NovelToon NovelToon
Biar Aku Yang Pergi

Biar Aku Yang Pergi

Status: tamat
Genre:Berbaikan / Penyesalan Suami / Keluarga / Konflik etika / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Biru_Muda

Jangan menikah saat hati kita belum bisa move on dan berdamai dari masa lalu, karena yang akan dirugikan tak hanya diri sendiri, namun juga pasangan baru kita. Hal itu yang pada akhirnya menjadi konflik pada hubungan Rania dan juga Andreas. Pernikahan mereka di ambang pada perpisahan karena masa lalu Andreas tiba-tiba datang ditengah-tengah mereka, terlebih sikap Andreas yang dingin dan cuek membuat Rania lelah untuk terus bertahan pada pernikahannya, karena seolah hanya dia yang selama ini memperjuangkan hubungannya. Ia pun akhirnya memilih untuk pergi. Tapi, bisakah ia pergi? Terlebih Saat Suaminya yang dulu dingin, tiba-tiba berubah dan jadi lebih perduli dengannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biru_Muda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memohon Maaf

Memohon maaf nyatanya tak semudah itu. Hati yang terlanjur terluka sudah telalu dalam untuk disembuhkan. Kini, yang tersisa hanyalah rasa penyesalan. Dan, untuk membuatnya kembali seperti semula butuh waktu dan komitmen yang nyata.

Penyesalan yang terlambat dari suami yang selalu dingin dan cuek pada istrinya, harus diganjar dengan sebuah kata cerai. Pukulan telak bagi dirinya yang selama ini tak pernah menghargai istrinya dengan benar. Dan untuk pertama kalinya ia akhirnya merasakan kehilangan sosok pentingnya. Kekosongan itu terasa begitu nyata, hingga membuatnya menyadari betapa pentingnya istrinya di dalam hidupnya.

Namun, tak semudah membalikkan tangan, kata maaf dan penyesalan tidaklah cukup untuk meluluhkan hati istrinya yang kadung terluka karena sikapnya. Kini, ia harus memperbaikinya jika tak ingin pernikahannya benar-benar berakhir.

...----------------...

Tiga hari tanpa kabar dan tak pulang kerumah, akhirnya Andreas menemukan keberadaan Rania. Saat ini Rania sedang tinggal disebuah kosan sederhana. Dan Andreas datang bertujuan untuk menjemputnya pulang.

"Aku kira kamu pulang kerumah kamu yang lama, tapi kenapa kamu malah tinggal disini?"

Andreas menemui Rania yang justru memilih tinggal dikosan dan langsung mengkonfrontasinya begitu sampai.

"Aku hanya tinggal sementara disini sampai urusanku selesai" Jawab Rania dengan tenang, walau sempat terkejut dan tak menyangka akan melihat kehadiran Andreas yang tiba-tiba datang ke kosannya.

"Urusan apa?" Tanya Andreas sembari melihat-lihat sekiling kosan yang ia tinggali.

Namun, Rania diam tak menjawab, membuat Andreas menoleh ke arahnya dan kembali bertanya hal yang sama.

"Memangnya urusan apa yang belum selesai?" Tanya Andreas lagi.

"Kamu kan tidak perlu tahu soal itu" Rania menjawabnya sedikit dingin dan melengos begitu saja ke arah lain.

Sikapnya itu mendapat perhatian dari Andreas, hingga membuatnya melangkah lebih dekat kearah Rania yang terus mencoba menghindarinya.

"Kenapa kamu terus menghindariku Rania?" Ujarnya sedikit tak terima dengan sorot mata yang terlihat sedih.

Lagi-lagi Rania hanya diam dan mencoba menghindari Andreas kembali.

"Rania, aku mohon lihat mataku" Panggil Andreas pada Rania yang terus menghindarinya dengan nada memohon.

Tapi, Rania tak bergeming dan terus menghindar. Mencoba untuk mengacuhkan Andreas dan berusaha tak membuat kontak mata dengannya. Sikapnya itu seolah mempertegas rasa kecewanya hingga tak lagi memperdulikan keberadaan Andreas yang datang untuk menemuinya.

"Sebaiknya kamu pulang saja mas, karena aku tidak ingin membicarakan apapun dengan kamu hari ini."

Rania akhirnya membuka suaranya, namun ia justru meminta untuk Andreas pergi dari kosannya. Yang tentu saja itu membuat Andreas tak bisa berkata-kata karena mendapat pengusiran dari Rania.

"Tidak bisakah kita bicara sebentar? Karena ada begitu banyak yang ingin aku katakan pada kamu" Kata Andreas dengan nada pelan.

"Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, aku menganggap antara kita sudah selesai, mas"

Andreas tak berkutik mendengar perkataan Rania. Terlebih pada nada suara dari Rania yang begitu tegas.

"Apa tidak bisa kita memulainya dari awal lagi? Kali ini, aku benar-benar menyesal dan ingin menebusnya Rania.."

Andreas memohon dengan sangat dan penuh penyesalan, namun Rania menolaknya tanpa berfikir. Rania dengan tegas mengatakannya di depan wajah Andreas setelah dari tadi mencoba untuk menghindarinya.

"Hubungan kita sudah selesai" Tekan Rania kembali.

Tubuh Andreas seketika membeku melihat ketegasan Rania. Seolah tak ada cela bagi dirinya untuk merubah fikiran istrinya yang ingin berpisah darinya. Andreas mencoba untuk tetap tenang ketika melihat istrinya itu tak bergeming pada keputusan untuk berpisah darinya.

"Lebih baik kamu maki aku, kamu tampar wajahku biar kamu merasa lega, tapi aku mohon jangan tinggalkan aku"

Andreas yang biasa dingin dan tak banyak kata, kali ini memohon penuh penyesalan di depan istrinya.

"Aku.." Terdiam sejenak mengatur ekspresi dan nada suaranya "Benar-benar tidak menyetujui perpisahan kita."

Andreas terlihat frustasi dengan kata perpisahan, hingga membuatnya begitu kalut didepan Rania dan sangat berusaha untuk mempertahankan pernikahannya.

1
Diana
kalau sudah pergi baru merasa kehilangan, terlambat sih!!
Diana
Hhmm, bagus ceritanya author!
semangat untuk cerita selanjutnya!!
Cheng Nyo
👍
awesome moment
tu kn...instink misua yg mo brubah..tajam y
awesome moment
syg.nya...rada over. btooll, andre salah mengabaikan. salah g peduli. tp...materi tercukupi. alasan menghukum kurang kuat. alasan utk minta pisahpun...di PA akan diragukan. krn...soal komunikasi. andre g slengki. g madat. g main. materi di cukupi. hnya...komunikasi...mampet. jk sdh brubah dan mau beri kesempatan y...jgn malah bikin dosa baru
awesome moment
pernikahan tu usaha berdua..terutama imam. krn penentu arah..sdh banyak contoh. slama misua keukeuh dgn janjinya...aman. disokong dgn kepatuhan pasangan..tp klo...misua keukeuh tp psangan g patuh yoo bubar
awesome moment
btoolll. mrk sdg menata smuanya kembali dan bikin 😭😭😭
awesome moment
pelan2. menyembuhkan luka krn pengabaian tu...butuh usaha yg istimewa
awesome moment
untg msh bisa diselamatkan
awesome moment
jauhnya jarak hati rania dan andreas tergambar jelas bgts. smua msh dri rania. krn mmg dia yg berjuang sndiri
Nafisa
gak pas tempat curhat rania... awalnya aku menyalahkan sikap anreas.... tp lama 2 aku KESEL sama ranianya
Nafisa
bodoh ranianya... aib sendiri ko di umbar ke semua orang
PNC
apa blm ada HP
apa ga punya no HP istrinya
Sri Peni
nah ini cerita yg bagus.. g perlu drama kawin cerai.. atau menghakimi tokoh dgn kejadian yg tragis
Budi Herman
kok kesel y jd nya sama tokoh rania. sebagai istri kewajiban harus d jalankn, apalagi suami nya sudah sediki demi sedikit merubah sikap nya. q pun pernah ngalami kejadian awal nikah. tp ketika suami memberikan nafkah, q sebagai istri merasa berdosa klw menunda kewajiban sebagai istri. 1minggu rasa nya dosa nya numpuk apalagi 3tahun. klw d dunia nyata mungkin suami dah jajan d luar. aneh....
Natasia June
mmeeemmbosankan, ni kalo kejadian beneran bukan novel pasti salah satu dah minggat, hanya mengulang2 kalimat dan kejadian yg sama, mengungkit2...tapi maklum, adanya di dunia novel
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor semangat dalam berkarya
Isabela Devi
kenapa harus menyesal Andrean
Sumiyati Yati
cerita nya membosankan dan kurang greget,,
Aster
.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!