Sepenggal kisah Nyata.
***
Aulia Dwi Cahyani, seorang Istri yang sangat patuh, baik, cerdas dan cantik. Dia menikah sudah hampir 4 Tahun namun belum di beri keturunan.
Hingga lama kelamaan, Ibu mertua nya berubah dan membuat Aulia memutuskan untuk menyerah saja.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Sudah sejak kemarin Bisma membantu Wulan dan Bapak nya di Toko. Pak Sofian cukup bahagia karena Putra nya tak lagi mengurung diri, meski dia juga tahu bahwa Bisma sesekali melamun.
Bude datang bersama dengan Suami nya, sudah lama dia tidak menengok keluarga Kakak nya.
"Bang, itu Bisma?" tanya Bude dengan raut bahagia.
"Ya itu dia, dia sejak kemarin sudah membuka diri lagi" jawab Pak Sofian.
"Alhamdulilah" ucap Bude dan Suami nya penuh syukur.
Mereka duduk di teras depan, melihat bagaiamana Bisma dan Wulan saling membantu dalam melayani pembeli.
Wulan tak jadi membuka Cafe, dia takut Bapak nya repot apalagi saat Bisma sakit kemarin.
**
Sedangkan di belahan Dunia lainnya, seorang wanita sedang berjalan-jalan sore dengan di temani sang bayi.
Ya, dia Aulia dan Putri nya yang berumur 7 bulan. Dia berhasil melahirkan Putri nya dengan sehat dan bahkan sangat cantik seperti dirinya.
"Aull" panggil sang Mama dari ambang pintu Rumah.
"Iya Ma, ada apa?" tanya Aul menghampiri sang Mama.
"Papa mau bicara, sini Zeffa sama Mama saja" jawab Mama nya.
Aulia menganggukan kepala nya, dia lalu memberikan Putri nya pada sang Mama. Sedangkan dia sendiri langsung menuju ke ruang keluarga.
*
Disinilah mereka berada, di ruang keluarga bersama Papa dan Mama Aulia.
"Ada apa, Pa?" tanya Aulia.
"Begini, Nak. Kami harus pulang ke Indonesia, karena perusahaan disana sedang ada masalah. Papa berniat akan mengajak kamu pulang dan menemui Pak Sofian, dia sudah pasti ingin melihat Cucu nya" jelas Papa dengan tegas.
Hufh.
Aulia membuang nafas kasar, semua nya sudah berlalu dan Aulia pun sudah memaafkan semua nya.
"Iya Pa Aulia akan ikut, Aulia juga tidak akan egois karena Zeffa juga Putri Mas Bisma" ucap Aulia yakin.
"Izin dulu sama Reza" timpal Mama.
Aulia mengangguk dengan tersenyum kecil.
Reza adalah tunangan Aulia sejak 2 bulan yanh lalu, di masa terpuruk nya dulu Aulia lalui dengan dukungan keluarga dan Reza.
Reza sendiri adalah sahabat Abang nya, dia bahkan sudah kenal dengan Aulia saat Aulia sendiri baru masuk SMA.
"Assalamualaikum" ucap seseorang dari luar.
"Waalaikumsalam" balas mereka.
"Bang Reza" sapa Aulia dengan tersenyum.
Oekk Oekk.
"Wah dia tau aja kalau Daddy nya datang" ucap Mama dengan terkekeh geli.
"Sini biar sama Reza, Ma" pinta Reza dengan sopan.
Mama memberikan Zeffa dengan senang hati dan Cucu nya itu seketika diam di pelukan Reza.
"Kebetulan sekali Nak Reza datang, Papa ada hal yang harus di bicarakan" ucap Papa, sedangkan Aulia ke dapur untuk membuat minuman.
"Hal apa, Pa?" tanya Reza.
Papa Aulia lalu menjelaskan rencana mereka yang akan ke Indonesia besok siang, mereka juga akan menemui keluarga dari mantan Suami Aulia.
"Emm boleh Reza ikut?" tanya nya dengan sopan.
"Boleh, namun itu juga kalau tidak menganggu pekerjaan mu" jelas Papa Aulia.
"Tidak sama sekali, Pa. Aku baru saja menyelesaikan semua nya dan hanya tinggal memantau saja" ucap Reza.
Papa Aulia menganggukan kepala, jadi mereka besok siang akan langsung ke Indonesia. Bahkan mereka akan cukup lama disana mengingat kalau perusahaan Papa Aulia yang bermasalah.
Aulia datang dengan nampan di tangannya, bahkan ada pelayan juga yang membawa camilan untuk mereka.
Setelah nya mereka kembali berbincang dengan hangat, bahkan Aulia dan Zeffa pun turut serta duduk disana.
.
.
.
.
.
.
.
Tadi suaminya yona namanya sofian
Suaminya loli namanya angga