NovelToon NovelToon
Rivalry In Our Story

Rivalry In Our Story

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Enemy to Lovers / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: ALIFA RAHMA LATIFA

Wajib Follow Sebelum Baca.



" 𝘾𝙞𝙣𝙩𝙖 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝... 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙖𝙟𝙖, 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙞𝙯𝙞𝙣𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖.

Valerie dan Matthew saling mencintai... tapi cinta mareka tidak pernah benar-benar tenang.

Hubungan mareka di uji oleh restu tak kunjung datang, tekanan keluarga, dan tekanan keluarga, dan keadaan yang perlahan menjatuhkan mareka.

Saat mareka masih berjuang untuk bertahan, seseorang datang kembali_membawa sesuatu yang lebih dari sekedar masa lalu.

La menginginkan Matthew.
Bukan hanya untuk di cintai... tapi untuk dimiliki.

Perlahan, tanpa mareka sadari, hubungan yang mareka jaga mulai retak.
Bukan karena mareka berhenti saling mencintai, tapi karena ada seseorang yang siap menghancurkan segala nya.

Kini, cinta mareka bukan tentang bertahan... tapi tentang siapa yang lebih kuat _
cinta... atau obsesi.

( Bismillah semoga rame 🙏)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ALIFA RAHMA LATIFA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S2 BAB 17 : Between Regrets and Silence

" Belajarlah dari kesalahan sebelum semuanya berubah menjadi penyesalan. "

                                    ...

Suara masin itu terdengar pelan.

Beep.. beeep. beep.

Teratur.

Stabil.

Namun terus terasa menekan.

Di dalam ruang ICU, Valerie terbaring diam.

Wajah nya pucat.

Tubuhnya tidak bergerak.

Seolah dunia berhenti untuk nya.

Di balik kaca, Matthew berdiri tanpa bergerak.

Mata nya tidak lepas dari sosok itu.

Tangan nya perlahan terangkat.. menyentuh kaca dingin di depan nya.

" Val.. " suara nya lirih, nyaris tidak terdengar.

Napas nya bergetar.

" Aku di sini... "

Air mata nya jatuh tanpa ia sadari.

"Kamu dengar aku, kan? "

Ia tersenyum tipis, tapi hancur.

" Kamu selalu dengar aku.. "

Hening.

Tak ada Jawaban.

Hanya suara mesin yang terus berbunyi.

...

Pintu terbuka perlahan.

Seorang dokter keluar.

Carlos dan Kinanti langsung berdiri.

" Dokter.." suara Kinanti bergetar, " Anak saya gimana? "

Dokter menatap mareka dengan hati-hati.

" Kondisi nya stabil.. "

Semua menahan napas.

" Tapi pasien mengalami trauma cukup berat di kepala. "

Carlos menggenggam tangan istri nya.

" Lalu? "

Dokter menarik napas dalam.

" Saat ini... dia dalam kondisi koma. "

Hening.

Dunia seakan berhenti.

Kinanti langsung menutup mulut nya, tangisan nya pecah.

Carlos mematung.

" Koma..? "suara nya rendah, hampir tidak terdengar.

Dokter menangguk.

" kami belum bisa memastikan kapan dia akan sadar.Tapi.. kami akan melakukan yang terbaik. "

Matthew mundur perlahan.

Kata itu terus berputar di kepala nya.

Koma.

Tangan nya gemeter.

" Ini semua.. karena gue.. "

Suara nya pecah.

Ia mendudukk, menahan napas yang terasa sesak.

" Aku nggak percaya sama kamu.. "

Air mata nya jatuh.

" Aku malah percaya orang lain.. "

Ia menggeleng pelan.

" Padahal kamu.. selalu percaya aku.. "

...

La melangkah mendekat ke Carlos.

Dengan hati yang penuh rasa bersalah.

" Pi... "

" Jangan panggil saya begitu. "

Suara Carlos pelan.

Namun dingin.

Matthew langsung terdiam.

" Saya.. " suaranya bergetar, " Saya mau lihat Valerie.. "

Carlos tidak langsung menjawab.

Ia hanya menatap Matthew lama.

Tatapan bukan lagi sekedar amarah_

Tapi terluka.

" Untuk apa? "

Pertanyaan itu lembut.. Tapi menyakitkan.

Matthew menelan ludah.

" Saya cuma mau.. ada di samping dia. "

Carlos tersenyum tipis.

Namun penuh kepahitan.

" Sekarang? "

Matthew membeku.

" Sekarang kamu mau ada? "

Suaranya mulai bergetar.

" Waktu dia butuh kamu... Kamu dimana? "

Matthew tidak menjawab.

Karena ia tahu jawabannya.

Ia tidak ada.

" Saya salah... "

Suaranya lirih.

" Saya nyesal.. "

Air mata nya jatuh lagi.

" Saya nggak pernah percaya dia.. Padahal dia calon istri saya.. "

Hening.

Carlos memejamkan mata sebentar.

Seolah menahan sesuatu.

Namun saat ia membuka matanya lagi_

Yang tersisa hanya ketegasan.

" Penyesalan kamu.. "

Ia berhenti sejenak.

"... Tidak akan mengubah keadaan anak saya. "

Kalimat itu pelan.

Tapi menghancurkan.

Matthew menduduk.

Dada nya terasa sesaak.

" Saya cuma butuh satu kesempatan.. "

Carlos menggeleng pelan.

" Tidak. "

Satu kata

namun sangat tegas.

" Kamu tidak boleh masuk. "

Matthew meangkat wajah nya cepat.

Mata nya penuh harap.

" Pi, tolong_"

" Cukup. "

Carlo menatapnya dalam-dalam.

" Mulai sekarang.. "

Suaranya pelan, tapi tegas.

" Jangan dekatin anak saya lagi. "

Hening.

Tidak ada yang berbicara.

Tidak ada yang bergerak.

Seklah waktu ikut berhenti.

...

Matthew menatap pintu ICU sekali lagi.

Matanya berkaca-kaca.

" Val.. " bisiknya pelan.

" Aku di sini.. Tapi aku nggak bisa dekatin kamu.. "

Ia tersenyum pahit.

" Lucu ya... "

Air mata nya jatuh.

" Wak aku punya kamu.. aku malah nyakitin kamu. "

Ia menutup mata nya.

" Sekarang.. aku bahkan nggak bisa ada di samping kamu.. "

Kinanti menatap Matthew dengan mata penuh air mata.

Namun ia tidak bisa berkata apa-apa.

Hanya diam.

Karena ia juga terluka.

Matthew mundur perlahan.

Langkah nya berat.

Namun ia tetap berjalan.

Menjauh.

Dari orang yang paling ingin ia jaga.

...

Di dalam ruangan_

Valerie tetap diam.

Tenang.

Seolah tertidur dalam dunia yang tidak bisa dijangkau oleh siapapun.

Dan di luar sana_

Seseorang belajar satu hal_

Bahwa tidak semua penyesalan datang tepat waktu.

Kadang...

Ia datang saat semuanya sudah terlalu jauh.

               _TBC_

...----------------...

Happy Reading All!

1
Arif RACHMAN
🥰🥰 aku suka banget sama semua karya mu thor.sukses selalu
Arif RACHMAN
suka banget.sukses selalu
Fluffylfy
❤❤ suka banget
Fluffylfy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!