NovelToon NovelToon
Gianna

Gianna

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: the devvu

Sebuah cerita yang tertulis merupakan bagian dari kehidupan gadis multitalenta dengan karir yang cemerlang dan persahabatan yang setia, kehidupan yang diwarnai dengan sorotan media serta penggemar yang cukup fanatik menjadikan Gianna Pionad Aaron tidak semata-mata semuanya terasa sempurna.
Ada Luka, Trauma dan Cinta, bagaimana Gianna bertahan? Baca selengkapnya dalam sebuah cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon the devvu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Paham

Sekitar pukul 23:45 waktu Nederland, David tengah menikmati rokok yang dihisap dengan pemandangan kota tidak jauh dari gelas Wine, masih di kota yang sama, Semuanya menginap di Hotel yang sama, saat acara pertunangan siang tadi.

David menatap kota dan udara dingin mengingat ini sudah bulan-bulan akhir tahun, dengan kemeja yang acak dan jas yang tergeletak dikursi, Dalam kesendirian punggung tersentuh oleh seseorang "Kenapa sendiri boy? Dimana Gianna," Tanya Clifton yang ternyata sudah ada disisi belakang, "Shit Dad," ujar David yang terkejut Clifton tersenyum, David hendak mematikan rokok namun tangan dia tahan oleh Clifton "santai lah dengan ku," David mengangguk.

"Bagaimana sekarang?" tanya Clifton "bagaimana?" tanya David kembali "Hubungan mu?" lanjut Clifton "Saya dengan Gianna baik, kami bahagia," Ujar David "saya berniat untuk menikahi dia di tahun depan Dad anda tidak perlu khawatir," lanjut David mengingat obrolan terakhir Clifton mendengar itu tersenyum "aku doakan yang terbaik untuk kalian," David yang mendengar pertanyaan itu berbalik arah pandangan "Anda merestui?" tanya David "jika Gianna bahagia saya bahagia," Ujar Clifton "saya adalah ayah asuh, tapi dia sama berharganya seperti anak-anak ku yang lain tidak ada bedanya tapi kamu harus tahu jika ayah kandungnya masih ada," lanjut Clifton, David mengangguk.

Gianna tengah menggunakan serum yang berada dimeja rias setelah waktu panjangnya untuk berendam, saat sedang mengoleskan cairan serum diwajahnya pandangan dia beralih pada seseorang yang masuk "David," Panggil Gianna, David menutup pintu dengan tangan kanan yang memegang jas "Hi," sapa David "aku sudah menyiapkan air panas untuk kamu berendam," lanjut Dia "terimakasih," David hendak menuju kamar mandi "David itu punya siap?" tanya David menujuk pada box yang ada pada sofa disebrang dia berada, David melirik kearah jemari Gianna "ekhmm," ketawa dia tipis "Itu cenderamata dari Lebas untuk mu," kalimat David, Gianna mendengar itu sedikit bingung "Untuk Ku?" tanya dia kembali dengan wajah heran "iya buka saja," kalimat David yang kini melangkah masuk ke dalam bathroom, David melucuti pakaian satu demi satu tersisa boxer dengan warna gelap lalu langkahnya masuk dalam air hangat bathup, tubuhnya kini merasa lebih rileks dengan air yang merendam nya, pikiran dia beralih pada box yang ditanyakan Gianna dalam box itu adalah satu Set perhiasan limited edition yang dulu pernah di janjikan Lebas saat kalung perhiasan untuk hadiah Gianna justru jatuh pada tangan Mavie.

Dalam keheningan David mencerna semua ingatan dia, Tentang Mavie dan Gianna. Sesekali dia masih mengingat wanita itu, wanita pertama untuk David, namun hidup terus berjalan dan dia memilih untuk tidak bersama Mavie. David membuka ponselnya mengusap jari keatas yang membuat layar berseluncur memperlihatkan riwayat pesan disana terdapat nama Mavie menekan satu tombol yang mengarahkan pada profil, waktu menujukan terakhir mereka berkomunikasi pada lima bulan yang lalu, sekarang David dapat memandang foto gadis itu yang di jadikan profil, David mengingat semuanya dimana masa mereka masih muda, kini keduanya sudah saling dewasa menujukan banyak perubahan diri, dalam lamunan itu pintu terbuka "David, jangan terlalu lama kita akan makan malam," kalimat Gianna disana David sepontan menurunkan ponsel itu "baiklah aku akan mandi dulu," Gianna sedikit terpaku melihat David yang sepertinya sedang fokus pada ponselnya sekilas matanya dapat melihat pantulan layar pada marmer hitam yang menyala diponsel David menampilkan foto dengan wajah wanita yang di kenali, nafas Gianna terasa berat untuk di hembuskan namun kenyataan itu ada didepan matanya, mundur perlahan dan hilang di balik pintu, Gianna menutup pintu dengan pelan belum pergi saat tangan kirinya masih memegang handle Gianna mencoba untuk tidak terpancing dengan keadaan yang dia lihat sebelumnya, dia lebih memilih untuk mengambil blazers yang tergeletak diranjang, memakai blazer itu untuk menutup bahu polos dan mengambil ponsel dinakas hendak pergi berlalu.

1
Amiera Syaqilla
hello author🤗
the devvu: hallo Amiera Syaqilla ❤️
total 1 replies
the devvu
stay tune up halaman terbaru😍
devvuholic
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!