NovelToon NovelToon
Dikhianati Suami Dicintai Pangeran Dubai

Dikhianati Suami Dicintai Pangeran Dubai

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Crazy Rich/Konglomerat / Miliarder Timur Tengah / CEO / Tamat
Popularitas:439.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Alena Prameswari percaya bahwa cinta bisa mengubah segalanya.

Tapi setelah tiga tahun menikah dengan Arga Mahendra, ia sadar bahwa kesetiaan tak akan berarti bila hanya satu pihak yang berjuang.

Saat pengkhianatan terbongkar, Alena memilih pergi. Ia menerima proyek desain di Dubai... tempat baru, awal baru.

Tanpa disangka pertemuan profesional dengan seorang pangeran muda, Fadil Al-Rashid, membuka lembaran hidup yang tak pernah ia bayangkan.

Fadil bukan hanya pria miliarder yang memujanya dengan segala kemewahan,
tetapi juga sosok yang menghargai luka-luka kecil yang dulu diabaikan.

Namun cinta baru tak selalu mudah.
Ada jarak budaya, gengsi, dan masa lalu yang belum benar-benar selesai. Tapi kali ini, Alena tak lari. Ia berdiri untuk dirinya sendiri... dan untuk cinta yang lebih sehat.

Akankah akhirnya Alena bisa bahagia?

Kisah ini adalah journey untuk wanita yang tersakiti...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 35.

Burung-burung beterbangan di atas taman kerajaan yang dipenuhi ribuan bunga, sementara lonceng istana berdentang lembut menandai hari besar.

Pernikahan Putra Mahkota Ammar dan Putri Yumna.

Seluruh kerajaan bergetar dalam sukacita.

Fadil berdiri di depan istana mengenakan jubah hitam berbordir perak, sementara Alena yang kini terlihat semakin bersinar dengan rona pipi lembut dan sorot mata hangat, mengenakan gaun keemasan berhias batu safir. Ia terlihat anggun seperti ratu dalam dongeng.

“Cantik sekali, Ratu-ku...” bisik Fadil memuji, “Kalau tidak ingat hari ini hari pernikahan kakakku, aku sudah menculikmu masuk kamar lagi.”

Alena menatap suaminya dengan geli. “Fadil, tolong jaga komentarmu... katamu ini upacara suci.”

“Tapi aku sedang berkata jujur,” bisiknya sambil mengecup cepat punggung tangan Alena, membuat istrinya menatap tajam tapi tersenyum.

Dari kejauhan, Ammar muncul dengan pakaian putih gading berhias benang emas. Yumna di sampingnya mengenakan gaun biru muda yang menjuntai panjang, taburan kristal di rambutnya membuatnya tampak seperti dewi laut.

Tatapan kedua calon pengantin itu bertemu, dan dunia seolah berhenti berputar sesaat.

Suara Ammar mengucapkan akad menggema pelan, lalu disambut sorakan bahagia seluruh ruangan. Musik lembut menggema, kelopak bunga beterbangan di udara.

Yumna resmi menjadi Putri Mahkota.

Sore harinya, pesta berlangsung di taman luas dengan air mancur, musik orkestra, dan tawa di mana-mana.

Khalid yang sedari tadi berdiri di sisi Noura, tampak canggung memegang segelas jus.

“Kenapa kau memandangku seperti itu?” tanya Noura sambil melirik.

“Karena aku tidak tahu harus bilang apa kalau melihatmu pakai gaun seperti itu.”

Noura melipat tangan. “Jangan mulai, Pangeran Genit.”

“Tapi aku serius.” Khalid menatapnya lama. “Aku baru sadar... selama ini aku tidak pernah melihatmu se mempesona ini.”

“Ck. Kau memuji semua wanita begitu, ya?”

Khalid tertawa. “Tidak, cuma yang membuat jantungku berdetak cepat.”

Noura hendak menimpali, tapi tiba-tiba Ammar dan Yumna lewat sambil tersenyum bahagia.

“Lihat, mereka,” kata Khalid lembut, “Kalau aku bisa punya momen seperti itu bersamamu, aku rasa aku bisa berhenti membuat lelucon seumur hidupku.”

Noura spontan menatap pria iru heran, namun belum sempat membalas... Khalid justru tersenyum malu-malu, lalu menyerahkan sekotak kecil berisi gelang berliontin bulan.

“Untukmu, Noura. Bukan hadiah besar, tapi aku ingin kau tahu… aku ingin serius.”

Noura menatap gelang itu, lalu menatap mata Khalid. “Ini bukan cara yang romantis, tahu.”

Khalid menatapnya penuh harap. “Aku tidak pandai romantis, tapi aku... pandai mencintaimu.”

Noura hendak menjawab, tapi anak-anak yatim yang dulu diajarnya tiba-tiba berlari menghampiri.

“Nona Noura! Pangeran Khalid melamar mu, ya?”

Semua orang di sekitar langsung menoleh.

Khalid membeku.

Noura menatap anak-anak itu dengan wajah memerah. “Ti-tidak... ini cuma bercanda!”

Tapi Khalid dengan senyum kocak dan percaya dirinya, langsung berlutut satu lutut di hadapan semua orang.

“Baiklah, kalau begitu aku sekalian melamar sekarang.”

Sorak sorai meledak di taman, Noura menutupi wajahnya dengan tangan.

“Khalid! Kau gila!”

“Gila karena cinta padamu,” katanya, tersenyum tulus. “Noura, maukah kau jadi pendamping hidupku, dan terus menertawakan semua kebodohanku sampai tua nanti?”

Semua mata tertuju pada mereka.

Noura menggigit bibir, wajahnya merah padam. Tapi bibirnya melengkung pelan. “Baiklah, kau terlalu keras kepala untuk ku tolak.”

Khalid langsung berdiri, mengangkat tangannya tinggi, “Itu artinya... YA?!”

Noura mengangguk dengan yakin.

Suasana langsung pecah dengan tawa dan tepuk tangan. Tapi Fadil sampai menepuk jidat sambil berkata.

“Dia melamar di tengah pesta kenegaraan, aku harus menulis ulang protokol kerajaan besok.”

Alena hanya terkekeh. “Biarkan saja, setidaknya semua orang bahagia.”

Beberapa minggu setelah pesta itu, suasana istana masih dipenuhi kebahagiaan semua orang.

Suatu pagi, Alena keluar dari kamar dengan wajah pucat. Fadil yang sedang membaca laporan perusahaan menatap istrinya dengan cemas.

“Kau baik-baik saja?”

Alena menggigit bibir, lalu menaruh test pack di atas meja kerja Fadil. Dua garis merah jelas terlihat.

Fadil membeku. Tatapannya naik ke wajah istrinya... Ia tak percaya.

“Ini… benar?”

Alena mengangguk pelan, air matanya jatuh tanpa suara. “Kita akan punya bayi, Fadil.”

Dalam sekejap, pria itu bangkit dan memeluk Alena erat-erat. “Aku… aku tidak tahu harus berkata apa… ini, ini keajaiban.”

“Lalu, apakah pangeran Fadil siap menjadi Ayah?” Alena berbisik, tersenyum di sela air matanya.

Fadil mengangguk cepat. “Lebih dari siap. Aku ingin jadi ayah terbaik di dunia… untukmu dan untuk anak kita.”

Pria itu berlutut, menempelkan keningnya di perut Alena lalu berbisik. “Hai, kecil. Aku ayahmu. Jangan takut... ibumu wanita paling kuat di dunia.”

Alena tertawa kecil sambil membelai rambut suaminya. “Dan ayahmu, pria paling romantis dan luar biasa.”

Di luar jendela, cahaya pagi menembus tirai, membawa ketenangan baru. Satu keluarga akan bertambah, dua hati telah bersatu dalam janji, dan sepasang insan baru menatap masa depan dengan tawa.

Namun, musibah itu datang...

Saat Ammar pergi ke Kerajaan Zafira dalam proyek kerjasama dua kerajaan, semua orang kehilangan kontak dengannya.

1
Wayan Sucani
Dari awal masuk... kukira hanya kisah seorang wanita tersakiti.. tp... ttg bagaimana kisah sebuah kerajaan besar... Keren...
Wayan Sucani
Banyak sekali rubah betina berkeliaran
Defie Setiawati
luar biasa ceritanya novelnya kak, saya suka👍👍
Defie Setiawati
saya suka ceritanya, lanjut👍
Pasar Dugul
didunia nyata banyak jg yg begini,, tapi enggak kelihatan,, jadi kadang korban tdk menyadarinya,, tapi klo di dunia halu kita bisa mengumpat,, menghujat penjahatnya,, krn kita tahu kebusukannya... semoga Alena sll selamat
Ahmad ridho alhabsyi
lumayan.,menarik.
Sur Yati
cerita nya bagus dan tidak bertele-tele sat set
Sur Yati
romantis nya elegan tapi mampu membuat q senyum seakan AQ ada di dalam cerita itu menyaksikan mereka
Salim ah
Laila terus mbok di matiin wae🙄
Salim ah
dasar palakor gak tau diri ya kaliyan tau🙄
Si Topik
ahhh kurang siksaan nya itu.. mesti nya seluruh kulitnya disayat2, kemudian kasih jeruk limau atau garam ... biar dia merasakan rasa sakit itu seperti apa, walau secuil ☺️
Si Topik
lagian jadi betina serakah amat.. mana cara nya kotor lagi :-v

ketahui lah, setiap perbuatan bakalan ada balasan yg setimpal
Si Topik
kurang bang, tambahin atuh selain dimasa depan Alena calon kekasih, juga calon istri dan ibu dari anak2 elu ntar wkwkwk 🤣
Si Topik
gimana mau buat Alena tersenyum.. lah ente ae tiap diajak ngobrol, disambut Alena kosplay Ijat 😑

lawak amat ini biawak 🤣
Si Topik
yg nama nya bekas luka, walau keliatan sembuh atau kering.. tetap juga kalau ditekan meninggalkan rasa sakit 🙂
Si Topik
menebus?? lu kate hati Alena layak nya barang yg ditebus di tempat gadai 🤣
kocak amat ini anak biawak wkwkwk
Si Topik
rill banget ini.. maka nya ungkapan "penyesalan selalu belakangan" itu selain dipakai jokes, terkandung makna dalam yg nyelekit 🥲
Si Topik
ada yg panas, tapi bukan panas gurun pasir ditengah terik matahari 🤭🤣
Si Topik
Alena dan Fadil intens menghabiskan waktu berdua, sementara seonggok biawak dari indo planga-plongo menanti kepastian tuk bertemu Alena 🤭

kesian amat digantung tanpa kepastian wkwk
Si Topik
bagi Fadil.. Alena itu sangat bermakna, pantas dihargai dan dimiliki 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!