Menceritakan dua orang sahabat yang tumbuh bersama sejak kecil .
Meysa dan Rere sudah berteman sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Meisya memiliki kekasih yang bernama Reymon, pria tampan yang di gandrungi para gadis di kampusnya, ternyata diam-diam Rere pun menaruh hati kepada Reymond kekasih sahabatnya itu.
Hingga pada suatu malam mereka melakukan sebuah kesalahan yang sangat besar .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon raisya ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 35
Jam makan siang telah selesai Meisya telah kembali ke tempat kerjanya, ia sudah mulai mengerjakan tugasnya,
" Mey... tadi kamu makan siang dimana" tanya sela yang baru saja datang.
"Tadi aku makan siang sama pak jho diruangan nya"
"Wahhh kamu beruntung banget bisa deket dan makan siang sama pak jho, semua wanita di sini belum ada yang berhasil mendekati pak jho, pak jho itu selalu bersikap dingin sama wanita, memangnya kamu punya hubungan apa sama pak jho"
"Aku sama pak jho cuma sahabatan , kami sudah kenal sejak kuliah dulu"
"Oh aku kira kamu itu seperti yang di katakan orang-orang"
"Memangnya orang-orang bicarain apa tentang aku"
"aku gak enak ngomng nya mey"
"Ayo cepet katakan sel, jangan bikin aku penasaran"
"Tapi kamu jangan marah ya mey... sat ini kamu lagi di gosupin sama orang-orang mereka mengira kamu itu wanita simpanan pak jho"
"Apa... kamu jangan bohong sel.."
"Serius mey, Aku gak bohong"
"Pantesan aja waktu aku datang sama pak jho mereka pada ngeliatin aku terus"
"Udah mey gak usah di pikirin, mereka itu cuma sirik sama kamu, yaudah aku ke meja kerja ku dulu ya"
***
Waktu telah menjelang sore, semua karyawan sudah bersiap-siap untuk pulang, termasuk dengan Meisya, ia baru saja menyelesaikan pekerjaannya, saat ini meisya telah merapikan meja kerjanya dan memasukan barang-barang nya ke dalam tasnya.
"Mey kamu pulang sama siapa, apa kamu pulang sama pak jho ?
"aku mau pulang naik taksi aja sell, kalo aku pulang sama pak jho nanti orang-orang akan semakin berpikir buruk tentang aku dan pak jho"
"Yaudah kamu pulang bareng aku aja"
"gapapa sel, aku pulang sendiri aja, aku gak mau ngerepotin kamu"
"Gapapa mey... sekalian aku pegen tau rumah kamu, biar kapan-kapn aku bisa maen ke rumah kamu"
"Beneran gak ngerepotin?"
"Nggak mey... ayo kita pulang"
" baiklah kalo begitu.
***
Jhonatan baru saja keluar dari ruang kerjanya, ia berjalan ke ruang kerja Meisya untuk mengajak Meisya pulang bersama, namun Jho tidak menemukan Meisya disana, ruang kerja tim Meisya sudah tampak kosong, tidak ada satu orang pun disana.
Saat ia hendak pergi dari sana tiba-tiba Mery datang menghampirnya.
"Pak... sedang apa bapak di sini"
"kebetulan aku ketemu kamu disini Mer, apa kamu liat Meisya "
"Maap pak saya tidak tau, memang nya ada apa bapak mencari Meisya"
"Saya mau mengajaknya pulang bareng mer"
Deg... dada mery terasa sakit lagi saat mendengar Jho terus memperhatikan Meisya"
"sepertinya Meisy telah pulang terlebih dahulu pak"
"serpertinya begitu, baiklah terimakasi Mer, saya pulang dulu"
Didalam mobil "Kamu dimana sih Mey... kenapa kamu selalu menghindari aku, kamu selalu menolak perhatian yang aku berikkan sama kamu, aku peduli sama kamu mey, aku aku hanya ingin memastikan kamu selau baik-baik saja, aku gak mau kenapa-napa, apa salah aku melakukan semua itu sama kamu, apa gak ada sedikitpun perasaan di hatimu untuk aku, aku tulus ngelakuin ini semua untuk kamu, aku sayang sam kamu mey"
Di perjalanan pulang, jho masih terus saja memikirkan Meisya, sudah berulang kali Jho menghubungi Meisya namun Meisya tidak menjawab panggilannya, membuat jho semakin khawatir, ia takut terjadi apa-apa dengan Meisya karena Meisya belum lama berada di kota itu, apalagi saat ini Meisya tengah mengandung.
Sementara mobil yang di tumpangi Meisya dan sella sudah sampai di depan rumah Meisya, sella baru saja menghentikan kendaraannya.
"Mey... ini rumah kamu"
"ia sel ini rumah aku, dan yang sebelahnya adalah rumah pak jho"
"Ternyata rumah kalian bersebelahan, pantas saja kamu deket banget sama pak jho, lalu suami mu dimana apa dia belum pulang"
Mendengar perkataan sela membuat Meisya kembali mengingat seseorang yang sedang berusaha ia lupakan, Meisya bingung harus menjawab apa kepada sella"
" su-suami aku gak ada di sini sel"
"Memangnya suami kamu kemana mey, kenapa kamu jadi tiba- tiba sedih apa perkataanku ada yang salah"
"Tidak sel kamu gak salah, maap aku belum bisa cerita sama kamu, kapan-kapan aku pasti aku cerita sama kamu"
"Maap mey aku jadi bikin kamu sedih"
"Tidak apa-apa sel.. oia sel apa kamu mau mampir dulu kerumah ku"
"Tidak Mey, aku langsung pulang aja karna sekarang udah sore, lain waktu aku akan main ke rumah kamu"
"Baiklah, makasih atas tumpangannya"
"Sama-Sama mey, aku pulang dulu ya"
setelah mobil sella pergi, Meisya memutuskan untuk segera masuk ke dalam rumahnya, saat ia telah sampai di ambang pintu tiba-tiba terdengar suara jho memanggil namanya sehingga meisya menghentikan langkah nya
"Mey tunggu" Meisya membalikan tubuhnya untuk melihat ke asal suara itu.
"Ada apa jho, aku mau istirahat capek"
"kenapa kamu pulang duluan, kenapa kamu gak munggu aku"
"Aku gak enak jho sama karyawan yang lain kalo kamu selalu mengistimewakan aku"
"Lalu apa masalahnya mey, kenapa kamu harus memperdukikan perkataan orang lain"
"Jho kamu harus inget, aku ini sedang mengandung, kamu jugabtau kan statusku saat ini, aku adalah single parent. perhatian kamu itu membuat semua orang berpikiran buruk sama aku dan kamu, aku mohon jho, saat di kantor, kamu harus meperlakukan aku seperti kamu memperlakukan karyawan yang lainnya, kita hanya sebatas atasan dan bawahan saja"
"Tapi mey-"
"Udah jho aku capek, aku mau istirahat dulu, lebih baik kamu juga istirahat, dan satu lagi, besok kamu tidak perlu menjemput aku, aku bisa berangkat sendiri" Meisya berlaku pergi meninggalkan Jho di sana.
Jho hanya berdiri mematung, menatap keprgian Meisya yang semakin menjauh darinya dan menghilang dari pandangannya, ia mencerna apa yang Meisya katakan tadi.
" Mapkan aku mey... aku tidak sadar kalau perhatian yang aku berikan sama kamu justru malah membuat kamu terluka, aku tidak bermaksud membuat kamu menjadi bahan omongan orang lain, aku hanya ingin membuat kamu bahagia, aku tidak ingin membuat kamu merasa sendiri, aku ingin menjadi sandaran untuk kamu, Walau pun Rey tidak dapat melakukan perannya terhadap kamu, aku siap untuk menggantikannya Mey.
Rasanya aku ingin segera melamar kamu dan menjadikanmu sebagai istriku, agar aku bisa memiliki mu se utuhnya, agar aku bisa menjagamu sepenuhnya, tapi saat ini tidak mungkin bagi aku untuk melakukan semua itu, aku harus lebih bersabar menunggu kamu sampai kamu melahirkan anakmu, setelah itu aku akan menjadikanmu miliku se utuhnya, aku akan berusaha membahagiakan kamu dan anakmu nanti, aku tidak akan membiarkan anak kamu kekurangan kasih sayang, aku akan membuatnya merasakan kasih sayang dari seorang ayah, aku akan mengganti semua kesedihan yang kamu alami dengan semua kebahagiaan"
Sementara di dalam kamar, Meisya tengah duduk di atas tempat tidurnya, ia menyesal karna telah berbicara seperti itu pada jho, ia merasa seperti orang yang tidak tau berterima kasih karna selama ini jho sudah terlalu baik padanya"
"Maap kan aku jho, aku gak bermaksud bicara seperti itu sama kamu, aku melakukan semua ini untuk kamu jho, aku tidak ingin hanya karna aku, Reputasi mu akan hancur, aku tidak ingin orang-orang menganggap kamu sebagai pria yang tidak baik, aku tidak peduli orang berpikiran buruk tentang aku, yang aku pedulikan hanya kamu,kamu adalah pria yang baik, kamu berhak mendapatkan wanita yang baik juga"
kalau apa yg ia miliki di curi sukurin aja
apa² ajak Rere beli cincin lihat rumah pergi selalu ber 3 kalau sampai si Rere jatuh cinta n kejadian salah sendiri .harusnya kalau punya pacar ya privasi jangan di umbar kek gitu
.
nahh loh ketikung kan
kmu pria yg baik,setia,ganteng,perhatian,syng Keluarga,ga sombong,prnh membeda-bedakan org....pokoknya okt komplit.....💞😍😘
buat dia menyesal seumur hidup.