPTAKAN KETAKUTAN ABSOLUT.]

[METODE: MANIPULASI LINGKUNGAN PERANG DAN LOGISTIK PERTAHANAN.]

[HADIAH: 50.000 MP DAN PEMBUKAAN AKSES TEKNOLOGI BIOMETRIK TINGKAT TINGGI.]

Charlotte terdiam sejenak, sudut bibirnya sedikit terangkat menciptakan senyum miring yang sangat tipis. "Meningkatkan angka kematian ... sebuah permintaan yang sangat pragmatis dari sistem."

Ia kembali menatap peta strategis perbatasan Sektor 4, tempat di mana Divisi Ketujuh dan beberapa unit pahlawan independen sedang berusaha mempertahankan garis depan. Setelah mendapatkan data personal para pahlawan bandel di bab sebelumnya, Charlotte tahu persis di mana ia harus memberikan tekanan. Ia tidak hanya ingin membungkam Valerius dan kawan-kawannya, ia ingin dunia melihat apa yang terjadi jika mereka meragukan efisiensi Aegis atau mencoba mencari jalan keluar dari monopolinya.

"Sistem, aktifkan Protokol Pemetaan Lingkungan Dinamis. Berikan aku kontrol atas menara suar komunikasi di garis depan Sektor 4," perintah Charlotte dengan nada dingin.

[MENYAMBUNGKAN KE MENARA SUAR 01 HINGGA 09. AKSES ADMINISTRATOR DITERIMA.]

[MANIPULASI LINGKUNGAN DIMULAI. MENGUBAH PARAMETER RADAR CUACA DAN NAVIGASI.]

Charlotte mulai menggeser beberapa parameter pada layar. Ia mematikan sensor pendeteksi panas di area perbatasan, sehingga gerakan monster mutan tidak akan terdeteksi oleh radar otomatis pahlawan. Ia juga mengatur frekuensi navigasi agar unit-unit bantuan tersesat di tengah badai pasir yang sengaja ia ciptakan melalui manipulasi ionisasi udara. Lingkungan perang kini berada di bawah kendali penuh jemarinya.

Pintu geser bengkel terbuka dengan bunyi desis hidrolik yang berat. Jenderal Kaelen melangkah masuk dengan langkah terburu-buru, wajahnya menunjukkan kecemasan yang mendalam. Ia memegang tablet militer yang terus berkedip merah.

"Charlotte! Laporan baru saja masuk dari perbatasan. Cuaca memburuk secara tiba-tiba dan radar kita mengalami kebutaan total! Apa yang terjadi dengan sistem jaminan keamanan yang kau janjikan?" tanya Kaelen dengan suara serak, hampir berteriak.

Charlotte tidak segera menjawab. Ia memutar kursinya perlahan, menatap Kaelen dengan ketenangan yang mengintimidasi. "Jenderal, cuaca adalah variabel alam yang tidak bisa kita kendalikan sepenuhnya. Namun, anomali ini kemungkinan besar disebabkan oleh aktivitas energi besar dari pihak musuh. Sistem Aegis sedang bekerja keras menyaring gangguan tersebut."

"Tapi pasukan kita butuh bantuan! Valerius melaporkan bahwa mereka dikepung di lembah tanpa ada koordinat bantuan yang jelas!" Kaelen memukul meja di depan Charlotte. "Jika mereka habis di sana, moral seluruh pasukan akan hancur!"

"Justru sebaliknya, Jenderal," sela Charlotte, suaranya tetap datar. "Ini adalah momen untuk membuktikan bahwa hanya mereka yang memiliki integritas sistem Aegis penuh yang bisa bertahan. Jika mereka kesulitan, itu karena mereka mencoba memodifikasi enkripsi kita secara ilegal sebelumnya. Sistem mendeteksi adanya konflik perangkat lunak di lapangan."

"Maksudmu mereka mati karena kesalahan mereka sendiri?" Kaelen tampak goyah.

"Tentu saja. Kepanikan adalah akibat dari ketidaksiapan teknis. Saya bisa mencoba memulihkan radar, namun saya butuh Anda memberikan otoritas penuh untuk melakukan pembersihan data jarak jauh pada unit-unit yang bermasalah tersebut," ujar Charlotte, memberikan umpan yang mematikan.

Kaelen tidak memiliki pilihan lain di tengah kepanikan ini. "Lakukan! Apa pun itu, selamatkan sebanyak yang kau bisa!"

Setelah Kaelen pergi dengan perasaan hancur, Charlotte kembali ke layarnya. Ia tidak berniat menyelamatkan siapa pun yang berada di daftar pahlawan bandelnya. Sebaliknya, ia mulai mempercepat proses manipulasi lingkungan.

"Sistem, kirimkan sinyal palsu ke arah kawanan monster mutan kelas berat. Arahkan mereka langsung ke koordinat unit Valerius," perintah Charlotte.

[MENGIRIMKAN PULSA ATRAKTAN ENERGI. TARGET TERTARIK KE KOORDINAT 44-C.]

[ANGKA ESTIMASI KEMATIAN NPC MENINGKAT: 35 PERSEN DALAM 10 MENIT KE DEPAN.]

Charlotte menyaksikan melalui kamera satelit yang menembus badai pasir buatan. Di sana, di tengah kegelapan lembah, ia melihat kilatan-kilatan senjata plasma yang mulai meredup. Para pahlawan itu berteriak di saluran radio yang kini penuh dengan noise statis yang sengaja Charlotte suntikkan.

"Bantuan! Di mana bantuan kita? Radar kami mati total!" suara Valerius terdengar dari speaker ruang kendali, penuh dengan keputusasaan.

Charlotte mendengarkannya sambil menyesap kopi yang kini sudah mendingin. Ia melihat satu per satu titik hijau di petanya padam, menandakan nyawa yang telah melayang. Setiap kali satu titik padam, sebuah notifikasi sistem muncul di sudut matanya.

[ANGKA KEMATIAN NPC MENINGKAT. PROGRES MISI: 40 PERSEN.]

[MENGUMPULKAN ENERGI KETAKUTAN. POIN MP BERTAMBAH.]

"Kepanikan adalah komoditas yang sangat berharga," gumam Charlotte. "Semakin banyak yang mati karena kegagalan lingkungan, semakin besar keinginan mereka yang selamat untuk membayar harga berapa pun demi perlindungan yang lebih baik."

Ia kemudian mematikan sirkuit suplai energi cadangan pada bunker pertahanan di area tersebut. Tanpa lampu dan tanpa radar, para prajurit itu bertempur dalam buta. Mereka mulai menembaki apa saja yang bergerak, bahkan sesama rekan mereka sendiri karena identifikasi kawan atau lawan telah dikacaukan oleh Charlotte. Inilah manipulasi lingkungan perang yang sesungguhnya. Charlotte tidak perlu menembakkan peluru, ia cukup mengubah aturan main di medan tempur.

[PERINGATAN: UNIT VALERIUS TERKEPUNG TOTAL. STATUS KESEHATAN: KRITIS.]

Charlotte memperhatikan layar biometrik Valerius. Detak jantung ksatria muda itu berada di angka yang sangat tinggi. Charlotte bisa merasakan kepanikan pria itu bahkan dari jarak ratusan kilometer. Namun, ia tidak akan membiarkan Valerius mati terlalu cepat. Ia ingin ksatria itu hidup cukup lama untuk melihat rekan-rekannya gugur satu per satu karena peralatan yang tidak berfungsi.

"Kurangi intensitas badai pasir di sektor timur. Biarkan bantuan datang, tapi terlambat lima menit dari waktu kritis mereka," kata Charlotte.

Ia mengatur jalannya perang seperti seorang konduktor orkestra. Ia menciptakan harapan palsu hanya untuk menghancurkannya kembali. Kematian NPC bukan sekadar angka baginya, melainkan alat untuk memanipulasi psikologi pasar. Di markas besar, berita tentang pembantaian di Sektor 4 mulai menyebar, menciptakan gelombang ketakutan di antara para prajurit yang masih mengantre untuk mendapatkan update Aegis.

[MISI SISTEM: TINGKATKAN ANGKA KEMATIAN NPC BERHASIL DICAPAI.]

[POIN MP DITERIMA: 50.000 MP.]

[BONUS: REPUTASI CHARLOTTE SEBAGAI SATU-SATUNYA SOLUSI TEKNIS MENINGKAT PESAT.]

Bau ozon di ruangan itu seolah mereda seiring dengan berakhirnya fase pertama manipulasi. Charlotte berdiri, merapikan jubahnya yang sedikit berdebu. Ia melihat ke arah jendela besar yang menghadap ke arah barak. Di sana, terlihat kerumunan prajurit yang sedang panik, saling berbisik tentang kegagalan radar dan kematian rekan mereka.

"Pasar kepanikan sudah terbentuk dengan sempurna," bisik Charlotte.

Ia tahu bahwa besok pagi, harga dari setiap komponen Aegis dan layanan tambahan akan meroket, dan tidak akan ada satu pun orang yang berani memprotes. Kematian di medan perang hari ini adalah investasi untuk kekuasaan absolutnya besok. Ia telah memanipulasi lingkungan, ia telah meningkatkan angka kematian, dan ia telah memenangkan misi sistem dengan tangan yang tetap bersih dari darah secara langsung.

"Valerius ... kamu harus berterima kasih karena aku membiarkanmu tetap bernapas," ujar Charlotte sambil mematikan terminal utamanya. "Karena tanpa ketakutan yang kamu bawa pulang ke markas ini, bisnisku tidak akan berjalan secepat ini."

Charlotte melangkah keluar dari ruang kendali dengan wajah yang tetap tanpa ekspresi, meninggalkan kegelapan yang kini terasa jauh lebih pekat. Di balik pintu yang tertutup, sistem masih terus bekerja, menghitung profit dari setiap nyawa yang hilang dan merencanakan langkah selanjutnya untuk menguras habis apa pun yang tersisa dari pahlawan-pahlawan yang kini berada dalam genggamannya. Perang bukan lagi soal kemenangan atau kekalahan faksi, melainkan soal seberapa besar kepanikan bisa dikonversi menjadi poin dan kekuasaan bagi sang Administrator.

[SISTEM: SELESAI. STATUS LINGKUNGAN PERANG: TERMANIPULASI TOTAL.]

[TUJUAN BERIKUTNYA: EKSPLOITASI HASIL KEPANIKAN.]

1
Langit Biru (Ig: cholil.gtg)
dekstra typo kah thor
Langit Biru (Ig: cholil.gtg)
The Matrix
Dzuan 017
keren bang 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!