NovelToon NovelToon
MENTARI UNTUK LANGIT

MENTARI UNTUK LANGIT

Status: tamat
Genre:Romantis / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Murni / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: shakila kanza

Karya sudah Tamat.
Ini tentang Seorang yang begitu setia dalam menjalin hubungan, hingga mendapat sebuah penghianatan yang akhirnya merubah cara pandang hidupnya mengenai seorang perempuan di dunia ini.

"Langit tidak akan menikah seumur hidup! Perempuan tidak ada yang setia kecuali Bunda dan Nenek!"

Yah itulah Langit putra Pratama seorang pemuda tampan yang sangat setia pada kekasihnya, namun karena penghianatan dia tidak percaya sama sekali dengan wanita kecuali Bundanya dan Neneknya.

Hingga suatu saat di sebuah Rumah sakit dia bertemu Mentari, Dokter Cantik bersahaja yang merawat Bundanya. Mengubah Kehidupannya dalam sekejap.

Mampukah Mentari mencairkan bekunya kutub Utara pada Hati Langit???

Bisakah Langit mempercayai cinta dan jatuh cinta sekali lagi???

Bagaimana kah kisah cinta diantara mereka???

Yuk lanjut baca sampai selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shakila kanza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rindu

Jarak mengajari Mentari dan Langit untuk menghargai waktu, jarak juga mengajari Mereka untuk menahan rindu satu sama lain. Belum genap sehari hari waktu berlalu namun dering ponsel Mentari sudah berdering berkali-kali dalam sehari ini.

Saat sampai tadi Langit langsung menghubungi Mentari bahwa Dia sudah sampai di rumah Nenek dan Kakeknya dan saat tiba di kantor Cabang pun Langit menghubungi kembali Mentari dan Mengabarinya.

Siang ini Mentari tengah makan siang di temani Cahaya di ruang makan, ponselnya pun berdering, Langit menelfon menanyakan kondisi Mentari saat ini, Mentari tersenyum siapa yang pergi meninggalkannya, namun siapa juga yang dari tadi menghubunginya. Mentari jadi malu sempat merasa di tinggalkan karena pekerjaan dan bakal kesepian namun nyatanya Dia tidak kesepian, mungkin karena masih belum melewati hari.

"Assalamualaikum sayang..." Kata Langit dari seberang.

"Wa'alaikumusalam Mas..." Jawab Mentari.

"Makan siang belum? Makan apa? Kamu sendiri apa sama Cahaya?" Tanya Langit tanpa henti.

Cahaya yang mendengarkan pun mencibir, kenapa kakaknya jadi cerewet sekali setelah menikah pikirnya sambil geleng-geleng kepala sembari menikmati makan siangnya.

" Ini baru makan Mas, Makan nasi lah... yang masak bibi tadi, untuk Aya itu di samping baru makan." Jawab Mentari sambil mengarahkan kamera ke arah Cahaya.

"Tenang Kak, Your Wife udah makan, udah aman, udah Aku jaga. Puas..." Kata Cahaya sambil menggigit kerupuk gemas pada Kakak satu-satunya itu.

Langit tersenyum senang karena Cahaya menjalankan semua tugas yang Dia berikan. "Good job. Nanti Kakak transfer uang jajanmu." Kata Langit.

"Tambahi ya... hehehe" Cahaya bahagia karena uang jajannya lancar.

Langit mengangguk lalu kembali mengobrol dengan Mentari." Sayang jangan lupa minum Obat, terus tidur siang ya, jangan capek-capek. Ok!" Kata Langit mengingatkan Mentari.

"Iya Mas..."Jawab Mentari sambil tersenyum geli dengan kecerewetan Suaminya itu.

"Yang Dokter sebenarnya siapa sih ? Kak Mentari apa Kak Langit sih? perasaan Kak Langit Over banget deh." Sahut Cahaya yang di jawab dengan kekehan dari Mentari.

Yah, Mentari akui Langit berbeda jauh dengan yang pertama kali dia kenal dan semenjak menikah Langit sangat overprotektif terhadapnya. Apalagi setelah kecelakaan maut yang menyebabkan Dia koma satu bulanan dan nyaris merenggut nyawanya Langit benar-benar ingin menjaga Mentari jangan sampai terluka sedikitpun.

"Sayang udah dulu ya, nanti malam Mas telfon lagi, ini Mas ada meeting sama investor baru soalnya." Kata Langit pamit pada Mentari.

"Iya Mas..." Jawab Mentari.

"Assalamualaikum sayang... emuach..." Kata Langit .

Mentari terkekeh setengah malu lalu pada Cahaya atas salam Langit yang di akhiri cium jauh itu. " hehehe Iya Mas... wa'alaikumusalam..." Jawab Mentari.

"Ih... salam perpisahannya kok Ndak di balas sih... ciumnya mana?" Protes Langit dari sebrang sana.

Wajah Mentari memerah lalu mencium layar ponselnya tanpa berucap, karena malu ada Cahaya di sisinya. Cahaya yang melihat pun jadi tertawa mengejek kebucinan Langit dan Mentari.

"Emmmuachhh sayanggggg" Goda Cahaya mendekatkan suara pada ponsel Mentari.

"Tuh udah Aya wakilkan, Kak Tarinya malu... hahaha" Kata Cahaya lalu berlari meninggalkan Mentari yang malu, sementara Langit tergelak melihat kelakuan Cahaya padanya dan Mentari.

"Dasar pasangan Bucin akut. Dunia milik berdua."Teriak Cahaya di balik kamarnya yang di dengar Langit dan Mentari. Mereka pun tertawa dengan tingkah Cahaya yang sebal pada sikap Langit dan Mentari.

"Dah gih katanya mau kerja." Kata Mentari sambil tersenyum.

"Ndak mau... kasih dulu semangat buat kerjanya..." Jawab Langit tidak mau memutus panggilan.

"Ya udah... Semangat kerja ya... suami aku... "Kata Mentari memberi semangat pada Langit, tapi Langitnya masih cemberut.

"Kok malah cemberut sih... udah di semangatin loh..?" Tanya Mentari heran.

Langit makin menekuk wajahnya, susah amat baginya mendapatkan ciuman semangat dari Mentarinya, atau istri tercintanya itu benar-benar tidak paham apa yang dia mau.

"Kiss Sayang... Kiss buat suaminya mana, biar semangat Mas kerjanya, kurang vitamin C nih dari kamu..." Gerutu Langit, yang justru mendapat kekehan dari Mentari.

Mentari menoleh ke kanan dan ke kiri memastikan tidak ada orang di sekelilingnya, lalu memberikan apa yang di minta suaminya sembari malu-malu terbukti dengan wajahnya yang memerah, padahal hanya memberikan ciuman jauh untuk suaminya sendiri.

"Emmuah... dah, semangat Sayang..."Kata Mentari langsung menutup panggilan tanpa melihat ekspresi suaminya karena malu.

Langit tergelak melihat tingkah istrinya yang malu-malu dan mengemaskan, rasanya ingin sekali dia segera kembali ke Jogja dan menyaksikan langsung wajah istrinya yang mengemaskan itu.

Mentari dan Langit menumpuk rindu pada dirinya masing-masing, rindu yang halal yang mendatangkan sakinah mawadah dan rahmah bagi rumah tangganya. Rindu yang memupuk cinta seiring waktu pada keduanya agar semakin kuat dan hangat saat bersua.

1
Syahrial
senoga ada keajaiban, mentari sadar kembali dan diberikan kesempatan kedua sama allah swt
Syahrial
😍😍😍😍
Syahrial
👍👍
juwita
mampir
Windarti08
di bab ini ceritanya udah berapa tahun kemudian Thor..... kok ujug² Langit udah pake setelan jas aja
Eri Dewa
bagus kog ceritanya👍
NariaAhy00n@
Langit dan awan.. bgitupun mentari
Atik Kiswati
mksh buat ceritanya......
Ramsia Kamarudin
haiii
Example Test10
mentari &langit jodoh tuh
Example Test10
seru sekali lanjut thor
Murawaroh
seru👍👍👍👍👍
Murawaroh
saya. suka. labbut
☠️⃝🤎Rahma²⁶⁹💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kayaknya keliatan sih kalo masih ada bekas trauma dari langit tapi tenang aja gak semua perempuan kayak si Lucy kok
☠️⃝🤎Rahma²⁶⁹💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
lelah sudah ya mentari ,eh tapi akhirnya mentari ketemu sama langit😍
☠️⃝🤎Rahma²⁶⁹💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Lucy lucu ya,orang dia yang mulai sok² an nangis padahal itu juga gara² kelakuan nya untung aja ketauan dan ya harus terima fakta sih lucu🤣🤣
☠️⃝🤎Rahma²⁶⁹💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
tapi kok cincin nya dikasih padahal kan lumayan buat jajan,atau buat ganti oli motor
Rini Maryani
thoor jaukan dr mantan
meutia candra
bagus koq, konfliknya agak kurang.. tapi sejauh ini, karya ini termasuk yang ok dibaca.. ringan dan bagus
Fitri Yani
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!