NovelToon NovelToon
Cinta Butuh Utang

Cinta Butuh Utang

Status: tamat
Genre:Poligami / Cinta Terlarang / Obsesi / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:39.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: El Geisya Tin

#penghianatan
Dia pergi meninggalkan keluarganya karena sakit hati, wanita yang dicintainya menikah dengan pria lain yang usianya jauh di atas dirinya. Setelah kembali, dia menyadari jika semua yang terjadi pada kekasih hatinya tidaklah seperti yang dinilainya selama ini. Padahal dia sendiri sudah menikahi wanita lain, bahkan memiliki banyak hutang.Apakah benar, hidup sebercanda ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Geisya Tin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanya Mirip

Hanya Mirip

 

Panggilan anak kecil itu sempat menarik perhatian Usfi, hingga dia menoleh pada beberapa lelaki yang duduk melingkari sebuah meja.

Namun, disaat yang sama, telepon di tangan Usfi berbunyi, membuat Usfi mengalihkan perhatian dari anak tadi ke ponselnya.

“Halo! Bunda!” kata Usfi setelah menjawab salam dari seseorang yang menghubunginya, karena waktu materi yang harus disampaikan ll sudah tiba. Dia menempelkan telepon selulernya ke telinga sambil berjalan keluar, sementara Ahmad membayar tagihan makanannya.

“Berapa semuanya, Pak?” tanya Ahmad pada pria yang menggendong anak laki-laki yang tadi kehilangan bolanya. Laki-laki itu berdiri di belakang meja kasir. Lalu, mereka melakukan transaksi singkat, setelah itu Ahmad segera menyusul Usfi ke lokasi seminar, yang terletak di lantai dua restoran besar yang, menjadi satu dengan hotel bintang lima itu.

Dalam seminar itu, Usfi menyampaikan materi dan pengalamannya dengan penuh semangat, bukan kali ini saja dia di undang dalam sebuah acara hanya untuk menjadi sumber inspirasi atau diminta untuk berbagi pengalaman dan perjuangannya mengelola sebuah pendidikan anak usia dini hingga maju dan terkenal seperti sekarang dalam kurun waktu empat tahun saja.

Bukan hal yang mudah, berjuang di tanah orang dengan keterbatasan yang ada, tapi, dia berhasil menjalani semua proses kesuksesannya selangkah demi selangkah dan dari waktu ke waktu dengan ketekunan, hingga bisa seperti sekarang.

Disaat acara sudah selesai, Usfi kembali menghampiri Ahmad yang bertindak seperti asistennya, di antara peserta seminar dan, mengajaknya segera pulang sebelum sore. Kebetulan laki-laki itu yang mendapat jatah menemaninya hari ini. Kalau Aisi bisa, dan tidak sedang nyeri haid, tentu dia yang akan menemani Usfi mendatangi beberapa tempat yang belum begitu dikenalnya. Dia membutuhkan teman atau pemandu setiap kali menghadiri undangannya.

“Untung, kamu belum punya istri, Mad!” kata Usfi, setelah meneguk air mineral dalam botol yang dia bawa. Mereka tengah duduk di pinggir jalan di depan gedung itu, sambil menunggu kendaraan online yang akan menjemput dan mengantar mereka pulang.

“Kenapa memangnya, Kak?”

“Ya, kalau kamu sudah punya istri, pasti cemburu lihat kita pergi berdua gini!”

“Ngapain juga cemburu, kita berdua juga nggak ngapa-ngapain, aku Cuma nganter aja, kan?”

“Kan, kita makan berdua tadi di restoran, itu romantis loh?”

“Romantis apanya, suap-menyuap juga enggak, aneh deh Kakak!”

“Iya ya,” kata Usfi memaklumi kecanggungan, tiba-tiba dia menanyakan hal yang sudah lama terpendam di hatinya, “Mad, apa kamu nggak suka sama Aisi gitu?”

Ahmad diam sejenak, lalu berkata, “Aisi, ya ... mungkin sebagi lelaki aku normal sih, suka sama wanita, tapi Aisi itu maunya sama laki-laki yang sukses dan kaya, bukan kayak aku ini, Kak! Cuma buruh bawa kelapa sawit dari kebun ke pos penampungan, sekilonya saja Cuma di bayar 1000 perak!”

“Kan, kamu juga guru ngaji, Mad! Jangan lihat bayarannya kecil ... coba aja hitung kalau satu gelondongan kelapa sawit saja, beratnya bisa sampe 50 kilo, kamu sekali angkut bisa berapa kelapa sawit, kan banyak juga itu, Mad!”

“Iya sih, hitungan manusia kadang tidak sama dengan perhitungan Tuhan, kalau lihat nominal memang kecil, tapi kalau melihat dari keberkahan, pasti besar.”

“Nah, itu kamu tahu. Nggak masalah bekerja sebagai buruh atau pegawai, karena memang kehidupan yang menuntut demikian, tidak semua orang bisa jadi pengusaha, kan? Yang penting ikhtiar dan kita nggak ngandelin orang lain untuk kebutuhan kita sendiri.”

“Wah, Kakak bener banget, kalau semua orang jadi pengusaha, terus siapa yang mau jadi pegawainya, kalau semua orang jadi kaya, terus pada siapa mereka mau bersedekah?”

“Pinter! Intinya hidup jangan saling menjatuhkan, kalau semua orang sudah menjadi kaya dan nggak ada orang miskin untuk disedekahi, maka, itu salah satu tanda kiamat sudah dekat.”

Ahmad mengangguk dan tersenyum, hal inilah yang disukai Ahmad dari Usfi, karena kebijaksanaan perempuan itu tapi, rasa suka itu dia pendam sendiri. Baginya, Usfi salah satu sosok yang hanya bisa dikagumi tanpa bisa disentuh, cukup menyenangkan untuk dilihat tapi bukan untuk dimiliki.

Dua orang berlawanan jenis itu masih menunggu jemputan mereka ketika ada  sebuah  bola mainan anak menggelinding ke arah kaki Ahmad, dan pria itu mengambilnya, lalu memberikan kembali pada seorang anak laki-laki pemilik bola itu dengan ramah dan manis.

Dia berjongkok di hadapan anak itu mengusap kepalanya dengan lembut dan menasihatinya.

“Jangan main di luar ya, di luar banyak mobil nanti bolanya bisa pecah, kalau ketabrak!”

Anak kecil itu mengangguk dan kembali berlari pada seorang pria yang memanggil namanya untuk mendekat.

“Azam! Sini!” kata ayah anak itu, seketika suaranya yang keras membuat atensi Usfi berpindah untuk melihat lebih jelas siapa pemilik suara dari anak kecil yang sama yang dia lihat di restoran tadi. Namun, begitu dia menoleh, pintu restoran sudah tertutup dan suara klakson mobil mengagetkannya.

“Kak! Ayo! Mobilnya sudah datang!” kata Ahmad membuat Usfi kembali menolehkan kepalanya ke arah mobil yang berhenti tepat di depannya.

Kedua orang itu, langsung masuk ke mobil yang segera pergi meninggalkan gedung, setelah kedua penumpangnya duduk dengan nyaman.

Sementara di dalam restoran, Gani memandang kepergian Usfi dan Ahmad dengan tatapan hampa, dia menuntun anaknya, Azam, masuk ke tempat istirahat, setelah menjaga mesin kasir selama menggantikan jam makan siang demi menggantikan karyawannya. Dia biasa melakukan pekerjaan itu ketika tiba waktunya istirahat tiba.

Gani sempat melihat keberadaan Usfi, sedang makan siang di restoran itu bersama seorang pria yang, dia tidak tahu siapa namanya. Dia begitu terkejut saat melihat Usfi mengambil bola mainan anaknya, yang secara tidak sengaja menggelinding ke arahnya.

Rasanya dia hampir tidak percaya dengan apa yang terlihat dan sama sekali tidak menyangka akan bertemu dengan wanita itu di tempat yang, dia pikir sudah sangat jauh untuk menghindari masa lalu.

Namun, dia bersyukur Usfi tidak melihatnya, sebab dia tidak tahu apa yang harus dikatakan atau tidak siap apabila harus berhadap-hadapan dengannya.

Gani malu, juga merasa minder, kalau harus bertemu, apalagi dengan keadaan Usfi yang jauh lebih baik dari dirinya sejak dulu.

Dia merasa dahulu, telah jatuh cinta pada orang yang salah. Oleh karena itulah dirinya dan Usfi seperti air dan minyak yang tidak pernah bisa bersama, kalau  bisa pun tidak bisa disatukan juga.

Dulu mereka berteman saat remaja, tapi, dia pergi saat Usfi menikahi pria yang jauh lebih kaya, dia pun menikah juga dengan wanita yang kini pun, sudah terpaut hatinya denga pria yang, jauh lebih baik dalam segala hal darinya.

Lalu, sekarang dia melihat Usfi kembali bersama dengan pria yang juga jauh lebih muda tentunya, jika dilihat dari penampilan dan gerak-geriknya, laki-laki itu pun lebih baik dari dirinya.

Gani mengambil air wudhu dan melakukan sholat Zuhur dengan anaknya di mushola kecil yang, sengaja disediakan bagi pelanggan juga pegawai. Tempat itu tepat berada di sebelah ruang istirahatnya.

Dia tetap memohon ampun atas segala khilaf dan dosa, meminta kebaikan kepada Allah yang Maha Baik untuk kedua orang tua, dirinya dan anaknya, dalam menjalani kehidupan baik saat ini atau di masa depan. Tidak ada yang tahu masa depan seseorang akan seperti apa, oleh sebab itu dia senantiasa berdoa.

Tiba-tiba Dia teringat dengan Usfi dan mendoakan kebaikan juga untuk gadis itu, dia yakin malaikat yang mendengar doanya saat ini pun, akan mendoakan hal yang sama untuk dirinya.

Dia tidak tahu apa yang menyebabkan Usfi bisa berada di tempat itu, tapi, masih ada kemungkinan mereka untuk kembali bertemu, karena berada dalam lokasi yang sama.

❤️❤️❤️🙏👍❤️❤️❤️

 

1
Barcelona
luar biasa cerita yang bagus semoga sukses
Nagumi
luar biasa
Hajime02
tamat ternyata
Hajime
lebih seru novel baru
Sedang mengetik...
yahh kok tamat... semangat berkarya kak El.. sukses terus
El_Tien: makasih sayang, semangat buat dirimu juga yaa....🥰🥰🥰 dan jangan lupa jaga kesehatan
total 1 replies
Sedang mengetik...
Alhamdulillah akhirnya usfi bisa merasakan nikmatnya hamil..
Sedang mengetik...
Tanta Tanta usfi sedang berbadan dua itu
Sedang mengetik...: wkwkwk 🤣🤣 kok typo
total 1 replies
⭕ BluJoker
Karya yg bagus.... semangat selalu, Author El!
Ghiie-nae
juragan mah bebas ya cari bini baru...
Ghiie-nae
ceritanya keren abis...

lanjut baca dulu ya...
El_Tien: terima kasih dukungan rate nya
total 1 replies
Pangeran Matahari
💪💪💪💪
El_Tien: terima kasih atas dukungannya
total 1 replies
Dede
iua pasti hamil
Sedang mengetik...
ikut aja usfi gak papa juga,, biar calon pelakor gak bermekaran
Sedang mengetik...
solusi nya ya harus ada yg mau mengalah dan berkorban kalau sama sama mempertahankan keinginan masing masing ya susah ,, gak akan ada solusi
Sedang mengetik...
wkwkwk 🤣🤣🤣 ngakak ihh typo nya kebangetan masa usfi jadi Upin..
Sedang mengetik...
bang Gani belum sadar kalau istrinya liat tadi dia di peluk sama cewek lain
Noviana Lestari𖣤᭄
tau2 udah tamat semangat ka author semoga sukses selalu karya-karyanya amin
Dede: siiip
total 1 replies
Noviana Lestari𖣤᭄
Alhamdulillah akhirnya hamil jg semoga kedepannya sll bahagia y dak ad ulet bulu🤭
Noviana Lestari𖣤᭄
tanda2 hamil kali🤭
Noviana Lestari𖣤᭄
dak papa usfi ikut krj sama suami bosan dak papa nanti lama2 udah bisa dan semoga cepat hamil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!