NovelToon NovelToon
Suami Bucin Istri Dingin

Suami Bucin Istri Dingin

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:47.6k
Nilai: 5
Nama Author: La-Rayya

Jessica terpaksa menikah dengan sosok pria yang diinginkan Papa nya agar hidupnya tetap berkecukupan seperti biasanya. Bisnis Sang Papa yang mendadak bangkrut, membuat mereka jatuh miskin dan Sang Papa tak mau Jessica hidup serba kekurangan. Jadi Sang Papa mengatur pernikahannya dengan seorang pria kaya bernama Leo yang merupakan sahabat dari saudara kembar Jessica, Brian.
Jessica ingin menolak pernikahan itu karena dia susah punya seorang kekasih bernama Harry. Selain itu juga, Jessica tidak mau menikahi Leo karena dia tidak pernah mengenal Leo lebih jauh. Bagi Jessica, Leo merupakan sosok pria yang membosankan.

Namun yang terjadi setelah pernikahan justru berbeda. Leo yang dikenalnya membosankan ternyata sosok pria yang sangat manis dan baik, terlebih Leo ternyata pria yang sangat bucin akan dirinya. Tapi Jessica tetap bersikap dingin pada Leo yang bucin itu.

Akankah Leo si suami bucin itu akan meluluhkan hati Jessica istri dingin nya itu?

Untuk kelanjutannya, kuy baca disini.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Jessica

PoV Leo

Kami lalu naik ke dalam mobil dan mobil pun melaju dengan cepat. Jessica tampak melihat kearah luar jendela.

Tiba-tiba suara ponselku berdering, aku lantas melihat siapa orang yang menelpon ku itu. Aku lalu mengangkat telepon itu.

"Tuan, meeting hari ini mengharuskan kehadiran anda. Bisakah kami menghubungi anda melalui Skype?" Ucap asistenku.

"Tentu saja kau bisa." Balas ku.

Aku lalu melihat ke arah Jessica dan berkata, "aku harus menghadiri meeting melalui Skype sekarang."

"Ya tentu saja kau bisa melanjutkan pekerjaanmu." Ucap Jessica dengan tersenyum.

Aku mengeluarkan laptopku dan memulai meeting itu. Aku sesekali melihat ke arah Jessica. Dia tengah mengambil earphone dari dalam tasnya dan menyambungkannya dengan ponselnya.

Sudah satu setengah jam perjalanan kami menuju rumahnya dan sepanjang waktu itu aku benar-benar berkonsentrasi dengan meeting ku dan aku sesekali mencuri pandang ke arahnya. Tapi dari raut wajahnya terus saja memperlihatkan perasaan yang berubah-ubah.

Pertama, dia terlihat bahagia.

Kedua, dia tampak sedih.

Ketiga, dia terlihat kecewa dan,

Keempat dia bahagia dan seterusnya seperti itu.

Aku begitu penasaran untuk mengetahui apa yang membuat perasaannya berubah dengan begitu cepat.

Saat aku kembali melihat ke arahnya setelah meeting ku selesai, matanya tampak membulat sempurna karena rasa kebahagiaan. Dia melepaskan earphone dari telinganya dan melihat ke arahku.

'Sial! Aku ketahuan menatapnya.' pikirku yang merasa bahwa dia mendapati aku tengah memandang ke arahnya.

"Kita sudah sampai.... kita sudah tiba di rumah...." Ucapnya dengan tersenyum.

Ternyata dia tidak menyadari bahwa aku tengah menatapnya sejak tadi.

'Syukurlah. Itu hal yang melegakan untukku.'

Mobil kami pun berhenti. Kami lalu berjalan keluar dari dalam mobil. Mama nya berjalan keluar dari dalam rumah dan Jessica pun berlari ke arah Mama nya dengan berteriak.

"Paaaa....."

Bagiku itu semua sangat menggemaskan.

Aku lalu berjalan ke arah belakang mobil dan mengeluarkan hadiah yang sudah aku siapkan untuk aku berikan kepada mertuaku.

Seorang pelayan datang untuk membantuku. Aku berterima kasih kepadanya dan memberikan tas lainnya sedangkan aku sendiri juga membawa tas yang lain.

"Rumah yang indah." Ucapku saat aku melihat ke arah rumahnya.

Hal yang menarik perhatian mataku adalah balkonnya yang penuh dengan tumbuhan hijau. Aku terus saja menatap ke arah balkon itu.

"Nona Jessica yang mendesainnya sendiri." Ucap pelayan itu.

Aku tidak bisa mencerna apa yang pelayan itu katakan kepadaku.

"Maaf?" Ucapku bingung meminta dia mengulang ucapannya lagi.

"Balkonnya! Nona Jessica yang mendesainnya sendiri." Ucap pelayan itu lagi.

"Oh terima kasih sudah mengatakannya kepadaku." Ucapku kepada pelayan itu saat Papa Mertua ku mendekat ke arahku.

"Selamat datang." Ucap Papa Mertuaku.

Aku tersenyum kepadanya dan berjalan masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa yang ada di ruang tamu.

"Masuklah putriku dan menantu ku. Kalian cukup terlambat. Ayo kita menyantap menu sarapan yang sudah Papa siapkan untuk kalian." Ucap Papa mertuaku saat dia keluar dari sebuah ruangan yang aku rasa bahwa itu mungkin saja dapur.

"Ayo." Ucap Jessica menarik tanganku mendekat ke arah meja makan.

"Masakan Papa ku adalah makanan favoritku dan Papa hanya memasak pada acara spesial dan rasanya juga sangat lezat." Ucap Jessica dan kemudian dia duduk di sampingku.

Aku duduk di depan Papa mertuaku, sementara Jessica duduk di depan Aldo, sahabatku yang kini sudah menjadi saudara ipar ku.

"Sangat lezat." Ucapku dan aku terus menyantap makanan yang tersedia dengan mulut yang penuh dan ternyata semua menu itu disediakan oleh Papa mertua untukku.

Aku tidak pernah menyangka bahwa Papa mertua ku ternyata hebat dalam hal memasak.

Setelah selesai sarapan, Papa mertuaku meminta Jessica untuk menunjukkan seisi rumah kepadaku dan aku pun hanya bisa menerimanya.

"Sekarang aku akan membawamu pergi ke tempat favoritku di rumah ini." Ucap Jessica saat menarik ku ke arah balkon dari rumah itu.

Sebuah pintu kaca memisahkan rumah dan balkon. Jessica mendorong pintu kaca itu keluar dan pemandangan yang sangat indah menyambut ku. Ada banyak tumbuhan yang hijau dari sisi dan kanannya. Balkonnya benar-benar indah. Ada sebuah ayunan putih dengan tempat duduk berwarna biru yang terlihat sangat nyaman. Di sana juga ada meja bundar dengan tiga kursi berwarna putih. Tanaman hijau yang menggantung di atas kepalaku membuat suasananya semakin terasa indah dan segar. Semuanya terlihat indah saat dilihat dalam jarak yang sedekat ini dibandingkan dengan saat aku melihatnya dari bawah tadi.

Aku berjalan ke arah ayunan dan duduk di sana dengan nyaman.

"Aku suka interior tempat ini. Apakah kita harus melakukan mendesain hal yang sama untuk mendekorasi rumah kita?" Ucapku bertanya kepada Jessica.

Jessica duduk di kursi dengan meja bundar itu dan melihat ke arahku.

Kemudian dia berkata, "aku merasa bahwa ini tidak terlalu profesional. Jadi kita harus menyewa desainer profesional untuk mendesain rumah kita." Ucapku.

Jessica berjalan mendekat ke arahku dan mendekatkan bibirnya ke arah telingaku dan berkata, "desainer yang mendekorasi tempat ini tidak mau mendesain rumahmu karena uang. Dia akan mendekorasi rumahmu karena ketulusan mu."

Posisinya yang mendekat secara tiba-tiba ini membuat semuanya berjalan terasa begitu perlahan. Dia tertawa dan berbalik. Tapi aku langsung menariknya dengan paksa mendekat ke arahku.

Bersambung...

1
Lysandra Aurelia
ih Jessica keras kepala sekli
Lysandra Aurelia
suka banget
Susi Jatirogo
terserah kau lah jes, itu hanya dirimu saja yang terlalu menutup hati untuk Leo. Jika saja kau mau membuka sedikit hatimu untuk lelaki itu mungkin kau akan sadar berapa dia mencintaimu.
Susi Jatirogo
gak bisa berkata - kata soalnya kalo gak suka itu memang susah,
Susi Jatirogo
oh ternyata begitu, jangan" yang buat usaha bapaknya jessi itu bapaknya harry.
Susi Jatirogo
apa julia sebenarnya suka sama leo?
Susi Jatirogo
ayo like & coment nya donk!
Susi Jatirogo
loh loh jesica udah denger sendiri kan dari harry
Susi Jatirogo
Leo sepertinya sabar betul
Okta
skakmat yh 😅
Cetak Photommp
bagus tadi lebih bgus dilengkapi ending jess hamidun
Sulaiman Efendy
BENAR2 WANITA KERAS KEPALA, LO HNY BRPIKIR DGN POLA PIKIR LO SENDIRI.... LO TOKOH WANITA YG SANGAT MNJENGKELKN..😡😡😡😡😡
Sulaiman Efendy
TETAP MRASA JENGKEL DGN JESSI MSKI SDH MNIKAH DGN LEO.
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
POLA PIKIR JESSI TRLALU NAIF... SANGAT MNJENGKELKAN..
Susi Jatirogo: tapi banyak kok orang yang pemikirannya sama dengan jesica. mereka berpikir akan bahagia jika menikah dengan orang yang di cintai tapi kenyataan belum tentu begitu.
total 1 replies
Sulaiman Efendy
JENGKEL SEKALI DGN SIKAP JESSI.. BLM MNGENAL LEO DGN BAIK, SUDH MENJUDGE.... BARU KNAL HARRY SBNTAR SDH MMUJI MUJI...
Lysandra Aurelia: bener bangettt gregetnya aku Pengen nimpuk
total 1 replies
Nenk NOER
Aku selalu suka ceritanya... Semangat Thor...
Muhamad Hafiz
jay
NoorAzizah
lanjut author 🥰
Anis Rohayati
ga sabarr malam pertama mereka ka seru bgtt😍😍😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!