NovelToon NovelToon
Mafia Penyejuk Hati Season 2

Mafia Penyejuk Hati Season 2

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Mafia / Persaingan Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Roman-Angst Mafia / Beda Usia / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:15.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rosma Yulianti

VANO SALVATRUCHA
Putra dari Vino Salvatrucha dan Vira Laurent. pria yang mengambil hampir seluruh sifat ayahnya itu kini tumbuh dewasa, Vano mengambil alih seluruh kekuasaan Salvatrucha dari tangan orangtuanya. Sebagai pewaris satu satunya Vano harus bekerja keras untuk mengembangkan seluruh perusahaan Salvatrucha namun disamping itu sifat gilanya terhadap senjata senjata tajam dan berbahaya memang sudah tidak bisa dihilangkan oleh karena itu selain menjadi pemimpin Salvatrucha Group vano adalah pemberantas mafia terbesar dinegara nya.

Vallen
Gadis delapan belas tahun yang sudah mendapat gelar sebagai pembunuh tanpa ampun, Valen adalah gadis bermata dingin dan tajam. Valen tidak memiliki hati ketika membunuh seseorang, sekali saja dia tahu dirinya dibohongi oleh musuh maka orang itu akan habis ditangan sang mafia unik ini, namun karakter yang dimiliki Vallen berbeda beda. ada saatnya dia menjadi kucing kecil penurut namun ada saatnya dia menjadi gadis tangguh yang membunuh seluruh musuhnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Yulianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 35

"hehe" Vallen dan Vino saling menjauh dari pasangan masing-masing karena tatapan Vira dan Vano sangat mengerikan.

"Apa kalian gila melepas singa!" Ucap Vira.

"Abi apakah ini sisi lain dari umi?" Tanya Vallen berbisik.

"Ini masih dibawah level Vallen kau belum melihat yang lebih ekstrim" jawab Vino.

Keduanya bergidik ngeri melihat tatapan Vira ditambah dengan ketajaman mata Vano, sangat mengerikan dimata Vallen.

"Vallen zona ini tidak nyaman, Abi akan berhitung sampai tiga setelah itu kita kabur!" Bisik Vino memulai rencana.

"Baik abi"

"Satu, dua, tiga!!"

"Hey berhenti!!" Teriak Vano

Vino dan Vallen berlari keluar dari kebun binatang karena Vira dan Vano lebih menakutkan daripada singa yang tadi mengejarnya.

"Kita akan kemana abi?" Tanya Vallen saat Vino mulai menjalankan mobil menjauhi kebun binatang.

"Huuhh baiklah abi akan mengajakmu mengelilingi kota untuk melihat dunia ramai, kau siap!!" Ucap Vino.

"Siap abi!!" Jawab Vallen semangat 45.

Vino membawa Vallen berkeliling kota menikmati udara bumi dengan leluasa dan bebas tanpa ancaman, Vallen sangat bahagia melihat banyak manusia berlalu lalang.

"Abi abi itu apa?" Tanya Vallen menunjuk tempat festival makanan dipinggir jalan.

"Hmm sepertinya kita sedang beruntung karena festival sudah dimulai, ayo turun!" Ajak Vino keluar dari mobil begitu juga dengan Vallen.

Vino dan Vallen mendekati acara festival, disana tersedia sangat amat banyak jajanan dan juga makanan. Wajah Vallen seketika sumringah melihat seluruh makanan yang berjejer.

"Abi ingin yang itu!!" Ucap Vallen menunjuk salah satu makanan.

"Baiklah ayo beli, kita akan makan sepuasnya hari ini!' ujar Vino.

Keduanya memesan banyak makanan diatas meja, Vallen bertepuk tangan kecil melihat suguhan yang terlihat sangat menggoda sedari tadi.

Mereka menyantap makanan hingga ludes tanpa sisa, Vallen sangat bahagia di ajak keliling kota oleh Vino saat ini. Jika Vano yang berjalan bersamanya pasti hanya larangan dan wajah datar yang akan menemaninya berbeda dengan Vino yang menebar tawa saat mengeluarkan lelucon konyol.

"Vallen kenyang abi" ucap Vallen memegang perutnya.

"Baiklah ayo kita bayar setelah itu keliling lagi" kata Vino.

Beberapa saat merogoh saku celananya, Vino tak kunjung menemukan kartu untuk membayar biaya makanan yang mereka makan.

"Se,,, sebentar" Vino mulai panik merogoh sakunya.

"Kenapa abi?" Tanya Vallen.

"Sepertinya abi lupa membawa dompet" jawab Vino menepuk keningnya.

"Apa kita perlu kartu juga untuk membayar?" Tanya Vallen.

"Iya, abi juga lupa membawa ponsel untuk menghubungi andre" jawab Vino lemah.

"Apa bisa membayar dengan alat lain?" Tanya Vallen lagi.

"Bisa saja tapi abi tidak membawa uang cash" ucap Vino frustasi dengan kebodohannya.

"Itu masalah kecil abi" kata Vallen lalu meninggalkan Vino beberapa saat.

Tak lama Vallen kembali dan dibentak bentak oleh pemilik toko karena membayar makanan dengan daun dan kertas koran.

"Kenapa memesan makanan jika tidak punya uang!" Ucap pemilik toko.

Vino semakin frustasi dengan kebodohan Vallen.

"Maaf putri ku hanya bercanda, tunggu saja kami akan membayar setelah selesai makan' saut Vino langsung menyeret Vallen kembali duduk.

"Lalu bagaimana abi?" Tanya Vallen bingung.

Vino melihat situasi sekeliling, tampaknya ramai dan cukup menjamin pikir Vino.

"Kau bisa bernyanyi?" Tanya Vino menemukan titik terang.

"Bisa abi" jawab Vallen.

"Lagu apa?"

"Nina bobok" jawab Vallen.

Wajah Vino datar mendengar jawaban Vallen, sepertinya ngamen bukan jalan yang baik karena bukan uang yang mereka dapat melainkan caci-maki.

1
int.mi
rumah ny keren😅
int.mi
penasaran, tapi seru😷
Nabila zaskia
Biasa
Nabila zaskia
Kecewa
Hilda Nur mashumah
rengkarnasi nya Umi Vira
Febri Ana
galak amat thor jadi ngeri sama vira
Febri Ana
lanjuuttt
Febri Ana
masih agak lupa sesion 1 seru lanjuutt
Edwinsyah
Luar biasa
lidya Fransiska
❤️
Rehan 14
baguss banget q sukaaaaaa.... 😚😚😚😚😚😚😚
runma
polos bener
runma
wah telat baca aku
jumriati
thor novel untuk anak² nya Vallen and vano gak ada ?
Maulana Akbar
Biasa
Listia Dewi
😭😭😭😭😭😭😭 sakiiiiit thor ga mau brenti nangis q d eps ini 😭😭😭😭😭😭🤦
Listia Dewi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kelakuan vino
minyoongi
sayang
nor hidayah
hahahahah...pergi berlibur hanya utk kentut sebentar...
Daffodil Koltim
sdah agak lupa season 1, krn udah lma bacanya,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!