NovelToon NovelToon
Suamiku Mencintai Wanita Lain

Suamiku Mencintai Wanita Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Cerai / Selingkuh
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Wiwit Kurniasih

"Rena....,Aku mau minta maaf sebelumnya,tapi jujur ini juga berat untuk aku,tapi aku juga harus jujur sama kamu".

Rena tak memandang curiga saat suaminya berkata seperti itu,tapi setelahnya ucapan kejujuran dari suaminya seperti pisau tajam yang menusuk hatinya.

"Aku mencintai wanita lain yang kutemui 6 bulan terakhir ini,Dia bukan hanya cantik tapi juga pintar memasak,semua yang ada didiri wanita itu aku sangat menyukainya".

Rena diam membeku,tapi Ia juga ingin tau apa yang menjadi alasan suaminya bisa mencintai wanita lain padahal ada istri yang sudah Ia nikahi lebih dari 10 tahun.

"Kenapa Mas...?,Kenapa harus ada wanita lain yang Mas cintai".

"Aku sudah tidak cinta sama kamu Rena,Kamu berubah,Kamu tidak lagi menarik dimataku,Kamu juga selalu mementingkan anak-anak daripada aku suamimu".

Rena kembali diam,Ia ingin meledak tapi teringat ada 2 anaknya yang harus Ia jaga mentalnya.

"Baiklah Mas....,terus apa maumu kalau sudah seperti ini?Kamu mau pisah?".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiwit Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah terjual

Selesai mengantarkan Aluna dan Axel,Rena pergi mendatangi Agen Property yang membantu penjualan rumahnya,Ia sudah sangat ingin rumahnya terjual dengan segera.

Rena mengajak serta Adrian kedalam kantor.

Saat Rena bertemu dengan Bu Siska kembali,Ia minta rumahnya segera dipasang banner dan akan segera Ia dikosongkan,Namun nyatanya kabar dari Bu Siska membuat Rena sedih.

"Maaf Bu Rena,penjualan rumah tidak semudah itu menemukan pembeli yang pas,Karena selain harga banyak faktor yang menjadi dasar seseorang membeli sebuah rumah,Saya akan usahakan semaksimal mungkin tapi kalau Bu Rena menginginkan dalam hitungan minggu maupun bulan jujur saya bukan tidak menyanggupi tapi saya minta Bu Rena jangan terlalu berharap,Apalagi ekonomi juga sedang lesu jadi pembelian rumah jadi urusan belakangan untuk kebanyakan orang".

Rena terdiam,Ia sangat bingung,tak mungkin Ia menggantungkan hidup dirumah orangtuanya,Ia bukan tidak mau tapi Ia ingin membuka lembaran baru hanya dengan kedua anaknya,Ia juga ingin bebas berkreasi dirumahnya sendiri.

Terdiamnya Rena membuat Adrian merasa kasian,Ia tau banget bagaimana Rena yang menginginkan rumahnya segera terjual,apalagi Adrian mendengar dari Pak Tarman dan Mbok Sumi bahwa Rena diganggu lagi oleh mantan suaminya yang membuat Rena pergi dari rumah.

Rasa kasian yang Adrian rasakan melemahkan hati dan pikirannya,Ini kedua kalinya Ia merasakan kegelisahan yang belum pernah Ia rasakan.

Adrian segera berpamitan ketoilet saat Ia tak bisa menolak kelemahan hatinya tentang Rena,padahal banyak hal yang harus Adrian kerjakan dan pikirkan namun nyatanya Ia kalah dari awal sehingga memilih jalan pengecut seperti ini.

Menjadi seorang supir untuk mendekati wanita tak pernah terlintas dipikiran Adrian,justru Ia yang biasanya dikejar oleh wanita diluaran sana,apalagi Rena bukan gadis melainkan memiliki dua orang anak sekaligus.

Adrian benar-benar kehilangan logika saat hatinya telah memilih dari awal,bahkah rupa wajah sama sekali tak menjadi masalah untuk Adrian

Hatinya telah memilih dari pertama mendengar bagaimana kisah hidup Rena yang menyedihkan.

Didalam toilet Adrian menghubungi orang kepercayaan yang saat ini menjadi kaki tangan diPerusahaan yang Ia bangun sendiri.

"Halo erik,Nanti aku kirimkan sebuah nomer agen property dan alamat rumah,Kamu beli rumah itu dengan harga berapapun yang orang itu inginkan,segera lakukan pembayaran dan urus semuanya dengan segera atas nama kamu".

Dibalik ponselnya Erik terkejut,Ia yang sangat sibuk karena harus menggantikan posisi Adrian membuat Erik sedikit kesal.

"BOSS......,Kapan kamu akan kembali kekantor?,Hentikan sandiwaramu itu,Aku kewalahan dan kelelahan mengerjakan semuanya kesana kemari,Kalau Boss tidak segera kesini aku mending mengundurkan diri,Aku capek Boss.....".

Adrian terkikik pelan,Ia tau Erik sedang kesal tapi menurut Adrian itu lucu,kapan lagi Ia bisa menyiksa orang yang selama ini selalu bersama-sama.

"Sudahlah Erik,baru juga 2 hari,Maksimal 1 bulan deh...Hahahaha".

Adrian langsung memutuskan sambungan telpon,Ia kesal tapi Adrian adalah orang yang sangat berjasa dalam kehidupannya,terlahir sebagai yatim piatu membuat Erik tak memiliki teman dan kehidupan yang layak saat disekolah,apalagi sebagai penerima beasiswa Ia harus rajin belajar untuk mempertahankan nilai.

Mengenal Adrian sebagai sesama murid berprestasi membawa kehidupan Erik menjadi lebih baik,bahkan setelah kelulusan selain mendapatkan beasiswa dari Perusahaan Ayahnya Adrian,Erik juga mendapat kehidupan yang sangat layak,Ia mulai bekerja dan mendapatkan upah yang layak,untuk itu Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa Ia akan mengabdi pada Adrian sampai kapanpun.

Erik membaca pesan yang Adrian kirimkan,Ia segera menghubungi nomer itu sesuai arahan dari Adrian.

Bertepatan Adrian kembali dari toilet,Bu Siska sedang menerima telpon tepat dihadapan Rena.

"Benar Pak,Ini Agen Property yang menjual beraneka ragam Perumahan,Bapak mau rumah seperti apa ?,Kami banyak sekali rumah yang siap dibeli dan juga bisa langsung dihuni saat ini juga".

Saat Erik menyebutkan alamat rumah sesuai arahan dari Adrian,Bu Siska terkejut dan menutup mulutnya,Ia menyenggol lengan Rena dan bahasa wajah bahagia

Walaupun belum tau apa yang terjadi,tapi Rena jadi fokus mendengarkan apa yang Bu Siska katakan.

"Benar Pak,Rumah itu sedang dijual,Harganya 3 Milyar Rupiah,semuanya lengkap dan siap huni kapanpun Bapak inginkan,jika berkenan saya bisa mengirimkan foto setiap sudut rumah itu beserta foto rumah tampak depan".

Betapa terkejutnya Bu Siska saat si penelpon langsung menyetujui harga yang Ia tawarkan,bahkan karena begitu bahagia Ia refleks menggenggam tangan Rena dengan erat.

Rena hanya bisa diam tanpa tau apa yang terjadi,akhirnya telpon terputus dengan janji temu keesokan harinya untuk mengurus semua dokumen yang diperlukan.

Bu Siska berteriak kencang karena begitu bahagia,walaupun Ia hanya menjadi perantara tapi Ia ikut bahagia saat apa yang kliennya harapkan terwujud.

"Akhirnya Bu......,Rumah Ibu terjual,si pembeli bahkan tak menawar harga yang Ibu berikan,besok kita akan bertemu untuk mengurus semuanya".

Rena memeluk Bu Siska secara tiba-tiba,Ia juga meneteskan airmata karena begitu bahagia dengan kabar rumahnya telah terjual.

"Terimakasih ya Bu....,Terimakasih atas bantuannya,Saya sangat bahagia mendengar rumah saya akan ada yang membeli,Ini benar-benar luar biasa,Akhirnya harapan saya terwujud".

Bu Siska melepas pelukan Rena dan menatapnya.

"Selamat ya Bu,Saya ikut bahagia,semoga langkah ini membawa Ibu pada kehidupan yang semakin baik".

Rena mengangguk,Ia mengusap sisa-sisa airmatanya,Rena juga menatap Adrian yang juga menatapnya.

Adrian tersenyum tapi jauh didalam hatinya Ia sangat bahagia,bahkan nominal tender puluhan Milyar yang biasa Ia dapatkan tak sebanding dengan melihat kebahagiaan Rena didepan matanya.

Adrian semakin menyadari ada yang aneh dengan dirinya sendiri,Ia benar-benar rapuh melihat kesedihan Rena tapi sangat bahagia saat melihat Rena bahagia.

Setelah pembicaraan yang cukup serius untuk perihal esok hari,Rena akhirnya pamit,Ia bersama Adrian masuk kedalam mobil tanpa tujuan yang jelas.

Mereka sama-sama terdiam dengan isi kepalanya masing-masing.

Rena yang menyadari bahwa ini hari terakhir untuk mengunjungi rumahnya,Ia mengajak Adrian untuk melajukan mobilnya kesana.

Rena bukan sedih karena harus kehilangan rumah yang menjadi tempat tinggalnya selama ini,Tapi Ia sedih karena harus menjual rumah hadiah dari kedua orangtuanya.

Rena teringat bagaimana kedua orangtuanya membeli dari sebidang tanah sampai akhirnya jadi hunian mewah,Mereka yang awalnya berharap bahwa kelak rumah itu bisa turun ke cucu dan keturunan selanjutnya justru harus berhenti dikehidupan Rena,dan semua itu akibat dari sakitnya penghianatan dan penghinaan.

1
Mundri Astuti
jodohnya rena nehhh
Mundri Astuti
definisi cowok mokondo ga tau diri, dah belagu ngebuang istri dan anak" nya, eehhh mau balikan lagi ..
amit"
Mommy Iz: Nah komenan begini yang aku tunggu-tunggu,Ayo kak lanjutin lagi ngomelnya🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!