Naya seorang Intel negara harus bertransmigrasi ke tubuh seorang wanita malam dan lebih gilanya lagi ternyata pria-pria simpanan wanita itu adalah bandit kelas kakap. Mampukah Naya bertahan di tubuh wanita itu dan menjalani hidup layaknya orang normal?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sellachan23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kaum Elite global
Keesokan paginya seperti biasa Selena akan di bantu berhias dan sarapan bersama dengan Grey tak lupa juga Selena mengingat kan bahwa dia akan keluar untuk berbelanja, Selena di perbolehkan asal di antar oleh supir Grey yang tak lain tangan kanan pria itu. Selena setuju saja sebab dia akan membahas semuanya di ruang khusus wanita di mana ia akan berendam bersama Naya dan mata-mata itu tak akan berani mengintip nya
"Om aku hari ini akan ke SPA untuk di pijat apa mau ikut?" Tawar Selena berpura-pura agar pria itu bisa menyuruh bawahannya tak kelewat batas
"Tidak nikmati saja hari mu dan habiskan uang ku"
"Dengan senang hati" kekeh Selena
Grey pamit pergi dan Selena dapat mendengar bahwa Grey membisikkan sesuatu kepada tangan kanannya untuk terus mengawasi Selena asal tak melewati batas. Orang licik harus di balas dengan lebih licik kini Selena di antar supir ke tempat di mana ia dan sang kakak janjian. Naya sudah menjelaskan ciri-ciri fisiknya agar Selena mengetahui itu dia dan akhirnya mereka berjumpa benar-benar Naya sangat effort merubah penampilan sampai-sampai Selena hampir tak mengenal dirinya
"Kau hebat dalam menyamar kak" puji Selena sembari berbisik
"Sudah pekerjaan sehari-hari ku dulu nya seperti ini" balas Naya
Naya menggandeng tangan adik nya dan mereka menuju ke tempat di mana mereka akan memijit. Tentu saja orang di sana adalah orang-orang nya Selena jadi mudah bagi Selena tau jika ada orang yang akan memata-matai dirinya. Sembari di pijat Selena mulai menyuruh mereka mengambil amplop coklat yang ada di tas Selena untuk di berikan pada Naya
"Itu foto mantan istrinya Grey kak! Aku akan meretas data diri wanita itu dan kakak yang akan mencari keberadaan nya sebab aku yakin wanita itu belum meninggal" jelas Selena
"Kau benar! Sangat janggal jika bercerai tiba-tiba wanita itu tewas "
Tak lama panggilan di seluler Selena berbunyi dan para hacker suruhan nya sudah berhasil meretas data-data yang Selena kirim. Sebenarnya dia bisa mencari tau sendiri hanya saja Selena ingin main aman dan tak ketahuan oleh Grey dulu taktiknya. Ternyata hacker itu mengirim data diri mantan istri Grey semasa muda dulu dan selena berikan pada Naya
"Namanya Sonia dia tinggal di pusat kota dan anak dari salah satu mafia yang bekerja sama dengan keluarga Grey dulunya kak"
"Aku akan cari tau nanti dengan koneksi Samuel " ucap Naya
"Kak hati-hati semalam aku melihat data diri Samuel, Riko dan diri ku ada di tas milik Grey! Aku yakin dia sudah mulai curiga akan ada pemberontakan untung saja tim cyber ku bisa melindungi data diri kalian sehingga dia tak akan tau siapa kita sebenarnya " jelas Selena
"Aku benar-benar tak menyangka Grey bisa sehebat itu dalam mengendus langkah kita " kata Naya tak percaya
"Itu sebabnya selama ini aku sangat kesusahan dalam menghadapi semua ini sendirian " keluh Selena
"Oh iya untuk Damian apa yang harus aku lakukan menurut mu?"
"Tarik ulur! Ternyata dia sudah menargetkan ku sedari kecil kak, aku ingat dulu kami pernah bermain sekali mungkin itu awal dia meng klaim diri ku milik nya"
"Itu artinya aku terlihat seperti jatuh ke pesona dirinya tetapi tak lama terlihat acuh?"
"Benar! Lakukan seperti itu terlebih dahulu tetapi kau harus tetap berhati-hati ya kak" peringat Selena
"Kau mengingatkan ku berhati-hati apa kau sendiri aman?"
"Tidak juga ternyata pria itu tak menganggap diri mu putrinya " kata Selena malas
"Jadi?"
"Seperti kekasih nya, sungguh aneh aku juga tak menyangka dia seperti itu ini semua di luar dari pemikiran ku" kata Selena lelah
"Jalani saja pelan-pelan aku yakin kita akan bisa mengalahkan mereka berdua nantinya "
Selena mengangguk dan mereka menikmati setiap pijitan yang mampu membuat mereka sedikit rileks dari semua permasalahan yang terjadi. Setelah selesai mereka berpisah kembali dan Naya menuju kantor Samuel untuk membahas kembali masalah ini. Saat sampai ternyata Samuel tampak serius mengerjakan beberapa berkas di sana sehingga tak menyadari kedatangan Naya
"Apa aku mengganggumu?" Tanya Naya yang setia berdiri di depan pintu
"Sayang? Kemari duduk sini kenapa tidak bilang mau berkunjung" girang Samuel
Dia memeluk Naya penuh sayang dan menuntun Naya agar duduk di sofa yang di khususkan untuk tamu yang datang berkunjung ke kantor Samuel
"Sam ternyata Grey sudah mencium pergerakan kita" ucap Naya
"Maksudnya?" Tanya Samuel tak paham
"Dia mencari tau tentang data diri kita bertiga, aku mengetahui ini dari Selena tadi kami bertemu"
"Dia bisa mengambil data diri ku? Itu artinya ada orang dari kalangan atas yang berani memberikan identitas ku"
"Maksud mu para kaum elite global?" Tanya Naya tak menyangka
"Benar! Tapi kau tenang saja sayang image dokter yang selama ini aku bangun sangat baik jadi tak ada yang curiga aku anak dari mafia besar"
"Apa hubungannya mereka dengan diri mu Sam?"
"Dalam kalangan atas banyak sekali kubu-kubu baik teman atau musuh mu, mereka semua tak akan menunjukkan diri mereka di depan publik tak seperti artis atau miliarder lainnya " jelas Samuel
"Berarti sekarang ada yang mulai curiga tentang diri mu kan Sam? Apalagi selama ini ayah mu memalsukan kematian dirimu pasti mereka berbondong-bondong ingin menguasai harta milik ayah mu" tebak Naya
"Kau benar! Sepertinya aku akan lebih berhati-hati mulai sekarang, apa ada info lain yang di berikan Selena?"
"Kita harus menemukan ibunya Damian! Selena bilang kuncinya ada di wanita itu aku yakin dia masih hidup dan itu tugas kita untuk mencarinya "
"Lokasinya apa Selena tau terakhir kali?"
"Tidak"
"Kita seperti mencari jarum di tumpukan jerami tapi tak masalah aku akan mulai memerintah kan orang-orang ku mencari nya bahkan ke ujung dunia sekali pun" yakin Samuel
"Sam terimakasih sudah mau bersusah payah menolong kami" ucap Naya terharu
"Aku mau karna dirimu yang meminta Naya, i Will give u everything if u want"
"Kau pandai sekali gombal! Aku harus kembali dulu untuk mencari sesuatu di kamar Damian selama ini aku tak pernah mencari barang apapun tentang nya"
"Aku antar ya " pinta Samuel
"No Sam! Kali ini kita harus terlihat jaga jarak bisa curiga Damian nantinya " tolak Naya
"Huftt .. baiklah jaga diri mu sayang" ucap Samuel sembari mengecup kening Naya
Naya segera bergegas ke rumah Damian mumpung pria itu belum pulang bekerja sekarang, saat sampai Naya melihat kondisi rumah yang tampak sepi segera ia pergi ke kamar Damian untuk mencari sesuatu. Naya membuka kamar dan melihat-lihat ada apa saja di sana ternyata kebanyakan berkas-berkas kerja dan koleksi aneh milik Damian. Saat Naya sibuk sendiri dan fokus membaca semua dokumen itu suara seorang wanita menginterupsi nya sehingga ia menoleh kepada wanita itu
"Apa yang kau cari Naya?" Tanya Hana penasaran
"Bukan urusanmu!" Ketus Naya
Hana tiba-tiba saja pergi entah kemana namun tak di perduli kan oleh Naya, ia tetap fokus membuka semua yang ada di sana sampai Hana datang kembali menyerahkan sebuah berkas kepada Naya
"Aku yakin kau membutuhkan ini, ambillah dan baca di kamar mu ruangan ini ada cctv yang Damian sembunyikan" setelah memberikan itu Hana melenggang pergi begitu saja
Naya mengambil berkas yang Hana berikan dan naik menuju kamar nya untuk membaca apa isi dari berkas tersebut. Saat di buka ternyata berisi riwayat Damian yang Naya tak tau, ternyata selama sepuluh tahun Damian melakukan terapi untuk kesembuhan nya. Tak hanya itu ada data Grey serta ibunya juga di dalam berkas itu, Naya akan memberikan ini kepada Selena karena di berkas itu ada yang terlihat janggal
"Ini pasti ada sesuatu tak mungkin hanya data diri biasa" monolog Naya
Ia langsung mengambil selulernya dan menghubungi Selena melalui video call agar Selena dapat melihat berkas itu tanpa bertemu
"Selena aku di berikan berkas ini dari Hana tentang keluarga Damian" jelas Naya sembari menunjuk map itu
"Huftt.. wanita itu padahal sudah ku peringatkan untuk tidak ikut campur, kak apa kau punya cahaya LED? Atau sinar blue jika ada arahkan ke berkasnya " perintah Selena
Naya bergegas mencari barang yang di suruh Selena dan Naya ingat sepertinya barang itu ada di sini tapi ia lupa kemarin melihat nya di mana
"Aku lupa kemarin sepertinya ada dan itu milik mu" heran Naya
"Kalau begitu cek laci meja yang ada di pojok sana kak"
Ternyata ada dan Naya bergegas mengambil nya serta mengarahkan cahaya itu ke kertas yang di berikan Hana tadi pada nya. Setiap kertas berisi hanya satu huruf yang sangat besar di buat di kertas sehingga Naya bingung maksudnya
"Kenapa hanya satu huruf?" Tanya Naya penasaran
"Apa huruf pertama kak?"
"Huruf K"
"Lanjutkan kak sepertinya di setiap kertas akan ada huruf lagi"
Naya mengangguk dan mulai membolak-balik kan kertas untuk melihat huruf apa saja yang ada di sana. Setelah lembar akhir Naya mendapatkan sebuah nama kota yang letak nya jauh dari sini dan susah jika terlalu pelosok untuk di akses
"Apa kak hurufnya?" Tanya Selena penasaran
"K-I-N-G-S-T-O-N" eja Naya
"Kingston! Kota pedalaman di inggris kak sepertinya kau harus ke sana tanpa ketahuan Damian aku yakin ada sebuah rahasia di sana"
"Kau benar! Aku akan bergegas ke sana sekarang tanpa Samuel ataupun Damian kita harus bergerak cepat sebelum pergerakan kita di baca kembali" ucap Naya yakin
Mereka berdua mengangguk dan panggilan di matikan tanpa ba-bi-bu Naya langsung mengemasi sedikit bajunya dan pergi menuju bandara agar terbang ke Inggris. Dia sengaja tak memakai jet pribadi karena takut orang tuanya turut ikut campur dalam rencana mereka.
Sembari menunggu keberangkatan Naya membaca ulang berkas-berkas itu untuk memastikan kenapa kota itu yang di tulis Hana. Saat di baca ternyata ibu Damian asal Inggris dan ada kemungkinan besar wanita itu tinggal di sana Naya jadi bersemangat untuk mencari nya
Akhirnya pesawat berangkat dan menuju ke Inggris di sisi lain Damian yang sudah pulang tak melihat tanda-tanda Naya ada di sana sehingga ia menjadi panik sendiri. Dia memanggil para penjaga untuk menanyakan apa Naya sudah pulang tadi nya dan kemana wanita itu
"Tuan tadi nona sudah pulang tetapi dia pergi lagi dengan koper kecil di tangan nya" jelas penjaga itu
"Apa! Kemana dia katanya?" Kesal Damian
"Saat saya tanya mau ke mana katanya liburan dengan teman-temannya "
"Pria atau wanita?" Tanya Damian dingin
"Saya kurang tau tuan maaf" mereka semua menunduk takut
"Kau tak boleh pergi lagi Selena! Selama ini aku menahan diri untuk tak mengurung mu dalam permainan ku tapi melihat mu saat di bar begitu nakal aku tak akan melepaskan mu lagi! Kau milikku dan selamanya akan begitu, tunggu lah kelinci kecil aku akan menangkap mu serta mengurung mu di istana ku" batin Damian seraya tersenyum menyeramkan
sudah terangsang tp belum di tuntasin,Damian bangun jd sakit struk😂😂😂
aku suka novel yg begini
serasa kita masuk ke dalam novel