NovelToon NovelToon
Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Putri asli/palsu / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Aliansi Pernikahan / Mengubah Takdir
Popularitas:163.3k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Meiji....!" Teriaknya memeluk jenazah putranya.

Pada akhir hidupnya Lily menyadari, semua orang yang ada di sekitarnya adalah pengkhianat. Cinta mereka palsu!

Berakhir dengan kematian tragis.

Karena itu kala mengulangi waktu, dendam seorang ibu yang kehilangan putranya, membuatnya tertawa arogan dan berucap...

"Bukan kamu, tapi aku yang membuangmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia Yang Minta

Pemilik akun kucing putih? Tentu saja sudah dapat ditebak siapa. Pemuda yang menelan ludah menunggu jawaban.

Kacamata tebal kini berada di atas meja. Wajahnya telah bersih tanpa noda atau bekas luka palsu. Wajah yang begitu rupawan sejatinya, bahkan terlalu tampan.

Menelan ludah menunggu jawaban dari wanita ini.

'Naik ke ranjangnya? Bagaimana caranya? Aku sudah cukup banyak berdandan agar dia tertarik padaku.' Kalimat balasan yang didapatkan olehnya.

Lily benar-benar meminta saran? Tidak kuasa menahan senyumnya.

"Yes!" Gumamnya penuh semangat. Tangannya bergerak cepat di atas keyboard, otaknya memikirkan rangkaian strategi untuk dapat bersama dengan tunangan adiknya.

Semua yang terbaik selalu diberikan pada Dilan. Sedangkan dirinya hanya dapat mengalah karena itu sudah wajar sebagai seorang kakak. Setidaknya itulah yang diucapkan oleh ibunya.

Tapi Lily bukankah sampah yang tidak diinginkan Dilan? Tidak! Lily adalah harta karun bagi Neiji.

'Katakan langsung kamu mencintainya.' Lagi-lagi saran begitu singkat padat dan jelas.

'Sebenarnya aku tidak ingin menjalin hubungan lebih lanjut dengannya. Hanya ingin tidur dengannya. Kalaupun berhasil menikah dengannya, harus berakhir dengan perceraian.' Kali ini balasan yang didapatkan oleh Neiji membuatnya tidak mengerti dengan wanita ini.

Dengan cepat dirinya membalas.'Kenapa? Apa karena dia jelek? Dia bisa berubah menjadi lumayan...jika kamu minta. Apa karena dia tidak kompeten? Dia bisa jadi kompeten. Apa yang kamu inginkan?'

Sialnya ini benar-benar membuatnya stres. Menunggu jawaban dari wanita ini. Wanita yang sudah sejak lama menjadi obsesinya. Walaupun dirinya hanya dapat melihat dari jauh mengingat wanita ini adalah milik adiknya.

"Bagaimana ini?" Neiji menghela nafas kasar, Kenapa Lily harus menjadi tunangan adiknya. dirinya sama sekali tidak mengerti, Dilan sudah memiliki kekasih. Bahkan mungkin diam-diam menjalin hubungan dengan Rini adik angkat Lily.

Bukankah lebih baik dirinya saja yang dijodohkan dengan Lily? Jujur saja Neiji pernah bertanya kepada ibunya tentang ini. Kenapa harus memaksakan hubungan antara Dilan dan Lily. Jika Dilan tidak mau kenapa tidak dengan dirinya saja. Padahal dirinya dan Dilan sama-sama merupakan cucu dari Braja.

Tapi ibunya selalu menjawab bahwa hanya Dilan yang pantas untuk Lily. Sedangkan dirinya lebih baik fokus pada karir dan bekerja untuk mendukung adiknya meraih posisi puncak nantinya.

Pemuda yang menatap ke arah cermin, sejatinya dirinya curiga bahwa dirinya bukanlah anak kandung. Tapi tulisan di akte kelahirannya jelas, dirinya merupakan anak kandung dari Lisa. Selain itu ada beberapa orang yang juga melihat dan menyaksikan sendiri bagaimana ibunya hamil serta dirinya hadir di dunia ini.

"Mungkin karena memang kewajiban seorang kakak adalah menjaga adiknya..." Gumamnya, sementara waktu dirinya tidak ada niatan untuk menyelidikinya. Karena, jika pun dirinya hanya anak angkat. Tetap saja tidak akan ada tempat bernaung untuknya jika keluar dari keluarga ini.

Neiji kembali berkutat dengan pekerjaannya yang menumpuk. Setiap orang lain bertanya tentang gosip yang beredar padanya, maka dirinya akan menjawab 'menurutmu?'. Itu lebih pada karena ibunya yang tidak mengizinkannya untuk menjelaskan setiap ada rumor yang beredar.

Bagaimana dirinya dapat memiliki kehidupan pribadi yang berantakan. Sementara dirinya saja, terlalu sering begadang dan kerja lembur. Bahkan waktu untuk berpikir macam-macam sama sekali tidak ada.

Pemuda yang tidak memiliki keinginan, tidak memiliki motivasi, tiba-tiba saja dapat tersenyum begitu ceria. Hanya dengan mengetahui Lily tidak mencintai Dilan lagi.

Lampu kamar masih menyala, dirinya akan bekerja hingga larut hari ini. Lebih tepatnya merevisi semua pekerjaan wakil CEO. Dari kecil Dilan memang tidak pandai dalam bidang akademik.

Karena itu dirinya sudah terbiasa untuk membantu adiknya melakukan kecurangan.

Sebab, dirinya meyakini hanya keluarga ini yang dimilikinya...

Atau hanya belum menyadari kenyataan lain?

***

Wanita yang terbangun pagi ini dengan wajah yang cukup segar, tidak sempat membalas pesan dari teman chattingnya.

Menghela napas kasar, hari ini dirinya akan mulai kembali bekerja. Menatap ke arah lukisan yang telah rampung. Lebih tepatnya lukisan Meiji menurut ingatannya.

"Meiji sayang, kita akan hidup bahagia berdua mama berjanji." Gumamnya tersenyum ke arah lukisan wajah putra masa depannya.

Tapi satu hal, dirinya meletakkan brankas kosong. Ingat! hanya brankas kosong. Wajahnya tersenyum begitu menawan.

Dirinya akan melemparkan umpan hari ini. Melangkah keluar dari kamarnya, membawa kotak beludru berisikan kalung berlian.

Benar-benar arogan wanita satu ini, wajahnya tersenyum. Telah belajar sedikit menggunakan make up. Menggunakan pakaian yang tidak terlalu modis mengingat dirinya yang memang belum bisa begitu memperhatikan penampilan.

Wajahnya yang bagaikan berlumuran minyak jelantah, memang sedikit lebih bersih hari ini. Tapi tetap saja, kawah kawah bulan yang menghiasi wajahnya itu, tetap terlihat di bawah make up-nya. Mungkin obat-obatan dari dokter tidak bekerja secepat itu.

Setidaknya, tidak begitu cepat bekerja, seperti yang ada dalam drama, film, atau novel.

Hingga, langkahnya terhenti menatap ke arah Rini yang tengah menangis terisak. Berada di samping Sari. Lebih tepatnya Feno yang memeluk dan menenangkannya.

"Sudah aku duga orang ini sama sekali tidak tahu terima kasih... bodoh!" Wanita yang hanya bisa tertawa kecil. Berjalan mendekati kuntilanak merah yang bagaikan bunga peony mendayu-dayu ini.

"Kenapa kamu menangis?" Tanyanya cemas berjalan menghampirinya.

"Lily kamu pikir Ibu tidak tahu apa yang kamu lakukan kepada Rini!" Bentak Sari menatap nyalang ke arah putrinya.

"Aku tidak..." kalimat Lily di sela.

"ibu, jangan menyalahkan kakak. Ini semua adalah salahku, aku hanyalah anak angkat. Tapi, Kakak memang tidak menyukai jika aku terlalu dekat dengan Dilan. Maksudku Nona tidak menyukainya..." Rini menangis terisak, wajahnya tertunduk.

"Aku tidak pernah melarang hubungan kalian!" Kalimat yang diucapkan Lily dengan nada tinggi.

Plak!

Tangan Sari masih gemetar hingga kini, dirinya sama sekali tidak tahan melihat anak ini.

"Apanya yang tidak pernah melarang! Kamu sengaja kan meletakkan bahan berbahaya di kosmetik yang digunakan oleh Rini!" bentak Sari padanya.

Plak!

Anehnya Lily menampar balik, sosoknya yang tadi rapuh sama sekali tidak terlihat lagi. Kini bagaikan berganti menjadi wanita yang berbeda.

"Kamu berani memukul ibumu sendiri!" Sari masih memegang pipinya yang kebas.

"Ibu kandung mana yang hanya mendengarkan cerita sepihak dari pembantu." gumam Lily, yang sejatinya berusaha menahan emosi. Tapi mengingat wajah cantik maksimalnya yang akan terpengaruh oleh bekas tamparan. Lebih baik dirinya menampar balik sebelum menyesal.

"Nona! Nona sama sekali tidak boleh seperti itu kepada Ibu nona, dia yang membesarkan dan merawat nona juga melahirkan nona." Rini menunduk menangis terisak."Jika ada kesalahan biar aku yang menebusnya."

"Rini kamu tidak perlu berbuat sejauh ini, sebenarnya Ini semua adalah kesalahan Lily yang iri padamu." tegas Feno.

Plak!

"Karena kamu mau menggantikan ibuku, jadi sekalian saja aku tampar." Lily menghela nafas, tersenyum menyeringai. Melemparkan kotak beludru berisikan kalung berlian ke atas lantai."Ini kalung berlian yang aku janjikan."

1
Nur Wahyuni
tenang aja neiji.. mereka orang tua kandungmu tentu akan mencintaimu sepenuh hati dan pastinya mereka akan membalas setiap perbuatan lisa kepadamu..
Indar
wah neiji tahu saja tempat yg bagus utk bercocok tanam ☺️ dan semangat 💪 Fransisca semangat utk meluluhkan hati putramu jalur istrinya 🤗🥰🥰
M M Athalla
dan tentu saja "membuat anak" akan sangat menyenangkan 🤭
Nureliya Yajid
Lanjut thor
Etty Rohaeti
lanjut
mimief
dan apaan lily🫣🤣🤣
Iam Just
duhh ngak sabar hasil tes dna keluarrr😍😍😍😍
Iam Just
kmrin gw buka tutup mangga toon demi bisa baca ini wkwk thorr lanjut dongg
Tatiek Faruq: iya sama kita, 😄
total 2 replies
Iam Just
thorrr lagii thorr
Ufiyyyy
damn mari kita "itu"... 🙏
Biyan Narendra
Dan...
Eng Ing Eng....
Bikin anak ya,Ly..
🤣🤣🤣
Miaaaoowww😸
wewwww gasss terusssss😎😎😎
yesi yuniar
hanya lily yg bisa meluluhkan neiji
FHR
Buat anak ?? 😂😂😂
Iam Just
🥲🥲🥲
Iam Just
thorrrr up lagii dongg😍😍😍
Iam Just
update dongg thorr
Iam Just
thorr nungguin nihhh😍
Miss Typo
semoga semua berjalan lancar
Miss Typo
pasutri yg gila tapi luar biasa cerdasnya Neiji Lily 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!