NovelToon NovelToon
Fairytale

Fairytale

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Romansa
Popularitas:380
Nilai: 5
Nama Author: @120

Dunia yang dihuni setiap manusia memiliki makna yang berbeda

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

membuatmu menyesal

"kau sungguh tertarik dengan perusahaan sekarang leon...???"

Ayah leon meletakan alat makannya dan sedikit meninggikan suaranya,rasa tidak percaya pada putranya yang tidak tertarik dengan pekerjaan sebelumnya tiba-tiba ingin bergabung dalam suatu perusahaan.

"iya ayah...,,seperti yang sudah aku jelaskan sebelumnya ditelefon,apa ayah bisa membantuku.??"

"tentu saja....,,,aku akan mengirim sekretaris ke perusahaan itu dan sisanya terserah mereka dan selanjutnya ayah pasrahkan kepadamu leon..!!!"

leon tersenyum tipis saat ayahnya merasa senang dengan keputusannya itu,

Setelah melihat putranya kembali berjalan dengan normal,kini leon ingin bekerja,semua yang ayah leon lihat seperti sebuah mimpi dan membuatnya sangat bahagia,ayah leon tidak hentinya bersyukur dan terus memgang tangan putranya tersebut.

"sudahlah sayang...!!! Kenapa kau sangat emosional begitu...!!!"

Ibu leon datang setelah merias diri dan mencoba melepaskan tangan suaminya pada putranya tersebut.

"apa yang kau lakukan ?? Apa kau cemburu ??"

"tentu saja..,,dia adalah putraku...!!!"

Ibu leon memeluk leon dari belakang yang sedang duduk bersama ayahnya di meja makan,dan mencium rambutnya beberapa kali.

"hentikan ibu aku bukan anak anak lagi...!!!"ucap leon sedikit malu.

"kau ini..!! Oiya leon...,,ibu tidak melihat mobilmu ?? Apa david membawanya ??"

"anu...sebenarnya ibu.....-

Ibu leon ikut bergabung dimeja makan dan melihat leon yang terlihat ragu-ragu untuk mengatakan sesuatu.

"ada apa leon ??" tanya ayah yang penasaran.

"waktu itu seorang kurir menabrak mobil dari belakang, dan mobil itu rusak,aku sedang membawanya ke bengkel,,"

"benarkah ?? Lalu bagaimana denganmu apa kau baik-baik saja ??"ucap ibu dengan penuh kekhawatiran.

"tenang ibu,kau lihat aku sekarang kan ?? Sebelumnya memang kakiku terbentur,hanya saja aku tidak ingin melihat kalian khawatir dan merahasiakannya dengan david,tapi lihat aku sekarang...,,aku sudah baik-baik saja kan .??"jelas leon.

"hah....syukurlah...,,,kalau begitu,apa kau butuh seorang sopir ? Biar ibu carikan...??"

"kau berlebihan sekali..!!!" ucap ayah leon.

"apa yang kau katakan..??? Putraku akan kelelahan jika dia harus mengemudi setiap hari dari villa..!!!" ucap ibu dengan lantang.

"apa kau akan tetap tinggal disana leon ? Kenapa tidak bergabung bersama kami saja ??" tanya ayah.

kedua orang tuanya menatap leon dengan hangat,raut wajah yang dingin itu seakan menjadi lebih hangat namun ada sebuah kebingungan dari tatapannya itu.

"ibu...ayah....,,setelah mengalami semua ini, aku ingin menjalani hidupku dengan sebaik mungkin,aku merasa tenang disana,perlahan amarahku sedikit mereda,,aku tidak ingin menyakiti perasaan kalian lagi dengan sikapku ini, jadi biarkan aku memulihkan pikiranku ayah.....ibu....."jelas leon dengan lembut.

"baiklah baiklah...,,ayah tau maksudmu,,kau sudah berusaha leon !! Ayah sangat bangga padamu..."

"dia sudah melupakan sabu saja sudah sangat bagus,ditambah lagi emosinya yang sudah bisa di kontrol membuat otaknya berjalan dengan benar..,,syukurlah..." ucap ayah dalam hati.

"kau tidak menyukai pelayan itu kan leon??"

"uhuk...!! Apa yang ibu katakan ??"

"sepertinya kau bersikap lembut padanya..,,apa kau menyukainya ! Ingat leon !! Dia telah membuatmu celaka sebelumnya !"ucap ibu dengan tegas.

ibu leon menatap leon penuh kecurigaan dan tatapan yang dingin kepada leon,seakan melarang sebuah hubungan yang tidak dia inginkan.

"jika kau ingin memiliki kekasih,ibu memiliki banyak teman ,dan mereka memiliki banyak gadis baik yang cocok untukmu..."

"kau ini bicara apa !! Dia bukan anak-anak agustina !! Hentikan itu..,,kau membuat leon menjadi kesal..."ucap ayah leon lirih.

Leon dalam sejenak terdiam dan memikirkan masa lalunya yang terlalu buruk untuk diingat,benar-benar seorang bajingan,semua yang dia lakukan dan dia ingat dari perkataan chloe membuat leon menjadi sedikit menyesal.

"haaah......."

Leon menghela nafas panjang,ayah ibunya menjadi kebingungan dan juga takut akan kemarahan leon yang kembali membutakan mata hatinya.

"ibu....,,jika aku menyukai seorang wanita,kau orang pertama yang akan tau ibu..,,jadi tenangkan diri ibu...ya....!!"jelas leon.

"baiklah....leon...."ucap ibu dengan lirih.

Setelah pertemuan bersama orang tuanya leon kembali menuju villa,perjalanan yang ditempuh memakan waktu 2 jam, leon sekedar mampir ke coffe shop untuk sekedar melepas penak setelah setengah perjalanannya mengemudi dan ingin mengistirahatkan kakinya.

"untukmu....!!!"

Leon melirik kearah wanita yang memberikan coffe dan penampilan yang tidak seperti seorang pelayan kedai.

Wanita itu kemudian duduk disamping leon yang memilih jauh dari jangkauan emma.

"kenapa kau kemari ? Bukankah kau membenciku ??" tanya leon.

Emma melirik lein dengan tatapan sengit.

"aku memang membencimu...,,sangat membencimu..!!

"setelah jatuhnya dirimu,aku tidak lagi melakukan pekerjaan kotor itu karena bandar tertangkap berkat dirimu...!!!

"melihat keributan itu,aku langsung melarikan diri untuk menyelamatkan diriku sendiri dari polisi,namun setelah itu..,,aku tidak lagi memiliki penghasilan yang cukup dan akhirnya aku tidak bisa menyelesaikan studiku.,aku kesana kemari mencari pekerjaan yang bisa memenuhi kehidupanku dan keluarga....

"rasanya sangat berat..!! Ditambah lagi dengan kenangan buruk yang telah kau ukir dipikiranku, rasanya ingin sekali menguras otaku..,dan setiap hari mendoakanmu untuk mati setelah mendengar berita dimana-mana tentang dirimu..!!!

"namun ketakutan itu perlahan hilang, dunia ini sangat kejam,mereka tidak membiarkan orang sepertiku bertahan hanya karena tekad.!!

"yang mereka lihat adalah status sosial..,,"

Leon mendengarkan emma yang sedang mencurahkan isi hatinya setelah menahan semua amarahnya itu terhadap leon.

"kenapa kau mengatakan semua itu padaku ??"jawab leon.

Emma melihat kearah leon yang sedari tadi sedang memandanginya.

"aku ingin kau merasa menyesal..!!!"jawab emma.

Leon tidak mengatakan apapun dan hanya menatap emma dengan tatapan tajamnya seakan enggan untuk mengedipkan matanya.

Emma pun menatap leon dengan tegas,namun setelah melihatnya dengan sangat jelas,wajahnya seakan menyimpan kesedihan dan kekosongan,ditambah lagi amarah yang selalu tergambar di wajahnya hilang, hanya sebuah ketampanan yang terlihat, emma sedikit malu dan tersipu,emma mengalihkan pandangannya saat dirinya tau kalau pria itu terlihat tampan dan tidak lagi menyeramkan seperti dulu.

"gawat apa yang aku lakukan,kenapa hatiku berdebar-debar...!!" ucap emma dalam hati.

"kenapa kau berpaling ??? Apa kau merasa kasihan padaku sekarang ??" tanya leon.

"ke..kenapa aku harus kasihan kepadamu !!!"ucap emma dengan lantang.

"kau tidak kekurangan apapun, apa yang perlu dikasihani darimu ??"ucap emma lirih.

Leon mengalihkan pandangan dan mengambil kopi lalu meminumnya,saat meletakan kopi,leon terdengar sedikit kesal dan menghela nafas panjang.

"sering kali seseorang hanya melihat dari luarnya saja, mereka tidak bisa melihat isi hati seseorang...,,jadi banyak yang salah paham dari semua yang manusia lihat kan ??

"begitu juga dirimu yang melihatku seperti itu ??sebelumnya aku sudah meminta maaf kepadamu, apa kau tidak melihat ketulusanku hanya karena masa laluku ??"

Emma kembali menatap leon yang terlihat putus asa,emma kembali memikirkan sikap leon yang menghawatirkan orang lain saat emma hampir tertabrak mobilnya.

"ah...apakah dia sudah berubah ! Apa otaknya bergeser saat kecelakaan itu ??aku melihat ketulusannya...,,kenapa aku merasa aku yang jahat disini ??gumam emma.

Leon berdiri dari bangku dan emma tidak melepaskan tatapannya itu pada leon.

"jika kau butuh sesuatu,katakan saja padaku...,,aku pergi...,,terimakasih kopinya..."

"eeummm...hati-hati.." ucap emma lirih.

Emma seperti terhipnotis dengan sikap hangat leon,tidak seperti pertama mereka bertemu,yang emma lihat hanyalah seorang bajingan tidak tau diri,

"hah.....apa yang aku pikirkan..!!!" gumam emma.

Emma beranjak pergi setelah melihat leon mengendarai mobilnya dan tidak terlihat lagi,

Leon sampai di villa sudah menjelang malam,matahari terbenam yang terlihat indah mengingatkannya di mavis, dunia entah berantah yang pernah leon datangi dan melihat keindahan itu, leon turun dari mobil dan pergi ke halaman belakang untuk menikmati suasana itu.

"apa yang sedang dia lakukan ??

"setelah melakukan hal gila itu,aku bahkan tidak berani menatap matanya, tapi yang membuatku heran..,,kenapa jay tidak mengatakan soal perjodohan itu ? Apa leon hanya membodohiku saja !!!"

Luci terlalu memikirkan masalahnya sampai tidak menyadari kalau leon sudah berada di sampingnya.

"perhatikan jarimu !!!"

Leon melihat luci yang sedang mengiris daun bawang sambil melamun dan segera menyadarkannya.

"apa yang kau lakukan disini !!!" teriak luci.

Luci langsung melangkah menjauh saat menyadari leon berada dekat dengannya dan mengacungkan pisau padanya.

leon memasang wajah kesal namun tidak mengatakan apapun pada luci dan pergi kekamarnya, luci menjadi bingung dengan sikap diam leon dan kembali memasak untuk makan malam mereka.

"apa yang aku lakukan disini !! Aku ingin pergi dari sini !!!" gumam luci.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!