"Aduh.... sakit woi! turun ga kamu!" ucap seorang gadis cantik dengan pakaian sederhana dan tingkah yang bar bar nya, menghadang seorang pengendara motor yang baru saja menyerempet nya hingga jatuh ke sawah.
"Sorry." ucap seorang pria dengan wajah yang tertutup helm mahal, dan mengeluarkan suara yang membuat gadis itu tertegun.
wajah nya yang kotor, akibat terjatuh di sawah, membuat nya seakan lupa, bahwa dia baru saja di senggol oleh orang di depan nya. tapi gadis itu malah melamun dan tak sadar untuk bersikap tegas.
Pria itu menatap heran, dan langsung pergi tanpa berkat apa apa lagi, sepertinya memang pria itu memiliki urusan yang lebih penting saat itu.
"Aisshh, dasar goblok, apa yang kamu pikirkan Selin, dia yang nabrak kamu, malah dia yang pergi. woi, liat ya kalau kamu balik lagi, tak cincang kamu jadi gulai!" pekik nya yang mencak mencak seperti seekor monyet. untung saja kondisi di sawah begitu sepi, dan kebetulan saat itu tengah hari, jadi aman tak membuat Selina malu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.35 Fitnah
Pagi pagi sekali, Selin begitu kaget saat melihat isi ponsel, tentang komentar di sosial media nya yang banyak respon negatif nya.
entah siapa yang menyebarkan berita tentang nya, sehingga dia pun banyak di hujat oleh para netizen. bahkan Sepanjang berita yang beredar, banyak sekali komentar komentar buruk tentang nya. Membuat para fans nya begitu kecewa. Padahal dia tak bersalah, dan tak pernah mengusik orang lain. Dia langsung menangis tersedu sedu, saat ini di kamar Buna nya.
Buna dan juga ayah Dimas merasa begitu emosi, saat anak kesayangan mereka di hujat oleh banyak orang, di sosial media nya. Apalagi ini sudah termasuk pencemaran nama baik putri nya. sebagai orang tua, dia begitu murka, saat anak nya di tuduh seperti ini.
Bahkan tak sedikit yang berkomentar pedas, serta membuat nama baik Selin menjadi sangat buruk. Netizen juga langsung menyerang akun sosial media nya. Endorse endorse nya juga langsung membatalkan kontrak kerja sama. Karena tak ingin, terkena dampak nanti nya.
"Hiks.... Selin ga mungkin ngelakuin hal itu Bun, itu pasti editan. Selin ga pernah keluar rumah dan menginap di tempat orang lain." pekik nya sambil menangis tersedu-sedu melihat banyak orang yang membenci nya.
Buna berusaha menenangkan nya, bahkan air mata nya ikut menetes, sebab merasa begitu kasihan melihat kondisi anak nya sekarang. sebagai seorang ibu, hati nya begitu sakit, saat melihat anak nya dihujat oleh banyak orang. Ibu mana yang akan membiarkan anak nya menderita seperti ini. bahkan dia langsung memeluk Selin dan berusaha memikirkan jalan keluar nya.
"Iya sayang, Buna tau. Kamu anak buna yang paling cantik, ga mungkin kamu berbuat seperti itu. Kamu tenang aja, Buna akan membawa kasus ini ke pengadilan!" ucap nya dengan tekad yang kuat. Apapun akan dia lakukan, apapun akan dia buat untuk anak nya tersayang.
Apalagi ini sudah termasuk pencemaran nama baik anak nya, bahkan dia siap melawan siapapun yang berani mengusik ketenangan keluarga nya.
Sedangkan di warung saat ini, para ibu ibuk heboh dengan foto telanjang Selin yang tersebar di internet. bahkan beberapa orang langsung menghina dan menjelekkan nama nya.
"Ga nyangka ya. padahal kalau di liat anak nya alim sekali, tapi malah bertingkah binal seperti ini." ucap salah satu ibu ibu yang menatap Poto itu dengan tatapan sinis nya.
"Betul, kita itu ga bisa liat orang dari tampang nya aja. Siapa tau di luar nya beda." sindir Bu Romlah dengan merasa puas.
Baginya hari ini, adalah hari yang begitu membahagiakan. Sebab musuh nya akhirnya jatuh dengan sendirinya.
"Ga boleh berbicara seperti itu Bu Romlah, siapa tau ini cuman editan. apalagi keluarga Selin pasti ga akan tinggal diam. Tau sendiri kan, ekonomi mereka stabil.... Bisa saja nanti nya di laporkan ke pihak berwajib tentang permasalahan ini!" ucap ibu warung yang tak percaya dengan gosip yang beredar.
Mendengar ucapan ibu Jum sang pemilik warung, Romlah langsung sedikit panik dan sedikit takut. bagaimana kalau dia nanti nya ketahuan, apakah dia akan terseret dalam kasus ini? Tapi dia berusaha tetap tenang, dan menganggap bahwa ini tak akan terjadi apa apa.
"Bu Jum, kamu liat sendiri kan, berita nya udah meluas di internet. Masa kamu masih bilang ini editan." ucap Bu marni yang membela besti nya itu. Sebab dia yakin, ucapan romlah pasti sudah benar. Dia saat ini juga ikut bergosip bersama ibu ibu tersebut.
Saat melihat wajah Selin di internet, wajah nya langsung tersenyum puas. Sebab akhirnya anak nya ana memiliki kekurangan nya sendiri. Sebab selama ini, dia begitu iri dengan prestasi Selin. Anaknya tak bisa menyaingi Selin. Itu lah saat melihat berita tentang keburukan Selin, dia langsung tertawa keras. sampai sampai suami nya menegur nya untuk tak sembarangan berucap.
"Assalamualaikum." ucap Yeyen dengan tersenyum lembut di hadapan para ibu ibu itu.
"Walaikumsalam, Bu ustazah. Udah lama ga kelihatan, kemana aja?" tanya salah satu ibu ibu ibu yang berbasa-basi.
"Iya, soalnya lagi sibuk mengurus tentang sekolahan Bu. Ini ada apa ya, kok kelihatan nya seru sekali?" tanya nya yang berpura pura tidak tau menahu.
"loh, kamu ketinggalan info. Itu si Selin, terkena skandal dia. Poto telanjang di internet. Liat sekarang dia di hujat banyak orang." ucap Bu kades yang memberitahukan.
"Astaghfirullah, apakah itu benar Bu?" tanya nya dengan melirik ke arah Bu Romlah, sambil mengkode nya.
"Liat ini, saya aja kaget pas anak saya menunjukkan Poto ini, cih katanya anak baik baik, ternyata binal juga!"
"Betul, saya akan melarang anak saya, bergaul dengan si Selin. Takutnya nanti akan jadi seperti dia."
Yeyen yang melihat kondisi tentang Selin, langsung tersenyum tipis. rencana nya kini berhasil, dan membuat nama Selin menjadi begitu buruk.
Gadis yang dulunya di puja puja, kini menjadi redup dalam sekejap.
"Ini balasan karena kamu, telah merebut Aksa dari ku!" gumam nya sambil terkekeh kecil saat ini.
baginya ini sudah setimpal, dan merasa sangat senang karena telah membuat Selin jatuh dan menjadi begitu buruk, di mata masyarakat desa teluk kerang ini.
Sedangkan di rumah Oma nur, langsung merasa kaget saat melihat banyak yang menghujat cucu sahabat nya. Tanpa basa basi, dia langsung pergi ke rumah nya Selin, untuk menenangkan gadis itu, yang pastinya akan sangat shock dengan berita ini.
"Ayo cepat Aksa. Anterin Oma ke rumah selin!"
"Oma, ini masih pagi." ucap pria itu yang merasa heran dengan Oma nya itu
Pagi pagi sudah heboh, ingin pergi ke rumah nya Selin. aksa juga belum tau, tentang berita hari ini. Sebab dia masih sibuk dengan urusan pekerjaan nya.
"Kalau kamu ga mau, biar Oma aja sendiri. Kamu ini, bukannya menghibur gadis yang kamu suka, malah bertingkah cuek seperti ini. bagaimana nanti kalau Selin di ambil orang. Bisa bisa menyesal kamu!" omel Oma nur sambil berkacak pinggang
"Oma, kenapa marah marah sih, Aksa kan cuman tanya. knapa Oma pengen ke rumah nya Selin, ini masih pagi oma."
"Kamu belum tau?"
"Tau apa?" tanya pria itu yang masih heran nya.
"Ckck, liat ini. Poto Selin tersebar di internet. Saat ini dia sedang di hujat. Oma yakin, ini pasti editan." ucap nya sambil menunjukkan poto Selin kepada cucu nya yang dingin itu.
Wajah Aksa langsung kaget, dan langsung mengepalkan tangannya. Dia merasa tak terima dengan berita tentang gadis yang dia sukai itu..