NovelToon NovelToon
Terpaksa Nikahi Bos Sombong

Terpaksa Nikahi Bos Sombong

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Elizabeth 79

Raras menjual diri diacara pelelangan dimana yang hadir adalah kalangan atas demi melunasi hutang keluarga. Hidupnya setelah bersama dengan Ivan tidak sama seperti yang dipikirkan

Jadwal Update = Tiap hari

ig = _lilisabeth

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elizabeth 79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Setelah Cindy mendorong kuat Raras, wanita itu jatuh tersungkur.

Kepalanya membentur dinding cukup kuat hingga tubuhnya sedikit lemas.

Walaupun begitu pandangannya masih jelas.

Ia memegang perlahan kepalanya yang sakit dan berteriak kecil.

"Sudah tau arti takut? mana keberanianmu

tunjukkan padaku?"

"Aku tidak pernah mencari masalah padamu.

sebelum hal buruk terjadi denganmu,

mendingan kau pergi dari sini"

Walaupun ia sudah disiksa oleh Cindy,tetap saja masih mengutamakan perempuan tidak tau diri itu.

"Hah? hal buruk? hahaha kau pikir seperti

film Cinderella dengan mudah seorang

pangeran menyelamatkan gadis cantik"

Kata Cindy mengejek

"Ada apa ini ribut-ribut?"

Tiba -tiba saja asisten Daniel datang dari belakang.

Semua orang yang mendengar suaranya langsung menoleh lebelakang.

Wajah mereka yang tadinya sok pahlawan kini berubah menjadi bocah ingusan.

"Pak Daniel? kami sedang memberi

pelajaran pada wanita tidak tau diri. tenang

saja kami akan membantumu untuk

menghajarnya"

Ucap salah satu rekan kerja yang berada dalam masalah

"Siapa ?" Tanya Daniel

"O...oh itu ada orang yang"

Daniel mengernyitkan dahinya, tidak mengerti apa yang dibicarakan.

"Kalau tidak mau memberitahukan aku saja

yang lihat"

Ketika Daniel ingin berjalan mendekat, Cindy menghalangi jalan.

"Pak Daniel,jangan kesana"

"Lepaskan tangan kotormu itu" Kata Daniel sambil menghempiskan tangan Cindy yang tertuju kearah lengan.

Pria itu semakin dekat menuju Raras berada.

Karena Raras menundukkan kepala dan rambutnya menutupi wajah Daniel tidak terlalu tau siapa wanita itu.

"Matilah aku" Gumam Cindy sambil keringat dingin

Ketika Daniel menyentuh rambut Raras dan menaruhnya dibelakang telinga.

Ia mengangkat dagu Raras melihat wajahnya ia terkejut setengah mati.

"Apa yang kalian laukan padanya?"

Tanya Daniel dengan sangat dingin.

"I..itu semua ide nya Cindy pak"

"Lah kok aku sih,bukannya kamu yang tadi

menyuruhku untuk mempermalukannya"

"Cindy,dasar perempuan licik!" Kata rekan kerja yang mendorong tubuh Raras

Kembali Daniel berdiri dan menghadapkan tubuhnya kearah mereka.

"Mulai saat ini kalian dipecat !"

"Apa hak mu ngatur kami, emang kau berhak

memecat rekan kerja?" Tanya salah satu dari mereka

Sementara debat berlangsung,Raras hanya berdiam diri tidak tau apa yang ingin dia ucapkan.

Wanita itu benar-benar syok,akibat kepalanya sedikit pusing.

"Aku gak mau tau.KALIAN KELUAR DARI SINI

SEKARANG JUGA!" Pintah Daniel sembali menunjukkan pintu keluar dengan telunjuknya.

Cih,Raras sial*n liat saja kau nanti Ucap Cindy dalam hati

Mereka akhirnya pergi juga,dengan cepat Daniel menghampiri Raras.

"Kau tidak apa apa kan Raras?" Tanya Daniel sambil memerhatikan wajah dan tubuh Raras.

"Tidak kok,mungkin karena aku yang terlalu

lemah" Kata Raras sambil tersenyum menatap Daniel

"Ini kenapa kepalamu memerah? ayo aku

bawain kerumah sakit"

Baru saja Daniel ingin mengangkat tubuh Raras,ia langsung menolak dengan cepat.

"Tidak perlu,aku tidak selemah yang kau

bayangkan.tolong bantu aku berdiri"

Kata Raras menjulurkan tangannya

"Baiklah,tapi kau jangan keatas dulu,tunggu

aku beli salep pereda memar baru boleh

naik."

"Eh,kenapa ?" Tanya Raras

"Tuan Ivan pasti akan memarahiku dan juga

rekan kerja yang mengerjaimu tadi. bisa-

bisa hidup mereka berakhir seperti Rose"

Perjelas Daniel

"Baiklah aku mengerti,jadi aku harus kemana

nih?"

"Keruangan ini saja" Daniel membawa Raras kesebuah ruangan kosong,tempatnya benar benar bagus.

"Ingat jangan pergi dari sini sebelum aku

datang!" Perintah Daniel

"Aku mengerti" Raras duduk di sofa yang berada diruangan itu sementara Daniel keluar ruangan menuju sebuah klinik terdekat untuk membeli salep.

Sebenarnya benturan yang ada dikepala Raras sudah mulai membaik.

Tapi karena bekasnya berwarna merah muda terlihat jelas bahwa luka itu ada di dahinya.

1
Nhur Santi
klo novel kaya gini nunggu lanjutan y tp gak up" gimana yah aku gak tau pdhl cerita y bagus bgt...
panty sari
thor semakin kesal baca nya raras tersakiti dg ivan yg tdk punya pilihan
Diana S
episode,91 mana nih Thor,,penasaraaaaaaannn
adit bracuk
next
adit bracuk
yahhh lanjut lah
Bella Anisa
lanjut bab 91
Bella Anisa
lanjut
Budhe Jecky
lanjur thor
Yantidagues
episode 91 ny Mn Thor🥺
Wiwik Agusti
episod 91ana
Wiwik Agusti
knp raras gak pergi saja..biar ivan tau rasanya sakit hati
Grace Antou
mau tahu hubungan Ivan sama ibunya Raras
Grace Antou
mana episode 91🙏
Agitamanja 123
mana siiii kelanjutann nyaaa ya allah
LAVENDER🙄🙄
gak adA Gitu yang lebih spesipik
LAVENDER🙄🙄
aneh
Martha Yuliana
mmpir thor
Ekha Pranginangin
lanjut ya
Nita cute
sepertinya seru
nisa manis
tu kan raras plin plan sok berani padahal penakut.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!