Ruang posesif...
Velycia amora daneswara adalah seorang mahasiswi cantik di universitas rayaksha yang pindah karena akan menikah dengan seorang mahasiswa bernama kevin Arya alexsa dari universitas ganesha yang terkenal dengan price ice, dia termasuk ketua BEM di universitasnya dan seorang kapten basket. Karena pernikahan mereka disembunyikan banyak dari mahasiswa universitas Ganesha yang menyukai istrinya hal itu membuat kevin frustasi.
episode 34 CSKB
Pintu kelas didobrak oleh salwa yang membuat seisi kelas terkejut untuk yang ke tiga kalinya.
"Woi bisa gak sih gak usah gbrak gbrak " ucap salah satu mahasiswa. Salwa pun cengir saja.
"Sorry" langsung berjalan menuju ke tempat duduknya.
"We kelen udah tau beritanya tidak? "tanya salwa.
"Berita apaan? " tanya nanda.
"Itu loh BTS bakal ada ngadain konser di kota kita" senang salwa. Velycia dan nanda langsung melotot girang bukan main mereka jadi heboh sendiri didalam kelas.
Dio yang melihat tingkah mereka pun merasa heran dan diam diam menyimak.
"Gue bakal kumpulin duit ini buat liat mereka"ucap salwa senang
"Gue juga gue juga" ucap nanda gak kalah antusiasnya.
"Kalau lo gimana vel? " tanya salwa ke velycia.
"Tenang gue juga ikut ko" jawab velycia juga.
"Yes berarti kita semua ikut dongs" antusias salwa.
"Yap" ucap nanda dan velycia berbarengan mereka senang sekali apa lagi velycia dapat melihat para biasnya secara langsung.
"tidak sabarnya bisa liat para suami suami kita" antusias nanda.
"Gue juga pengen liat ayang gue yang tampan itu" ucap velycia gak kalah antusias.
Dio yang mendengar itu pun heran siapa yang mereka maksud.
"Hesstt" desis dio.
"Emang siapa sih suami yang meraka bilang" dio merasa heran.
"Napa sih yo? " tanya radit.
"Noh mereka pada bilang mau liat para suami mereka tapi gue heran siapa sih suami mereka? "
"Apa" teriak kevin dan radit bersamaan. Yang membuat dio terkejut.
"Lo gak salah dengar kan yo? " tanya balik radit.
"Is lo kira gue budeg budeg amat ya kagak lah! Gue tuh denger mereka lagi ngomongin suami mereka kalau gak percaya denger aja sendiri"dio mulai kesal. Dan memang benar apa adanya baik velycia salwa dan nanda mereka membahas para mamber BTS dengan menyebutkan suami mereka.
Kevin yang mendengar itu menjadi panas, dia tidak suka jika velycia memuji muji pria lain selain dirinya.begitu juga radit dan dio
" kok gue ngarasa panas yah dengar mereka bicara kayak gitu "ucap dio dia melihat kearah salwa.
"Bye the kapan konser diadakan? " tanya velycia.
"Bulan depan" ucap salwa.
Radit yang mendengar itu langsung menyenggol kevin dan dio.
"Gimana kalau kita ikut mereka bulan depan, lo berdua pada setuju tidak? " tanya radit
"Setuju" jawab mereka kompak. Kevin yang mendengar samar samar saat dia menyebutkan nama orang lain merasa panas dan tidak tahan lagi.
Kevin yang hendak berdiri untuk menghampiri velycia itu pun mengurungkan niatnya karena dosen sudah masuk kedalam kelas.
jam sudah menunjukkan waktu pulang velycia langsung mengemasi barang barangnya dan keluar dari kelas bareng dengan teman-temannya.
Kevin dengan sigap langsung keluar dari kelas dan mengikuti velycia. Radit dan dio pun saling pandang dan mengikuti kevin dari belakang.
Velycia yang tidak tahu kalau dirinya diikuti kevin dan secara tiba-tiba tangannya ditarik oleh kevin yang membuat salwa dan nanda heran.
"Eh? " heran salwa saat kevin membawa velycia paksa.
Dio radit salwa dan nanda pun saling tatap dan langsung mengikuti mereka berdua pergi.
Kevin membawa velycia ke taman belakang dimana tidak banyak orang yang berlalu lalang.
"Is lepasin ih apaan sih vin sakit tau" velycia melepaskan tangannya dan langsung mengusap usap kan tangannya.
"Sorry" ucap kevin bersalah.
Baik dio radit salwa dan nanda sampai disana tetapi mereka berhenti agak kejauhan dari kevin dan velycia namun dapat mendengar percakapan mereka.
"Lo napa sih vin tiba-tiba kayak gini" kesal velycia.
"Bulan depan lo mau kemana? "Tanya kevin.
" liat ayang gue"ucap santai velycia, kevin langsung menatap tajam velycia.
"Lo lupa apa yang udah gue bilang sama lo sebelumnya." ucap kevin.
"Ih apasih vin kan udah gue bilang gue cuman akui bukan miliki"kesal velycia.
"Sama aja itu namanya vel" geram kevin.
"Ini kan juga salah lo sendiri suruh siapa lo gak pulang tadi malam gue tuh capek tau gak nungguin lo, karena lo gak pulang, gue tuh khawatir vin sama lo gak pulang" ucap velycia.
Kevin pun terdiam.
Sontak membuat mereka berempat yang mendengar perkataan velycia terkejut, mereka menduga kevin dan velycia memiliki hubungan yang spesial.
"Wah ada apa ini apa mereka satu rumah, atau mereka punya hubungan yang lebih yang tidak kita ketahui" seru dio yang menguping.
"Kalau lo gak pulang minimal telpon gue kek , kabarin gue lo ada dimana, ni bukan ngilang kayak ditelan bumi" ucap velycia dengan nada agak ngotot.
"Kenapa lo gak telpon gue? " tanya kevin.
"Ya macam nama mau telpon lo orang gue juga tidak punya no hp lo" ucap velycia.yang membuat kevin menatap vely
"Jadi lo gak ada nyimpen no gue"
"Ya..tidak ada orang lonya aja yang tidak kasih"
"Kenapa gak minta? "Nada kevin agak marah
"Kenapa lo yang marah seharusnya gue yang marah? "
"ya karna lo gak ada minta no gue? "
"Kenapa gue yang harus minta seharusnya lo yang kasih? "
"Kenapa lo yang marah? "seru kevin
"Ya..karena gue marah sama lo? "sahut vely
"Seharusnya gue yang marah sama lo? "
"Kok lo seharusnya gue? "
"Gue? "
"Gue? "
"Gue? "
Dio yang mendengar mereka pun menjadi jengkel pengen kali dio melempar mereka ke planet pluto.karena mendengar mereka bertengkar siapa yang duluan marah dio mau menuju kearah mereka tapi ditahan oleh radit, salwa dan nanda.
"Napa sih ditahan gue sebel tau gak dengernya"ucap dio
"Sssttt lo gak boleh ikut campur sini dulu nanti mereka pergi. "Ucap radit
"Emang lo gak penasaran sama hubungan mereka? "Sambung radit
"Iya sih"sahut dio.
" nah ini kesempatan tahu tidak "seru radit
"Makanya itu lo harus diem aja disini" ucap radit membujuk dio dan dio pun kembali mendengarkan.
"Yaudah kalau gitu kita bertarung siapa yang menang berarti dia yang marahan duluan"ucap vely
"Oke siapa takut"seru kevin
" oke"vely dan kevin mulai berjalan berjauhan hingga beberapa langsung dan mereka pun mulai siap siap mengambil ancang ancang kevin bersiap dengan tekniknya begitu juga velycia hanya sudah siapa dengan kuda kudanya,
hal itu membuat radit, dio salwa dan nanda was wasan radit dan dio juga mulai bersiap jika kevin menyerang vely maka mereka berdua akan memisahkan kevin.
kerena sabagai sahabat mereka tahu bagaimana kevin jika sudah marah, dan mereka tidak mau terjadi apa apa sama vely.
kembali ke velycia dan kevin mereka sama sama menatap tajam dan secara tiba-tiba velycia berteriak keras begitu juga kevin.
"aaa... " teriak mereka berdua.