NovelToon NovelToon
Supreme Imortal System

Supreme Imortal System

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Sistem / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan / Kelahiran kembali menjadi kuat
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Pensiun sebagai pembunuh nomor satu karena penyakit mematikan, Kenzo bereinkarnasi ke dalam novel kultivasi buatannya sendiri. Berbekal 'Sistem Sampah' yang ia modifikasi menjadi senjata maut dan pengetahuan sebagai sang pencipta, Kenzo siap membantai siapa pun yang berani mengusik waktu santainya bersama sang putri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Kutukan Gacha dan Nasib Poin yang Hilang

​Setelah insiden Ayam Pinguin yang menghancurkan seluruh pasukan Keluarga Feng, kediaman Kenzo kembali tenang—atau setidaknya, setenang yang bisa didapatkan saat seorang mantan sistem sedang merajuk. Ling Yue menolak bicara pada Kenzo selama tiga jam, hanya duduk di pojok gubuk sambil terus-menerus menggosok telapak tangannya, seolah ingin menghapus memori memegang pedang hitam terkutuk itu.

​Namun, bagi Kenzo, kemenangan besar berarti satu hal: Banjir Poin.

​[Ding!]

[Misi Tersembunyi Selesai: Menghancurkan Leluhur Keluarga Feng.]

[Hadiah: 5.000 Poin!]

[Bonus: Predikat 'Kreator Tak Tahu Malu' didapatkan.]

​Kenzo duduk di kursi malasnya yang baru saja diperbaiki oleh sistem. Matanya menatap angka 5.000 itu dengan pandangan yang berbahaya. "Lima ribu poin... Ini adalah modal terbesar yang pernah aku miliki."

​Ling Yue, yang entah bagaimana bisa merasakan niat buruk Kenzo lewat koneksi sistem mereka, tiba-tiba muncul di pintu gubuk. "Jangan. Lakukan. Itu," desisnya dengan nada mengancam. "Gunakan poin itu untuk membangun fondasi rumah yang lebih kuat, atau belikan Lin-er baju baru. Jangan kau buang ke mesin judi sialan itu!"

​Kenzo terdiam sejenak, jarinya melayang di atas tombol undian. "Ling Yue, kau tidak mengerti. Gacha adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan barang legendaris tanpa harus bersusah payah. Dan kali ini, insting pembunuhku mengatakan bahwa aku akan menang besar."

​"Instingmu itu sudah rusak sejak kau masuk ke dunia ini, Tiran!" teriak Ling Yue frustrasi.

​Kenzo mengabaikannya. "Sistem, lakukan undian sepuluh kali sekaligus. Habiskan 1.000 poin pertama."

​Ding! Ding! Ding!

[Ampas: Kulit Pisang.]

[Ampas: Sisir Patah.]

[Ampas: Kaos Kaki Bau (Lagi).]

... (7 item sampah lainnya)

​"Sial. Pemanasan yang buruk," gumam Kenzo, meski keringat dingin mulai muncul di dahinya. "Lagi! 2.000 poin!"

​Ding!

[Lumayan: Sabun Mandi Wangi Melati.]

[Ampas: Batu Kali.]

[Ampas: Daun Kering.]

​"Kenzo, berhenti!" Ling Yue mencoba merebut layar virtual itu, tapi Kenzo menggunakan Langkah Bayangan untuk berpindah posisi dengan cepat.

​"Hanya butuh satu kali lagi... satu kali lagi yang ungu atau emas!" Kenzo sudah sepenuhnya dalam mode pecandu. "Habiskan sisanya! Semua 2.000 poin yang tersisa!"

​Layar sistem berputar dengan kecepatan cahaya. Kenzo menahan napas. Ling Yue menutup matanya, tidak sanggup melihat kebodohan ini. Bahkan Xiao Mao si harimau ikut menatap layar dengan cemas.

​DING!

[Selamat! Anda mendapatkan item 'Luar Biasa': "Buku Panduan Cara Berhenti Berjudi".]

[Sisanya: 19x Ampas (Sampah Organik).]

​Hening. Angin malam berhembus melewati Kenzo yang membeku di kursinya. Poin di layarnya kini menunjukkan angka: 0.

​Ling Yue membuka matanya, melihat hasil undian itu, lalu tertawa terpingkal-pingkal sampai terjatuh ke rumput. "Buku panduan berhenti berjudi?! Hahahaha! Bahkan sistemmu sendiri merasa kasihan padamu, Kenzo! Kau benar-benar penjudi ampas paling legendaris!"

​Kenzo menatap buku tipis yang muncul di tangannya. Judulnya '1001 Cara Menghemat Poin dan Menjauhi Gacha' benar-benar terasa seperti tamparan keras di wajahnya.

​"Aku membenci dunia ini." bisik Kenzo dengan suara parau.

​"Ayah, kenapa Ayah terlihat sangat sedih?" tanya Lin-er yang baru bangun dari tidurnya, menghampiri Kenzo dan memberikan sebuah manisan.

​Kenzo mengusap kepala anaknya dengan lesu. "Ayah baru saja mempelajari pelajaran hidup yang sangat mahal, Lin-er."

​Kenzo berdiri, melempar buku panduan itu ke dalam kulkas tenaga Qi-nya. Meskipun ia kembali miskin, setidaknya ia masih punya pedang hitam yang bisa membuat Ling Yue menari pinguin jika musuh datang lagi.

​"Ling Yue, jangan tertawa terus. Poin kita habis, berarti besok aku harus pergi membantai monster lagi untuk mencari modal." ucap Kenzo sambil berjalan masuk ke gubuk.

​"Cari modal untuk judi lagi? Kau benar-benar tidak tertolong, Tiran!" sahut Ling Yue dari luar, masih dengan sisa tawa di suaranya.

1
I'm Nao
trauma sudah beliau 😬😬😅😅
I'm Nao
tolong bersabar ini ujian 🤗🤗🤗
I'm Nao
"turut mengheningkan cipta" kata si bodoh 😅😅😅
I'm Nao
hormat komandan!!!! pejuang kita akhirnya dapat ber istirahat dengan tenang 😬😬😬😬
I'm Nao
ekhem ini adalah sesuatu yang berada di luar logika sistem dan kamu masih terlalu kecil nak 😉😉😉
I'm Nao
houuuuu mengerikan 😬😬😬
I'm Nao
......kering pun kering wak 😅😅😅😅
I'm Nao: rillll
total 2 replies
I'm Nao
.....😐😐😐...........Allllamak😮😮😮
I'm Nao
😐😐😮😮😮😮😮😮😮
I'm Nao
anjay mulai berguna......



sebentar😅😅
I'm Nao: wkwkwkwkwkwkw
total 2 replies
I'm Nao
🤣🤣🤣🤣
I'm Nao
🤣🤣🤣
I'm Nao
anjirlah mau di smackdown juga wkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣
Agen One: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Skull/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
ngakak🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
satu kali tembak langsung modaaarr
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Sistem nya tidak berkutik/CoolGuy/
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
Bagus dan menarik. semangat teruzzzz
𝙃𝙖𝙟𝙚𝙗𝙨𝙞𝙨𝙚𝙞
/Doge/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!