"Sudah ku katakan namaku Sarah bukan sarang! " seru Sarah pada polisi yang membawanya itu.
Meski belum fasih bahasa korea, tapi dia mengucapkan dengan jelas apa yang dia katakan.
Dia masih saja harus menjelaskan pembetulan ejaan namanya pada mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shikacikiri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
Ki Yong yang tadi menahan Jin Guk untuk mendekati mereka, melepaskan tangannya perlahan, terkejut dengan ucapan Seon Yu. Jin Guk pun ikut terdiam, penasaran dengan obrolan mereka.
"Katakan, aku akan membela mu jika Ki Yong membuat mu pergi dari sini" ucap Seon Yu.
"Tidak ada... jangan dibahas! " Sarah bersikeras.
"Kau ini kenapa? Kenapa disembunyikan? Memangnya apa yang terjadi? " Seon Yu merengek, memaksa Sarah bicara.
"Tidak ada yang terjadi, kau yang kenapa, kenapa memaksa ku cerita! " Sarah kesal.
"Apa Ki Yong ayah dari anak anak mu? " Seon Yu berdiri menancapkan kedua tangannya di pinggang.
"Arghhh.... kau membuat ku gila! " Sarah merengek kesal.
Jin Guk dan Ki Yong menatap mereka bergantian, benar-benar penasaran dengan obrolan mereka.
"Lalu apa? " Seon Yu masih memaksa.
"Mana mungkin begitu, aku hanya menjual cerita ku padanya, mana bisa jadi dua orang anak, dasar kau gila! " Sarah bangun dan mendorong dadanya.
Kemudian dia menoleh, merasa ada orang di belakangnya. Dia langsung melompat melihat Ki Yong dan Jin Guk berdiri di sana mendengar ucapannya.
"Kalian! " ucap Sarah kemudian sadar sudah mengatakan apa yang Ki Yong tanyakan semalam. Dia menutup mulutnya dengan tangannya.
Jin Guk terdiam, dia sudah dengar cerita tentang penulis Black Rose yang He Jin dan Ki Yong selalu bicarakan dan dia tak menyangka bahwa Sarah lah orang itu.
Ki Yong hanya diam menatap Sarah, kemudian tersenyum.
"Tidak.. bukan... bukan aku! " Sarah masih mengelak takut proyek filmnya dibatalkan karena masalah itu.
Namun, hal yang tidak diduga terjadi Ki Yong langsung memeluknya dengan erat.
Mata Jin Guk dan Seon Yu membelalak menatap mereka.
"Aku merindukan mu" bisik Ki Yong.
Sarah terkejut, hanya bisa diam kaku dipelukan Ki Yong.
***
Jin Guk dan Seon Yu menunggu di luar. Sementara Ki Yong bicara dengan Sarah di dalam kedai.
Sarah terdiam, semakin merasa canggung. Pertama ciuman yang tidak disengaja, kedua pelukan dan ucapan rindu Ki Yong padanya.
"Jadi.... kau sudah mengenali ku sejak pertama kita bertemu? " tanya Ki Yong yang sejak tadi terus menatapnya.
"Hmm? Bisakah kita tidak bahas ini sekarang?" Sarah takut.
"Kenapa? Aku senang tau kalau kau lah Black Rose" ucap Ki Yong.
Sarah masih tak berani menatapnya.
Ki Yong mendekati, namun Sarah berdiri melebarkan tangan di depannya. Ki Yong terkejut dengan penolakan itu.
Namun, satu tangannya lagi ikut melebar, kemudian dia satukan, menggosoknya, di tau cara memohon ala orang-orang sana.
"Aku mohon, jangan batalkan rencana film ini! uang ku sudah tidak ada, aku tidak bisa kembalikan uang Pak Go, aku mohon! " ucap Sarah sambil memejamkan matanya.
Ki Yong tersenyum merasa Sarah sangat manis. Dia menyentuh tangan Sarah, menghentikan permohonannya.
Sarah membuka matanya perlahan.
"Mulai hari ini, aku akan melindungi mu" ucap Ki Yong.
Sarah terheran, dia tak mengerti dengan sikap Ki Yong.
***
Ki Yong keluar, Jin Guk dan Seon Yu akhirnya bernafas lega. Mereka mendekat.
"Apa yang kalian bicarakan? " tanya Jin Guk sembari melihat ke arah pintu yang sedang Sarah kunci.
"Awas kalau kamu minta dia pergi! " ucap Seon Yu seraya menggulung lengan bajunya.
"Tidak... aku memintanya untuk tidak pergi dan tetap tinggal di sini" ucap Ki Yong riang.
Jin Guk dan Seon Yu terheran dengan sikapnya.
"Ayo pulang! " ucap Ki Yong dengan melangkah riang menuju mobilnya.
Jin Guk menyusul sambil bertanya terus tentang apa yang mereka bicara di dalam. Sementara Seon Yu malah lega mendengar Ki Yong tak mengusirnya, meskipun dia tak tau alasan Ki Yong begitu senang dengan situasi ini.
***
Sarah sudah mandi dan siap untuk tidur.
Tapi bayangan Ki Yong yang memeluk dan membelai rambutnya, selalu muncul.
"Ihh... kenapa dia begitu ya? " Sarah merinding.
Kemudian ingat dengan apa yang terjadi 8 tahun lalu.
**
Sarah yang hanya lulusan SMA, sudah senang dengan bahasa Korea sejak menonton film Autumn in my heart.
Dia belajar dengan keras secara otodidak. Membeli kamus bahasa Korea dan menonton video tentang cara menulisnya juga. Kemudian, dia yang juga senang menulis cerita, tiba-tiba terpikirkan untuk menjual salah satu ceritanya, langsung pada produser film di Korea atas rekomendasi auditor dari aplikasi menulis yang dia kenal.
"Syaratnya, jangan cerita yang sudah kamu publish di aplikasi ini" ucap temannya.
Namun tak semudah membalikkan telapak tangan, dia mendapatkan penolakan, email yang tak pernah dibalas hingga berbulan-bulan.
Tapi kemudian, dia meraba akun media sosial milik model tampan asal Korea Jang Ki Yong. Dia suka dengan akting Jang Ki Yong dalam dramanya Born Again.
Anehnya, Sarah selalu suka dengan aktor yang berperan sebagai penjahat, atau psikopat. Dia mengikuti Jang Ki Yong dalam akun media sosialnya.
Karena seringnya dia mengirim direct message, yang berisi ucapan ucapan random seperti, selamat pagi, siang dan malam. Mengirim makanan yang dia masak sendiri lalu menulis ucapan selamat makan, suatu hari Ki Yong tertarik dengan sepenggal tulisan Sarah yang menjadi alas mangkuk yang dia foto.
- Apa itu? -
Untuk pertama kalinya, Ki Yong membalas. Bukannya langsung membalas pesannya, Sarah malah kegirangan.
Seolah disambar petir, kadang dia merasa senang, kadang dia sedih merasa malu untuk membalas. Dan pada akhirnya Ki Yong kembali bertanya.
- Apa itu tulisan mu? Boleh aku baca? -
Sarah langsung berpikir tentang uang. Dia membalas Ki Yong dengan bahasa hangulnya.
- Ya, itu tulisan ku, kau suka? aku akan kirim melalui email per satu episode nya -
- Ok! -
Mereka berbagi cerita setiap harinya. Hingga episode terakhir dari cerita Sarah diberikannya.
**
Sarah menutup wajahnya dengan handuk.
"Aku pasti gila saat itu" ucap Sarah.
Kembali teringat dengan wajah Ki Yong yang begitu senang, menatapnya seolah bahagia.
"Hufft... dia tampan, sampai sekarang pun masih tampan" gumam Sarah.
Sarah tertidur.
Sementara itu, Jin Guk terus bertanya-tanya tentang hal tadi.
"Kenapa kau diam dan hanya senyum senyum begitu saja! " Jin Guk kesal.
"Kau ingat saat di lokasi syuting? " ucap Ki Yong.
Jin Guk ingat.
"Telpon dari Pak Go? " tanyanya memastikan.
"Hmmm, dia bilang tandatangannya sama. Dia adalah penulis Black Rose" jawab Ki Yong benar-benar senang.
Namun Jin Guk terheran.
"Kenapa kamu senang? " tanya Jin Guk.
"Tentu saja aku senang" Ki Yong riang.
"Bukankah jika penulis Black Rose muncul itu berarti semua royalti harusnya diberikan padanya? Kurasa justru kamu akan rugi" ucap Jin Guk.
"Tidak apa apa, aku akan memberikan semuanya untuknya" ucap Ki Yong yakin.
Jin Guk melirik saja, berpikir namun tetap fokus mengendarai mobil.
...****************...