NovelToon NovelToon
Sistem Petani: Mengubah Sampah Menjadi Cairan Dewa

Sistem Petani: Mengubah Sampah Menjadi Cairan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Harem / Bertani
Popularitas:16.6k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Aris adalah definisi pecundang di mata dunia. Dipecat dari pekerjaan kasarnya, dikhianati oleh kekasih yang paling ia cintai, dan dihina oleh teman-teman sekolahnya saat reuni karena hanya mengendarai motor butut.

Satu-satunya harta yang ia miliki hanyalah sebidang tanah warisan kakeknya di pinggiran kota.

Namun, harapan Aris hancur saat ia kembali. Tanah yang ia impikan menjadi tempat tinggal yang tenang, telah berubah menjadi gunung sampah ilegal—sebuah "borok" kota yang dikuasai mafia dan oknum korup.

Di titik terendah hidupnya, sebuah suara dingin bergema di kepalanya:

[Ding! Sistem Petani Sultan Diaktifkan!]

[Misi Pemula : bersihkan 10 KG sampah]

[Hadiah : alat penyulingan esensi Cairan dewa]

[Mulai Proses Penyulingan... Menghasilkan: Cairan Dewa Tingkat 1!]

Satu tetes cairan itu mampu mengubah tanah beracun menjadi Lahan Surgawi.

. Satu tetes lagi mampu membuat tanaman mati tumbuh kembali dengan khasiat luar biasa, dengan cairan ini dia menjadi petani sultan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32--Tuan Putri Mengekor

Aris balik kembali ke tempat dia berasal, selain mendapatkan keuntungan penjualan yang fantatis.

Gubernur kota kaget karena kualitas sayuran milik Aris bahkan dia sangat kagum dan mulai sekarang akan sering memesan sayuran dari aris. Sayurannya laku di harga 150.000/ kg untuk sawi ungu dan 250.000/kg.

Harganya tiga kali lipat dari harga pasaran, gak heran dengan kualitas dari cairan dewa tingkat 2 itu masih tergolong wajar. Belum lagi itu cuma benih dari toko, bukan sistem. 

Aris menyandarkan kepalanya di sandaran kursi KRL yang bergerak stabil menuju arah pinggiran kota. Di sakunya, ponselnya terus bergetar memberikan notifikasi saldo masuk.

Kalau ditotal masing-masing maka dia dapat 3.500.000 dari modal 2 juta untuk benih benih, untung yang lumayan terlebih dia masih ada stok lain.

Tak berhenti disitu dia baru saja membuat sang tuan putri pasti misinya cepat atau lambat akan—

[Ding!]

[Selamat anda menyelesaikan misi ]

[Membuat sang tuan putri kegilaan dengan sayuran anda!]

[Evaluasi : sangat baik!]

[Hadiah

-Rp 50.000.000 (khusus untuk modal pertanian)

-Benih Sawi ungu terbuka

-Benih Brokoli emas terbuka]

Buru-buru dia cek di toko benih sistem. Aris hampir saja melompat dari kursi KRL saat melihat deretan menu baru yang kini menyala terang di antarmuka sistemnya. 

Jantungnya berdegup kencang, lebih kencang daripada saat dia berhadapan dengan Gubernur tadi.

Ia segera memfokuskan pandangannya ke layar hologram yang hanya bisa dilihatnya sendiri.

__________________

[MENU TOKO SISTEM - KATEGORI BENIH UNGGUL]

 

[Benih Sawi Ungu Giok (Varian Sistem)]

   [Harga:Rp 200.000 / bungkus (isi 50 benih)

   Deskripsi: Berbeda dengan sawi ungu toko yang hanya menang di warna, varian ini memiliki tekstur seperti daging wagyu saat dimasak dan mengandung zat anti-penuaan dini]

   Efek Khusus: dapat mengurangi penuaan, dapat memulihkan kekurangan darah, dapat memberikan tenaga boster, dapat meningkatkan nafsu makan lebih tinggi]

 [Benih Brokoli Emas (Varian Sistem)]

   Harga: Rp 550.000 / bungkus (isi 30 benih)

   Deskripsi:Kuntumnya memiliki lapisan tipis partikel mineral yang berkilau seperti emas asli. Kaya akan Omega-3 nabati.

   Efek Khusus: dapat membantu meningkatkan fokus sebesar 15% meningkatkan daya ingat 15% berguna untuk dopamin detox sebesar 15% membuat otak yang rusak karena papara medsos sebesar 15%]

_____________

"Gila... satu bungkus benih aja harganya udah setara cicilan motor!" gumam Aris tertahan.

Namun, Aris bukan lagi Aris yang kemarin dompetnya kempes. Dengan tambahan modal 

Total 100 juta dari sistem, saldo modal pertaniannya kini membengkak hebat. Ia merasa seperti baru saja memenangkan lotre, tapi dalam bentuk ladang.

'Kalau benih toko aja bisa bikin Gubernur melongo, gimana kalau gue tanam yang ini? Orang bisa rebutan sampai baku hantam cuma buat makan brokoli gue,' batin Aris sambil menahan tawa kemenangannya di pojok gerbong KRL.

Tanpa ragu, jarinya menekan layar hologram, memborong masing-masing tiga bungkus benih varian sistem tersebut. 

Saldo modal pertaniannya berkurang, tapi Aris tahu ini adalah investasi yang akan melipatgandakan asetnya ribuan kali lipat.

[Ding!]

[Pembelian Berhasil!]

[Sisa Saldo Modal: Rp 97.750.000.]

[Peringatan: Benih Varian Sistem memiliki metabolisme tinggi. Penggunaan **Cairan Dewa Tingkat 2** adalah syarat mutlak agar tanaman tidak layu dalam hitungan jam.]

"Siaaap, Sistem. Stok cairan gue masih melimpah," gumamnya mantap. “Kalau kurang ikut gotong royong lagi!”

Satu setengah jam kemudian, Aris sampai di Desa Sukacita.

 Namun, pemandangan di depan gudangnya membuat Aris menghentikan langkah. Sebuah mobil SUV mewah berwarna putih mengkilap terparkir sembarangan di depan lahan miliknya.

Dan di sana, berdiri seorang gadis yang sedang berkacak pinggang sambil menatap hamparan tanah kosong dengan raut wajah tidak puas. Itu Aninda. Ia masih mengenakan pakaian yang sama dengan saat di rumah dinas tadi, namun kini ia membawa sebuah koper perak kecil yang Aris yakini berisi alat-alat laboratorium.

‘Buset cewek ini ngekor sampai sini? Begitu sayang sama gue kah?’

"Lama banget sih! Kamu naik kereta atau jalan kaki dari kota?!" semprot Aninda begitu melihat Aris turun dari motor.

Aris turun dari motor, melepas helmnya dengan gaya santai. "Waduh, Tuan Putri beneran nyusul ke desa? Kangen ya sama saya?"

"Jangan kepedean!" Aninda berjalan mendekat, dalam jarak seintim aroma stroberi dari parfumnya sejenak mengalahkan aroma tanah basah desa.

Wanginya minta ampun, tatapan Aninda itu juga jernih penuh akan tekad dan rasa penasaran, mungkin gadis itu gak sadar, namun kancingnya sengaja dibuka satu kancing itu bahaya, posisi dia nunduk sekarang. Celahnya kelihatan.

Aris menelan ludah, berbeda dengan milik Sari yang kecil namun menggemaskan 32D emang gak main-main. 

Aris buru-buru memalingkan wajah, berusaha menetralisir aliran darahnya yang mendadak berdesir kencang. 

Pemandangan dari balik kancing kemeja Aninda yang sedikit terbuka itu benar-benar menguji iman, apalagi dengan kontras kulitnya yang putih porselen.

"Mbak... kancingnya tolong dikontrol. Ini di desa, nanti kalau ada Pak RT lewat bisa dikira saya lagi ngapa-ngapain anak Gubernur," sindir Aris sambil berdehem canggung, mencoba bersikap acuh tak acuh

Aninda refleks menunduk, melihat arah pandangan Aris, lalu dengan wajah yang mendadak merah padam secerah sawi ungunya, ia segera merapatkan kemejanya. "M-mesum! Dasar petani cabul!"

"Lho, yang buka siapa, yang disalahkan siapa," Aris terkekeh, beralih mengambil kunci gudang.

 

"Mas Aris, aku serius. Aku sudah cek sampel brokoli kamu di lab mini kampus lewat data digital tadi. Hasilnya nggak masuk akal!"

.”Kandungan glukosinolatnya 10 kali lipat brokoli normal. Ini mustahil tumbuh cuma pakai pupuk kandang. Jujur sama aku, kamu pakai rekayasa genetika apa?"

Aris hanya menyeringai, ia membuka pintu gudangnya yang kusam. "Mbak Anin, mending Mbak masuk dulu. Di luar panas, nanti kulit Mbak yang mulus itu merah-merah, saya yang repot dikomplain Pak Gubernur."

Aninda menghentakkan kakinya kesal, namun tetap mengekor masuk ke dalam gudang kusam itu. Begitu masuk, matanya langsung tertuju pada koper peraknya yang diletakkan di atas meja kerja Aris yang berdebu.

"Ini apa?" tanya Aninda, tangannya hendak meraih salah satu botol berisi cairan emas yang baru saja Aris suling semalam.

"Jangan disentuh!" cegat Aris cepat, memegang pergelangan tangan Aninda.

Sesaat, keduanya terdiam. Mata mereka bertemu. Aninda merasakan telapak tangan Aris yang kasar namun hangat—tangan seorang pekerja keras. Sementara Aris baru sadar betapa halusnya kulit sang Tuan Putri.

Tangan anak cewe memang begitu mulus, lembut, tapi milik anak gubernur ini beda level.

"Itu... itu cairan kimia berbahaya buat orang awam," bohong Aris sambil melepaskan tangannya dengan canggung. 

Dia gak mungkin membocorkan tentang rahasia cairan dewa maka dari itu dia sangsi sama anak gubernur ini, dia sadar satu hal. Cewek ginian sinting kalau masalah penelitian dan cari ilmu.

Melihat hal-hal yang berkaitan tentang ilmiah mereka bisa terangsang dalam artian lain tapi.

Aris menghela napas, sekarang gimana dia mengatasi anak gadis bohai ini? Dia jelas bukan tipe yang pergi kalau disuruh, lagian rasa penasarannya sebagai mahasiswi tingkat akhir lagi edan-edannya.

Aris bisa menyadari dari tatapan Andina, dia pasti mau ngurus masalah skripsian.

"Mending Mbak Anin duduk. Besok pagi, saya bakal tunjukin sesuatu yang jauh lebih gila dari sayur yang Mbak makan tadi siang."

Aninda memicingkan mata, rasa penasarannya sebagai mahasiswi pertanian tingkat akhir sudah di ubun-ubun. "Apa lagi? Kamu mau bilang kamu punya brokoli dari emas asli?"

Aris tersenyum misterius sambil melirik ranselnya yang berisi benih sistem. "Bukan emas asli, Mbak. Tapi brokoli yang bisa bikin Mbak jadi jenius dalam semalam. Mau taruhan lagi?"

Aninda terdiam. Biasanya dia akan membalas dengan omelan, tapi mengingat rasa sayur tadi siang, lidahnya mendadak kelu. Ia punya firasat bahwa pria di depannya ini baru saja membuka gerbang menuju dunia agrikultur yang akan mengguncang sejarah.

“Ogah, tadi minta nomor Hp sekarang minta apalagi?”

“Minta hatinya mbak boleh?”

“Dih, najis!”

1
Mamat Stone
👻🤣👻
Mamat Stone
🤣👻🤣
Mamat Stone
/Determined/
Mamat Stone
/Angry/
Mamat Stone
/Casual/💥💥
Mamat Stone
/CoolGuy/💥💥
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
👻
Mamat Stone
🤣
Mamat Stone
tetap semangat dan Jaga kesehatan /Good/
Manusia Biasa: amin walau otaknya udah agak eror

terimakasih sudah membaca kak🤣
total 1 replies
Mamat Stone
sehat selalu Thor /Ok/
Hajir Pemburu
di tunggu kelanjutanya thor.
Manusia Biasa: baik tunggu besok ya ka. kemungkinan up 4-5 bab
total 1 replies
ラマSkuy
wah Thor masih banyak typo ya dan kadang ada juga penamaan karakter yang kebalik contohnya di bab ini di akhir
Manusia Biasa: waduh baik tak koreksi kak. garap dua novel sekaligus emang resikonya gini/Sob/🙏
total 1 replies
Mamat Stone
Jagoan Neon /Casual/💥💥
Mamat Stone
Pejantan Tangguh /CoolGuy/💥💥
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
sang Dermawan 🤩
Mamat Stone
berbagi itu indah 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!